Publication Search

73,319 articles from 713 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Mundir, Abdillah; Fatimah, Dian

Abstract: Financial institutions have a role as intermediary institutions or a process of transferring funds from savers to borrowers or those who need funds. The role of financial institutions is very large in the growth and development of the community's economy. Currently, non-bank financial institutions also have the influence to develop the businesses of the surrounding community that cannot be reached by banks. One of them is in the Sharia Savings and Loans Cooperative (KSPPS) Kramat, which provides financing with rahn products. Researchers conducted research on the implementation of rahn products and strengthening the business of members in KSPPS Kramat. The purpose of this study was to determine the application of Rahn products and to determine the effect of Rahn financing in increasing income and strengthening businesses that were built or even being run by members. The research conducted at KSPPS Kramat uses qualitative research methods, by interviewing several members of KSPPS Kramat and their administrators. While the data collection techniques carried out by researchers are interviews, documentation and observation. In this study the researchers found several things. In the application of the Rahn product at KSPPS Kramat using a sale and purchase agreement, but it does not take advantage of the goods that are pawned and the application for financing is also easy. With the financing of rahn products, businesses around the village of Jatiarjo have increased, this is because the installments at KSPPS Kramat do not have usury. And the monthly installments are quite light, making it easier for the community to pay off the proposed financing. Keywords: KSPPS, Rahn Products, Income Increase.

Hendri Hermawan Adinugraha; Asih Maisaroh; Rifqi Hidayatullah

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2021 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Perkembangan teknologi pada zaman modern ini sangat begitu pesat. Informasi dengan begitu mudahnya dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat melalui internet. Pada penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) yaitu penelitian yang datanya dilakukan di lapangan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan data sekunder, dimana sumber primer didapat dari observasi dan wawancara dengan para pedagang di BBC, sementara sumber sekunder didapat dari jurnal, buku serta sumber referensi yang lainnya. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa hampir sebagian besar dari pedagang yang ada di pasar Batik Buaran Center (BBC) melakukan pemasaran melalui digital marketing baik itu melalui Facebook, Telegram, maupun E-Commers yang ada. Akan tetapi ada sebagian kecil juga para pedagang yang masih melakukan strategi pemasaranya secara konvensional dan masih mengandalkan para pengunjung maupun pembeli datang langsung ke tempat BBC. Omzet pendapatan maupun penjualan para pedagang juga sangat terasa penurunannya, terutama dari segi penjualan secara offline yang mengandalkan pengunjung dating, dari segi digital marketing mengalami sedikit penurunan yang tidak signifikan. Pemasaran melalui digital marketing yang membuat para pedagang masih tetap bertahan hingga sekarang dan menopang perekonomian dalam usaha batik di Pekalongan.

Kusjuniati, Kusjuniati

ABSTRAK Pemberdayaan ekonomi masyarakat diartikan sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat itu sendiri dengan cara mengelolah sumberdaya apa saja yang dikuasainya, dalam rangka memenuhi kebutuhan dasarnya dan keluarganya. Pemberdayaan masyarakat hanya bisa terjadi apabila masyarakat itu sendiri ikut pula berpartisipasi. Pemberdayaan diarahkan guna meningkatkan ekonomi masyarakat secara produktif sehingga mampu menghasilkan nilai tambah yang tinggi dan pendapatan yang lebih layak. Hasil pemberdayaan ekonomi warga banjar Angansari, yaitu dari hasil usaha tani dan ternak, pengadaan homeindustri sebagai usaha sampingan dan penunjang menambah pendapatan keluarga serta pengadaan koperasi syariah sebagai sarana pendanaan usaha bagi warga banjar Angansari yang membutuhkan modal dalam rangka membuka usaha. Dengan adanya pemberdayaan potensi ekonomi diharapkan warga banjar Angansari memiliki peningkatan dalam pendapatan dan bersiap menyongsong pembukaan sektor pariwisata desa Kutuh Kintamani Bangli. ABSTRACT Community economic empowerment is defined as economic activities that are carried out independently by the community itself by managing whatever resources they control, in order to meet their basic needs and that of their families. Community empowerment can only occur if the community itself also participates. Empowerment is directed at improving the community's economy productively so that it is able to produce high added value and more decent income. The results of the economic empowerment of Banjar Angansari residents, namely from the results of farming and livestock, procurement of home industry as a side business and support to increase family income and the provision of sharia cooperatives as a means of business funding for Banjar Angansari residents who need capital in order to open a business. With the empowerment of economic potential, it is hoped that the residents of Banjar Angansari have an increase in income and are ready to welcome the opening of the tourism sector in Kutuh Kintamani Bangli village.