Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 49

Analytics

Ernawati, Sri; Yaningsyah, Yaningsyah; Anisah, Nur; Hairunisa, Hairunisa; Wiwin, Wiwin

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Logo merupakan identitas visual yang memiliki peran penting dalam membangun citra dan meningkatkan daya saing suatu usaha, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki logo yang menarik dan representatif, seperti yang terjadi pada UMKM Maira Produksi di Kota Bima. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam merancang logo usaha sebagai bagian dari strategi branding dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi dan praktik langsung pembuatan desain logo. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di rumah pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar desain logo serta berhasil membuat logo yang sesuai dengan karakteristik produk masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas dan inovasi pelaku usaha dalam mengembangkan identitas produk. Dengan demikian, pelatihan pembuatan logo ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas branding, daya tarik produk, dan daya saing UMKM di pasar.

Afni Tri Rahayu; Pendik Dwi Prasetyo; Ratna Della Ashari; Sudarmiatin Sudarmiatin; Ruly Wiliandri

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 FKIP, Universitas Palangka Raya

Micro, Small, and Medium Enterprises in the culinary sector face multiple competitive pressures encompassing product legality, consumer trust, and the effectiveness of value communication. This Community Service activity was conducted at Warung Sambal Cidero, a culinary MSME in Kediri City, from March 28, 2026, to April 25, 2026, using a Participatory Action Research approach with four cycles: planning, action, observation, and reflection. Two main interventions were implemented: strengthening halal certification through supply chain audits, developing a Halal Product Assurance System, and assisting with SIHALAL-BPJPH registration; and improving price value strategies through consumer perception-based rebranding, value-based pricing, and optimizing digital marketing. The reflective evaluation confirmed substantive changes in the business owner's understanding of halal as a strategic business instrument, improvements to the raw material recording system, and a shift in consumer perception from a price-oriented to a value-oriented one. This activity contributes to the theoretical integration of the PAR approach and strategic management and marketing frameworks in the context of Indonesian culinary MSMEs.

Intan Dwi Anggreini

Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The development of digital technology has encouraged micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly in the culinary sector, to adapt by utilizing online applications as a strategy to increase competitiveness. This community service activity aims to improve the understanding and capabilities of business owners at Kedai Jajanan Zahira in Surabaya in utilizing online applications as a marketing and sales tool. The method used in this study is Participatory Action Research (PAR), an approach that actively involves business actors in every stage of the process. These stages include problem identification, planning, implementation, and evaluation. Data collection techniques were carried out through interviews and direct observation to obtain a realistic picture of business conditions. The results of the activity showed an increase in business owners' understanding of the importance of digitalization, improved skills in using food delivery applications and social media, and increased market reach and interaction with consumers. In addition, the use of online applications also contributed to increased operational efficiency, such as more systematic order management and transaction recording. Overall, mentoring in the use of online applications has proven effective in increasing the competitiveness of culinary businesses. This activity has a positive impact not only on increasing sales, but also on business sustainability through increased digital literacy and the ability to adapt to technological developments. Therefore, ongoing mentoring is needed so that business actors can consistently optimize the use of digital technology in developing their businesses.

mugiyanto; Lutfiyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki kesiapan pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, kesiapan tersebut pada UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan masih bervariasi terutama pada aspek literasi digital, pemanfaatan infrastruktur, strategi pemasaran, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesiapan pemasaran digital dengan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh anggota UMKM binaan kelurahan sebanyak 34 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur digital, strategi pemasaran digital, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan memiliki hubungan positif dengan daya saing usaha lokal UMKM, sedangkan literasi digital pemasaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pemasaran digital terbukti memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi dan perluasan pasar. Kesiapan pemasaran digital yang lebih baik berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas produk, akses pasar, dan keberlanjutan usaha lokal. Disimpulkan bahwa kesiapan pemasaran digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pemberdayaan UMKM berbasis digital melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur digital, serta pendampingan kelembagaan yang terintegrasi di tingkat kelurahan

Zafi Zunaidi Aziz; Dihin Muriyatmoko; Eko Prasetio Widhi

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting bagi usaha jasa persewaan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Toko Akasa Teknik sebagai usaha persewaan mesin vacuum cleaner masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan data penyewaan, transaksi, dan pelaporan yang dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi persewaan berbasis web yang mampu mengintegrasikan seluruh proses bisnis secara terpusat. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan arsitektur Model–View–Controller (MVC) dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat proses penyewaan, serta memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan dan memantau status sewa. Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta mendukung daya saing Toko Akasa Teknik di era digital.

