Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 34

Analytics

Adha, Muhammad Mona; Ulpa, Eska Prawisudawati

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pendidikan merupakan suatu hal yang paling penting untuk membentuk kepribadian seseorang. Penanaman dan penguatan karakter peserta didik era modern saat ini memiliki tantangan tersendiri khususnya bagi para guru di Indonesia. Tantangan juga dihadapi oleh diri siswa itu sendiri ditengah perkembangan teknologi dan informasi yang super cepat dan dapat dijangkau dengan mudah. Guru harus menyesuaikan keadaan perubahan situasi modern saat ini dengan perkembangan diri siswa, agar nilai positif menjadi transformasi diri untuk memiliki karakter yang baik selaras dengan budaya atau adat istiadat yang melekat kuat di Indonesia. Sebagai bangsa yang kuat di era modern ini haruslah mempunyai prinsip-prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Implementasi pendidikan karakter di sekolah diperlukan kompetensi guru yang mampu turut berkompetisi di era modernisasi ini. Di era modern saat ini penanaman dan pengembangan nilai-nilai karakter menemui hambatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan berpuluh-puluh tahun yang lalu, hal tersebut turut dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di sekitar siswa maka dari itu kreativitas dan inovasi antara orang tua dan pendidik harus terus dikembangkan. Intensitas komunikasi antara siswa, orang tua, dan guru dilakukan dua arah dan memposisikan diri sebagai pendengar yang baik bagi siswa saat berada di rumah dan di sekolah.

Rudjiono, Daniel; Rozikin, Khoirur; setiawan, nuris

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaruan dalam proses belajar mengajar, guru dituntut agar mampu menggunakan maupun membuat media pembelajaran yang lebih inovatif. SMP IT Cahaya Ummat Karangjati merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang dalam proses pembelajaran masih menggunakan metode konvensional. Hal ini menyebabakan siswa mengalami kebosanan dan kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga perlu dibuatnya inovasi baru dalam hal media pembelajaran. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah sebuah media pembelajaran interaktif dengan metode Joyfull Learning. Metode Joyfull Learning adalah metode yang sangat baik di gunakan untuk melibatkan peserta didik dalam mempelajari materi yang telah disampaikan mengingat siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini dirancang untuk memberikan inovasi pembelajaran khususnya mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII semester 2 SMP IT Cahaya Ummat Karangjati. Selain itu, dengan adanya media pembelajaran interaktif diharapkan peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar sehingga membuat hasil belajar meningkat.

Euis Kusumarini; Andi Aslindah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Alat  Permainan  Edukatif  (APE)  diharapkan  agar  proses  pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan sehingga anak betah,tidak merasa bosan dan fokus dalam belajar. Walaupun telah diketahui bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) sangat menunjang bagi terlaksananya proses belajar yang efektif namun perlu mengkreatifitaskan lebih banyak variasi di sekolah dalam menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) secara maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan  minat  belajar  anak, pengabdi akan menerapkan suatu tindakan dalam bentuk penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) disiapkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan pokok bahasan yang akan diajarkan pada anak dan didapat dengan mudah bisa gunakan bahan dari tersedia dibeli, barang bekas ataupun dalam bentuk kreatifitas lain yang bisa dibentuk, dibuat, digunakan dan dimanfaatkan terutama guru memiliki keahlian  keterampilan untuk hal tersebut perlu membekali diri dari sosialisai, pelatihan dan seminar  untuk belajar lagi dan memuntut hal baru dari ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari sosialisai tersebut adalah berjalan dengan lancar dan tercapainya salah satu cara pilihan  untuk  dapat  membantu  dan  saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam kemajuan dibidang pendidikan anak usia TK terutama usia 5 sampai 6 tahun dalam memotivasi mereka selain guru, peserta didik juga pihak lain yang berkepentingan dalam memajukan dunia pendidikan agar anak anak yang merupakan bagian dari nantinya sebagai penerus bangsa merupakan anak anak yang cerdas selain kognitifnya, keterampilannya juga prilaku serta wawasan dan pengembangan dirinya yang dimiliki berguna dan bermanfaat kelak nantiya baik bagi dirinya orang lain lingkungan dan negara tentunya.  

