Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-10 of 10

Analytics

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2022 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Fokus penelitian yaitu pemberdayaan katekis bagi komunitas basis gerejawi. Kehidupan umat Katolik di kota metropolitan memiliki corak yang khas. Kemajuan dan fasilitas yang baik menjadi keuntungan tetapi dapat menjadi hambatan dalam hidup rohani. Salah satu ungkapan hidup rohani ialah keaktifan dalam kehidupan menggereja. Selain relatif kurang keaktifan umat Katolik dalam kepengurusan dan kegiatan gereja, perihal katekese kepada umat yang aktif perlu mendapat perhatian. Namun pemberdayaan tenaga katekis di kota metropolitan kurang mendapat perhatian serius. Tujuan penelitian memahami pemberdayaan para katekis yang digariskan oleh ajaran gereja bagi kehidupan di kota metropolitan. Dengan cara penelusuran ajaran-ajaran Gereja secara kualitatif digunakan untuk melihat kesinambungan gagasan pastoral yang berulang ditekankan Gereja. Penelitian menawarkan pemberdayaan katekis dalam bentuk kaderisasi mulai dari teritori paroki terkecil.

Deni Santesa; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  bagaimana  partisipasi  orang muda Katolik dalam kehidupan menggereja di Paroki Santo Yosef Kudangan. Permasalahannya adalah orang mudaKatolik kurang menghayati kehidupan menggereja dan kehidupan rohani, sehingga sebagian dari orang muda Katolik lebih mengikuti gaya hidup yang sifatnya duniawi dibandingkan gaya hidup sifatnyarohani.Dengan realita yang nampak maka penulis tertarik untuk mengkaji tema skripsi partisipasi orang muda Katolik dalam keidupan menggereja di Paroki Santo Yosef Kudangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tempat pelaksanaan penelitian di Paroki Santo Yosef Kudangan. Dengan informan yang telah diteliti berjumlah 14 orang yang di kelompokan menjadi 2 yaitu orang muda Katolik dan petugas pastoral. Langkah-langkah penelitian meliputi penentuan tema, profil informan, percakapan dengan informan, refleksi, implikasi, sintesis dan prospek.   Hasil penelitian ini menunjukan bahwa orang muda Katolik di Paroki Santo Yosef  Kudangan sudah berpartisipasi dalam kehidupan menggereja, meskipun tidak semua orang muda Katolik menyadari apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab mereka di dalam Gereja. Melalui studi ini diharapkan para orang muda Katolik lebih menghayati iman mereka akan Kristus dan diwujudnyatakan dengan ikut terlibat aktif  dalam tugas pelayanan Gereja.

Firdaus Piga Leo

Catholic youth are the heart of the Church, nation and state. The existence of a church will be determined by the young people in it. Likewise with the pastoral ministry of the Catholic Church, which requires young people to become drivers and motors to contribute talents and talents for the development of the people. Non-catechist religious teachers play an important role in proclaiming the Catholic faith through more concrete witness to life, education and teaching. The lack of involvement of young Catholics in the pastoral care of the Church is a big question that deserves to be investigated and resolved. This study focuses on young Catholics in Parish of Keluarga Kudus, Banjarmasin Cathedral. Young Catholics who are less active are also caused by many factors that must be studied one by one. This study aims to highlight the role and activity of young Catholics in the Holy Family Parish, Banjarmasin Cathedral and review their role in catechesis efforts among the people.

Firdaus Piga Leo

Catholic youth are the heart of the Church, nation and state. The existence of a church will be determined by the young people in it. Likewise with the pastoral ministry of the Catholic Church, which requires young people to become drivers and motors to contribute talents and talents for the development of the people. Non-catechist religious teachers play an important role in proclaiming the Catholic faith through more concrete witness to life, education and teaching. The lack of involvement of young Catholics in the pastoral care of the Church is a big question that deserves to be investigated and resolved. This study focuses on young Catholics in Parish of Keluarga Kudus, Banjarmasin Cathedral. Young Catholics who are less active are also caused by many factors that must be studied one by one. This study aims to highlight the role and activity of young Catholics in the Holy Family Parish, Banjarmasin Cathedral and review their role in catechesis efforts among the people.

