SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Hartanto, Elnatan Avidia; Tumimomor, Anthony Y.M.

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2024 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Desa Wisata Mungguk mempunyai destinasi wisata alam, sejarah dan budaya lokal yang unik. Pariwisata yang disajikan berupa air terjun Setegung, riam Air Merah, Makam Raja Abdul Kahar, Meriam Tanda Perdamaian dan acara budaya berupa Robo - robo sebagai bentuk rasa syukur dan doa yang diadakan setiap setahun sekali. Berdasarkan hasil observasi lapangan, ditemukan fakta bahwa media yang digunakan untuk mempromosikan Desa Wisata Mungguk ini masih terbatas pada media cetak, baik berupa leaflet atau spanduk di lokasi wisata. Melihat permasalahan tersebut, maka perlu sebuah media promosi berbentuk audio video, yang dapat mempromosikan tentang Desa Wisata Mungguk dan mampu mempersuasif masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata. Metode penelitian yang diterapkan dalam merancang video promosi menggunakan penelitian kualitatif, sehingga mampu mendapatkan data dan informasi secara akurat melalui wawancara dan observasi secara langsung.  Strategi kreatif dalam merancang video promosi menggunakan linear strategy, dengan harapan menghasilkan video promosi yang mampu menyampaikan informasi yang persuasif dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke berbagai wisata yang ditawarkan oleh Desa Wisata Mungguk.

Mardiana Mardiana; Anggun Dwi Cahyani Fitri; Putri Mardiyanti; Haifa Muthi; Fuad Zikri +6 more

Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Research carried out by KKN students in the form of community service aims to facilitate public access to location points in a place or region through public facilities in Pancuran Gading Village, Tapung District, Kampar Regency, Riau Province. This research was carried out using an implementation technique in the form of Participatory Action Research (PAR) Method (Participatory Action Research) with three principles which serve as a reference for service research. In carrying out the mapping of the coordinates of public facilities in Pancuran Gading Village, the research we carried out was coordinated by the village, namely Mr. Hari Isnaldi as Secretary of Pancuran Gading Village, Tapung District. Villages are seen as the starting point for empowering regional potential. With this village potential mapping, it can be used to find out existing potential information, and can be used as material for village development planning. This potential map was created using digital mapping technology in the form of the QGIS application which is viewed through a map and then created manually in the application. With the success of the students, they created a map as a means used by the community to access public facilities or places in Pancuran Gading Village.

Bambang Kuncoro Prasongko; Yasmina Amalia

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Era revolusi industri 4.0 merupakan peluang dalam membangun perekonomian Indonesia dengan berbagai kemudahan yang diberikan oleh kemajuan teknologi. Apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan menjadi sebuah ancaman karena tidak diimbangi dengan pertumbuhan unit bisnis baru. Studi ini berfokus pada pelatihan manajemen dan pembinaan pemuda untuk penguatan kewirausahaan. Hal tersebut merupakan upaya untuk mengurangi pengangguran dengan cara meningkatkan kompetensi manajemen bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, mengorganisir, melaksanakan, mengevaluasi pelatihan, pembinaan melalui pendampingan pelaksanaan hasil pelatihan, efektivitas pelaksanaan, permasalahan, dan masa depan solusi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk secara intensif dan mendalam menggambarkan gejala dan fenomena yang diteliti, sekaligus pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Temuan dalam penelitian ini adalah belum adanya pengelolaan pelatihan penguatan kewirausahaan di desa rejosari, kecamatan berbah, kabupaten sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi ini merekomendasikan bahwa perlu adanya manajemen pelatihan dan pembinaan penguatan kewirausahaan pemuda yang secara langsung dalam upaya peningkatan kemampuan pengelolaan usaha kepemudaan di desa di Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rahma Wati; Esi Sriyanti; Netty Indrawati

