Publication Search

80,206 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Khairun Nisa; Hayati Solin; Nur Hikmah; Eni Lestari; Rendi Ardiansyah +1 more

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan survei keamanan pangan yang dilakukan oleh Badan POM RI (2009) pada 1.504 industri rumah tangga pangan di 18 provinsi menyebutkan bahwa terdapat penyalahgunaan bahan tambahan pangan berbahaya seperti boraks (8,80%)  Zat ini mengandung 99% sodium tetraborat decyhydrate yang cukup berbahaya jika terkonsumsi manusia karena akan membahayakan kesehatan khususnya pada hematokrit. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah tentang  pemberian ekstrak Andaliman terhadap nilai hemaktokrit, MCV, MCH dan MCHC pada tikus putih yang di induksi  boraks. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan dengan tahapan yatitu pembuatan ekstrak andaliman, perlakuan hewan coba, induksi boraks, pemberian ekstrak, pengambilan darah, dan analisis data.  Hasil dari penelitian ini yaitu hasil ujia one way anova hematotokrit taraf signifikan p=0,049, MCV p=0,54, MCH p=0,25, dan MCHC p=0,01 , pada tikus yang terinduksi boraks dengan dosis 40mg/kg BB memberikan pengaruh nyata keadaan nornal terhadap jumlah Hematokrit dan MCHC yang dapat menangkal radikal bebas atau zat toksik yang terkandung dalam boraks, dan mengalami penurunan terhadap jumlah MCV dan MCH sehingga Andaliman tidak memberikan pengaruh nyata.  

Rizal, Muhammad; Handayani, Yovita Tri

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh antara pajak, struktur aktiva,profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal. Objek dalam penelitian ini yaituperusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2015 - 2017. Alat analisis yang digunakan diantaranya uji statistik deskriptif; uji asumsi klasik yang terdiri dari : uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi; uji hipotesis yang terdiri dari: uji parsial (uji t) dan uji F simultan; uji koefisien determinasi serta analisis regresi linear berganda. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pajak, struktur aktiva, dan profitabilitas secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung dan signifikansi dari variabel pajak sebesar -2,643 dan 0,011, sedangkan nilai thitung dan signifikansi dari variabel struktur aktiva sebesar -2,278 dan 0,027, sedangkan nilai thitung dan signifikansi dari variabel profitabilitas sebesar -6,237 dan 0,000. Selain itu, variabel ukuranperusahaan dalam penelitian ini secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, dengan nilai thitung sebesar 5,462 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara simultan, variabel pajak, struktur aktiva, profitabilitas, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dengan nilai Fhitung dan signifikansi sebesar 14,838 dan 0,000. Adapun dalam penelitian ini diperoleh nilai koefisien determinasi adalah sebesar 0,511 yang berarti bahwa variabel struktur modal mampu dijelaskan oleh variabel pajak, struktur aktiva, profitabilitas, dan ukuran perusahaan sebesar 51,10%. Sedangkan sisanya sebesar 48,90% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian yang tidak diteliti.

Ruslaini, Ruslaini; Praningsih, Tati

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Laporan keuangan merupakan instrumen yang sangat penting bagi para pemegang kepentingan. Aspek permodalan merupakan hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Hal ini disebabkan oleh besarnya modal yang dimiliki oleh perusahaan baik dalam bentuk modal sendiri maupun hutang, dapat mencerminkan keadaan yang sesungguhnya tentang kondisi pengelolaan suatu perusahaan. Modal dan hutang jangka panjang merupakan elemen laporan keuangan yaitu laporan neraca. Penggunaan kedua aspek ini secara optimal diharapkan akan dapat mengoptimalkan nilai pajak penghasilan terutang perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kedua elemen neraca tersebut terhadap pajak penghasilan terutang pada perusahaan industri makanan dan minuman khususnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan (bersama-sama) maupun parsial (sendiri) aspek hutang jangka panjang dan modal berpengaruh secara signifikan terhadap pajak penghasilan terutang badan. Berdasarkan pengujian simultan hutang jangka panjang dan modal berpengaruh terhadap pajak penghasilan terutang dengan koefisien determinasi sebesar 62,6 % dan sisanya sebesar 37, 4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Berdasarkan pengujian secara parsial masing-masing variabel tersebut mempunyai hubungan linear dengan pajak penghasilan terutang dengan nilai T pada uji T sebesar 2, 433 untuk hutang jangka panjang dan 2, 354 untuk modal.

Bhima Andika Putra

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Antenna mikrostrip merupakan salah satu jenis antena yang pengembangannya dimulai sejak tahun l970an dan hingga kini masih menjadi jenis antena yang terus dikembangkan. Berbagai aplikasi komunikasi radio tidak luput dari penggunaan antena ini. Salah satunya adalah modul RF yang bekerja pada frekuensi 433 MHZ. Pemilihan antenna mikrostrip untuk keperluan industri dan system komunikasi didasarkan karena bahannya yang sederhana (low profile), ringan, mudah diintegrasikan dengan sistem lainnya dan biaya fabrikasi yang relatif lebih murah, serta mampu memberikan parameter antena yang diharapkan dengan cukup baik hanya dengan teknik-teknik khusus yang sederhana. Pada penelitian ini antenna mikrostrip dipole dirancang dengan teknik fractal Cohen-minkowski. Hasil peranvangan dengan menggunakan teknik in dapat memnimalisasikan ukuran antenna sebesar 30% untuk iterasi pertama dan 40% pada iterasi kedua.

Trustorini Handayani; Sabila Nurjamilah

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

There has been a lot of rapid growth in Micro, Small and Medium-sized Enterprises (MSMEs) in Indonesia in recent years. MSMEs are critical to the overall health of the national economy. They are responsible for creating jobs and generating profits, which in turn helps support other parts of the economy. The development of MSMEs is hoped to reduce the unemployment rate, which will result in an increase in people's purchasing power and growth in the country's economy. The purpose of the study is to see an overview of how business motivation and performance and the impact of business motivation on the performance of business actors. The population is 461 business actors. The sampling technique using the Slovin Formula was obtained by a sample of 81 people. The analysis method in this study uses descriptive and verificatif analysis consisting of regression analysis, correlation, coefficient of determination. The results of the descriptive analysis show that business motivation has a score of 81.36 which means that business actors have excellent business motivation with the lowest score on the expectation indicator and the highest score on the intensive indicator. As for the Business Performance variable, it has a score of 69.52 which means that business actors already have good business performance with the lowest score on the indicator of increasing sales and the highest score on the indicator of increasing profits. The results of the verificative  analysis Business motivation has a significant effect on business performance in the Sukaregang Kulit Industry Center, Garut Regency. Good business motivation is needed to support business performance.