Euis Kusumarini; Anisa Rosana Rahel

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi mengenai pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang. Sarana dan prasarana pembelajaran merupakan salah satu sumber daya pembelajaran yang sangat penting dikelola dengan baik, maka dari itu diperlukan pengelolaan sarana dan prasarana untuk mempertahankan sarana dan prasarana pembelajaran agar tetap dalam kondisi yang baik dan siap guna. Batasan penelitian dalam penelitian ini adalah “ pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang”. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru Kelas IB (guru senior/lama), dan Guru Kelas IIA (guru junior/lama). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam menguji keabsahan data digunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang sudah berjalan dengan baik namun pelaksanaannya belum optimal. Ruang lingkup pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang yaitu perencanaan dilaksanakan untuk mengatahui sarana dan prasarana yang dibutuhkan siswa, guru dan sekolah sehingga kegiatan pembelajaran bisa terlaksana dengan efektif dan efesien. Pengadaan dilakukan untuk mengadakan sarana dan prasarana yang sudah dirancang sebelumnya dan dilaksanakan dengan berbagai cara. Pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran dilakukan dengan dua bentuk pemeliharaan yaitu pemeliharaan setiap hari dan berkala. Inventarisasi dilakukan oleh guru kelas masing-masing dan bendarara barang dengan mencatat barang milik sekolah ke dalam daftar barang inventaris selanjutnya diberikan kepada Tata Usaha (TU) untuk direkapitulasi. Penghapusan dilaksanakan untuk mengeluarkan sarana dan prasarana yang tidak dapat difungsikan atau dipergunakan sebagaimana mestinya.    

Sugiaryo, Sugiaryo

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian masyarakat ini dilakukan pada guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan bimbingan, pelatihan, dan pendampingan pada guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta dalam memahami hak-hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru. Dari hasil diskusi, sebagian besar guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta kurang memahami dengan baik hak-hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru. Akibatnya dalam menjalankan tugas profesinya tidak jarang guru mengalami masalah. Baik masalah dengan peserta didik maupun dengan orang tua peserta didik, seperti diantaranya tindak kekerasan, intimidasi, pelecehan, dan sebagainya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah seminar dan pendampingan, baik melalui media sosial maupun konsultasi. Luaran dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) Terselenggaranya seminar tentang perlindungan hukum dan kode etik profesi guru yang berdampak pada peningkatan pemahaman guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta tentang hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru; (2) Publikasi ilmiah di jurnal pengabdian adiwidya dengan ISSN (online) 2598-2281 dan ISSN (offline) 2598-2273

Khasanah, Ismatul -

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Art education in kindergarten is part of the process of forming a whole individual in accordance with the goals of national education. Art education includes dance, music, visuals and drama. This activity aims to provide assistance to kindergarten / early childhood teachers in artistic creativity and creativity, especially painting activities using local wisdom-based media so that they can be applied in teaching and learning activities in kindergarten / early childhood education. As for art and reativity, what is meant is not only to form skilled students at imagination through fine arts, but also to form appreciative and creative personalities through the experience of art processing. This activity can contribute not only to the development of teaching materials, but also to the ability of kindergarten / early childhood teachers to create art, especially art and creativity which can have a positive effect on the development of teacher skills by packaging teaching materials based on art and creativity according to the needs of garden children childhood and early childhood education. This PKM activity was attended by Kindergarten / Early Childhood Teachers who are members of the entire West Semarang District, Semarang City.

