SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

35,802 articles from 393 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Sinta Oktavioni, Sabrina; Mindiastiwi, Tigo; Siswanto, Agus Bambang

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Perhitungan daya dukung pondasi yang akurat menjadi aspek penting dalam memastikan stabilitas dan keamanan struktur bangunan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai daya dukung ultimit (Qu) dari pondasi bored pile dengan menggunakan empat pendekatan berbeda, yaitu perhitungan manual menggunakan metode Schmertmann & Nottingham, Mayerhoff (1976), software Allpile, serta hasil uji lapangan dengan PDA (Pile Driving Analyzer). Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Fave Hotel yang terletak di Banyumanik, Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Schmertmann & Nottingham dengan nilai Qu tertinggi sebesar 282,25 ton. Sedangkan nilai terendah berasal dari hasil uji PDA 159,61 ton. Metode Mayerhoff (1976), memberikan nilai sebesar 170,30 ton, sementara Allpile menghasilkan nilai 160,79 ton. Selisih nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dan asumsi yang digunakan oleh masing-masing metode. Secara umum, hasil PDA dianggap paling merepresentasikan kondisi aktual di lapangan karena merupakan hasil uji dinamis langsung pada tiang. Oleh karena itu, pendekatan manual dan software Allpile dapat dijadikan sebagai estimasi awal dalam tahap desain, namun tetap perlu divalidasi melalui pengujian lapangan untuk memperoleh hasil yang lebih realistis dan dapat diandalkan.

Joni Laksito; Agus Wibowo

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pembelajaran yang dapat digunakan untuk merevolusi sistem pendidikan tradisional dalam bidang hukum menggunakan pembelajaran simulasi metaverse.  Pembelajaran berbasis simulasi melibatkan pembuatan skenario realistis dalam lingkungan yang aman dan terkendali untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang dapat diterapkan pada situasi dunia nyata, terlebih lagi, lingkungan online yang terbentuk semenjak pandemi covid muncul membuat berbagai institusi pendidikan doipaksa untuk terus berevolusi dalam penggunaan platform digital yang semakin canggih. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematik dan holistik dan dievaluasi lebih lanjut untuk mengalisis dan memberikan saran perubahan pada kurikulum pendidikan tinggi dibidang ilmu hukum sehingga alat yang diusulkan dapat digunakan lebih luas lagi pada berbagai program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat peningkatan pembelajaran mahasiswa lintas kurikulum profesi khususnya bidang hukum terlebih lagi dimasa pandemi covid dengan memanfaatkan ruang virtual yang memiliki suasana dunia nyata, sehingga menjembatani bentuk pembelajaran antara program akademik dan pengembangan profesi berkelanjutan

