Publication Search

70,713 articles from 616 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Nur Miftakhan Ilmi Tsabitul Azmi; Owin Bambang Wijanarko; Khilmi Maulana Syifa

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar Belakang: Kehilangan seluruh gigi (complete edentulism) dapat menyebabkan gangguan fungsi mastikasi, fonetik, estetika, serta menurunkan kualitas hidup dan kepercayaan diri pasien. Gigi tiruan lengkap (GTL) berbahan resin akrilik masih menjadi pilihan rehabilitasi yang banyak digunakan karena memiliki sifat estetik yang baik, mudah dimanipulasi, dan relatif ekonomis. Laporan Kasus: Seorang pasien perempuan berusia 42 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Surakarta dengan keluhan kehilangan seluruh gigi pada rahang atas dan rahang bawah sejak tiga tahun yang lalu. Pasien mengalami kesulitan mengunyah, berbicara, dan merasa kurang percaya diri terhadap penampilannya. Pemeriksaan klinis menunjukkan kondisi edentulous lengkap pada kedua rahang disertai penurunan dimensi vertikal wajah. Rencana perawatan berupa pembuatan gigi tiruan lengkap berbahan resin akrilik heat-cured. Tahapan perawatan meliputi pencetakan anatomis dan fisiologis, pembuatan sendok cetak individual, pencatatan hubungan rahang, penyusunan gigi tiruan, try-in, insersi, serta evaluasi pasca pemasangan. Hasil: Setelah pemasangan gigi tiruan lengkap, diperoleh retensi dan stabilisasi yang baik, oklusi yang harmonis, serta perbaikan fungsi mastikasi, fonetik, dan estetika. Pada evaluasi satu minggu pasca-insersi, pasien tidak mengeluhkan rasa sakit maupun ketidaknyamanan, kondisi jaringan pendukung dalam keadaan sehat, dan pasien menyatakan puas terhadap hasil perawatan. Kesimpulan: Rehabilitasi pasien edentulous lengkap menggunakan gigi tiruan lengkap resin akrilik memberikan hasil klinis yang baik dalam mengembalikan fungsi pengunyahan, bicara, dan estetika. Keberhasilan perawatan dipengaruhi oleh ketepatan prosedur klinis, kualitas pembuatan gigi tiruan, serta kerja sama yang baik antara dokter gigi dan pasien.

Agus Sarwo Edy Sudrajat; Akbar Diva Mahendra

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Pertumbuhan kawasan industri sebagai dampak urbanisasi turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Indonesia. Kawasan Industri Candi di Kota Semarang menjadi salah satu contohnya, namun belum sepenuhnya ditunjang oleh infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan dan prioritas pemenuhan infrastruktur berdasarkan persepsi pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 pekerja dari 111 perusahaan, dengan teknik multi-stage random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis. Hasil menunjukkan bahwa dari total infrastruktur yang dianalisis, sebelas telah memenuhi standar, empat cukup memenuhi, dan satu belum memenuhi pedoman teknis kawasan industri. Tingkat kepuasan pekerja terhadap ketersediaan dan kondisi infrastruktur mencapai 72% (kategori puas), sedangkan tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kepuasan sebesar 99%. Meski demikian, lima infrastruktur jaringan jalan, jaringan air bersih, sistem pengolahan sampah, unit pemadam kebakaran, dan sarana Kesehatan masih memerlukan pemenuhan atau perbaikan segera. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi bagi pengelola dan pemerintah untuk memprioritaskan pemenuhan infrastruktur, guna mendukung keberlangsungan industri dan kesejahteraan pekerja secara optimal.

Putri, Dhyta melliany; Muchayatin, Muchayatin; Suyati, Sri; Ratnawati, Andalan Tri

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang menentukan efektivitas pengelolaan persediaan peralatan rumah tangga pada PT. Star Cosmos Cabang Semarang. Masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah stockout berulang pada produk unggulan yang menyebabkan hilangnya penjualan dan menyebabkan konsumen ke pesaing. Pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dokumentasi, serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan persediaan dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu fluktuasi permintaan, sistem informasi akuntansi, dan risiko kerusakan produk. Fluktuasi permintaan timbul akibat variasi musiman, promosi kompetitor, serta daya beli masyarakat. Sistem informasi akuntansi berbasis SAP/WMS mendukung pelacakan inventaris secara real time , namun masih mengalami kendala jaringan dan kesalahan input data. Risiko kerusakan produk muncul karena serangan rayap pada kemasan karton serta kondisi gudang yang kurang memadai. Kendala yang dibahas menjadi arsitektur, teknis, dan operasional. Kendala struktural meliputi koordinasi dengan pusat pabrik dan keterbatasan SDM. Kendala teknis terkait ketidakstabilan sistem dan kesalahan input data, sedangkan kendala operasional meliputi stockout , kerusakan barang, keterbatasan alat, dan lemahnya koordinasi internal. Upaya perbaikan dilakukan melalui penerapan FIFO, peningkatan sistem informasi, program pengendalian hama, serta penguatan komunikasi lintas divisi. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan persediaan masih perlu ditingkatkan melalui proyeksi permintaan yang akurat, penguatan infrastruktur teknologi, serta penerapan manajemen risiko yang komprehensif