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

wijianto, wijianto; triastuti, rini; raharjo, raharjo; Nuryadi, Muhammad Hendri; haryati, sri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran online dampak pandemi memberi kesulitan terhadap guru dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran sikap kewarganegaraan. Ditambah perkembangan tekhnologi dan kebijakan perlu ditindaklanjuti dengan tindak nyata di lapangan. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa guru guru masih mengalami kendala dalam menyikapi kebijakan yang ada terkait konstruksi rencana pelaksanaan pembelajaran. Solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan tersebut adalah workshop dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun desain instruksional berdasarkan kebijakan terbaru (RPP 3 Komponen) menggunakan aplikasi guna penguatan sikap kewarganegaraan siswa. Diakhir pelatihan diharapkan guru dapat menghasilkan satu RPP berupa e-RPP yang berdasar pada oreintasi sikap kewarganegaraan. Metode kegiatan berupa workshop secara  daring menggunakan web meeting zoom,channel youtube, google classroom, dan aplikasi  e RPP. Luaran pengabdian berupa prosiding isbn/ jurnal issn, video dan publikasi  media online.

Dominggus Umbu Dingu; Prihadi Kristiyan; Yublina Tefa

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Development to achieve educational goals certainly leads to instruments that are responsible for the implementation. The teacher is the instrument, which is required to bring out all the potential possessed, both knowledge and review of self-aspects as a reflection that should be imitated. Thus, it is absolutely necessary to have a complete personality professionalism and role model points that are certainly inherent in every teacher. Teachers are required to maintain stability in speaking and acting as a reaction to the practice of integrity values that do not know place, time and situation. The personality in question does not create a chasm to limit oneself in interacting with others, but how the whole existence can be a role model. School is a place of interaction in the daily life of a teacher, here the teacher does what is his responsibility and obligation in fostering students (towards the desired goal). The implementation pattern certainly requires good performance starting from personality, discipline and how a teacher can be relied on and become a role model for students. The moral integrity of students is the expectation of a teacher, of course. In relation to this review, a teacher, especially a PAK teacher, is required and of course has a very strategic and core role in the implementation of the process of forming moral integrity as a role model for students.

Mariana Rita; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang pentingnya peran guru pendidikan agama Kristen dalam mengatasi kenakalan peserta didik  di SMP Kristen Setia Bakti Empaong. Guru PAK adalah seorang yang berperan untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, membina, dan mengembangkan potensi peserta didik, serta berperan  penting untuk mengatasi kenakalan peserta didik.

Dellis Dellis; Ina Martha

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam memotivasi Peserta Didik agar memiliki semangat belajar di SMA Negeri 2 Mandor. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Beriana Simorangkir; Meryantje Anabokay; Joni Sirenden

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pergaulan bebas merupakan suatu tindakan yang bertolak belakang dengan tindakan moral, karakter, dan spiritual. Mengantisipasi pergaulan bebas di kalangan peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA) Shalom Bengkayang sangat penting untuk dilakukan oleh guru pendidikan agama Kristen.

Yanti, Mutiara Frida; Gusmaweti, Gusmaweti; Sari, Rona Taula

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peta konsep terhadap hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA SMAN 13 Padang Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitiannya adalah eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 64 orang diperoleh melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes hasil belajar ranah kognitif dan lembar observasi penilaian ranah afektif dan psikomotor. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kognitif pada kelas eksperimen memiliki mean 82,18 dengan persentase 65,625% dan kelas kontrol 70,46 dengan persentase 37,5%. Nilai rata-rata aspek afektif pada siswa kelas kontrol 83,43 dengan predikat sangat baik dan psikomotor 84,89 dengan predikat baik sedangkan nilai rata-rata afektif pada kelas kontrol 76,29 dengan predikat baik pada aspek psikomotor 73,03 dengan predikat cukup. Disimpulkan bahwa penggunaan peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Saran diharapkan kepada guru mata pelajaran biologi agar dapat lebih menerapkan peta konsep dalam pembelajaran untuk meningkatkan daya pikir, kreativitas dan ide siswa.

