Publication Search

76,956 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Wildan Prismana Dalimunthe; Mohammad Dolok Lubis

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The University of North Sumatra Mini Stadium is a sports complex covering an area of 6.4 hectares. This facility is located on Jalan Almamater, Padang Bulan, Medan Baru, Medan City, North Sumatra. Various sports activities are facilitated in this area, including volleyball, basketball, tennis, table tennis, taekwondo, rock climbing, archery, and soccer, all of which are integral parts of the facilities and infrastructure available at the Mini Stadium. In addition to the main stadium, the University of North Sumatra Mini Stadium complex is equipped with various supporting buildings and fields. These facilities serve as a means for developing and channeling students’ interests and athletic talents, as well as a public space that can be utilized by the people of Medan City for sports activities. However, functionally, the University of North Sumatra Mini Stadium complex is considered suboptimal in effectively accommodating and supporting sports activities. The non-compliance of installations with applicable standards, as well as the condition of a number of facilities that no longer meet suitability criteria and tend to be neglected particularly the soccer field and its supporting facilities are the main problems at the University of North Sumatra Mini Stadium complex. Therefore, the redesign of the University of North Sumatra’s mini stadium, using a structural architecture approach as an aesthetic element, is expected to result in a building that is not only structurally sound but also aesthetically pleasing.

Melati Romadhona; Raden Burhan Surya Nata Diningrat

Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This research analyzes the aesthetic values and symbolic meanings of The Siborang Struggle Monument in Padang Sidempuan City. It aims to raise awareness among people who pass by the monument about the importance of remembering the services of heroes who fought tirelessly to defend Indonesia’s independence. The purpose of this research is to describe the aesthetic values based on Monroe Beardsley’s aesthetic theory and to uncover the symbolic meanings according to Langer’s symbol theory, as represented in The Siborang Struggle Monument. The research method employed is qualitative with a descriptive approach, using data collected through observation, interviews, and literature studies. The results show that The Siborang Struggle Monument holds significant aesthetic value through its unique local architectural form and conveys a strong symbolic meaning as a representation of bravery and sacrifice. This is reflected in the statue’s facial expression, which depicts a passionate fighting spirit while carrying war tools such as a sharpened bamboo spear with a flag, Molotov cocktails, and firearms, along with elegant color choices that carry implicit meanings. The study concludes that the monument not only serves as a commemorative structure but also stands as a symbol of national identity and pride. This research is expected to foster a spirit of patriotism and resilience in the younger generation and can serve as a reference for future studies on related topics.

Gloria Deo Friska Nainggolan; Daulat Saragi

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This study aims to determine what types of traditional accessories are worn by Batak Toba brides and grooms during weddings and pre-weddings and to determine the aesthetic value and symbolic meaning of each accessory. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The techniques used in data collection are library studies, observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out by data tabulation, data triangulation, and data interpretation, as well as drawing conclusions. Based on the results of the study, the traditional accessories worn by Batak Toba brides have various types, and the form or style of use depends on the region. Each traditional accessory has an aesthetic value that can be seen from its physical form that can be sensed, such as its unique and attractive shape, color and shape. Each traditional Batak Toba accessory also contains a symbolic meaning that symbolizes prayer, and the hopes of the family and bride in starting a new life.

Ahmad Fachrurrozi; Dimas Ageng Prayogo; Dety Mulyanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Mutu pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting terhadap kualitas kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan dapat diketahui dari segi bentuk, penampilan, performa suatu jasa, dan juga bisa dilihat dari segi fungsinya serta segi estetisnya. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan juga dibutuhkan strategi agar dapat mempertahankan ataupun tingkat performa layanan kesehatan. Tujuan dari literature review ini untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Literature yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menetapkan artikel yang sesuai kriteria inklusi. Data base yang digunakan yaitu Google Scholar. Tahun publikasi sumber literature yang diambil yaitu 5 tahun terakhir antara tahun 2017 sampai dengan 2022, Sumber literature menggunakan bahasa Inggris atau Indonesia.  Hasil 5 artikel diperoleh bahwa strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit yaitu dengan meningkatkan patient safety, Kerjasama lintas sektoral atau pemerintah, kebijakan standar prosedur operasional, Kualitas Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit (SIMRS), dan peran komite keperawatan. Dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan kesehatan sebagai suatu derajat atau tingkat indikator pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku. Strategi dapat dilakukan secara optimal dan dengan monitoring serta evaluasi.

Rhezza Pratama Tarigan

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini akan membahas tentang analisis aspek-aspek yang terdapat pada puisi “Herman” karya Sutardji Calzoum Bachri dengan menggunakan pendekatan Stilistika. Aspek yang dianalisis yaitu gaya bahasa, diksi, majas, dan citraan untuk mengetahui nilai estetis dan menumbuhkan rasa nasional pada kandungan puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Stilistika. 