Hilda Ayu; Nur Hidayah; Ari Widayanti; Khusniyati Masykuroh

Jurnal Nusantara Berbakti 2025 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Pertumbuhan anak yang optimal sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang seimbang. Makanan gizi seimbang mencakup berbagai kelompok makanan yang memberikan nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Nutrisi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan sistem kekebalan tubuh anak. Makanan yang seimbang harus mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang tepat. Karbohidrat memberikan energi yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari, sementara protein penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Lemak sehat membantu dalam penyerapan vitamin dan memberikan energi tambahan. Vitamin dan mineral, seperti vitamin A, C, D, kalsium, dan zat besi, sangat penting untuk fungsi tubuh yang optimal. Selain itu, serat dari buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian membantu menjaga kesehatan pencernaan. Penerapan makanan gizi seimbang pada anak usia dini sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan seperti kekurangan gizi, obesitas, dan penyakit kronis di masa depan. Orang tua dan pengasuh memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang seimbang dan bergizi. Edukasi tentang pentingnya gizi seimbang juga perlu diberikan kepada anak-anak sejak dini agar mereka dapat membuat pilihan makanan yang sehat. Dengan demikian, makanan gizi seimbang merupakan langkah penting dalam memastikan kebutuhan nutrisi harian anak terpenuhi dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan mereka secara optimal.

Hakim, Abdul; Hisyam, Mohamad; Agrosamdhyo, Raden

Penelitian ini pembahasan tentang persepsi guru madrasah Aliyah tentang impelemtasi asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) di Madrasah Aliyah An-Nuur Trisono. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi pandangan guru Ma terkait dengan pengetahuan program ANBK, hambatan yang terjadi saat pelaksanaan ANBK dan pemanfaatan hasil ANBK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskritif. Data didapatkan melalui wawancaran dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data yakni mendeskripsikan semua hasil dari wawancara dan disajikan dalam bentuk narasi serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengetahui tentang ANBK meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan yakni komputer, jaringan, server dan kesiapan siswa yang kurang. Selain itu, hasil dari program ANBK sudah dimanfaat oleh para guru dan berdampak positif bagi siswa yakni minat siswa kunjungan ke perpustakaan serta pemahaman siswa akan pengetahuan literasi dan numerasi  menjadi meningkat. Diharapkan adanya perbaikan untuk mengurangi hambatan saat pelaksanaan ANBK terutama peningkatan sarana dan prasarana yakni pengadaan jumlah komputer dan adanya program sosialisasi ANBK kepada para peserta didik sehingga pelaksanaan program ANKB dapat berjalan dengan lancar guna meningkatkan mutu pendidikan.

Maulana, Andrian; Sulistyo, Wiwin

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2024 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi signal wireless di SMP Negeri 10 Salatiga, dengan menggunakan Received Signal Strength Indicator (RSSI). Tujuan penelitian adalah untuk memahami distribusi kekuatan signal di sekitar lingkungan sekolah dan mengidentifikasi potensi perbaikan dalam infastruktur wireless. Metodologi melibatkan pengukuran RSSI pada lokasi strategis pengukuran nilai RSSI dilakukan dengan perhitungan otomatis menggunakan aplikasi Wi-Fi Analyzer, inSSIDer Home, dan Wi-Fi SNR. Perhitungan nilai RSSI juga dihitung dengan cara manual menggunakan rumus RSSI. Selain menghitung nilai RSSI juga ada Tahapan Interference Co-Channel dan pengukuran SNR kemudian data dianalisis untuk mengungkap pola dan variasi. Hasil penelitian menyoroti area dengan kekuatan signal rendah dan memberikan wawasan tentang efektivitas jaringan wireless. Temuan ini dapat mendukung perbaikan penempatan perangkat dan optimalisasi konektivitas. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi pada peningkatan pengalaman belajar berbasis teknologi informasi di SMP Negeri 10 Salatiga.