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tugas dan fungsi kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa Silungkang Duo Kota Sawahlunto. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah Kualitatif dan sumber datanya menggunakan sumber data primer. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, terdiri dari Staf Desa Silungkang Duo, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Ketua PKK, dan tokoh masyarakat di Desa Silungkang Duo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis tugas dan fungsi kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat di Desa Silungkang Duo, kepala desa memiliki tugas dan fungsi penting dalam meningkatkan pelayanan masyarakat di Desa Silungkang Duo. Peran dinas Desa Silungkang Duo sudah baik dan telah disesuaikan dengan tugas dan fungsi formal dan legal menjadi satu kewajiban bagi seorang kepala desa. Peran Badan Permusyawaratan Desa dalam pelayanan Desa Silungkang Duo sudah baik dan sangat membantu pemerintah desa dalam kegiatan pembangunan kelestarian lingkungan dan penguasaan potensi desa. Bahkan Badan Permusyawaratan Desa sangat berpengaruh dalam proses pembuatan peraturan desa yang dilakukan bersama kepala desa. Posisi yang kuat ini dapat dilihat dari tugas dan wewenang Badan Permusyawaratan Desa.

Endang Dwi Wahyuningsih; Yetti Iswahyuni; Praditya Dewi Arumsari; Mudjiyono Mudjiyono; Yoto Yoto +2 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

This community service aims as village development literacy for the Village Head, Village Officials and Village Youth. The workshop was held in Bandungan, Semarang Regency, and program implementation was carried out in 5 selected districts in Central Java Province. This activity is supported by LPPM ITB Semarang and Unicef, which is included in the Program for Handling Out of School Children in Central Java Province. Through the lecture method with visual media supporting devices and ending with a question and answer session, it is very effective in delivering material. This was shown by the enthusiasm of the participants in the question and answer interaction at the discussion forum.

Karyono Karyono; Fifi Hanafi; Rina Mutiara

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Potensi Desa Bojongmangu yang letaknya berada di wilayah pedesaan dengan tata geografis yang masih asri dikelilingi oleh pegunungan tentunya memiliki potensi dibidang pertanian yang cukup besar. Produksi hasil pertanian di daerah ini salah satunya yaitu Jamur Tiram. Dengan adanya potensi pertanian tersebut menarik perhatian dosen dan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa untuk melakukan program Pengabdian kepada Masyarakat di.Desa Bojongmangu. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada usaha.produk.olahan makanan.berbentuk cemilan berbahan dasar jamur yang diupayakan memiliki prospek penjualan yang baik dan menghasilkan keuntungan.bisnis.yang menjanjikan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat Bojongmangu Selain itu produk ini diupayakan mempunyai masa simpan yang tahan lama dan memiliki.jangkauan pemasaran.yang.lebih luas. Kegiatan.pengabdian.kepada.masyarakat ini dilaksanakan dari tanggal 17 Juli – 21 Agustus 2022 yang berlokasi di Desa Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Sebagai tanaman organik yang kaya akan kandungan gizi, Jamur tiram memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Jamur tersebut mengandung senyawa imunomodulator yaitu beta-glucan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia, yakni sebagai.anti tumor, anti.jamur, membantu proses diet, mengatur sistem kekebalan tubuh, juga mampu mengurangi efek lipid darah.dan gula darah. Tim kami berhasil mengolah jamur tiram menjadi.produk makanan yang memberikan alternatif sehat dan mudah kepada konsumen dengan menyuguhkan produk cemilan berbahan dasar jamur. Pengolahan jamur krispi ini tidak.menggunakan bahan pengawet dan selalu menerapkan sanitasi (kebersihan) dan juga proses produksi yang bersih.

