SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

49,117 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Jahira Fajri Madani; Putri Andini Novianti; Rhaina Al Yasin; Marina Ery Setiyawati

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

untuk menciptakan kesejahteraan bangsa mewujudkan pembangunan berkelanjutan adalah salah satu caranya. Hal ini terdapat pada salah satu tujuan SDGs, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan. Banyak dari negara berkembang di dunia sedang berusaha dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi juga taraf hidup warganya, salah satunya adalah Indonesia. tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat efektivitas pekerja dengan peningkatan kesehatan masyarakat di Indonesia. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Literatur Review dengan mengkaji beberapa artikel penelitian yang pernah diterbitkan dan berkaitan dengan masalah penelitian yang sama. Berdasarkan 6 jurnal yang telah dianalisis terdapat persamaan bahwa dengan peningkatan kesehatan akan berpengaruh baik terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat efektivitas tenaga. hal ini dikarenakan efektivitas dan produktivitas bekerja menjadi faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi. Sehingga semakin baik derajat kesehatan seseorang akan mendorong tingkat produktivitas dan efektivitas dalam bekerja yang kemudian akan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi.

Husni Zelika; Hasim As’ari

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melakukan berbagai inisiatif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini mendeskripsikan implementasi dari program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan metodologi penelitian kualitatif menggunakan teori Korten tentang implementasi yaitu kesesuaian antara program dengan dengan kelompok sasaran, kesesuaian antara program dengan organisasi pelaksana dan kesesuaian antara krlompok sasaran dengan organisasi pelaksana. Adapun Teknik yang digunakan untuk memilih informan adalah dengan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan model interaktif dari Miles dan Huberman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kota Pekanbaru. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Implementasi Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota dalam pelaksanaannya belum maksimal. Kemudian terdapat faktor penghambat dalam implementasi program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yaitu minimnya pengetahuan masyarakat tentang program PBI Jaminan Kesehatan, kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat, dan kinerja organisasi pelaksana yang kurang optimal.

Jesica Pasaribu; Nurul Hasanah; Fifit Hidayuwati

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Di penghujung tahun 2019, wabah Covid-19 muncul. Di Indonesia, penyebaran Covid-19 pertama kali terjadi pada Maret 2020. Indonesia menjadi negara kedua dengan jumlah kematian akibat Covid-19 tertinggi di Asia, yakni menyentuh 139.682 orang. Kajian kebijakan publik tentang karantina kesehatan di tengah pandemi Covid-19 menjadi penting untuk dilakukan. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan tersebut, bagaimana implementasinya, dan efektivitas kebijakan tersebut selama implementasinya. Metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kualitatif. Dimana penelitian ini akan menggunakan pendekatan studi kasus dan dianalisis secara deskriptif. Kajian menyimpulkan bahwa kebijakan karantina kesehatan terkait wabah penyakit menular diwujudkan melalui beberapa undang-undang dan keputusan kebijakan yaitu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka percepatan penanganan penyebaran CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19), dan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat. Pelaksanaan karantina kesehatan yang berlaku meliputi pelaksanaan karantina kesehatan, karantina di pintu masuk negara, karantina di wilayah setempat, dan pembatasan kegiatan sosial berskala besar. Kinerja kebijakan yang dilakukan telah memenuhi urgensi kedaruratan kesehatan. Namun, masih ada tumpang tindih antara pendekatan.  

