Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Wahyu Mafatikhul Aulia; Retnowati; Sri Mulyani

SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Fakultas Vokasi Universitas Stikubank bersinergi dengan Fermipan sebagai mitra DUDI berkolaborasi mengadakan kegiatan Vocational Skill Short Course bagi siswa SMK Nusaputera 2 Semarang. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pemberian upgrade skill berupa pengolahan produk makanan mengggunakan teknik fusion food untuk meningkatkn nilai jual dan ketahanan pangan pada produk kearifan lokal yaitu pumkin dan ubi ungu, serta berkolaborasi dengan pastry  chef dari mitra DUDI yaitu Fermipan kepada siswa perhotelan SMK Nusaputera 2 Semarang. Pembuatan produk glaze pumkin donut dan bakpao karakter isi ubi ungu, sekaligus memberikan arahan pembuatan kemasan yang menarik dan cara pemasarannya di sosial media. Metode dari kegiatan “Teknik Fussion untuk olahan Donat (Glazed Pumkin Donnut) dan Bakpao (Bakpao Karakter Ubi Ungu) dalam rangka Kemandirian Pangan bagi SMK Nusaputera 2 Semarang” meliputi pengenalan alat, bahan dan pastry kitchen. Kemudian dilanjut dengan penjelasan resep dan praktik secara langsung di Pastry Kitchen bersama team dari dosen perhotelan, fakultas vokasi Universitas Stikubank berkolaborasi dengan chef Aryo sebagai praktisi dari team Fermipan. Dilanjut dengan evalusasi hasil praktek yang telah dibuat oleh siswa siswi SMK Nusaputera 2 Semarang, apakah sudah sesuai dengan kriteria hasil yang diharapkan dari bakpao dan donat. Hasil peserta mendapatkan pelatihan skill pengolahan pumkin dan ubi ungu menggunakan teknik fussion food, Peserta (khalayak sasaran) dapat mengolah produk dengan bahan dasar pumkin dan ubi ungu menggunakan teknik fusion food yaitu Glaze Pumkin Donnut dan Bakpao Karakter isi Ubi Ungu, dapat meningkatkan nilai jual dari produk komoditas lokal pumkin dan ubi ungu. Peserta (khalayak sasaran) mendapatkan skill tentang variasi produk donut dan bakpao, sehingga mendorong mereka menjadi youth foodpreneur. Dampak dilakukan pengabdian Siswa SMK Nusaputera 2 Semarang mendapatkan upgrade skill di bidang culinary dan mengenalkan teknik fussion food yang sebelumnya mereka yang belum dapatkan di bangku sekolah dengan bahan dasar pumkin dan ubi ungu.

Bambang Hermanu

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Fenomena food waste di Indonesia mencapai 300 kg sampah makanan per orang setiap tahun, sehingga menempatkan Indonesia pada posisi peringkat kedua di dunia dalam jumlah food waste kategori besar. Keadaan tersebut  menjadi sangat memprihatinkan, karena akan memicu kontra produktif dimana satu sisi terjadi ketersediaan makanan yang berlebih, sementara di sisi lain masih didapatkan kondisi sebagian masyarakat yang masih kekurangan makanan, sehingga terkesan ada indikasi perilaku yang menyia-nyiakan makanan. Oleh karena itu melalui penelitian ini berdasarkan pendekatan kebijakan yang ada, bagaimana membangun pengelolaan sampah yang baik dan efektif, khususnya sampah makanan dengan cara melakukan perubahan gaya hidup (life style) terhadap makanan yang dikonsumsi secara bijak yang ramah lingkungan namun tidak membebani dengan sampah makanan (food waste) yang berlebihan sebagai dampak dari perilaku hidup konsumtif masyarakat dengan kebiasaan-kebiasaan yang tidak memberikan daya dukung terhadap penguatan ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (normative legal research), serta dengan mengkaitkan sikap dan perilaku masyarakat terhadap kebiasaan-kebiasaan dalam keseharian. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan inefisiensi pada pola konsumsi dan produksi bahan makanan telah melahirkan timbunan sampah makanan yang mengakibatkan pemborosan sumberdaya dan pencemaran lingkungan.

