Publication Search

69,914 articles from 605 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-19 of 19

Analytics

Sisy Viola Gendis Nasution; Azizah Azzahro; Nurul Kalima; Vieronica Varbi Sununianti; Istiqoma Istiqoma +1 more

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2026 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

The dual role of women in family economics is a phenomenon shaped by the interplay of economic pressure and social construction within patriarchal society. This study aims to examine the dual role of women in family economics through Judith Butler's gender performativity perspective. The method used is a literature study with a descriptive qualitative data analysis approach, drawing on scientific sources published between 2020 and 2026. The findings indicate that women not only carry out domestic roles as housewives but are also actively involved in the public sphere to meet family economic needs. This condition gives rise to a double burden that affects physical exhaustion and psychological pressure. Within Butler's theoretical framework, the dual role is understood not as something natural, but as a product of social norms reproduced through repeated practices in everyday life. Nevertheless, women's participation in the public sphere has been shown to open spaces for increased independence and negotiation of gender relations within the family. This study underscores the importance of critical understanding of gender construction in order to achieve a fair and equal division of labor.

Putri Festiyanti, Wilda; Pipit Miranti, Indira; Puji Lestari, Fina; Nur'aeni, Jihan

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Kotayasa merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan pariwisata. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani serta pelaku usaha di sektor pariwisata yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat dan daerah. Namun demikian, masih terdapat siswa yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi sehingga memilih bekerja untuk membantu keluarga. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya akses pendidikan, termasuk kemampuan bahasa Inggris yang penting dalam mendukung sektor pariwisata dan komunikasi dengan wisatawan asing. Selain itu, masyarakat juga perlu memahami kosakata bahasa Inggris yang berkaitan dengan empon-empon sebagai komoditas lokal unggulan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar bahasa Inggris peserta didik PKBM Desa Kotayasa melalui pelatihan simple present tense, simple past tense, dan pengenalan kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, latihan terstruktur, diskusi, dan permainan edukatif berbasis gamifikasi. Kegiatan dilaksanakan secara komunikatif dan menyenangkan agar peserta lebih aktif dan mudah memahami materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun kalimat sederhana menggunakan simple present tense dan simple past tense, serta meningkatnya pemahaman kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual dan aplikatif bagi PKBM lainnya, khususnya pada wilayah berbasis pertanian dan pariwisata.

Ajeng Rana Amelia Nugraha; Rachmawati Novaria; Dida Rahmadanik

Public Service And Governance Journal 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kampung Wisata Batik Okra Surabaya which is located in the central area of Surabaya, has a great opportunity to be developed into one of the leading tourist destination centers as well as a cultural education center. Tourists who visit can participate in the process of making written batik which is the main attraction. This research is descriptive with a qualitative approach with the theory of community participation by Marschall (2006) to analyze the impact of community participation on the family economy in Kampung Wisata Batik Okra Surabaya. The results obtained through the research found that the Kampung Wisata Batik Okra Surabaya has not been optimal in meeting one of the three main indicators in the success of community participation stated by Marschall, namely the ability of the community to be involved in the process. The researcher's suggestion is to give awards to residents who actively contribute so that participation becomes more sustainable and develop sustainable training programs such as digital marketing, packaging of tourism products, or the management of batik galleries that are more attractive for tourists to visit.

Indah Juwairiyah; Suryaningsih, Suryaningsih; Teguh Setiandika Igiasi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mayoritas masyarakat suku laut adalah nelayan yang memiliki penghasilan tidak menetap. Oleh karena itu, perempuan suku laut di Kampung Panglong ikut berpartisipasi dalam perekonomian keluarga mereka. Salah satunya yaitu dengan produksi usaha industri rumah tangga berupa kerupuk ikan dan ikan asin. Dimana kegiatan ini dulunya hanya untuk dikonsumsi pribadi kini bertransformasi menjadi nilai jual. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan bagaimana transformasi produksi industri rumah tangga perempuan suku laut di Kampung Panglong, Desa Berakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan informan sebanyak 4 orang, serta menggunakan teknik dan alat pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial oleh Atkinson dan Brooten. Hasil penelitian ini bahwa perempuan suku laut di Kampung Panglong yang memiliki usaha produksi industri rumah tangga mengalami sebuah perubahan keadaan yang berbeda dari keadaan sebelumnya. Dimana kegiatan yang awalnya untuk konsumsi pribadi bertransformasi menjadi bentuk yang berbeda dari bentuk sebelumnya yang memiliki nilai jual yaitu usaha produksi industri rumah tangga. Perempuan suku laut di Kampung Panglong dalam proses pembuatan sudah menggunakan alat canggih yaitu blender dalam proses penghalusan ikan.