Hendri Purwadi; Dewa Gede Sanjaya; Meri Afridayani

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Henti jantung merupakan salah satu kegawatan yang sangat serius yang terjadi pada pasien di rumah sakit. Code blue sistem merupakan salah satu sistem komunikasi di rumah sakit untuk memastikan kecepatan dan ketepatan dalam memberikan tindakan lifesaving. Penanganan secara tepat dan cepat dapat terwujud melalui pelatiahan dan simulasi (Inhouse training).  Kegiatan inhouse training Code blue dilakukan pada tanggal 20 Desember 2022 di RS  RS Manambai Abdulkadir dengan peserta sejumlah 40 orang perawat. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 25% perawat mempunyai pengetahuan dalam kategori baik, dengan skor rata-rata adalah 57. Setelah dilakukan sosialisasi dan simulasi Code Blue, hasil post test menunjukkan bahwa sebanyak 87,5% perawat mempunyai pengetahuan baik dengan rata-rata skor adalah 92. Seluruh peserta dapat melakukan simulasi code blue.  Peningkatan pengetahuan dan skill perawat ini merupakan hal yang krusial. Sehingga diharapkan pihak RS untuk lebih aktif memberikan pelatihan ataupun inhouse training terkiat dengan masalah-masalah yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan di RS yang pada akhrinya meningkatan derajat kesehatan masyarakat secara luas.

Zahra Putri Alhaqni; Azzahra Auliadin; Puji Rasmuri; Dede Indra Setiabudi; Irvan Iswandi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hasil Riskesdas 2007 menunjukkan adanya kesenjangan IPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat) antar provinsi termasuk Provinsi Jawa Barat. Kesehatan ibu hamil dan balita merupakan salah satu indikator penting dalam IPKM. Dusun wagir merupakan bagian dari Desa Gantar dengan pencapaian posyandu yang tercatat dengan kategori rendah karena kehadiran yang mencakup balita di timbang hanya 65% dengan ketetapan dua puskesmas yang dilakukan di Melur 1 sedangkan target WHO adalah 80% Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimlementasian posyandu di dusun Wagir 1 dan 2 dengan cara menganalisis Implementasi Program Posyandu Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gantar Dusun Wagir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan disain observasi partisipatif. Terdapat dua wilayah terpilih sebagai lokasi penelitian yang dilaksanakan di satu tempat posyandu. Pengetahuan menjadi aspek penting terhadap kesadaran dan kemauan ibu balita untuk datang ke Posyandu.

Herni Hasifah; Iga Maliga

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

COVID-19 telah menjadi permasalahan yang serius bagi dunia. Dan sekarang WHO menetapkan physical distancing sebagai salah satu bentuk pencegahan COVID-19. Selain physical distancing kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga merupakan salah satu upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19. Protokol kesehatan sering disebut dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun. Di kabupaten Sumbawa, berdasarkan data pantauan COVID-19 tanggal 24 Oktober 2021, masih tercatat sebanyak 4 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Dengan masih adanya kasus positif COVID-19, sistem pembelajaran pun diganti dengan sistem belajar daring. Akan tetapi di STIKES Griya Husada Sumbawa sistem pembejaran tidak sepenuhnya daring, melainkan sistem pembejalaran diselingi dengan pembelajaran tatap muka. Maka dari itu, peneliti tertarik untuk mengetahui kepatuhan mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka guna mencegah penularan COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2021. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 71,4% responden melakukan skrining mandiri sebelum berangkat ke kampus. Diketahui sebanyak 100% responden menggunakan masker saat berada di kampus. Dan sebanyak 36% responden mengatakan masih berkumpul dengan teman lebih dari 4 orang saat berada di kampus atau di dalam kelas. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa mahasiwa belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan selama pembejaran tatap muka.

Rahmad Purwanto W; Retno Mratihatani

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peningkatan kesehatan lanjut usia yang telah dilaksanakan di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kramas, Kota Semarang. Sebagai besar lanjut usia di gereja adalah  perempuan lanjut  usia  yang  masih  aktif melakukan kegiatan  domestic dan  usaha  ekonomi mikro/kecil. Berdasarkan rencana aksi peningkatan kesehatan lanjut usia dilaksanakan dengan data terpadu lanjut usia, pembentukan kelembagaan lanjut  usia,  peningkatan kapasitas kader kesehatan dan pelaksanaan cek kesehatan sebagai langkah promotif dan layanan dasar kepada Pusat Kesehatan Masyarakat Tembalang. Dalam perkembangannnya upaya telah mendatangkan hasil dan mendapatkan apresiasi dari gereja dan masyarakat sekitar.