Ade Lisa Matasik; Randi Tangdialla; Oktavianus Pasoloran; Agustinus Mantong

Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The retail grocery business is an important part of the traditional market economy. However, most micro-businesses still face limitations in financial management and inventory control. This community service activity aims to improve the capacity of retail grocery businesses in Bolu Market, Tallunglipu District, through assistance with simple financial record-keeping and inventory management based on sales data. The implementation methods included observation, socialization, training, and direct assistance to business partners. The results of the activity showed an increase in the partners' understanding of the importance of financial recording and inventory, as well as their initial ability to implement daily business recording. This activity contributed to improving business efficiency and supporting the sustainability of micro businesses in traditional markets. Furthermore, business partners have demonstrated improvements in more structured inventory management, resulting in reduced waste and stock discrepancies. This initiative is expected to have a long-term impact on developing the capacity of micro-entrepreneurs in traditional markets.

Sri Anggraini; Tri Damaiyanti; Maya Rafika Utami; Eko Prasetyo; Nurbaiti Nurbaiti

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the role of internet technology in enhancing the competitiveness of ebusiness in Indonesia, particularly in the sector of small and medium enterprises (SMEs). Based on theoretical reviews, internet technology, e-business, technology adoption (TAM), and the concept of competitiveness serve as the main foundations for understanding the ongoing digital transformation. The research employed a descriptive qualitative method with a purposive sampling technique, involving five informants consisting of digital SME owners, online store managers, and users of service platforms. Data were collected through interviews and observations, then analyzed using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the internet plays a crucial role as an essential infrastructure that enhances marketing effectiveness, expands market reach, and improves operational efficiency. Marketplaces, social media, and delivery-service platforms contribute significantly to sales growth and service quality. However, challenges such as low digital literacy, platform commission fees, changes in social media algorithms, and uneven infrastructure development still limit optimal utilization. From a policy perspective, the study recommends strengthening digital infrastructure and improving national digital literacy. This research emphasizes that the success of e-business depends on technology access, human resource competence, and support through public policy. It can be concluded that internet technology serves as a vital foundation for e-business competitiveness in the digital era.

Purwati Ratna Wahyuni; Sindi Arista Rahman; Ribut Santosa

Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity aims to empower women in Sumenep through entrepreneurship training, digital financial inclusion, and strengthening gender-responsive MSMEs in a sustainable community development context. The main problem identified was the low level of economic independence and competitiveness of women's businesses, particularly in the MSME sector. Therefore, this activity was designed with an approach that included entrepreneurship training to improve business skills, the implementation of digital financial inclusion to expand access to financial services, and strengthening MSMEs with a gender-responsive approach to increase competitiveness. The methods used in this activity included direct training, mentoring, and providing participants with access to relevant technology and information. The results of this activity indicate an increase in the economic independence and competitiveness of women's businesses in Sumenep, with the identification of a number of MSMEs that are growing and able to optimally utilize technology and digital financial services to support business sustainability and local economic development.

Safitri, Legy; Hambali, Hambali; Sirait, Zulkarnain

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem Supply Chain Management (SCM) dalam pengelolaan persediaan sembako di Toko Grosir Rohman guna meningkatkan efisiensi operasional dan mengatasi permasalahan kehabisan atau kelebihan stok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sistem SCM yang dirancang berbasis website menggunakan PHP dan MySQL, dengan pemodelan UML untuk menganalisis kebutuhan dan perancangan sistem. Hasil dari implementasi sistem menunjukkan peningkatan akurasi data stok, efisiensi dalam proses pemesanan, serta tersedianya informasi real-time yang membantu pengambilan keputusan. Dengan sistem ini, Toko Grosir Rohman mampu mengelola persediaan sembako secara lebih optimal, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memperkuat daya saing usaha.

