Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

PUTRA, FERDIANSYAH; Satria Pradana; Eza Dafa Pratama; Jessica Oktaviani Janny

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pelaksanaan proyek konstruksi ini pada Proyek Pembangunan Gedung Resto Cafe 5 Lantai akan membutuhkan pendekatan inovatif untuk menyelesaikan masalah konstruksi yang tidak sesuai. Oleh karena itu, penerapan mode konstruksi dapat membantu menyelesaikan konstruksi. Pondasi merupakan bagian bawah bangunan bangunan yang menahan dengan gaya-gaya beban atas. Pemilihan metode konstruksi pondasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keakuratan konstrusksi. Tanah juga memiliki perbedaan kondisi dengan rencana seperti, kelembaban tanah akibat hujan, tiang yang menimbulkan kebisingan, pencemaran udara, dan faktor lainnya. Pondasi harus diperhatikan untuk menjamin kestabilan terhadap gaya luar seperti berat bangunan sendiri, beban isi bangunan, tekanan angina, dan gempa bumi. Pondasi terdiri dua jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Dalam proyek ini berdasarkan data yang diperoleh hasil sondir untuk struktur angunan 44 meter. Dan proyek ini menggunakan tiang pancang karena relatif, pengirimian yang signifikan. Dan pada proyek ini menggukan metode konstruksi tiang pancang yaitu metode jack-in-pile yang dapat mengurangi polusi suara lingkungan.

Muhammad Saefullah; Gunawan Setya Atmoko; Nida Ivadah; Muhammad Salsabil; Sulistiyowati Sulistiyowati +9 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2023 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Semakin meningkatnya penggunaan sampah plastik di Kabupaten Wonosobo khususnya di Desa Binangun, Kecamatan Watumalang membuat permasalahan baru. Di satu sisi lain penggunaan plastik bisa membantu masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari penggunaan plastik yang banyak juga akan memiliki dampak yang buruk bila tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat tentang pembuangan sampah yang tepat dan pengelolaan sampah yang mumpuni.Apalagi saat ini sampah plastik menjadi salah satu sumber polusi dengan tingkat pencemaran yang tinggi. Sampah plastik yang semakin lama semakin banyak dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang serius baik itu di darat, laut, maupun di udara. Pencemaran lingkungan yang terjadi di darat sendiri akan berdampak pada tingkat peresapan air dan matahari yang berdampak terhadap kesuburan tanah sekaligus dapat menyebabkan banjir. Selanjutnya pencemaran di laut sendiri akan berdampak terhadap ekosistem laut. Sampah-sampah plastik dilaut akan terpapar sinar matahari yang semakin lama akan menyebabkan fotodegradasi pada sampah plastik itu sendiri yang mengubah sampah-sampah tersebut menjadi ukuran yang lebih kecil. Bahan beracun dari plastik yang telah terpecah-pecah itu, seperti bisphenol A (BPA), masuk dalam rantai makanan karena termakan oleh makhluk hidup di laut. Manusia, yang mungkin berada dalam urutan teratas rantai makanan, tentunya mendapatkan efek akumulasi dari bahan-bahan beracun tersebut. Dan kemudian pencemaran udara dari sampah plastik biasanya terjadi karena pembakaran sampah plastik yang dilakukan oleh masyarakat. Komponen plastik yang bertebaran di udara dapat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Mikroba di Darat dan Laut Berevolusi Memakan Plastik Misalnya, plastik jenis polyvinyl chloride (PVC) yang mengandung halogen dapat memproduksi dioksin apabila dibakar. Dioksin yang mencemari udara, terhirup oleh manusia, dan masuk ke dalam sistem pernafasan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Beberapa efeknya adalah dioksin dapat memicu kanker, bertindak sebagai pengacau hormon, dan membahayakan sistem reproduksi.    

Rya Tadeus; Mardiyanti A. Aksa; Rista Theedens

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Merkuri digunakan sebagai media untuk memisahkan emas dari batuan yang ditambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi merkuri dalam tanah di daerah pertambangan emas di Desa Kalirejo. Lima belas sampel tanah dikumpulkan dari lokasi yang terkontaminasi. Sedangkan enam sampel tanah diambil di lokasi yang tidak tercemar, dan digunakan sebagai kontrol. Sampel tanah diambil pada kedalaman 30, 60, dan 90 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi merkuri dalam sampel tanah berada di kisaran 0,30- 22,51 mg/kg. Nilai ini melebihi standar kualitas merkuri dalam tanah yaitu 0,3mg/kg.