SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Rika Fitri Destiana; Ayu Hapsari, Rahma Nindya

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis kekuatan pondasi tiang pancang pada proyek pembangunan Apartemen Arjuna Bima di Kabupaten Sleman. Penyidikan tanah menggunakan boring pada titik B2 menunjukkan bahwa lapisan tanah keras maksimum berada pada kedalaman 25 meter, sementara hasil bor tangan mengidentifikasi tanah berupa pasir sedang berwarna coklat keabu-abuan. Tiang pancang dipilih karena kemampuannya untuk memadatkan tanah pasir sedang selama proses pemancangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder melalui studi literatur dan dokumentasi. Semua perhitungan dilakukan menggunakan metode Meyerhof, sedangkan analisis pembebanan struktur dilakukan dengan perangkat lunak ETABS v22. Analisis ini mencakup perhitungan kapasitas dukung aksial, kapasitas dukung lateral, dan penurunan pondasi akibat beban struktur atas. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban aksial (P) sebesar 710,77 ton. Kapasitas dukung aksial kelompok tiang pancang (Qg) dengan diameter 80 cm, 60 cm, dan 42,9 cm pada kedalaman 20 m berturut-turut adalah 2.125,87 ton; 1.347,68 ton; dan 710,51 ton. Kapasitas dukung lateral (Hg) untuk ukuran tiang yang sama berturut-turut adalah 1.169,9 ton; 877,4 ton; dan 627,4 ton. Penurunan pondasi kelompok tiang (Sg) masing-masing adalah 2,46 cm; 2,1 cm; dan 2,03 cm. Berdasarkan hasil analisis, pondasi tiang pancang dengan diameter 80 cm dan 60 cm memenuhi syarat keamanan baik dari segi kapasitas dukung aksial maupun lateral, serta penurunan pondasi. Namun, untuk tiang pancang dengan diameter 42,9 cm, kapasitas dukung aksial tidak memenuhi syarat keamanan (Qg < P), sehingga tidak direkomendasikan untuk digunakan.

Mindiastiwi, Tigo; Mustofa, Muhammad Afifassauqi

Jurnal Teknik Sipil 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Daya dukung tanah merupakan kemampuan tanah dalam menahan tekanan atau beban dari struktur atas bangunan dengan aman tanpa menimbulkan kegalalan ataupun penurunan. Beberapa metode digunakan untuk menganalisis daya dukung tanah, diantaranya yaitu dengan metode Terzaghi, Mayerhoff, Hasen, Vesic, Oshaki dan menggunakan software dengan parameter dan hasil yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan daya dukung tanah pondasi dangkal menggunakan metode Terzaghi, Mayerhoff dan software Plaxis 2D. Data sekunder yang digunakan berupa gambar perencanaan dan data tanah hasil uji labolatorium. Berdasarkan analisis menggunakan metode Terzaghi, Mayerhoff dan Software Plaxis 2D diperoleh nilai daya dukung tanah ijin (Qall) secara berurutan sebesar 20,322, 25,612 dan 16,827 t/m2. Berdasarkan hasil daya dukung tanah pondasi dangkal pada metode analitis dan software plaxsis 2D didapatkan bahwa perhitungan daya dukung tanah ijin (Qall) pondasi dangkal metode Meyerhoff lebih besar dari perhitungan metode Terzaghi dan Sofware Plaxis 2D.