Anju Andini; Eka Kristina Waruwu; Yusuf Adzka Tarigan

Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

This study aims to analyze the role of innovation in enhancing the competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Medan City. The research employs a qualitative approach through direct interviews with several MSME owners from various business sectors. The results reveal that innovation plays a significant role in strengthening business competitiveness through product development, digital marketing strategies, and improvements in production processes. Product innovation among MSMEs includes changes in design, quality enhancement, and product diversification based on market demand. Meanwhile, marketing innovation is achieved through the utilization of social media and digital platforms to expand market reach and improve customer engagement. However, MSME actors still face challenges such as limited capital, low digital literacy, and lack of access to training and mentorship. Therefore, collaboration between business actors, government, and supporting institutions is essential to build a sustainable innovation ecosystem that strengthens the competitiveness of MSMEs in the digital era.

Arum Marwati; Sintar Nababan; Nopriadi Nopriadi; Dhety Chusumastuti; Sigit Purnomo

Jurnal Kemitraan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This Community Service (PkM) program was conducted in Kaligentong Village, Gladagsari, Boyolali, Central Java, aiming to enhance the competitiveness of local superior products through the implementation of digital marketing strategies for micro, small, and medium enterprises (MSMEs). The main problem faced by the partners was their limited ability to utilize social media and online marketplaces for effective product marketing. The program employed a two-day training approach, including product photography and videography using smartphones, promotional content writing (copywriting), and online store creation on e-commerce platforms, followed by hands-on mentoring and evaluation. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills in managing digital business accounts, producing engaging photo and video content, and utilizing marketplaces to expand their market reach. More than 80% of participants successfully created new business accounts and actively promoted their products online. This activity had a positive impact on improving digital literacy and local product marketing while strengthening the collaboration between higher education institutions and the community in developing the village economy.

Riani Winarni; Riani Winarni; Wahyu Akbar, Tri Sanatha; Jaya, Umban Adi; Galih Raspati +1 more

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika integrasi strategis antara pemasaran digital dan manajemen keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dalam konteks transformasi digital. Melalui pendekatan library research dengan orientasi eksploratori-deskriptif, studi ini menganalisis secara komprehensif berbagai sumber primer terkini yang membahas fenomena adopsi teknologi digital dan implementasi manajemen keuangan pada UMKM Indonesia periode 2019-2024. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa meskipun terdapat kesadaran substansial terhadap urgensi transformasi digital di kalangan pelaku UMKM, variasi signifikan teridentifikasi dalam tingkat adopsi dan optimalisasi teknologi digital—dengan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi instrumen dominan dalam strategi pemasaran. Dalam dimensi manajemen keuangan, literasi finansial dan implementasi sistem pencatatan terdigitalisasi terungkap sebagai determinan fundamental bagi keberlanjutan operasional. Interelasi antara pemasaran digital dan manajemen keuangan termanifestasi dalam adopsi sistem pembayaran digital, pengelolaan konten strategis berbasis efisiensi finansial, dan standardisasi proses bisnis terintegrasi. Model pengembangan kapasitas yang direkomendasikan mencakup pelatihan komprehensif, pendampingan berkelanjutan, kolaborasi ekosistemik, standardisasi proses, dan integrasi strategi mitigasi risiko. Implikasi strategis dari integrasi ini meliputi optimalisasi alokasi sumber daya, penguatan kapasitas pengambilan keputusan berbasis data integratif, konstruksi model bisnis responsif, peningkatan keberlanjutan finansial, dan akselerasi skalabilitas bisnis. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual tentang transformasi digital UMKM dalam konteks negara berkembang dan menyediakan landasan empiris bagi formulasi kebijakan dan strategi bisnis yang memperkuat daya saing UMKM Indonesia di era digital.

