SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

35,802 articles from 393 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Ary Fadhil Maulana; Muhammad Mimbar Topik

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Leprosy is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium leprae, an obligate intracellular bacterium that affects the skin, peripheral nerves, upper respiratory mucosa, and eyes. Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a comorbidity that can worsen the course of leprosy. The female patient, Mrs. D, aged 55 years came to the emergency room of Cut Meutia Hospital with the main complaint of red bumps accompanied by pain on the face, hands, chest, and back since 3 days ago and additional complaints such as fever, joint pain, and numbness and loss of feeling in the legs, weakness, frequent thirst, and frequent urination. Dermatologic status is obtained in the facial region in the form of erythema nodules with firm boundaries with numular size, multiple. Laboratory examination showed anemia and leukocytosis. The therapy given was MDT MB package, ferrous sulfate 1x325 mg and PRC transfusion 3 kolf. Complaints arose acutely after the patient resumed taking MDT (multidrug therapy) leprosy drugs which had previously been stopped for more than 3 months. Based on the time of onset of symptoms, history of leprosy treatment, and the manifestation of systemic inflammatory lesions with signs of neurotropism, it can be suspected that the patient is experiencing a type 2 leprosy reaction or Erythema Nodosum Leprosum (ENL).

Tasalina Yohana Parameswari Gustam; Indropo Agusni; Djohar Nuswantoro

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penderita kusta tahun 2015 di Kota Surabaya tertinggi pertama adalah Kecamatan Kenjeran, disusul Kecamatan Semampir, dan Kecamatan Tandes. Ada beberapa faktor risiko yang memengaruhi kejadian kusta, salah satunya adalah tingkat ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat penghasilan dengan kejadian kusta. Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian case control  matching untuk mengetahui hubungan tingkat penghasilan dengan kejadian penyakit kusta MB pada warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Kenjeran, Semampir dan Tandes. Penelitian ini dilakukan antara bulan Januari-April 2017. Jumlah responden kasus sebanyak 28 orang dan kontrol sebanyak 28 orang, Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan penelusuran rekam medis. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan SPSS 16. Hasilnya didapatkan P value 0.003 < 0.05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat penghasilan dengan kejadian kusta dengan nilai OR 5.200 (1.427-18.948). Simpulan : Terdapat hubungan antara tingkat penghasilan dengan kejadian kusta di Kecamatan Kenjeran, Tandes dan Semampir. Responden yang memiliki tingkat penghasilan rendah berisiko 5.2 kali terkena kusta dibandingkan responden berpenghasilan tinggi.