Sri Silfiani

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This study will discuss the analysis of aspects contained in the poem "Sawah" by Sanusi Pane using a stylistic approach. The analyzed aspects are language style, diction, figure of speech, and imagery to determine the aesthetic value and foster a national sense of the poem. The method used in this study is a qualitative descriptive method with a stylistic approach. The style of language, diction, figure of speech, and the imagery of a literary work are born from one's thoughts through the steps of contemplation and appreciation of something. In literary works, aesthetic value is a value based on the beauty that previous visitors have made with the work. In the poem "Sawah" by Sanusi Pane, the author uses a lot of language style and connotative meanings in his poetry which aims to assess the aesthetics or meaning contained in each line.

Arifin Manggau; Muh. Azis; Fajriani Azis; Marsella, Marsella; Muh. Isnain Abd. Wafi +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Kesenian berhubungan erat dengan nilai estetis yang dituangkan dalam karya seni. Di Sulawesi Selatan, nilai-nilai dalam kesenian dapat dikatakan sebagai kebudayaan yang memuat nilai- nilai kearifan lokal. Oleh karena itu, dibutuhkan pemberian makna seni melalui aspek keilmuan agar karya seni dapat diteruskan pada generasi yang baru. Kegiatan kesenian dan budaya di Desa Lerang tidak pernah terlaksana, ini disebabkan karena sumber daya manusia kebanyakan sudah bekerja sebagai petani dan pekebun, merantau keluar daerah, dan pandemic COVID-19. Tim KKNT UNM berinisiatif untuk mengadakan pelatihan kesenian dengan beberapa tahapan yaitu: tahap Observasi, Sosialisasi, Pendaftaran Peserta Pelatihan Kesenian, Pelaksanaan, dan Pembentukan Komunitas Seni. Hasil dari pelatihan kesenian ini yaitu: (1) Terjalinnya silaturahmi antara siswa siswi se-DesaLerang, (2) Peserta pelatihan kesenian menampilkan bakatnya di malam ramah tamah KKNT UNM, (3) Terbentuknya komunitas seni di Desa Lerang sebagai wadah dalam mengembangkan bakat siswa siswi se-Desa Lerang dalam bidang kesenian serta sebagai upaya dalam melestarikan kebudayaan daerah. Kata Kunci:.

Ahmad Jainuri

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Material cor semen dengan konstruksi tetap sifatnya dan memiliki bentuk yang sangat masif serta memberikan kesan visual yang sangat berat bahkan secara keseluruhan tidak memberikan karakteristik yang sesuai untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang tampak di kawasan taman kota adalah spesifikasi yang terdapat pada bangku taman khusus untuk anak-anak di kota surabaya. Tak jarang, bangku yang diperuntukan untuk anak-anak justru banyak digunakan oleh orang dewasa. Alhasil, banyak bangku yang bisa dikatakan keluar dari tujuan dan sasaran awal pembuatannya. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang didukung oleh beberapa data yang akan dianalisis untuk menilai dan memberikan beberapa paparan dari segi aspek konstruksi yang dijabarkan secara deskriptif. Disusul dengan metode pendekatan estetis yaitu pendekatan khusus yang menekankan pada aspek seni rupa dan desain dalam kaitannya dengan daya tarik aspek estetika dengan memberikan kesimpulan yang dapat dijadikan acuan dalam proses pembuatan bangku taman khususnya untuk anak-anak di masa depan, dan diharapkan mampu memberikan jawaban atas kesederhanaan bentuk dan kelemahan bahan yang terkandung dalam proses pembuatan kursi taman khusus untuk anak-anak secara efektif dan efisien yang berdampak pada biaya produksi.    

Rifa Salsabila; Putri Mayang; Sri Silfiani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang analisis aspek-aspek yang terdapat pada puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini dengan pendekatan Stilistika. Aspek yang dianalisis yaitu gaya bahasa, diksi, majas, dan citraan untuk mengetahui nilai estetis atau keindahan pada puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, karena bersifat mendeskripsikan. Gaya bahasa, diksi, majas, citraan karya sastra lahir dari sebuah pemikiran seseorang yang dihasilkan karena perenungan dan penghayatan terhadap sesuatu. Karya sastra memiliki nilai estetis tertentu yang membuat karya tersebut terlihat indah bagi pembaca. Dalam puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini ini, pengarang banyak menggunakan gaya bahasa dan makna konotasi dalam sebuah puisi dengan tujuan untuk menunjukkan nilai estetis atau keindahan puisi tersebut.