Nur Aisyah; Nur Aisyah; Muhammad Rusdi; , Haslindah; Bahtiar Herman

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan pada Usaha Buraq Telur di Terminal Pangkajenne, Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat persaingan antar pelaku usaha telur di pasar lokal yang menuntut strategi pemasaran yang lebih adaptif, khususnya melalui pemanfaatan media digital sederhana seperti WhatsApp dan Facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus untuk mengorganisasi dan mengidentifikasi tema-tema strategis dalam praktik komunikasi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital terbukti efektif dalam mendukung peningkatan penjualan. Personal selling menjadi strategi dominan dengan proporsi 29,38%, diikuti oleh promosi penjualan (25,28%) dan pemasaran langsung (20,94%). Aspek ini menunjukkan bahwa interaksi personal, penawaran khusus, dan komunikasi digital sederhana mampu membangun kedekatan dengan konsumen sekaligus meningkatkan loyalitas. Dari perspektif bauran pemasaran, indikator harga menempati posisi tertinggi sebesar 27,86%, disusul produk (26,24%) dan tempat (25,30%), sedangkan promosi berada di posisi terendah yaitu 20,60%. Temuan ini menegaskan bahwa strategi penetapan harga yang kompetitif, kualitas produk yang terjaga, serta distribusi yang tepat memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan, meskipun promosi digital masih sederhana. Kesimpulannya, keberhasilan strategi komunikasi pemasaran digital pada Usaha Buraq Telur dipengaruhi oleh kombinasi antara komunikasi interpersonal, bauran pemasaran yang seimbang, serta pemanfaatan media digital yang konsisten. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM dalam mengoptimalkan strategi digital untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal.

Ali Imron; Rizka Ariyanti; M. Iqbal Notoatmojo

Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The potential of women's business groups is still not maximized. There are still many female entrepreneurs who face many challenges in developing their businesses. Indonesian women must prepare themselves to enter the digital economic sector so that they can play a role, can benefit themselves, their families and their environment. In Api-Api village, Wonokerto District, activities were carried out to empower women's business groups to increase competitiveness in the digital business era. The benefits that will be received from this empowerment activity include: (1) women's business groups will be able to understand and implement digital business, (2) women's business groups will be able to manage their businesses well, (3) women's business groups will be able to understand the importance of business legality.

Ilham karin rizkiawan; Aisah, Nurul; Hadi Utomo, Fahman; Muhammad rofifudin, Farid

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

UMKM pada industri kreatif berkembang begitu pesat, tingkat literasi sangat berpengaruh terhadap tingkat pemahaman dan wawasan seseorang sehingga dapat berdampak positif dalam perkembangan ekonomi dan lingkungan tidak terkecuali pada UMKM D&R Snack. Permasalahan utama pada usaha UMKM D&R Snack adalah kurangnya pemahaman tentang digitalisasi pemasaran serta minimnya kemampuan dalam membuat packaging yang menarik calon konsumen sehingga barang yang di jual cenderung memiliki tampilan yang sama sehingga membuat diferensiasi produk sangat minim sehingga sulit mendapatkan konsumen yang loyal. Solusi yang di tawarkan kepada mitra adalah melakukan sosialsiasi digital marketing, pelatihan packaging dan pendampingan secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan UMKM D&R Snack untuk mengaplikasikan penggunaan digital marketing serta memperbaiki packaging yang di jual ke konsumen sehingga dapat memiliki identitas produk serta memiliki pangsa pasar yang lebih luas.

Dita Amanah; B Lena Nuryanti; Clarissa Marza Zaidi; Dedy Ansari Harahap

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Koenyaheun is a small business in Bandung that sells food that has been established since 2010. Initial observation results indicate a need for online marketing assistance for this business. During the community service activities, several things were found including more online customers than customers who ordered directly from this business, word of mouth marketing and also the use of social media. Observations and interviews with business owners and employees were conducted to obtain information in this community service activity. Several problems were also found such as logos, product photos, packaging, marketing. Solutions to the problems have been conveyed to the business owner so that it is hoped that this business will gain greater profits and better future prospects. It is recommended to market products on various social media platforms such as Tokopedia, TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, Twitter, WhatsApp or cooperation with food delivery service applications such as GrabFood, GoFood, ShopeeFood, so that they can reach a wider range of consumers.