Elyanti Rosmanidar; Agusriandi Agusriandi; Bima Afandy Daulay

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2024 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This research aims to find out what factors cause more women to sell at the Aurduri market, how women contribute to helping their family's economy, and to find out the obstacles faced by women traders at the Aurduri market. This research uses qualitative methods, with data collection techniques through observation interviews and documentation. The results of the research show that there are three factors that cause women to sell more at the Aurduri market, namely: first, the family economic factor, where the husband's income is insufficient for daily living needs. The second factor is education and age, where female traders who have low education and are quite old and do not have the qualifications to work in other places, because they are old, but they are still fit and productive to work, decide to become traders at the Aurduri market. The three self-actualization factors from the research show that the informants admitted that they enjoyed selling at the market because apart from being able to meet friends, filling in their free time also increased their income. The contribution of female traders to the family is classified as medium to high, which can be seen from the results of their sales which are used for daily needs, to increase family income, and also for savings. There are two obstacles faced by women traders, namely the weather conditions when it falls, secondly, the large number of home-scale vegetable sellers competes with the prices and completeness of goods which are available in almost every neighborhood and housing complex, especially on the road to the Aurduri market.

Bima Afandy Daulay; Elyanti Rosmanidar; Agusriandi Agusriandi

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aims to find out what factors cause more women to sell at Aurduri market compared to men, to find out how women contribute to helping their family's economy at Aurduri market, and to find out what problems or obstacles female traders face when contributing to Aurduri market. . This research uses a qualitative method, with a total of 9 informants. The data sources used are primary and secondary data sources with data collection techniques through observation interviews and documentation. The results of the research show that there are three factors that cause more women to sell at the Aurduri market, namely: first, family economic factors, where the husband's income is not sufficient for daily living needs, and the costs of school children. The second factor is education and age, where female traders who have low education and are quite old and do not have the qualifications to work in other places, because they are old, but they are still fit and productive to work, decide to become traders at the Aurduri market. The third factor of self-actualization, the results of the research, showed that respondents admitted that they enjoyed selling at the market because apart from being able to meet friends, filling their free time also increased their income. The contribution of women traders to the family is classified as medium to high, which can be seen from the results of their sales which are used for daily needs, to increase family income, and also to save on unexpected costs. There are two obstacles faced by women traders, namely the weather conditions when it rains making buyers in the market lonely, secondly, the large number of home-scale vegetable sellers competes with the price and completeness of goods which are almost available in every neighborhood and housing complex, especially those on the road to the market. Aurduri makes buyers prefer shopping in nearby places.

Finda Novita Adelia; Aguriandi; Suhar

Journal of Student Research 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah sektor ekonomi nasional yang paling strategis yang menyangkut kebutuhan hidup orang banyak sehingga menjadi tulang punggung perekonomian Nasional. UMKM juga merupakan salah satu sektor usaha yang mampu bertahan melalui krisis ekonomi. Selain itu, UMKM juga merupakan sektor usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja sehingga mampu mengurangi tingkat pengangguran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor pangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat menurut perspektif ekonomi islam di Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir. Pada penelitian ini metode yang digunakan kualitatif dengan pengecekan keabsahan data dengan teknik triangulasi dan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Adapun yang menjadi informan pada penelitian ini yaitu 10 pelaku UMKM toko kelontong di Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Usaha Mikro Kecil Menengah yang ada di Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir memberikan dampak positif yaitu penghasilan yang tidak bergantung kepada orang lain dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, membantu peluang pekerjaan tanpa adanya keterbatasan pengalaman, dapat membantu pendapatan bagi keluarga sebagai mata pencaharian utama, para pemilik toko kelontong tersebut rata-rata ada bersedekah dan berinfaq, bersikap jujur sebagai pedagang sebagai upaya menerapkan nilai-nilai Islam.