Metasari, Des; Berlian Kando, Sianipar; Rahmawati, Dyah Tepi

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

ABSTRAK Latar Belakang: Tindakan episiotomi pada ibu postpartum akan menimbulkan luka yang menjadi resiko terjadi infeksi dan perdarahan postpartum yang dapat menjadi fakor penyebab peningkatan Angka Kematian Ibu (AKI), sehingga proses penyembuhan luka menjadi hal penting untuk mengurangi resiko tersebut. Senam kegel dapat membantu proses penyembuhan luka karena melancarkan sirkulasi darah dan oksigen ke dalam otot dan jaringan disekitar, seperti perineum sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis (hubungan) senam kegel terhadap proses penyembuhan luka episotomi pada ibu postpartum di kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan analisis crossectional, sampel dalam penelitian ini ibu postpartum normal yang mengalami luka episiotomi di kota Bengkulu tahun 2022 yang berjumlah 40 orang, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, lama senam 20 menit selama 7 hari dengan frekuensi 1 kali/hari. Hasil: Sebagian besar ibu postpartum dengan episiotomy tidak melakukan senam kegel, Sebagian besar mengalami proses penyembuhan luka > 7 hari. Ada hubungan anatara senam kegel dengan penyembuhan luka episiotomy pada ibu postpartum normal yang terjadi episiotomy dengan Pvalue 0,013. Simpulan: Terdapat percepatan proses penyembuhan luka episiotomi pada ibu posprtum yang emlakukan senam kegel, sehingga dapat disarankan pada ibu postpartum untuk melakukan senam kegel untuk membantu perbaikan jaringan yang luka akibat tindakan episiotomi.

Ekawati Margaretha Ohee; Dultudes Mangopo

Jurnal Sains dan Teknologi 2023 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Munculnya susut daya diakibatkan oleh sebab-sebab yang sifatnya teknis dan non teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  besarnya susut daya dan metode perbaikan susut daya yang terjadi pada jaringan distribusi primer Penyulang Bougenville Jayapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer dan pengukuran beban pada trafo distribusi, mengukur panjang jaringan distribusi dengan menggunakan GPS. Berdasarkan hasil besarnya jatuh tegangan pada penyulang Bougenville Jayapura berdasarkan software ETAP 12.6.0, adalah sebesar 7,465 kV atau 37,33%. Sedangkan nilai angka susut daya atau rugi daya  adalah sebesar 33,926 kW atau 15,17%. Simulasi penekanan susut daya dan jatuh tegangan pada penyulang Bougenville  Jayapura yang dilakukan adalah dengan memotong atau memisahkan jaringan penyulang lama. Nilai susut daya dan jatuh tegangan penyulang Bougenville Baru berdasarkan hasil dari penekanan susut dengan memotong/perbaikan jaringan  berdasarkan software ETAP 12.6.0, adalah sebesar 15,17 kW atau  0,21% dan 0,02 kV atau 1,0%. Terjadi penurunan nilai susut daya dan jatuh tegangan pada penyulang Bougenville PT.PLN (Persero) ULP Jayapura setelah dilakukan pemisahan jaringan  

Murti, Hari

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi informasi atau komputer pada UKM bukan tanpa resiko, apalagi jika perangkat tersebut terpasang dalam basis jaringan dan internet. Operasi pemanfaatan teknologi informasi pada UKM dimungkinkan terdapat perbedaan dibanding dengan bisnis dengan skala besar (enterprise). Perbedaan pendekatan penerapan TI dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh UKM. Namun keamanan komputer memiliki standar yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanannya. Data atau informasi dianggap aman jika memenuhi persyaratan berupa kerahasiaan (confidentiality), integrasi (integraty), dan Otentikasi (othentication). Persyaratan tersebut merupakan bagian dari aspek keamanan yang harus dipenuhi. Model pengendalian resiko dan pembebasan dari bahaya ancaman keamanan terhadap sumber daya informasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan (preventive) dan penyembuahan atau perbaikan (recovery/corrective). Model pengendalian tersebut harus dapat diimplementasikan oleh UKM baik pada bagian front-office maupun back-office. Upaya perlindungan terhadap perangkat teknologi ionformasi harus dimulai dari atasan (top manjemen). Tanpa danya kemauan dari top manajemen maka tidak mungkin system keamanan dapat diimplementasikan. Top manajemen pada UKM dapat memutuskan prioritas manajemen atau manfaat keamanan sistem informasi. Setiap ukuran keamanan yang dirancang manajer usaha kecil dan menengah untuk menjaga keamanan komputer dan sistem informasi UKM harus diterapkan system keamanan secara yang komprehensif terhadap semua system yang berpotensi terhadap hilangnya keamanan computer. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengendalian keamanan berupa pengendalian dan proteksi, melakukan  monitoring dan auditing, serta selalu memahami masalah-masalah yang muncul terhadap ancaman dan serangan. Kata kunci : UKM, implementasi, keamanan, dan pengendalian