Hasanah, Fajar Uswatun

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi insektisida di Hutan Donoloyo, mengembangkan multimedia interaktif identifikasi serangga menjadi media pembelajaran, mengetahui kualitas multimedia interaktif berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan guru biologi, serta aplikasi dalam pembelajaran . Aplikasi multimedia interaktif dalam pembelajaran Metode penelitian menggunakan metode eksplorasi dengan melakukan pengamatan langsung terhadap jenis Serangga. Instrumen penilaian kualitas multimedia interaktif berdasarkan aspek materi, penyajian dan kebahasaan, dengan desain analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Hutan Donoloyo terdapat 7 ordo yang terdiri dari 13 spesies insekta. Penelitian identifikasi serangga dapat digunakan untuk penyusunan multimedia interaktif. Penilaian kualitas multimedia interaktif oleh ahli materi dan ahli media memperoleh nilai akhir 85 dengan persentase 94,44% sehingga dikategorikan sangat valid dan guru biologi SMA N 1 Jatisrono memperoleh nilai akhir 82 dengan persentase 82 % sehingga dikategorikan sangat valid sedangkan guru biologi SMA N 1 Slogohimo memperoleh skor 86 dengan persentase 86% sehingga dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif cocok untuk dijadikan referensi guru sebagai salah satu media pembelajaran tentang identifikasi serangga.

Syukur, Nurainun; Bahtiar, Bahtiar; Sundari, Sundari

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Model pembelajaran Inquiry Learning merupakan model pembelajaran yang menekankan pada siswa untuk menemukan sendiri permasalahan yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan metakognitif siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kota Ternate (2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan metakognitif siswa kelas VII SMP. model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar (3) untuk mengetahui pengaruh metakognisi terhadap hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII-4 dan kelas VII-5 dengan jumlah siswa 62 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket metakognisi dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas berbantuan SPSS, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji Anacova dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan kognitif dengan taraf signifikansi 0,000 > 0,05 (2) terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar dengan taraf signifikansi nilai 0,000 > 0,05 dan (3) terdapat pengaruh metakognisi terhadap hasil belajar dengan nilai taraf signifikan 0,001 > 0,05.

Fictor S. Misssa; Edwer Y. Dethan; Yanto Tefa; Petrus Pareira; Angelita Meneses

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This community service project aims to enhance Sunday School teachers’ ability to use digital media as a tool for children’s faith formation in local churches. The rapid development of information technology requires churches to adapt their educational ministries, including children’s spiritual learning. The training was conducted at the Christian Evangelical Church in Timor (GMIT) Sion Noelbaki Congregation, involving 25 Sunday School teachers. The implementation methods included needs observation, interactive workshops, practical sessions on creating digital Bible content, and direct mentoring in using media such as spiritual videos, PowerPoint, and online platforms (YouTube, Canva, and WhatsApp Groups). Evaluation was carried out through pretest-posttest and participant satisfaction questionnaires. The results showed a 78% increase in teachers’ competence in using digital media after the training. Participants also demonstrated high enthusiasm and commitment to applying digital media in their children’s ministry. This activity had a positive impact on improving the quality of faith education, making Sunday School learning more engaging, contextual, and relevant to children’s lives in the digital era.

Darmawan, I Putu Ayub; Nalle, Patri Alinda; Magdalena, Magdalena; Marderina, Marderina; Julita, Yustina

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Pandemi covid-19 telah memaksa pembelajaran dilaksanakan dengan cara berbeda. Siswa harus belajar dari rumah, sementara Sekolah dan guru harus menyelenggarakan pembelajaran yang efektif. Demikian pula orang tua harus berperan aktif melaksanakan pembelajaran dari rumah. Untuk itu, penulis melakukan penelitian terdahap upaya sekolah dan keterlibatan orang tua dalam pembelajaran di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan jika upaya TK Isa Almasih mewujudkan kegiatan belajar pada masa pandemi covid-19 adalah 1) Merancang pembelajaran yang menstimulus siswa belajar sesuai dengan tema belajar dan efisien secara ekonomi; 2) Bekerjasama dengan orang tua murid dengan mengadakan pertemuan terbatas membahas perkembangan siswa; 3) Menggunakan sosial media untuk  menyampaikan informasi yang berkaitan dengan bahan ajar dan pemberitahuan hasil belajar murid. Sementara bentuk keterlibatan orang tua dalam pembelajaran dari rumah yaitu 1) Menjadi penuntun anak dalam belajar dari rumah; 2) Orang tua berperan menjadi operator. AbstractThe Covid-19 pandemic has forced learning to be carried out in a different way. Students must learn from home, while schools and teachers must organize effective learning. Likewise, parents must play an active role in carrying out learning from home. For this reason, the authors conducted research on school efforts and the involvement of parents in learning during the Covid-19 pandemic. This study uses a qualitative approach by collecting data through interviews. The results showed that the efforts of Isa Almasih Kindergarten to realize learning activities during the Covid-19 pandemic were 1) Designing learning that stimulates students to learn according to the learning theme and is economically efficient; 2) Collaborating with the parents by holding a limited meeting to discuss student development; 3) Using social media to convey information related to teaching materials and notification of student learning outcomes. While the forms of parental involvement in learning from home are 1) Being a guide for children in learning from home; 2) Parents act as operators.