Vincent Truff Andreas; Budi Prabowo

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Peningkatan literasi keuangan masyarakat merupakan hal penting dalam memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan individu dan keluarga. Namun, masih terdapat tingkat literasi keuangan yang rendah di kalangan masyarakat, termasuk di Kota Surabaya. Oleh karena itu, diperlukan program pengabdian masyarakat yang fokus pada peningkatan literasi keuangan. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep keuangan pribadi, pengelolaan anggaran, investasi, perencanaan pensiun, dan perlindungan keuangan kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, program ini memberikan pengetahuan praktis dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui kerjasama antara lembaga keuangan, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal. Berbagai kegiatan seperti seminar, lokakarya, dan pelatihan interaktif diselenggarakan untuk mencakup beragam kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Evaluasi program menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif pada peningkatan literasi keuangan masyarakat. Peserta program melaporkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijaksana, mengambil keputusan keuangan yang tepat, serta mampu merencanakan masa depan keuangan mereka dengan lebih baik. Peningkatan literasi keuangan ini diharapkan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Surabaya. Dengan memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep dan strategi keuangan, masyarakat akan lebih mampu mengelola pendapatan, mengurangi beban utang, serta membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Dalam rangka meningkatkan dampak program, perlu adanya kerjasama berkelanjutan antara pemerintah, lembaga keuangan, dan institusi pendidikan. Selain itu, penting juga untuk terus mengadakan program pembaruan dan penyuluhan agar literasi keuangan masyarakat terus berkembang seiring dengan perubahan tren dan inovasi di dunia keuangan.

Hartadi, Agung; Nurhadi Nugroho

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Di masa pandemi saat ini perekonomian masyarakat bawah lebih khusus rumah tangga mendapat dampak yang cukup signifikan. Daya jual maupun daya beli menurun, karena rumah tangga pendapatan berkurang atau justru tidak ada pendapatan sama sekali. Maka hal ini butuh perhatian dari berbagai pihak. Salah satu kegiatan yang membantu membangkitan perekonomian keluarga yakni dengan berwirausaha. Ibu-ibu yang merupakan anggota dari kelompok Jamaah Masjid Nurul Huda diharapkan mampu mendorong kegiatan ini. Dengan melalui kegiatan pelatihan kewirausahaan ini, para jamaah ibu-ibu dapat menghidupkan kembali kegiatan wirausaha yang pasif karena dampak pandemi. Meski kegiatan wirausaha  ini masih sebatas jual beli produk lebih tepatnya resseller, namun diharapkan setelah mendapat penyuluhan ini dapat menjadikan anggotanya memproduksi produk sendiri dan dijual sesama jamaah maupun dengan warga sekitar. Sehingga kegiatan wirausaha dapat menyelamatkan perekonomian keluarga.

Sholeh Puja Ramadan; Betty Betty; Adfiyani Fadjar

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

The efforts of the Loru village government in order to improve food security and support the improvement of the family economy are by facilitating training for farmers. Loru village collaborated with PT. Nina Agro Jaya conducts Hydroponic Farming training for lettuce plants. The result of this training farmers will be faced with the marketing process. With all kinds of problems that will be faced in the marketing process. Another form of this activity is to describe the hydroponic lettuce marketing channel and to analyze the size of the margin and the efficiency level of hydroponic lettuce marketing. So that later lettuce farmers will have a better understanding of market conditions and be able to independently take certain actions in the marketing process. This activity was carried out in Loru Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency.

