SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

20,133 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

A Wei; Sesarini, Ade Yuanita; Yosa, Adit Adi

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sampah plastik menjadi ancaman serius karena memiliki sifat yang sukar terurai dan diperlukan waktu hingga ribuan tahun agar sampah plastik dapat terurai seutuhnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan bahan alami sebagai bioplastik seperti alginat yang diperoleh dari rumput laut. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki rumput laut yang berlimpah. Alginat dari rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai bioplastik. Bioplastik berbahan alginat memiliki kemampuan terurai secara alami dan dapat menggantikan plastik yang sulit terurai serta berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan. Alginat dapat membentuk gel melalui ikatan ionik dengan kation atau pengendapan asam. Tinjauan ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi alginat dari rumput laut coklat sebagai bahan utama bioplastik dan mengevaluasi keunggulan serta tantangannya, termasuk ketahanan terhadap air dan pengembangan struktur gel yang lebih kuat. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa bioplastik berbahan alginat berpotensi untuk mendukung tren kemasan ramah lingkungan yang semakin berkembang, mengurangi ketergantungan pada plastik, serta memberikan solusi berkelanjutan terhadap masalah sampah plastik.

Fadilah Gilang Prasetyo; A.A Inung Arie Adnyano; Novandri Kusuma Wardana

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

 Penambangan metode tambang terbuka yang dilakukan secara dinamis beresiko menimbulkan cekungan yang berpotensi menjadi tempat tampungan air. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui metode sistem penyaliran dan keadaan sistem penyaliran aktual, menghitung debit air, merancang ulang saluran terbuka dan kolam pengendapan. Proses pemecahan masalah dilakukan dengan penggabungan antara teori dengan data primer dan sekunder sehingga didapatkan pendekatan penyelesaian masalah. Berdasarkan analisis dan penelitian, metode penyaliran yang digunakan mine dewatering, terdapat 1 DTH dengan (Q) air hujan 0,0915 mᶾ/detik, (Q) air limpasan 1,3191 mᶾ/detik, (Q) air tambang 1,411 mᶾ/detik. Saluran terbuka dan kolam pengendapan aktual belum bisa mengalirkan dan mengendapkan debit air tambang tersebut, maka dirancang saluran terbuka dengan (α) 60°, (y) 0,82 m, (z) 0,12 m, (h) 0,94 m, (b) 1,42 m, (T) 3,06 m dan (a) 0,87 m. Kolam pengendapan memiliki jumlah kompartemen 1 m, (b) 15 m, (H) 5 m, panjang penyekat 8 m, lebar penyekat 4,5 m, kedalaman penyekat 4,5 m, panjang kompartemen 21 m, panjang total kolam 21 m,  luas kolam 312 m² dan volume kolam 1236.8 mᶾ. Volume padatan air 7,055 x 10^(-3) mᶾ/detik, (tv) 12 menit, (Vh) 18,81 x 10^(-3) mᶾ/detik, % pengendapan 61%. Padatan yang berhasil diendapkan 15 mᶾ/hari dengan waktu pengerukan 3 bulan.

Putra Pranida, Pipit Skriptianata; Bramiana Dewantoro, , Dionisius

Jurnal Teknik Sipil 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung efektivitas desain rencana terhadap kondisi eksistingnya. Penelitian dilakukan di Daerah Irigasi Sragi yang terletak di Desa Brondong, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini dimulai dengan melakukan Studi Literatur dan Studi Lapangan kemudian dilakukan Pengumpulan Data. Dari pengumpulan data tersebut didapatkan Data Primer (data yang didapatkan dari hasil survey di lapangan berupa dimensi sandtrap, aliran normal, aliran pembilasan dan diameter sedimen terkait kondisi eksisting Kantong Lumpur DI Sragi) dan Data Sekunder (data teknis yang berupa gambar teknis dan hasil evaluasi efektivitas kondisi eksisting yang didapatkan dari PT. Aditya Engineering Consultant terkait rencana pekerjaan Kantong Lumpur). Berdasarkan kedua data tersebut dapat dilakukan Analisa kondisi eksisting dan desain Kantong Lumpur dengan pengujian menggunakan Perhitungan efektivitas saluran Kantong Lumpur sesuai kondisi eksisting, Perhitungan kapasitas debit maksimal pintu Intake Bendung Brondong, Analisa kondisi saluran muka (pintu pengambilan – Kantong Lumpur), dan Perhitungan tipikal saluran rencana Kantong Lumpur DI. Sragi. Langkah selanjutnya dilakukan evaluasi Efektivitas Kantong Lumpur, Analisa Kondisi Eksisting dan Analisa Desain Rencana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisa kapasitas pintu pengambilan (Intake) Bendung Brondong masih mampu mengalirkan debit operasi pengurasan dimana kapasitas pengaliran pintu pengambilan (5.82 m3/dt) lebih besar dari kebutuhan debit pengurasan (5.52 m3/dt). Hasil simulasi Sandtrap desain awal menunjukan bahwa secara umum sandtrap sudah dapat mengendapkan sedimen dengan parameter kecepatan aliran  kurang dari 0,4 m/s. Meskipun begitu pada 30 m bagian hulu sandtrap masih terjadi kecepatan aliran lebih dari 0,4 m/s dengan gaya geser lebih dari 0,6 N/m2 yang mengakibatkan proses pengendapan kurang efektif. Hasil simulasi Sandtrap desain awal menunjukan bahwa secara umum kecepatan aliran yang terjadi pada saat pembilasan lebih dari 1,5 m/s dengan gaya geser aliran lebih dari 10 N/m2. Tetapi pada bagian hilir sandtrap terjadi penurunan kecepatan dan gaya geser aliran hingga 2 N/m2 yang dapat menurunkan efektifitas pembilasan

Dwi Mulianda; Margiyati; Andre Dwi Susilo; Jeffri Riyan Mustakim; Nur Khasanah +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Peningkatan asam urat (hiperurisemia) didefinisikan sebagai peninggian kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl. Hiperurisemia perlu dilakukan penatalaksanaan untuk membatasi serangan akut, mencegah kekambuhan, dan mencegah komplikasi yang terkait dengan pengendapan kristal urat di jaringan, serta mencegah kecacatan fisik. Penatalaksaan hiperurisemia selain dapat diselesaikan secara farmakologis menggunakan obat-obatan, namun dapat juga dilakukan secara non farmakologis dengan melakukan senam ergonomis, serta manajemen nutrisi. Kegiatan ini bertujuan agar lansia di Posyandu Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang dapat mengetahui penatalaksanaan peningkatan asam urat (hiperurisemia). Berdasarkan Evidance Based penatalaksanaan peningkatan asam urat dengan obat-obatan, senam ergonomis, dan manajemen nutrisi signifikan berpengaruh terhadap penurunan asam urat dalam darah. Hasil pengabdian masyarakat diantaranya adalah Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang yang hadir pada tanggal 10 Februari 2019 sebanyak 56 orang; Screening asam urat 16 orang (28,6 %) mengalami peningkatan asam urat, 33 orang (58,9 %) asam urat normal, dan 7 orang (12,5 %) asam urat low; terdapat peningkatan pengetahuan lansia   setelah diberikan pendidikan kesehatan penatalaksanaan peningkatan asam urat; terdapat peningkatan ketrampilan lansia   dalam melakukan senam ergonomic sebagai penatalaksanaan peningkatan asam urat; Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang sudah menerapkan penatalaksanaan peningkatan asam urat dalam kehidupan sehari-hari.