Publication Search

73,980 articles from 714 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Indriati Tjipto Purnomo

REDOMINATE : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani 2021 Sekolah Tinggi Teologia Kerusso Indonesia

Eschatology is a branch of Theology, that focuses on what will happen in the last days of the world and human history, studying a season that will take place in the future, that is a reality that the history of the world and all the human beings would finally reach a consumed end. This is actually a process that is progressing toward an a-by-God-appointed-end. God with all His understanding has decided and determined since eternity. Speaking of the end times means the hope of those who believe because at that time the glorious coming of Christ shall be fulfilled and the established Kingdom of God will be marked with the judgment seat for the living and the dead. At the beginning of Jesus’ ministry, He proclaimed repentance and the Kingdom of God (Matthew 4:17). Mark explained at the start of his ministry, John was imprisoned, and Jesus appeared and proclaimed the Gospel, about the Kingdom of God. He said: “The time is fulfilled, and the Kingdom of God is at hand; repent and believe in the Gospel.” (Mark 1:14-15) The purpose of proclaiming the Gospel is for those who hear it will repent and believe in the Gospel. Jesus clearly showed there is a relevance between sharing the Gospel and eschatology.

Simplesius Sandur

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Gereja adalah rumah keselamatan bagi umat Allah. Rumah ini didirikan oleh Yesus dan diwariskan kepada para murid-Nya. Ada banyak teori tentang Gereja dan teori-teori tersebut didasarkan pada ajaran suci dan pandangan para teolog. Kita sebut “model-model Gereja” terhadap pandangan-pandangan ini. Salah satu model Gereja adalah Gereja sebagai komunio atau Gereja Persekutuan. Pada poin pertama, hal ini merupakan komunio atau persekutuan dengan Yesus, kemudian komunio antara murid-murid Yesus, komunio mereka yang percaya kepada Yesus Kristus. Ide Gereja komunio ini didasarkan atas Kisah Para Rasul, suatu komunio para rasul setelah kenaikan Yesus ke surga. Dalam dunia modern konsep Gereja komunio berkembang setalah Konsili Vatikan II. Gereja sebagai komunio juga dikembangkan oleh para teolog setelah konsili seperti Congar dan Dulles. Setelah Konsili Vatikan II bertumbuh suatu gerakan dalam Gereja yang disebut dengan Pembaharuan Karismatik atau Gerakan Karismatik Katolik. Gerakan ini bertumbuh dalam Gereja Katoli dan memberikan pengaruh besar kepada Gereja dan perkembangannya di dunia modern terutama mengenai peran awam dalam Gereja. Seperti yang kami amati dalam beberapa hal, ide tentang Gereja Pesekutuan diadopsi oleh gerakan ini. Dapat dikatakan bahwa model Gereja dari Persekutuan Karismatik Katolik adalah suatu bentuk atau aktualisasi dari ajaran Konsili Vatikan II. Dalam artikel ini, kami mencoba melihat dan menjelaskan relasi antara Gereja sebagai komunio dengan Gerakan Pembaharuan Karimatik Katolik.

Raden Sulistiyanto; Nuryanti Nuryanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sebagai suatu masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, masyarakat nelayan mempunyai karakteristik kehidupan tersendiri yang berbeda dengan masyarakat yang tinggal di wilayah daratan. Karakteristik yang menjadi ciri-ciri sosial budaya masyarakat nelayan adalah memiliki struktur relasi patron-klien yang sangat kuat,dan  etos kerja yang tinggi. Kondisi masyarakat nelayan atau masyarakat pesisir di berbagai kawasan secara umum ditandai oleh adanya beberapa ciri, seperti kemiskinan, keterbelakangan sosial–budaya, rendahnya kulaitas sumber daya manusia. Permasalahan penelitian adalah bagaimana kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan pada masyarakat nelayan di wilayah Kelurahan Jobokuto Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara. Hasil penelitian diperoleh simpulan mayoritas penduduk Kelurahan Jobokuto ke camatan Jepara Kabupaten Jepara beprofesi sebagai nelayan secara turun temurun. Tingkat Pendidikan masyarakat  nelayan masih tergolong rendah dan tidak mempunyai ketrampilan untuk bekerja selain sebagai nelayan. Di tinjau dari kehidupan ekonomi, masyarakat nelayan rata-rata termasuk golongan menengah ke bawah. Sedangkan Nilai sosial dan solidaritas masyarakat Kelurahan Jobokuto tergolong cukup tinggi.

Laksamana, M Imam Budi; Gusman, Anisya Nursyah; Arif, Muhammad Lathifuddin; Fadli, Muhammad; Anam, Muhammad Syaiful +1 more

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Kemajuan teknologi informasi diharapkan dapat menjadi alat yang dapat membantu proses pengelolaan data. Pengelolaan dan penggunaan data yang tersistematis dapat menghasilkan informasi yang rinci. Pengelolaan data yang baik dapat meningkatkan kualitas informasi yang diolah. Pada perancangan database, terdapat hal-hal penting yang harus diperhatikan, diantaranya adalah constraint, type data dan relasi yang dibutuhkan untuk masing-masing table yang ada pada database. Constraint, type data, dan relasi yang tepat dapat meningkatkan performasi dari database yang dimiliki. Fokus pembahasan pada paper kali ini adalah optimisasi table dari database yang digunakan pada aplikasi pencatatan keuangan digital. Optimasi yang akan dilakukan pada penelitian ini mencangkup optimasi penggunaan constraint yang tepat untuk setiap kolom untuk masing-masing table yang ada pada sistem pencatatan keuangan digital yang ada, selain constraint, hal yang dilakukan adalah optimasi untuk type data yang sesuai untuk masing-masing kolom yang ada pada setiap tabel database. Pada tahap percobaan nantinya database yang ada akan di ekspor ke dalam database MySQL menggunakan aplikasi XAMPP. Data yang akan digunakan untuk pengujian sebesar 1.585 data catatan keuangan yang dilakukan user melalui aplikasi.

Madalena Marseli

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Salah satu dari beberapa tema yang dibahas oleh Santo Paulus dalam surat-suratnya kepada berbagai jemaat yaitu mengenai kesatuan antara Kristus dan Gereja. Apa dasar dari hubungan kesatuan antara Kristus dan Gereja menurut Santo Paulus? Bagaimana Kristus dan Gereja tidak dapat dipisahkan? Mengapa Kristus menghendaki relasi yang utuh dengan Gereja-Nya? Artikel ini akan mencoba melihat dari berbagai perspektif: teologis, soteriologis dan eklesiologis dari tulisan Santo Paulus mengenai Gereja. Selain itu, akan dibahas pula sikap yang tepat untuk mencintai Kristus dan Gereja-Nya, serta sikap Gereja dalam menghadapi tantangan pada zaman ini dengan adanya penyebaran yang semakin meningkat dan luas dari pandemi covid-19.