Bella Anggraini; Achmad Hidir

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Dengan banyak nelayan dan pertanian yang ada di Desa Sungai Luar maka Kecamatan Batang tuaka sangat mendukung program home industry atau usaha mikro, agar menunjang perekonomian daerah dan juga masyarakat setempat. Industry di Desa Sungai Luar masih relative kecil mulai dari usaha mikro, industry kecil dan industry menengah. Dengan adanya industry-industry ini dapat membuka lapangan kerja baru terutama bagi kaum hawa. Kabupaten Indragiri Hilir Kecamatan Batang Tuaka merupakan daerah yang disebut dengan seribu parit dan masyarakat nya mayoritas umat muslim, dalam hal ini di Desa Sungai Luar terdapat sektor industry rumah tangga dengan nama home industry kerupuk amplang yang masing-masing memiliki karyawan. Dengan adanya home industry diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Selain itu juga masyarakat Desa Sungai Luar juga bekerja sebagai nelayan dengan penghasilan tangkapan udang yang cukup banyak, kemudahan dalam memperoleh hasil dari laut berupa udang tersebut membuka peluang usaha bagi masyarakat yang tinggal di Sungai Luar, sehingga masyarakat mempunyai inisiatif dengan kreatifitas memanfaatkan sumber daya alam sekitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena metode ini tepat digunakan untuk penelitian ini. Tenaga kerja Penelitian menemukan bahwa rata-rata subjek penelitian memperkerjakan masyarakat sekitar dan anggota keluarganya untuk membantu mengembangkan Home Industri kerupuk amplang di Desa Sungai Luar.

Jumadi, Wahyuni

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak: Penelitian artikel ini dilatarbelakangi banyaknya perempuan yang ikut berperan serta dalam pemenuhan nafkah keluarga poersoalan dari wanita karir sebetulnya tidak hanya terkaitt aspek normatif dari ajaran Islam semata, namun keberadaannya juga menyentuh dari bentuk aspek psikologis maupun sosiologis keluarga. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan, yakni untuk mengetahui tinjauan islam dalam hal wanita yang bekerja untuk membantu ekonomi keluarga, dalam hal ini membantu perekonomian keluarga saat menghadapi persoalan-persoalan ditengah menurunnya ekonomi keluarga dengan tuntutan ekonomi untuk kebutuhan yang semankin meningkat.  Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, dimana penelitian ini mengumpulkan beberapa literatur untuk menjadikannya referensi dalam penulisan artikel ini. Di dalam Hukum Islam juga tidak dilarang seorang perempuan dalam membantu suaminya saat mencari nafkah, namun mereka harus tetap ingat kepada kodratnya sebagai seorang perempuan atau istri bahwa, sebagai sebagai pendidik dari anak-anaknya dan perempuan dari suami agar terwujudnya suatu keluarga yang damai.

Esi Sriyanti; Nurhayati Nurhayati; Afni Yeni; Siska Yulia Defitri

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Dalam kondisi perekonomian sulit sekarang ini,  pasca pandemi covid 19 sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Seiring itu  permasalahan sampah menjadi permasalahan dimana –mana yang sangat meresahkan masyarakat. Pengabdian ini difokuskan mengajak masyarakat Koto Laweh yang menjadi objek pengabdian masyarakat untuk  bisa membangun usaha  mengolah sampai di Nagari Koto Laweh Kab solok yang sangat meresahkan tersebut. Metode pengadian dilakukan Sosialisasi dilakukan dengan tatap muka di aula kantor wali nagari Koto Laweh Demo cara pembuatan Komposter ( alat pengolahan sampahorganik  menjadi pupuk.Pupuk yang dihasilka dapat digunakan untuk tanaman dan dijual untuk menambah penghasilan keluarga. 

Dwi Ariyanti Barkah; Dumadi, Dumadi; Ari Kristiana; Nasiruddin, Nasiruddin; Farhan Saefudin Wahid +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Desa Parereja merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Banjarharjo yang terdapat beberapa kelompok usaha rumahan dan UMKM diantaranya produksi arumanis, kerupuk basreng, rengginang dan kerupuk centir. Dalam perkembangan usaha ada beberapa kelompok usaha yang masih terkendala dalam inovasi produk, pemasaran, pengemasan dan disstribusi produksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman ilmu tentang pentingnya melakukan motivasi dalam berwirausaha dan pentingnya melakukan inovasi pada usaha dengan kolaborasi ilmu dan teknologi yang dapat meningkatkan perekonomian lokal masyarakat. Bentuk kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi melalui penyampaian materi oleh narasumber, tanya jawab dan diskusi. Peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah kelompok UMKM, kelompok Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta masyarakat umum yang berjumlah 33 orang. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta kegiatan memperoleh berbagai manfaat seperti: menambah pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya membangun motivasi dan jiwa kewirausahaan yang meliputi inovasi pada produk, pengemasan yang menarik pembeli serta pentingnya pembukuan selama kegiatan produksi berlangsung. Diharapkan dapat dijadikan pemberdayaan kepada masyarakat dalam mengembangkan usahanya serta siap dalam menghadapi persaingan pada tiap produk yang sama dengan keunggulan yang berbeda.    

