Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Ayu Febriyanti; Mazdra Urzais, Vivia Mustaqimah Jarita Dewi; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pelabuhan merupakan bagian dari suatu sistem kompleks yang bertujuan untuk menjaga rantai logistik agar berjalan lancar.Seluruh aktivitas operasional di area kerja pelabuhan tentu tidak lepas dari adanya risiko kecelakaan dan keadaan darurat lainnya, tak terkecuali Terminal Petikemas. Adapun risiko yang mungkin terjadi di antaranya kelalaian operator, kesalahan dalam menjalankan prosedur, ataupun kebakaran. perusahaan dengan risiko tinggi wajib memiliki sistem tanggap darurat beserta organisasi tanggap darurat.Maka dari itu fokus pada penelitian kali ini adalah pada salah satu Perusahaan Jasa Petikemas di Surabaya. Proses kerja di perusahaan ini tentu terkait penanganan container dengan berbagai jenis muatan. Container ini kemudian diletakkan pada lapangan penumpukan petikemas yang memiliki risiko tinggi akan terjadinya kebakaran. Setelah dilakukan observasi, pada masing-masing CY telah tersedia Fire Hydrant dengan kondisi berupa rusaknya bagian-bagian hidran, kurang mencakupnya pemanfaatan hidran ke seluruh area, serta titik lokasi penempatan hidran yang tidak maksimal. Maka dari itu, penulis melakukan kajian lebih lanjut terkait kondisi sistem tanggap darurat di Lapangan Penumpukan Petikemas dan melakukan perancangan ulang penempatan hidran di Container Yard.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif di mana setelah  pengambilan data maka dilakukan analisis terhadap tingkat risiko kebakaran dan selanjutnya perhitungan dan perancangan ulang kebutuhan hidran. Hasil penilaian risiko menunjukkan tingkat risiko kebakaran tingkat tinggi pada CY 01, serta tingkat sedang di CY 02 dan CY 03. Kondisi hidran di Terminal Petikemas di Surabaya memiliki beberapa ketidaksesuaian yang harus dilakukan perbaikan dengan penggantian bagian serta pemeliharaan berkala. Selanjutnya pada perhitungan kebutuhan hidran di area Container Yard menghasilkan dibutuhkannya penambahan 3 pilar hidran serta 2 sambungan hose di CY 01, serta penambahan 3 pilar hidran dan 2 sambungan hose di CY 02.

Muhammad Rizal Ramadhani; Muhammad Kemal Fahrezi; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) is a terminal port that serves container loading and unloading services at the port. One of the hazards that threaten the loading and unloading industry is the danger of fire. Fires can cause a lot of material and non-material losses. Efforts that can be made to minimize the danger and impact of fires are the implementation of an efficient and optimal emergency response system in accordance with applicable regulations and standards. This study aims to analyze the implementation of the emergency response system in an effort to prevent and control fires in the PT. Berlian Terminal Services Indonesia. This research is a descriptive qualitative research, with primary data sourced from direct observation and interviews, while secondary data obtained through a literature study of company documents. This research will explain how the implementation of the fire emergency response system in PT. Berlian Terminal Services Indonesia. The result of this research is that it can be concluded that PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia has implemented a fire emergency response system in accordance with applicable regulations and standards, but there are still things that need to be optimized, such as the implementation of APAR inspections that are late in their implementation and the lack of intensity in fire emergency response simulations.

Rahmawati Djunuda; Samaluddin Samaluddin

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2023 Politeknik Negeri FakFak

Wilayah hinterland Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo mempunyai keunggulan yang kompetitif diberbagai sektor, sehingga berperan penting untuk memajukan dan mengembangkan perekonomian terkhusus daerah bagian utara Provinsi Sulawesi Selatan. Pelayanan Pelabuhan Tanjung Ringgit terhadap kegiatan bongkar muat barang dikategorikan masih kurang baik, penyebabnya adalah minimnya infrastruktur yang dimiliki oleh Pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan terhadap Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo. Data dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis diperoleh bahwa diagram SWOT IFAS/EFAS terletak di kuadran I sehingga strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo adalah strategi agresif dengan strategi pemaksimalan pemakaian dermaga, lapangan penumpukan, dan pelayanan dokumen untuk menangantisipasi kenaikan arus kunjungan kapal dan barang, melakukan penambahan infra dan suprastruktur Pelabuhan, pengadaan fasilitas dan peralatan yang modern sehingga proses bongkar muat dan sandar kapal dapat berjalan dengan mudah, cepat dan aman.

Safira Safira; Banu Radyto Dwi Satrio; Muftiana Wildiansah; Raissa Azaria Andini; Siti Sahara

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Tingginya arus petikemas dan keterbatasan luas lapangan penumpukan terminal petikemas di Tanjung Priok menghasruskan terminal petikemas untuk menekan dwelling time. Dwelling time adalah waktu bongkar muat peti kemas yang dilakukan dari kapal sampai petikemas keluar dari pelabuhan. Proses dwelling time di pelabuhan yaitu pre-clearance, customs clearance, dan post-clearance. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dwelling time yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok (1) Mengetahui faktor penyebab lamanya dwelling time; (2) Mengetahui dampak dwelling time. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dan studi literatur, data yang dibutuhkan dapat diperoleh dari Badan Pusat Statistik serta website. Faktor- faktor penyebab dwelling time pada umumnya adalah adanya 2 jalur utama Bea Cukai dalam proses pengeluaran peti kemas impor yakni jalur merah dan jalur hijau. Menurut Asngadi (2017) menyatakan jalur merah adalah perlakuan pabean atas Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Tingginya dweliing time dipelabuhan Tanjung Priok sudah lama dialami oleh pemilik barang.