SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Sulistyaningrum, Danny Putri; Noer’aini, I’ien; Al Farizi, Gilang Rizki; Rusmiyati

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal bagi pasien chronic kidney disease stage v. Meskipun hemodialisis mampu membuang kelebihan cairan dan sisa metabolisme, namun banyak pasien hemodialisis tidak patuh terhadap dietnya. Hal ini ditandai tingginya keluhan hipervolemi karena pasien maupun caregiver khususnya keluarga tidak paham dan kesulitan dalam manajemen cairan maupun nutrisi. Sementara upaya pelayanan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan caregiver belum maksimal. Keberhasilan manajemen cairan maupun nutrisi sangat dipengaruhi oleh peran caregiver. Baik pelayanan kesehatan maupun keluarga merupakan caregiver yang mampu mendukung pasien hemodialisis dalam memahami manajemen diet ginjal dan strategi pembatasan cairan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan berupa edukasi cairan dan nutrisi kepada caregiver pasien hemodialisis. Strategi kegiatan ini melalui pemberian pelatihan sebanyak 2 kali dengan pre – posttest. Pelatihan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat diperoleh bahwa terdapat peningkatan rerata tingkat pengetahuan caregiver terhadap edukasi C-Nut (Cairan dan Nutrisi) untuk mencegah kegawatan pada pasien hemodialisis.                     

Febriani Hinur; Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit terjadi setelah berbagai macam penyakit merusak ginjal sampai pada titik keduanya tidak mampu menjalankan fungsinya mempertahankan homeostatis, penyakit ini dapat ditangani dengan melakukan hemodialisa namun salah satu masalah besar yang berkonstribusi pada kegagalan hemodialisa adalah masalah penolakan pasien karena minimnya pengetahuan pasien tentang hemodialisa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien gagal ginjal kronik tentang hemodialisis. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang, tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pasien berada pada kategori cukup sebanyak 14 orang, pengetahuan baik sebanyak 13 orang dan pengetahuan kurang sebanyak 11 orang. Sehingga disimpulkan pengetahuan pasien gagal ginjal kronik tentang hemodialisis terbanyak yaitu kategori cukup sebanyak 14 orang atau 36,8%. Saran diharapkan kepada pasien dan masyarakat luas agar sering mencari tahu informasi tentang kesehatan terutama penyakit gagal ginjal kronik sebab penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang tumbuh dengan cepat.  

Rahmanti, Ainnur; Sunarto, Sunarto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Peningkatan Berat Badan Interdialitik (IDWG) adalah peningkatan volume cairan yang diwujudkan dengan kenaikan berat badan sebagai indikator untuk mengetahui jumlah asupan cairan selama periode interdialitik dan kepatuhan management mandiri pasien terhadap regulasi cairan pada pasien yang mendapat terapi hemodialisis. Pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa harus dibatasi asupan cairannya. Upaya untuk mencegah peningkatan IDWG dapat dilakukan dengan pemberian intervensi self care management. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan intervensi self care management terhadap IDWG pada pasien hemodialisa. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus Subyek dalam studi kasus ini adalah 2 orang pasien dengan kriteria pasien dengan gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa, pasien yang bersedia diberikan intervensi self care management. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pemberian intervensi self care managementdapat menurunkan berat badan antar sesi hemodialisisyaitu pada subyek Idari 5 % (kategori sedang) turun menjadi 0,8 % (kategori ringan) dan pada subyek II dari 6 % (kategori sedang) turun menjadi 0,8 % (kategori ringan). Intervensi self care management terbukti efektif untuk mencegah peningkatan IDWG pada pasien hemodialisa. Saran Intervensi Self care Management direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan untuk pasien yang menjalani hemodialisa