SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Putri Ayu Dewy Megawati; Anis Prabowo; Ika Kusuma Wardani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang: Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa pada individu yang ditandai dengan perubahan persepsi sensori, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, dan perabaan. Pasien merasakan stimulus yang sebenarnya tidak ada.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun resume asuhan keperawatan dan mengidentifikasi manfaat terapi menggambar kaligrafi islami untuk mengontrol halusinai pada pasien halusinasi.  Metode Penelitian: Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan case study research (studi kasus). Subjek yang digunakan dalam penelitian yaitu 3 pasien halusinasi pendengaran. Penelitian ini dilakukan di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. Instrument penelitian dalam penelitian ini meliputi alat tulis, format pengkajian asuhan keperawatan, SOP terapi menggambar kaligrafi, lembar observasi pasien, jadwal penelitian dan alat tulis. Hasil: Terapi menggambar kaligrafi islami efektif bermanfaat menurunkan frekuensi halusinasi pada asuhan keperawatan pasien dengan gangguan halusinasi.Kesimpulan: terapi menggambar kaligrafi islami efektif untuk menurunkan atau mengurangi halusinasi pada pasien yang mengalami halusinasi.

Tepu Sitepu; Nurul Wahidah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Generally, people use the everyday language that they apply in their surrounding environment and it is not uncommon for the use of Indonesian to be tucked into their native language and foreign languages. This research only focuses on finding and determining the amount of code mixing used when reading short messages by broadcasters from RIS FM radio listeners. According to Suardi, there are 3 types of code mixing, namely inner code mixing, outer code mixing and hybrid code mixing. This research is a literature study so it does not require a special location for the research. This study aims to identify and describe the use of code mixing in the reading of short messages by broadcasters from RIS FM radio listeners. Based on the research results obtained from the tape recorder and notes, it was found that there was internal code mixing, external code mixing, and mixed code mixing in the form of words and sentences.

Aditya Bayu Prasetio; Purwantoro; Arip Solehudin

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Industri saat ini sebagai tempat bekerja harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pekerjanya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa tempat kerja harus memenuhi Nilai Ambang Batas yang selanjutnya disebut (NAV) atau standar faktor bahaya di tempat kerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah, salah satunya adalah NAB kebisingan. Pada sistem sebelumnya, pekerja menggunakan alat pengukur kebisingan dengan pengecekan manual yaitu harus berpindah dari satu titik ke titik lain atau dari satu tempat pemeriksaan ke tempat lain dan juga mempengaruhi efisiensi waktu karena jarak pemeriksaan dari satu tempat ke tempat lain jauh. Dari hasil analisa diatas akan digunakan web server untuk menampilkan data secara real time menggunakan sensor suara. Sehingga pekerja dapat mengetahui secara real time di lokasi pengecekan berapa tingkat kebisingan, dan juga dapat mencegah pekerja dari gangguan pendengaran jika suara yang dihasilkan mesin diatas ambang batas yang ditentukan sehingga mesin dapat diperbaiki sehingga tidak menghasilkan suara di atas ambang batas jika mengalami kerusakan.

Anggi Febrianti; Silva Caesarani Destiana; Moch Ichsan Nugraha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini mendeskripsikan tentang majas dan citraan dalam puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stalistika, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik pustaka ini merupakan teknik cara memahami isi dari puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini, mencatat berbagai kata, frasa, dan kalimat yang mengandung majas dan juga citraan kedalam bentuk tulis lalu membaca puisi tersebut dengan teliti dan dipilih bagian puisi yang relevan untuk data yang akan dikaji. Sumber data berasal dari buku kumpulan puisi Montase Sepilihan Sajak karya Heri Isnaini. Pengolahan data dilakukan dengan mencari majas dan citraan yang terdapat dalam puisi puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari segi bahasanya, puisi ini memiliki kata-kata yang menggunakan makna denotasi dan makna konotasi dalam setiap lariknya. Selain itu, didalam puisi ini juga terdapat majas personifikasi. Citraan yang terdapat dalam puisi ini yaitu citraan visual(mata), citraan gerak, citraan meraba, citraan perasaan dan citraan pendengaran.

Ita Rosita; Dara Syahadah; Nuryeni Nuryeni; Hajjah Muawanah; Yustina Sari

Dalam wacana memerlukan adanya unsur komunikasi yang berupa sumber meliputi pembicara/penulis/pendengar; penerima meliputi pendengar/pembaca/pembicara; saluran komunikasi; pesan; dan pokok masalah. Dalam wacana memiliki ciri utama yaitu harus adanya kepaduan yang terbentuk oleh adanya kesatuan dan pertautan. Kesatuan ini berkenaan dengan pokok masalah, sedangkan pertautan itu berkenaan dengan hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain, yang berupa kalimat, paragraf, dan pasal.Dalam membentuk wacana diperlukan adanya hubungan antara kata, frasa, klausa dan kalimat sehingga menjadi satu kesatuan dalam wacana yang dapat disebut dengan kohesi gramatikal; tuturan yang membentuk wacana tersebut saling berhubungan dan menghasilkan suatu makna atau arti yang saling terpadu atau membentuk satu kesatuan di dalam wacana yang dapat disebut koherensi. Dari uraian yang dikemukakan diatas, bahwa apabila  urutan dalam suatu wacana tidak jelas atau penempatan kata yang tidak sesuai atau salah maka akan menyebabkan keambiguan atau ketidakjelasan arti atau makna dan tidak koherensinya suatu wacana. Oleh karena itu, kohesi dalam suatu wacana sangat penting dalam mendukung koherensi. dipilihnya karya sastra berupa cerpen sebagai objek dalam menganalisis adalah karena cerpen termasuk ke dalam bagian dari wacana yang dikemas secara ringkas tanpa meningggalkan faktor-faktor yang membentuknya yaitu menggunakan kohesi dan koherensi supaya membentuk satu kesatuan wacana yang utuh dan padu. Sedangkan alasan peneliti secara khusus memilih cerpen berjudul “Aku Cinta Ummi Karena Allah” karya Jenny Ervina karena cerpen ini merupakan salah satu karya yang pertama kali dibuat oleh TKW yang berasal dari Petir, Serang-Banten. Selanjutnya, penelitian analisis wacana ini dapat memberikan pengetahuan mengenai permasalahan kohesi dalam unsur-unsur wacana, khususnya dalam kohesi gramatikal referensi berupa endofora yang bersifat anafora dan katafora.

Nur Syamsi Norma Lalla; Wiwi Yunita

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Application of generalist therapy in Schizophrenic Patients with Nursing Problems Hearing Hallucinations   Auditory hallucinations are hearing voices or noises that are less clear or clear, where sometimes these sounds are like talking to the patient and sometimes ordering the patient to do something. If auditory hallucinations cannot be controlled, it can result or impact injuring oneself, others and the environment. The purpose of this case study is to determine the implementation of generalist therapy in schizophrenia patients with auditory hallucinations nursing problems at the Avicenna Clinic Makassar. This scientific paper uses a case study method design with a nursing process approach consisting of assessment, diagnosis, intervention, implementation and evaluation of nursing. The data collection technique was carried out through interviews and observations at the Avicenna Clinic in Makassar which was carried out on 27-30 December 2021.