Tuti Anggarawati; Yuni Astuti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Ada sebagian kondisi yang menyulitkan orang tua dalam menghadapi buah hati sehingga tanpa disadari mengatakan atau melaksanakan sesuatu yang tanpa disadari melakukan kekerasan pada anak yang bisa membahayakan atau melukai anak, biasanya tanpa alasan yang terang. Kejadian seperti inilah yang disebut kekerasan pada anak. Unsur- elemen yang mendorong terjadinya tindak kekerasan pada anak antara lain immaturitas/ketidakmatangan orang tua, kurangnya pengetahuan bagaimana menjadi orang tua, kemauan yang tak realistis kepada kecakapan dan perilaku anak, pengalaman negatif masa kecil dari orang tua, isolasi sosial, permasalahan rumah tangga, serta permasalahan obat-obat terlarang dan alkohol. Semua bentuk kekerasan pada anak secara lahiriah/jasmani terjadi saat orang tua frustrasi atau naik pitam, kemudian melaksanakan tindakan-tindakan agresif secara lahiriah, bisa berupa cubitan, pukulan, tendangan, menyulut dengan rokok, membakar, dan tindakan – tindakan lain yang bisa membahayakan si kecil. Sering penyiksaan lahiriah yakni hasil dari hukuman jasmani yang bertujuan menegakkan disiplin, yang tidak sesuai dengan usia si kecil. Banyak orang tua mau menjadi orang tua yang bagus, tapi lepas kendali dalam memecahkan perilaku sang anak. Penyiksaan emosi dengan  perbuatan merendahkan atau meremehkan   orang   lain   akan   mengganggu   pengerjaan   perkembangan   buah   hati selanjutnya. Dampaknya buah hati merasa tidak berharga untuk dicintai dan dikasihi, bayi tumbuh dalam kecemasan dan rasa tidak aman, lambat perkembangannya, atau alhasil mempunyai rasa percaya diri yang rendah. Bila berlangsung berulang-ulang dalam bentang waktu lama akan memunculkan cedera serius terhadap anak, dan meninggalkan bekas baik jasmani atau pun psikis, si kecil menjadi menarik diri, merasa tidak aman, sukar memaksimalkan trust kepada orang lain, perilaku merusak, dan sebagainya, seperti kurangnya rasa percaya diri,  kesusahan  membina  persahabatan,  perilaku  merusak  seperti  tiba-tiba  membakar barang atau berperilaku kejam terhadap binatang, beberapa mengerjakan agresi, menarik diri, penyalahgunaan obat dan alkohol, maupun kecenderungan bunuh diri. Agar anak terhindar dari kekerasan maka perlu upaya dari pemberdayaan masyarakat untuk terlibat secara aktif menurunkan angka kejadian kekerasan pada anak di saat pandemic covid. Edukasi tentang kekerasan pada anak dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga sehingga keluarga mampu berfungsi dengan baik dan mampu menciptakan keluarga yang sejahtera.  

Ahmad Yunus; Fathorrahman Fathorrahman; Dairani Dairani; Mohammad Ali Hofi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Banyaknya orang yang terlibat dalam kasus narkoba dan terus meningkatnya kejahatan tersebut memerlukan perhatian yang serius dan komitmen bersama untuk  mencegah  dan  menghapusnya.  Salah  satu  upaya  penanggulangan penyalahgunaan narkotika, antara lain dilakukan dengan menggunakan sanksi pidana berupa pidana penjara. Pada kenyataannya, sanksi pidana penjara bagi pengguna narkotika tidak cukup efektif, terbukti jumlah pengguna narkotika semakin  meningkat.  Menurut  Suriadi  Gunawan,  peraturan  perundangan yang  mengkriminalisasi  pecandu  narkotika  perlu  ditinjau  kembali  karena tidak  realistis,  contohnya,  dengan  mengkriminalisasikan  pecandu  terbukti tidak menurunkan kasus narkotika. Di Indonesia saat ini ada sekitar 1,5 juta pengguna narkotika, yang jika diproses hukum, penjara akan penuh, padahal jumlah kasus tidak menurun.    

MUHAMMAD IRWAN NUR HAMIDDIN

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2019 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Hasil    penelitian    menunjukkan    bahwa    lingkungan kerja memiliki dampak positif terhadap kinerja pegawai. Lingkungan kerja   yang   nyaman  menyebabkan  tingkat  konsentrasi pegawai dalam bekerja meningkat, dan kondisi tersebut menyebabkan tingkat produktivitas kerja karyawan meningkat. Hal ini menunjukkan sistem lingkungan kerja yang baik mampu menjamin kinerja pegawai yang pada  akhirnya  memungkinkan perusahaan memperoleh  sikap dan perilaku yang positif akan bekerja dengan produktif bagi kepentingan perusahaan   sehingga   juga   akan   berdampak   baik   dan   dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Variabel yang dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai adalah variabel lingkungan kerja.   Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan kinerja   pegawai hal yang paling diutamakan adalah dengan memperhatikan lingkungan kerja pegawai. Lingkungan kerja yang baik lingkungan fisik maupun non fisik memberikan dukungan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan.