Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Felix, Handy Muhammad; Bayangkara, Ida Bagus Ketut

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan penerapan Good Corporate Governance dalam mengawal tata kelola perusahaan di PT. Perkebunan Nusantara XI. Dengan menggunakan design kualitatif pendekatan studi kasus (case study), penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara secara mendalam (indepth intervew) dengan auditor internal dan pihak-pihak yang menangani penerapan GCG dan observasi yang dilakukan secara langsung terhadap objek penelitian. Kriteria yang digunakan adalah Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN No. SK-16/S.MBU/2012. tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara. Penelitian menemukan bahwa penerapan Good Corporate Governance pada objek penelitian masih mengandung beberapa kelemahan pada Aspek Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal, Aspek Dewan Komisaris/Dewan Pengawas, Aspek Direksi dan Pengungkapan dan Keterbukaan Informasi. Walaupun penilaian GCG 2021 mencapai skor 89,09 dengan kategori “Sangat Baik”, diharapkan dengan temuan kelemahan oleh peneliti dapat menjadi perbaikan penilaian GCG dimasa yang akan datang untuk PT. Perkebunan Nusantara XI. Implikasi penelitian ini dapat memberikan kontribusi dengan mengoptimalisasi kinerja perusahaan dan mengurangi kelemahan yang dilakukan dalam proses tata kelola perusahaan menjadi baik.

Widiyanto, Widiyanto; Utomo, Dwi Cahyo

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The purpose of this study is to examine specifically related to the governance and accountability of cooperatives that have been carried out in Indonesia. This study used a qualitative design, with a population of 125 journals and through purposive sampling, a sample of 35 journals was obtained. The results of the journal review can be concluded: (1). The trend of research on governance and accountability of cooperatives in Indonesia is mostly done with a qualitative design, obtained the concept: to improve governance can be done through socialization and training on SPI to managers; comply with ethical principles and rules; the accountability aspect must be audited by KAP; the role of government; principles of transparency, accountability, responsibility, independence and fairness. Measurement of the dimensions of democracy, the quality of human resources, transparency, accountability, responsibility, independence and fairness. Good financial planning, transparency and accountability in financial management, increasing management commitment, knowledge, understanding of the duties and authorities of management regarding business risks and communication. Factors of members, administrators and supervisors as well as honesty and understanding; Sharia good corporate governance requires supervision from the Supervisory Board. Understanding of the important role of cooperatives for improving the community's economy, consistency in preparing financial reports. (2). Based on the quantitative design, it is concluded: cooperative governance and accountability have a positive and significant effect and accountability as a mediating variable on cooperative performance, there is no difference between financial accountability performance before and during the pandemic, cooperative reform has a positive and significant effect on cooperative governance and cooperative governance has no effect on the effectiveness of lending.  

Dyah Rosiana Puspitasari; Landia Natalie Ayu Pawestri; Fernandoz Jevon Laka; Dominikus Degede Kola Pati; Wahid Bintang Saputra +6 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Pengabdian masyarakat sebagai kegiatan ini merupakan salah satu kewajiban dari Tri Darma perguruan tinggi dimana hal inilah yang menjadi pedoman dan menjadi dasar, Universitas Janabdara Yogyakarta dalam hal ini mahasiswa hadir sebagai bentuk implementasi pengabdian terhadap masyarakat dalam mewujudkan tujuan untuk memberikan pengajaran kepada masyarakat dan membantu masyarakat dalam memanfaatkan serta mengembangkan potensi dari limbah sampah rumah tangga dan mengedukasi masyarakat dalam memahami pentingnya pengelolaan sampah, karena sampah di masyarakat Padukuhan Kretek tidak terlebih dahulu dipilah dari sampah plastik (an organik) maupun sampah sisa makanan (organik) dan lain-lain namun hanya terbuang begitu saja ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Akibat dari hal tersebut tentu akan berdampak buruk dalam jangka Panjang baik dalam segi Kesehatan, sosial, dan tata kelola lingkungan hidup yang baik. Sampah dapat dijadikan bahan- bahan kreatif dan inovatif apabila pengelolaannya dilakukan secara benar. Pada dasarnya tingkat kesadaran masyarakat akan pemahaman pengelolaan sampah sangat penting yang pada prinsipnya manusia adalah makhluk yang menghasilkan sampah, dan pengelolaan sampah harus dibangun mulai dari lingkungan yang paling kecil yaitu keluarga. Metode kegiatan ini adalah sosialisasi dan seminar yang dianggap langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran terhadap sampah. Terlepas dari itu penyajian materi dan mempraktekannya secara langsung tentang pengelolaan dan pemilahan sampah, adapun juga sesi tanya-jawab untuk menambah pemahaman kepada orang tua, pemuda/pemudi dan anak-anak, serta dapat membangan paradigma baru dalam melihat sampah. Dampak dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan peningkatan pengetahuan dan pemahaman kepada orang tua, pemuda/pemudi dan anak-anak di Padukuhan Kretek, Kelurahan Jambidan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, tentang pengelolaan dan pemilhan sampah, sehingga masyarakat dapat mempraktekan dan mengelola sampah di lingkungan rumah masing-masing. Secara substansial kegiatan pengabdian ini dapat disimpukan sebagai upaya membangun manusia dengan menekankan pada kesadaran diri masing-masing individu maupun kelompok masyarakat sehingga masyarakat benar-benar memanfaatkan sampah yang terdapat di lingkungannya secara khusus maupun lingkungan diluarnya secara umum dengan semaksimal mungkin.    