Bambang Agus Windusancono; M. Daeni

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Perempuan memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan dunia dan perkembangan manusia setiap era kehidupan manusia. Dengan adanya perkembangan agar  bisa  melakukan  adaptasi  pada  perkembangan zaman,  hal  ini  memberi  peluang perempuan untuk meningkatkan kemampuan dalam pola asuh  keluarga dan kreatifitasnya sesuai profesi yang ditekuni. Baik buruknya bangsa tergantung pada baik buruknya perempuan dalam membimbing keluarga dalam menjalankan fungsi manusia secara utuh sebagai warga negara yang beretika,berbudaya dan khususnya berjiwa Pancasila di Indonesia. Hal ini juga terlihat dari peran, fungsi, dan Profesi perempuan yang ada disemua bidang kehidupan, mulai dari perempuan dalam keluarga, perempuan dalam masyarakat, perempuan dalam dunia industry, perusahaan, politik, profesi.      Kemampuan              dan keahlian perempuan bisa lebih baik apabila memperoleh pelatihan, Pendidikan dan pengalaman hidup dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan makalah ini adalah untuk menjelaskan seberapa besar pengaruh perempuan masa kini dalam penerapan nilai Pancasila. Untuk mendeskripsikan kemampuan perempuan tersebut dalam implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, perlu dilihat dari   data dan kehidupan perempuan di masyarakat. Dalam menyajikan data dari makalah ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dan dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan dokumentasi lainnya yang mendukung. Berdasarkan data tersebut didapatkan hasil bahwa peran perempuan sangat penting dalam kehidupan bangsa dan negara yang dimulai dari memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk anak-anaknya atau dengan kata lain “Ibu merupakan perpustakaan pertama seorang anak”. Sehingga dapat disimpulkan terkait  Pendidikan Pancasila adalah perempuan mampu memberi bimbingan dan pendampingan yang pertama dalam pola asuh anak dalam implementasi langsung nilai-nilai Pancasila sejak dini.

Shofia Ulfa Agustina; Sumarwanto; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Kegiatan komersial yang berada di kota Semarang banyak didominasi kegiatan perdagangan dan jasa yang tersebar dibeberapa bagian kota dan ditunjang pula dengan lingkungan perdagangan yang merupakan sub-sub pusatnya. Dengan melihat ketersediaan prasarana dan sarana perdagangan dan jasa komersial lain merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk menunjang perekonomian kota Semarang dimana Semarang sendiri sebagi pusat kota. Central Park Mall Di Semarang Dengan Gaya Arsitektur Hijau ini yang diharapkan dapat menjadi ragam pilihan pusat perbelanjaan dengan suasana baru di Kota Semarang yaitu Green Shopping Atmosphare dan diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi pada sektor perdagangan dan jasa untuk pengembangan wisata kota di Kota Semarang. Penekanan konsep desain yang akan direncanakan pada Central Park Mall di Semarang adalah menerapkan konsep arsitektur hijau atau Eco-Building dan Arsitektur Modern dimana desain bangunan akan memiliki interaksi antara indoor dengan outdoor. Icon utama Central park Mall adalah Mall ini memiliki Park atau Taman yang berada di tengah bangunan sebagai ruang terbuka yang dapat digunakan untuk kegiatan seperti bersosialisasi dengan teman/ keluarga atau orang terdekat, bersantai, wisata kuliner dan menikmati kopi di coffeshop, selain taman yang ada di sekitar bangunan. Memiliki konsep bangunan seperti angka delapan yang memberikan kesan tidak terbatas membuat desain ini terlihat lebih modern dan kontekstual.