Hakim, Luqman Al; Handayani, Sri; Santika, Ria; Melati, Nimas Ayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Perkembangan desa Plesungan dalam hal kepariwisataan, seni, dan budaya mendorong peningkatan sarana prasarana, pemberdayaan sumber daya manusia, dan explorasi sumber daya alam. Bidang kepariwisataan berupa sendang plesungan berkembang dengan baik seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung sehingga meningkatkan income bagi desa plesungan. Dalam bidang seni dan budaya, beragamnya pertunjukan seni, berupa festifal sendang plesungan, padepokan lemah putih, reog, dan studio plesungan merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan seni dan budaya lokal dan wujud regenerasi bagi generasi muda setempat. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan, seni dan budaya desa Plesungan bermanfaat untuk melestarikan eksistensi potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan meluas ke wisatawan mancanegara. Eksplorasi sumber daya alam untuk memperluas area kepariwisataan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan potensi desa yang bermuara pada pemanfaatan secara optimal sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa Plesungan.Peranan sumber daya manusia dalam pengembangan potensi desa Plesungan tidak terlepas dari kegiatan yang bersifat kreatif, inovatif, dan memiliki nilai promotif. Penggunaan bahasa yang santun, sopan, dan menggunakan tata nilai yang baik merupakan aktifitas yang bernilai promotif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di desa Plesungan. Kecakapan berbahasa daerah dan bahasa Indonesia menunjukkan sikap cinta tanah air dan melestarikan budaya lokal, namun ketrampilan berbahasa mancanegara, khususnya bahasa Inggris juga merupakan hal yang perlu diwujudkan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Mewujudkan sumber daya manusia yang cakap dan terampil dalam berbahasa Inggris memerlukan langkah-langkah konkret, diantaranya adalah analisa kebutuhan bahasa Inggris untuk mengidentifikasi ragam bahasa Inggris yang diperlukan untuk menunjang kepariwisataan desa Plesungan. Respon positif dari masyarakat tentang kebutuhan bahasa Inggris wisatawan mancanegara perlu ditingkatkan sebagai upaya memfasilitasi kunjungan mereka.Hasil pengabdian ini adalah (1) diperolehnya ragam bahasa Inggris yang diperlukan bagi pelaku usaha wisata desa Plesungan, yaitu Pengenalan diri (Introducing myself); bertanya dan memberikan informasi (asking and giving information); menawarkan produk/cinderamata khas desa (offering local souvenirs), memberikan saran (giving suggestion); dan mengundang (invitation); (2) profil warga Plesungan bahwa 75% warga termasuk kategori usia produktif sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi kepariwisataan dan seni budaya lokal; dan (3) optimalisasi promosi desa berbasis digital melalui media sosial diperlukan baik dalam bentuk bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Yuningsih, Neneng Yani; Saefulrahman, Iyep

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

In village development, the availability of accurate village profile data has an impact on its consistency policy direction.  However, there are some problems that are encountered to be able to update it including the quality of human resources, finance and infrastructure. Therefore, Community Service Program (PKM) activity is intended to provide knowledge about the importance of updating data in planning village development and helping the government update profile data and potential of their villages. The method used is training in updating basic data based on family data which is carried out by providing material and its implementation in the field. Community Service Program can be carried out according to the planned schedule, especially in the provision of training materials. Meanwhile, implementation of material in the training could not be carried out because it was constrained because lack of information technology. However, in general the Community Service Program in Neglasari Village was going well, marked by an increasing participant knowledge and an acceleration of online data updating assisted by students who were doing Community Service Program. Indirectly, this achievement at the same time show that the obstacles faced by Neglasari Village were not only on its human resources but rather on aspects of financial support and infrastructure. The actual presence from the government is needed to support the updating of the profile and potential data of this village because it is not only the village institution that requires it, but rather the central and regional governments.

Lailam, Tanto; Murti, Awang Daru; Yunita, Ani

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengembangan wisata budaya di Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung dan Desa Wisata Songgo Langit ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini memfokuskan pada program Desa Mangunan Sebagai Wisata Desa Unggulan Yang Kompetitif dan Berbudaya. Tujuan program ini adalah menjadikan mitra sebagai model pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan melalui potensi desa wisata yang dipadukan dengan budaya. Program pengembangan yang dilakukan, meliputi: legalisasi perkumpulan dalam bentuk sanggar seni. Untuk melakukan legalisasi Sanggar Lestari Budaya dan Sanggar Ngesti Budoyo dibuatlah akta notaris agar dalam beraktivitas memiliki keabsahan dan dilindungi oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Program lainnya adalah pelatihan inovasi pengembangan seni budaya, pemaketan wisata budaya.