Silva Dwi Kurnia; Zulkarnaini, Zulkarnaini

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Inovasi pelayanan publik merupakan gagasan ide kreatif orisinil atau modifikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Inovasi Siap Nikah Kartu Keluarga Selesai dibuat (Sini Kakek Seleb) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Payakumbuh diciptakan untuk memudahkan masyarakat mengurus perubahan kartu keluarga setelah terjadi peristiwa pernikahan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi Siap Nikah Kartu Keluarga Selesai dibuat (Sini Kakek Seleb) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Payakumbuh serta untuk mendeskripsikan faktor penghambat yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan atribut keberhasilan inovasi menurut Bugge, yaitu Tata Kelola Inovasi, Sumber Ide-Ide untuk Inovasi, Budaya Inovasi, Kemampuan Alat-Alat, Tujuan, Hasil, Biaya, dan Hambatan, dan Mengumpulkan Data Inovasi untuk Inovasi Tunggal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang diperlukan baik primer maupun sekunder dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, kemudian dianalisis sehingga ditarik kesimpulan dari masalah penelitian yang ada. Hasil penelitian ini adalah inovasi Siap Nikah Kartu Keluarga Selesai dibuat (Sini Kakek Seleb) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil belum optimal karena masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. 

Melly Pitria Indriani; Dumadi; Hilda Kumala Wulandari

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Parereja, Kecamatan Banjarharjo, Kapubaten Brebes. Mitra kegiatan ini adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Desa Parereja. Desa Parereja mempunyai potensi yang baik untuk berwirausaha. Hal ini dibuktikan dengan bertumbuhnya pelaku usaha di desa tersebut. Seiring dengan bertumbuhnya pelaku usaha, terdapat permasalahan yang dihadapi yaitu masih kurangnya pengetahuan tentang tata kelola usaha, khususnya pada bidang pembukuan terutama masih kurangnya pemahaman dan kesulitan dalam menentukan harga pokok produksi. Tujuan dari pengabdian masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan dengan memberikan pemahaman melalui sosialisasi terkait pentingnya dalam menentukan harga pokok produksi sebagai dasar dalam penentuan harga jual produk yang dihasilkan. Selain itu juga memberikan wawasan terkait perhitungan harga pokok produksi sebagai stategi dalam meningkatkan kesuksesan usaha. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah metode ceramah dengan memberikan materi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dalam penentuan harga pokok produksi dan evaluasi. Hasil yang telah dicapai dari pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatnya pengetahuan pelaku UMKM terkait harga pokok produksi secara umum dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setelah mengikuti kegiatan ini, pelaku usaha dapat mengetahui cara menetapkan harga pokok produksi, sehingga pelaku UMKM dapat meminimalisir kerugian.

