Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Apriyanto, Beni; Karyantina, Merkuria; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Permen jelly adalah produk pangan semi basah yang terbentuk dari cairan dengan bahan dasar gula dan bahan pemanis lainnya. Tekstur permen jelly terbentuk dengan menambahkan gel sebagai bahan yang pembentuk gel. Penelitian ini bertujuan untuk meciptakan inovasi produk permen jelly dari ekstrak daun kersen-pandan yang kaya akan aktivitas antiksidan dan rendah kalori. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai inovasi produk dan pengembangan bahan pangan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor. Faktor yang digunakan yaitu konsentrasi ekstrak daun kersen-pandan dan variasi jenis gula rendah kalori (sorbitol, stevia dan fruktosa). Perbandingan ekstrak daun kersen-pandan yang digunakan adalah 140:60, 160:40, dan 180:20. Formulasi perlakuan terbaik uji kimia pada pembuatan permen jelly ini adalah perbandingan ekstrak daun kersen-pandan 140:60 g dengan jenis gula stevia, dimana aktivitas antioksidan 40,39%, total fenol 2,194 mg GAE/g, gula total 6,711% kadar abu 0,066% dan kadar air sebesar 17,75%. Uji sensorik terbaik adalah perbandingan ekstrak daun kersen-daun pandan 140:60 g dengan jenis gula stevia, dimana warna 4,30 (hijau tua), flavor pandan 2,59 (agak kuat), rasa manis 1,72 (sedikit terasa manis), tekstur kenyal 2,02 (kenyal) dan kesukaan keseluruhan 1,87 (suka).

Rahmanti, Ainnur; D, Atika Febri

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Difficulty swallowing is caused by impaired muscle coordination, muscular weakness of the tonus swallowing which is associated with impaired hemisphere function, nuclei of the brain nerve fibers that confer and muscles chew and swallow. The purpose of this case study is to describe the application of Shaker exercise and jelly in swallowing exercises in the stroke patients in the Hospital Sunan Kalijaga Demak. This method of research is descriptive using a case study approach. The subject in this study were two patients with stroke difficulty swallowing, patients in rehabilitation, not experiencing a loss of consciousness and a patient's vital signs of stable. Ingested ability is measured with The Royal Adelaide Prognostic Index For Dysphagic Stroke (RAPIDS). Results of the analysis showed that there was increased ability to swallow after intervention. In the subject I before the 81 scorecard intervention (low aspiration risk) experienced increased scorecard to 86 (low aspiration risk). Meanwhile, in the subject II before the intervention of Scorecard 82 (low aspiration risk) experienced a better namely 91 (low aspiration risk). This research recommends nurses can apply shaker exercise and jelly in swallowing exercises in stroke patients with difficulty swallowing