Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Sugiarto; Santi Widiastuti

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

Main Objective: This study reports an experiment to explore differences in player feedback caused by different storytelling methods of Japanese-style Role-playing Games (JRPG). Background problem: Narration is considered the soul of JRPG, and is a vital and irreplaceable role. Different ways of telling stories can bring different experience effects even though the essence of the story is the same. Stories are presented directly to players in dialogue form, much like a visual interactive novel. Non-linear storytelling can break down important parts and allow players to explore freely. Players can collect clues to get to the main plot. Also, most JRPGs use short films and sound effects to create a cinematic experience. Novelty: Based on all studies of game storytelling (linear and nonlinear), this study will compare player feedback on different storytelling methods to see which narrative can provide a better player experience. Research Method: Researchers categorize these three narratives as Visual Novels, Environmental Narratives, Visuals, Sounds, and Dialogues. This experiment combined all three of Caught in Trap's in-game narratives to investigate player preferences. Data was collected through questionnaires and interviews with 21 players who were invited to play the game. Finding/Result: The research results show that the three ways of storytelling enrich the expression of game narratives. Both linear and nonlinear narratives have their advantages and disadvantages, and the best way to engage players is to interweave both narratives in the game. Conclusion: The experimental results show that the interweaving of three ways of storytelling can enrich the narrative form of games and guide game designers in improving game plots to engage players in JRPGs. Keywords: Storytelling-Method, JPRG, Game of Three Pillars

Aribatul Hamidah, Raisa; Alam, Azhar; Taufik Hidayat, Muhamad; Anas, Muhammad; Suranto, Suranto +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sebagai negara maju, China masih tidak terlepas dari masalah konflik internal. Salah satunya yaitu konfllik di Uyghur. Uyghur merupakan kelompok etnis minoritas yang sebagian besar beragama Islam, dan terutama berbasis diwilayah Xinjiang, di barat laut China. Berdasarkan sejarahnya, konflik ini dipicu ketimpangan ekonomi, ketidakpuasan, ketidakadilan, dan kekerasan yang secara simultan bergulir di Xinjiang. Dimana Etnis Uyghur muslim mengalami perseteruan dengan pemerintah otoritas China. Universitas Muhammadiyah Surakarta melihat perlunya advokasi hak-hak etnis Uyghur di Xinjiang dan negara-negara suaka. Advokasi dan edukasi ini bertujuan untuk menambah kesadaran masyarakat khususnya masyarakat Indonesia untuk melakukan aksi nyata dalam membela etnis Uyghur. Kegiatan ini diikuti oleh 117 peserta dari berbagai kalangan usia dari Indonesia dan India. Peserta memiliki antusiasme yang tinggi ditunjukkan dengan adanya dialog atau interaksi berupa pertanyaan yang disampaikan oleh peserta. Kegiatan ini menyimpulkan pentingnya peran semua pihak yang peduli terhadap hak asasi manusia untuk berperan aktif dan mendukung terwujudnya keadilan bagi etnis Uyghur.

Simplesius Sandur

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Thomas Aquinas mengambangkan teori metafisika partisipasi. Hal itu berakar dari suatu tradisi filsafat yang panjang dari filsafat Plato mengenai partisipasi Idea yang lebih rendah pada Idea yang lebih tinggi. Dalam tradisi filsafat Plato hal itu merupkan suatu filsafat dalam arti yang murni, tetapi Thomas Aquinas mengembangkan hal itu pada argumen-argumen teologis. Pada abad XVII seorang tokoh spiritual dari Spanyol, Yohanes Salib menggunakan dan mengembangkan ide ini dalam ajaran-ajaran spiritualnya yaitu persatuan antara jiwa dengan Allah. Persatuan ini disebut dengan persatuan transforman. Persatuan ini sebagai puncak dari kehidupan rohani seseorang adalah mungkin dalam hidup ini karena persatuan entitas yang lebih rendah, yaitu jiwa, dengan Allah. Artikel ini berusaha mendalami tradisi perkembangan ide partisipasi dari ide filosofis- metafisik kepada ide teologis, dan pada akhirnya pada ide spiritual.