Wayong, Irenne; Winokan, Reza F; Suoth, Ira E. N

DEDICATIO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Institut Agama Kristen Negeri Manado

Melihat dari naik turunnya harga cabai di Indonesia yang diakibatkan dari banyak faktor salah satunya kegagalan panen yang membuat sering kali masyarakat resah karena harga cabai yang melambung tinggi apalagi menjelang hari raya keagamaan. Provinsi Sulawesi Utara tidak luput dari anjlokan harga cabai yang sering naik. Di Kabupaten Minahasa Utara khususnya di desa Tontalete, Kec. Kema merupakan desa yang sebagian besar warganya berprofesi sebagai petani namun untuk mendapatkan cabai rawit mereka harus ke desa seberang karena di desa Tontalete tidak ada pasar sedangkan keadaan sekarang yang dimana Kabupaten Minahasa Utara berada di zona merah pemaparan Covid-19. Kekurangan petani cabai rawit dan banyaknya warung makan yang membutuhkan pasokan cabai yang besar yang menjadi tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat di desa Tontalete, Kec. Kema. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan berupa: Pertama, Membuat bibit cabai rawit. Kedua, pembersihan lahan, ketiga, Penanaman bibit cabai rawit, Keempat, pemberian edukasi dengan tema “Budidaya tanaman cabai rawit untuk ketersediaan stok di desa Tontalete” serta pemberian bibit tanaman cabai rawit untuk dikembangkan. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dalam hal ini penulis bekerja sama dengan pemerintah desa dan karangtaruna di desa Tontalete. Hasil dari program-program yang dijalankan dalam kegiatan ini Karangtaruna termotivasi untuk memperluas budidaya cabai rawit begitu juga dengan pemerintah yang akan semakin membesarkan program ini dan menjadikannya sebagai program desa dalam ketahanan pangan, hal ini bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan cabai dengan mudah tidak perlu keluar desa karena sudah tersedia dan mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.    Budidaya, cabai rawit, KKN IAKN 2022, Tontalete

Arief Fahmi Lubis

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

These traditional agricultural systems have proven effective in maintaining local food security for centuries, they now face various challenges. Pressures from population growth, land-use change, and climate change threaten the sustainability of many traditional agricultural systems. The purpose of this study is to show that the integration of local wisdom in the modern agricultural system has also begun to receive recognition in national policies. Qualitative research uses a descriptive approach to collect data systematically, factually, and quickly according to the description when the research is carried out. The results of this study show that with the right approach, recognition and protection of customary rights can be an important foundation in building a food security system that is not only productive, but also ecologically sustainable and socially just.

Rahmad Purwanto W

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian tentang ketahanan pangan dan pentingnya literasi pangan masyarakat adalah mendskripsikan ketahanan pangan di Kotra Semarang berdasarkan dokumen perencanaan daerah dan kebijakan ketahanan pangan dan gizi   telah dilaksanakan   berdasarkan kewenangan pemerintah daerah. Konsumsi bahan pangan pokok penduduk sangat tergantung pada beras (produksi hanya memenuhi 15% dari kebutuhan penduduk) dan memerlukan dukungan dari kabupaten sekitar. Demikian pula bahan pangan sayur mayur, buah-buahan, daging dan ikan lebih besar dari kabupaten sekitar. Pemahaman masyarakat tentang pangan beragam semakin baik dan memerlukan dukungan perguruan tinggi, kalangan dunia usaha dan media massa mengenalkan pangan beragam, piring panganku dan perilaku hidup bersih dan sehat melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan kelembagaan Kota Sehat semakin penting peranannya dalam masyarakat.