Lisa Lisa; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran katekese dalam meningkatkan keterlibatan umat dalam hidup menggereja di Stasi Santo Petrus Tumbang Kunyi. Penelitian ini diangkat berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan, bahwa umat kurang terlibat aktif dalam kegiatan menggereja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif   kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei  di  stasi  Santo  Petrus  Tumbang Kunyi,  Paroki  St.  Klemens  Puruk  Cahu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 Pastor Paroki dan 7 umat. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Hurbeman yang terdiri dari 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Mariyane Mariyane; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria; Greget Widhiati

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian   bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh   ekonomi   keluarga Katolik  terhadap  kehidupan  menggereja.  Fenomena  yang  terjadi  pada  umat dewasa ini, bahwa tugas sebagai anggota Gereja di tengah usaha menyejahterakan keluarga belum sepenuhnya dilaksanakan. Melalui studi ini diharapkan agar keluarga Katolik dapat menyadari tugasnya sebagai anggota Gereja di tengah- tengah usaha menyejahterakan hidup. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan  pada bulan  Mei  di  Rantau Pulut.  Informan dalam  penelitian  ini berjumlah 12 orang yang terdiri dari satu Pastor Paroki, dua katekis dan sembilan keluarga Katolik dengan tingkat ekonomi tinggi, sedang dan rendah. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Marselus Kristian Prinando; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria. E.W; Widya Ariyani

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

This study aims to describe the awareness and involvement of the people in church life at Santa Theresia Km.26 Patas 1 station. This research was based on phenomena or what happened in the field, that awareness and involvement of people in church activities is still not actively involved. This type of research is descriptive qualitative. Data obtained by using interviews and documentation. The research was conducted in June at Santa Theresia Km.26 Patas 1 station. There were 8 informants in this study consisting of parish priests, community leaders, and people at Santa Theresia Km.26 Patas 1 station. Data analysis techniques used the Miles and Miles model. Huberman which consists of 3 stages, namely reduction, data presentation, and drawing conclusions.

Elia Katarina; Silvester Adinuhgra; P. Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi budaya Dayak Siang manugal dalam hidup menggereja. Manugal merupakan salah satu tradisi kebudayaan masyarakat Suku Dayak Siang yang sampai sekarang masih tetap dilaksanakan tanpa terkecuali termasuk yang beragama Katolik dan umat Katolik di stasi Santo Petrus Cangkang lebih tertarik mengikuti kegiatan manugal jika dibandingkan dengan hidup menggereja. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengkaji tema skripsi relevansi budaya Dayak Siang manugal dalam kehidupan menggereja. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terbagi atas 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa adanya relevansi nilai-nilai positif budaya  manugal  dalam  kehidupan  menggereja,  yang  pertama  nilai  teologis terdapat dalam bentuk doa, yang kedua nilai sosiologis terdapat dalam kebersamaan, yang ketiga nilai estetika terdapat dalam bentuk barisan dan kangkurung. Melalui studi ini di harapkan adanya keseimbangan antara kegiatan manugal dengan hidup menggereja.

Brigita Mika; Silvester Adinuhgra; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini dilakukan untuk meneropong kehidupan menggereja umat di Stasi Tangkiling dalam terang paham Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus. Umat di Stasi Tangkiling kurang terlibat secara aktif dalam hidup menggereja. Melalui studi ini, diharapkan agar umat Stasi Tangkiling mampu menyadari arti dirinya sebagai Gereja Tubuh Mistik Kristus yang direalisasikan dalam kehidupan menggereja. Metode yang dilakukan dalam penelitian yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, depth interview dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi percakapan dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat di Stasi Tangkiling memiliki kehidupan menggereja yang sudah baik dan hal tersebut sesuai dengan paham Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus. Hanya saja umat tidak memahami secara mendalam akan makna Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus karena belum pernah diberi pemahaman sebelumnya. Faktor-faktor penghambat bagi keterlibatan umat adalah kurangnya pemahaman umat tentang makna Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus, kesibukan dalam pekerjaan, transportasi dan jarak  serta perbedaan pendapat. Maka langkah pastoral yang diharapkan untuk dapat menjawabi persoalan yang ada adalah dengan melakukan katekese berkelanjutan, keterlibatan secara aktif dari mitra pastoral dan pendekatan melalui kunjungan.  

Donatus Dato; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penulisan Skripsi ini bertolak dari keluhan yang terdengar baik dari pastor paroki, katekis maupun dari kaum muda (OMK) sendiri tentang pengetahuan dan pemahaman kaum muda mengenai nilai tanggung jawab mereka yang masih sangat kurang. Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk membantu kaum muda katolik (OMK) dalam memahami tugas dan tanggung jawab mereka sebagai anggota gereja. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membantu para pekerja pastoral dalam memahami dan mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh kaum muda. Dalam analisis masalah, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dengan pendekatan fenomenologi ini, penulis berusaha menganalisis dan memaknai pengalaman personal informan dalam kaitan dengan pentingnya nilai  tanggung jawab kaum muda dalam hidup menggereja di paroki Hati Kudus Yesus Rantau Pulut. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa sebagian besar kaum muda Katolik yang ada di paroki Rantau Pulut kurang berpartisipasi dalam hidup menggereja. Hal ini dikarenakan kurangnya motivasi dan dorongan dari orang tua serta dari para pekerja pastoral. Sebagai ujung tombak dalam mengerakkan kaum muda, para pekerja pastoral merupakan unsur penting dalam mendampingi dan memberikan bimbingan supaya kaum muda tergerak hatinya untuk ikut terlibat dalam kegiatan menggereja.