Melly Pitria Indriani; Dumadi Dumadi; Hilda Kumala Wulandari

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Parereja, Kecamatan Banjarharjo, Kapubaten Brebes. Mitra kegiatan ini adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Desa Parereja. Desa Parereja mempunyai potensi yang baik untuk berwirausaha. Hal ini dibuktikan dengan bertumbuhnya pelaku usaha di desa tersebut. Seiring dengan bertumbuhnya pelaku usaha, terdapat permasalahan yang dihadapi yaitu masih kurangnya pengetahuan tentang tata kelola usaha, khususnya pada bidang pembukuan terutama masih kurangnya pemahaman dan kesulitan dalam menentukan harga pokok produksi. Tujuan dari pengabdian masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan dengan memberikan pemahaman melalui sosialisasi terkait pentingnya dalam menentukan harga pokok produksi sebagai dasar dalam penentuan harga jual produk yang dihasilkan. Selain itu juga memberikan wawasan terkait perhitungan harga pokok produksi sebagai stategi dalam meningkatkan kesuksesan usaha. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah metode ceramah dengan memberikan materi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dalam penentuan harga pokok produksi dan evaluasi. Hasil yang telah dicapai dari pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatnya pengetahuan pelaku UMKM terkait harga pokok produksi secara umum dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setelah mengikuti kegiatan ini, pelaku usaha dapat mengetahui cara menetapkan harga pokok produksi, sehingga pelaku UMKM dapat meminimalisir kerugian.

Gigih Sayekti Nur Rosyadi; Iqbal Baihaqi; Danang Eko Widyanto; Dino Esza Puji Utama; Puspa Crinum Amabill +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pandemi covid-19 memberikan dampak buruk pada perekonomian, khususnya pada pelaku UMKM. Seperti salah satu permasalahan masyarakat desa Wonorejo yaitu penjualan bibit buah dan usaha peyek. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap adanya potensi yang ada disekitar mereka yang mungkin bisa digunakan sebagai sumber daya tambahan supaya berguna bagi UMKM masyarakat desa Wonorejo. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan teknologi, serta penguatan bidang pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 bangkit dan mengembangkan usahanya dengan baik. Hasil dari program KKN adalah membantu masyarakat untuk mengembangkan tata Kelola usaha dengan membuatkan akun media sosial serta menambahkan logo pada produk.

Aldira Lindawati; Evi Satispi; Izzatusholekha; Dalila Afif; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SD Islam As-salaf Tahfidzul Qur’an Serpong, Tangerang Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu belum adanya tenaga dibidang administrasi sekolah, keterbatasanya waktu, bukti fisik berupa dokumen yang letak nya tidak beraturan dan terkadang tidak adanya bukti berupa foto, fasilitas yang kurang memadai berupa printer, sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.

Dita Rahmaditiani Junaidi; Evi Satispi; Aldira Lindawati; Dalila Afif

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

This research is motivated by the success of phenomenon educational institution based on nature that serve as one of the alternative educational institutions in Indonesia. The success of the phenomenon came from from the ability of sekolah alam to shape and transform the sought-after core values. This research aims to explain the process of forming and transforming core values based on environmental uniqueness and local wisdom at Sekolah Alam Kebun Tumbuh (SAKT) which conducted in August – December 2021, and located in the middle of an urban area. Researcher used a qualitative approach with data collection techniques, interviews, and documentation as well as analysis using interactive model qualitative techniques which included data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research indicate that all educational and learning activities in sekolah Alam carried out with an integrative holistic approach with nature as a place, source, and learning media in the context of cognitive processes, awareness, enlightenment, empowerment, character building and children's behavior. The core values developed by Sekolah Alam Kebun Tumbuh are based on five values, includes noble character, critical thinking, leadership, entrepreneurial spirit, and toughness. These core values are the hallmark and differentiator from Sekolah Alam Kebun Tumbuh from other sekolah alam as well as the brand image of Sekolah Alam Kebun Tumbuh. In addition, it continues to embody the three dimensions of core values in general, namely curriculum, methods, environment and physics.