Puspitasari, Febri Widya; Trisiana, Anita; Budiardhani, Fadilla

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Covid-19 berasal dari China lebih tepatnya di kota Wuhan.Covid-19 sekarang sudah semakin meluas.Bukan hanya itu,covid-19 juga sudah menjadi status darurat international.Covid-19 juga sudah ditetapkan oleh WHO.Nicholas Bequelin menyatakan wabah virus berpotensi mempengaruhi HAM di dunia,terpenting dalam kesehatan.Di suatu negara harus ada fasilitas untuk layanan kesehatan.Bahkan tidak hanya mengancam kesehatan tetapi juga mengancam perekonomian,pendidikan,sosial dan lainnya.Hal itu membutuhkan gotong royong masyarakat untuk melawannya agar tercapai tujuan kehidupan yakni aman dan sejahtera.Ancaman wabah covid-19 ini juga dapay membuat semua warga negara di dunia ini tidak mendapat kebebasan.Selain dalam segi kebebasan juga dalam segi mendapat informasi.Dalam pandemic ini sangat susah mengakses informasi karena dijaga sangat ketat privasi informasi tersebut.Hak asasi manusia semuanya sudah dijamin bukan hanya di Indonesia saja tetapi seluruh dunia sangat berpengaruh dalam Hak Asasi Manusia.Disaat seperti ini maka kita sebagai warga negara harus memiliki solidaritas yang tinggi untuk membantu pemerintah dalam usahanya untuk memusnahkan virus,seperti mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.Tidak hanya warga masyarakat namun juga berbagai perusahaan ataupun lembaga yang juga harus ikut melakukan langkah-langkah memusnahkan covid seperti halnya 3M,bahkan harus menghentikan kegiatannya.Setelah seluruh masyarakat di dunia mematuhi peraturannya pemerintah dan berusaha membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari buktinya terdapat penurunan pasien yang terinfeksi virus.Bahkan sudah tidak banyak lagi kekerasan yang terjadi di masyarakat dan di lingkungan keluarga. Kata Kunci : Covid-19, Hak Asasi Manusia,Warga Negara

Amalia Nuruul Azizah; Alfi Muklis Kurniawan; Fina Oktaviani2

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Penyebab pernikahan dini biasanya adalah faktor budaya dan sosioekonomi. Beberapa orangtua beranggapan bahwa anak dapat menjadi penyelamat keuangan keluarga saat menikah karena anak yang belum menikah akan menjadi beban keluarga. Ada pula yang beranggapan, anak akan memiliki kehidupan yang lebih baik setelah menikah. Padahal, bila anak tersebut putus sekolah, justru akan memperpanjang rantai kemiskinan serta hak dasar anak seperti sekolah terampas. Dampak lain pernikahan dini adalah merugikan perekonomian negara karena sebanyak 1,7 persen pendapatan negara bisa hilang.

Suksmawati, Herlina; Indriastuti, Yudiana

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Persaingan home industry produk Wingko Babat menuntut kelompok perempuan di Desa Baturono, Sukodadi, Kabupaten Lamongan mengembangkan cita rasa produk Wingko Babat dengan alternatif bahan dasar berbeda. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan dalam upaya inovasi perekonomian desa, perempuan desa Baturono menggunakan singkong sebagai bahan dasar Wingko Babat, sebagai upaya memanfaatkan komoditas desa tersebut. Disisi lain, mereka juga berani berupaya mengembangkan kreatifitas peningkatan rasa dengan variasi rasa yang dianggap akan dapat menarik konsumen segala usia, seperti halnya rasa durian, pandan, nangka dan strawberry sebagai bentuk inovasi terhadap olahan produk Wingko Babat. Selain itu, di era digital perempuan desa tidak hanya terbatas melakukan pekerjaan yang berorientasi pada produksi semata. Pelatihan pemanfaatan media online sebagai sarana promosi dan pemasaran layaknya industri produk makanan di perkotaan, diharapkan mampu mengembangkan usaha mereka dan memberikan pemasukan atau penghasilan keluarga.