Novita, Ine; Siagian, Yessica; Rohminatin, Rohminatin

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Senia, bisnis penjualan bahan bangunan seperti semen, keramik, pasir, dan besi, menghadapi kesulitan dalam memilih pemasok terbaik karena keterbatasan informasi dan metode evaluasi yang subjektif. Hal ini menyebabkan pemilihan pemasok yang tidak optimal, seperti pemasok yang sering terlambat mengirimkan barang atau menyediakan bahan berkualitas rendah. Akibatnya, operasional usaha terhambat, biaya meningkat, dan kepercayaan pelanggan menurun. Persaingan ketat di industri ini membuat layanan buruk akibat pemasok yang tidak tepat berisiko membuat pelanggan beralih ke kompetitor. Dengan menerapkan sistem menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) pada sistem rekomendasi berbasis website. AHP membantu merangking kriteria dan subkriteria secara sistematis, sementara MOORA efektif dalam menyeleksi alternatif terbaik. Kombinasi kedua metode ini terbukti meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam seleksi pemasok, mengurangi waktu evaluasi manual, dan menghindari subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Dengan sistem ini, UD. Senia dapat memastikan ketersediaan bahan berkualitas dengan harga kompetitif, menjaga posisi pasar, dan meningkatkan daya saing.

Yulies Tiena Masriani; Faisal Afda’u; Husnia Hilmi Wahyuni; Ridho Pakina

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

UMKM berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun menghadapi kendala akses informasi dan pembiayaan. Sosialisasi sertifikasi halal di Kelurahan Karangrejo oleh Fakultas Hukum Untag Semarang dan Kemenag bertujuan meningkatkan daya saing UMKM melalui pemahaman regulasi halal dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Program  pengabdian masyarakat bertujuan mengetaui pelaksanaan sosialisasi sertifikasi produk halal bagi pelaku UMKM di Kelurahan Karangrejo, Semarang dan mengetahui sejauh mana pengaruh sosialisasi sertifikasi produk halal terhadap peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM di Kelurahan Karangrejo, Semarang.  Sosialisasi sertifikasi halal di Kelurahan Karangrejo berhasil meningkatkan pemahaman dan semangat pelaku UMKM dalam mengurus label halal sebagai nilai tambah produk dan strategi pemasaran. Kegiatan ini tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga interaktif dan aplikatif, sehingga mendorong pelaku usaha mengambil langkah nyata. Kolaborasi antara Fakultas Hukum Untag, Kementerian Agama, dan UMKM Center memperkuat dampak kegiatan. Keberhasilan ini menciptakan kepercayaan konsumen dan membentuk ekosistem bisnis halal yang inklusif dan berkelanjutan. Sosialisasi ini juga memiliki potensi untuk direplikasi di daerah lain sebagai strategi pemberdayaan ekonomi lokal yang efektif.

Khoiriyah, Siti; Pratama, Gama

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Namun, UMKM menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, kurangnya pemanfaatan teknologi, serta kendala dalam pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi UMKM, mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dan sektor swasta, serta merumuskan strategi pengembangan yang aplikatif dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang mencakup pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses pasar dan teknologi dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM secara signifikan. Selain itu, peningkatan proses pembelajaran dalam UMKM sangat penting untuk mendorong inovasi produk dan perbaikan kinerja usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan UMKM harus terintegrasi dengan pemberdayaan sumber daya manusia, peningkatan akses permodalan, dan pemanfaatan teknologi digital. Dukungan kebijakan yang memudahkan akses pembiayaan dan regulasi yang ramah terhadap UMKM juga menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan sektor ini. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih efektif, sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkontribusi lebih optimal terhadap perekonomian nasional.

Anwar Anwar; Zainal Ruma; Nurman Nurman; Chalid Imran Musa; Khaidir Syahrul

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Kindang Village is one of the villages that has quite large potential for home industries, but still faces challenges in effective business financial management. This community service activity aims to increase the competitiveness of home industries through training and mentoring in sustainable business financial management. The implementation method includes socialization, simple financial management training, financial record keeping, and intensive mentoring for three months. The results of the activity show an increase in business actors' understanding of the importance of financial records and business planning, as well as changes in behavior in managing cash flow and determining product selling prices. This program has succeeded in building financial awareness and increasing the efficiency of business management, which has an impact on increasing the competitiveness of home industries in Kindang Village.