Carmidah Carmidah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pentingnya membuat laporan pertanggungjawaban dalam setiap kegiatan organisasi maka laporan pertanggungjawaban memang harus dibuat sebaik mungkin sehingga bisa meyakinkan semua orang yang berkepentingan terhadap laporan tersebut. Untuk mewujudkan transparansi, partisipasi dan akuntabilitas sebuah laporan kegiatan maka diperlukan kepekaan dalam sebuah organisasi untuk menjalankan tata kelola penyusunan laporan pertanggunjawaban kegiatan. Tidak terkecuali kampus yang merupakan organisasi sektor publik dan didalamnya terdapat organisasi kemahasiswaan yang memiliki banyak program kerja dengan tujuan yang jelas dalam menjalankan organisasi dan menuntut adanya kemampuan dalam menyusun rencana keuangan dan laporan pertanggungjawaban yang benar. Oleh karena itu melalui kegiatan pemaparan materi tentang pentingnya tata kelola laporan pertanggungjawaban kegiatan pada organisasi dapat meningkatkan pemahaman pentingnya pembuatan laporan keuangan yang benar dan sesuai dengan standar sehingga profesionalitas dan kesehatan organisasi bisa diukur.

Hersugondo, Hersugondo; Salsabilla, Talitha Sahda; Lesticya, Widya; Yuliastuti, Nur Rachmalina; Sidabutar, Maxsuel Herianto

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Corporate governance is an important aspect in the company. The impact and implementation of corporate governance has become interesting for various companies because it substantially controls the management of institutions. This study analyzes the impact of elements of corporate governance (CG) which includes the composition of the board on the performance of banking institutions listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The research population involved 25 banking institutions which are commercial banks in Indonesia. The data taken has a span of 4 years (2017, 2018, 2019, and 2020). Spearman correlation is used to identify the relationship between corporate governance and banking financial performance. The results of this study indicate that there is a positive relationship or correlation between the number of board personnel and the financial performance of commercial banks. The number of independent directors has a positive significant relationship with ROA, ROE and EPS, job duality has a positive significant relationship with ROA and EPS, and board meetings have no significant relationship with financial performance.

Sri Kuntari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The problem in this study is the low quality of learning Business Economics class X Office Automation and Governance, which is known from the average student learning outcomes in the subject of Business Economics only reaching 67.43, in other words it has not reached the specified KKM, which is equal to 78, this is due to the lack of use of media images with learning models in the teaching and learning process, lack of student interest, and low student learning outcomes in learning Business Economics. Therefore, this research discusses the use of media images with the Examples Non Examples learning model to improve student learning outcomes in class X Business Economics Automation and Office Management at SMK Negeri 8 Samarinda. This study uses the Classroom Action Research (PTK) method, the research procedure used is in the form of cycles and each cycle is carried out through four stages, namely: planning, implementing, observing, and reflecting. The data collection technique was carried out using qualitative techniques, while the data collection tool used was a question instrument. The subjects of this study were class X students of Office Automation and Governance at SMK Negeri 8 Samarinda with a total of 35 students. The results showed that the use of media images with the Examples Non Examples learning model can improve student learning outcomes in learning Business Economics. This can be seen from the completeness of student learning outcomes in the pre-cycle, namely 18 students (51.43%), there was an increase in cycle I, namely 27 students (77.14%) and in cycle II it increased to 35 students (100%). Based on the results of the study, it can be concluded that the use of media images with the Examples Non Examples learning model can improve student learning outcomes in the subject of Business Economics class X Office Automation and Management at SMK Negeri 8 Samarinda.

Agusta Ari Wibowo; Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis relevansi reformasi birokasi dalam penyelenggaraan pelayanan public. Ruang lingkup administrasi publik termasuk semua ranah dan aktivitas pada yurisdiksi kebijakan publik. Administrasi publik yang makin berkembang sejak masa reformasi ditandai oleh perubahan pola pikir dari pola pikir sentralisasi menjadi pelibatan swasta dan kelompok masyarakat dalam pembangunan. Administrasi publik sangat berpengaruh pada tingkat implementasi kebijakan karena administrasi publik berguna untuk mencapai tujuan program yang telah ditentukan oleh pembuat kebijakan publik. Pencapaian penyelenggaraan administrasi publik yang berkualitas, ditandai dengan reformasi birokrasi. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah penggunakan data sekunder. Beberapa sumber Pustaka dan teori menjadi pusat perhatian penting dalam analisis data sekunder. Hasil studi literatur, ditemukan bahwa salah satu ranah penting dalam administrasi publik adalah pelayanan publik. Meskipun belum sepenuhnya tercapai, namun kualitas elayanan public menjadi inti dalam penyelenggaraan tata Kelola pemerintahan yang baik. Reformasi birokrasi menjadi jalan terbaik untuk memperbaiki kualitas pelaynan public.