Padja, Anita Pa; Tari, Ezra; Lao, Hendrik A.E

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan dari riset ini ialah mengevaluasi proses belajar dengan menggunakan pendekatan Model Context, Input, Process, Product pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Dalam pra penelitian di SMP Negeri 12 Kupang, peneliti menemukan guru belum mengetahui kebutuhan dasar siswa. Guru belum mengetahui latar belakang siswa serta kurangnya penggunaan media pembelajaran. Tipe riset ini menggunakan pendekatan context, input, process, product. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pertama, pelaksanaan proses belajar dilihat dari segi konteks tergolong baik. Kedua, perencanaan program, ditemukan tidak terdapat analisis kebutuhan. Pelaksanaan program pembelajaran ditinjau dari segi input masuk dalam kategori baik. ketiga, pelaksanaan pembelajaran masih dalam kategori kurang efektif ditinjau dari segi proses. Keempat, guru melaksanakan pendahuluan dengan baik dan benar sesuai dengan rancangan yang ada di dalam RPP. Kelima, program pembelajaran perlu dirancang terstruktur sesuai dengan alokasi waktu karena menjadi faktor penentu dalam proses pembelajaran, keluasan dan kedalam materi pelajaran.

Listiowati, Dinda Finka; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk membentuk karakter generasi cerdas melalui pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif. Data yang diperoleh melalui pengamatan, wawancara, kajian pustaka dan dokumentasi. Kajian ini mengkaji upaya yang telah dilakukan guru pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dalam membentuk karakter generasi muda yang pintar, peran dan kendala positifnya. Dari penelitian ini ditemukan bahwa generasi penerus mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan menunjukkan perilaku karakter dalam lingkungan. Kata Kunci: Membangun Karakter, Generasi Pintar ABSTRACT This research was conducted to form the character of the intelligent generation through learning Pancasila and citizenship education. This study uses a descriptive method approach. Data obtained through observation, interviews, literature review and documentation. This study examines the efforts that have been made by Pancasila and citizenship education teachers in shaping the character of the smart young generation, their roles and positive constraints. From this research, it was found that future generations were able to show critical thinking skills and show character behavior in the environment. Keywords: Character Building, Smart Generation

Raditya Pratama; Rama Cipta Prasetya; Ngabdullah Ali

Jurnal DIKMAS 2021 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Teachers' literacy teaching creativity is the ability of teachers to constantly develop literacy materials or lesson materials and be able to create an interesting and active atmosphere and be able to modify lessons.  Creativity development in literacy learning is also very important and teachers are required to demonstrate and show the creativity process. One alternative that teachers can do is to create, compile and develop effective, efficient and creative literacy teaching materials.  This study aims to determine the development of teacher creativity in making reading, writing and counting teaching materials. The method used was descriptive qualitative method. The research subjects were teachers in Cimanggu sub-district. The results of this study indicate that: creative teachers are teachers who are able to develop pedagogical skills, namely being able to compile more varied teaching materials. In addition, they are able to improve pedagogical skills in developing reading, writing and counting literacy teaching materials so that learning becomes more innovative and effective. The development of quality literacy teaching materials can support human resources who are more competent, creative, productive and have high fighting values to face the era of globalization.