Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Sim, Alfred Sutrisno; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Alifia, Khalisya; Aditya, Vincent +1 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Neurocognitive disorders, particularly dementia, affect various cognitive functions such as memory, attention, language, learning, and problem-solving, with the elderly population being the most impacted. The prevalence of dementia is projected to rise to 131 million cases by 2050, posing significant social and economic implications. This study employed a cross-sectional method to evaluate the role of Apolipoprotein A (APOA) and Apolipoprotein B (APOB) in the diagnosis and prevention of dementia in older adults. The results showed that Apolipoprotein A was not significantly correlated with MMSE scores, indicating no clear relationship between APOA and cognitive function. In contrast, Apolipoprotein B demonstrated a significant negative correlation with MMSE, suggesting that increased APOB levels are associated with cognitive decline. Elevated ApoB, linked to increased LDL and oxidative stress, correlated with reduced cognitive function, whereas ApoA, the main component of HDL, is associated with neuroprotective effects. These findings underscore the importance of monitoring lipid profiles, including ApoA and ApoB, in the prevention and management of dementia in the elderly.    

Sim, Alfred Sutrisno; Alifia, Khalisya; Aditya, Vincent; Christian, Farell; Destra, Edwin

jurnal ABDIMAS Indonesia 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Depresi adalah kondisi kesehatan mental yang serius dan sering terjadi yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan berbagai komplikasi kesehatan. Apolipoprotein A dan B diketahui memiliki hubungan dengan depresi, sehingga dalam upaya pencegahan dan pengelolaan depresi pada lansia, perlu dilakukan skrining apolipoprotein A dan B. Maka dari itu kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode PDCA (Plan, Do, Check, Act) untuk memastikan keberlangsungan kegiatan ini dan meningkatkan kualitas kegiatan dengan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan edukasi kesehatan mengenai pentingnya nutrisi dan aktivitas fisik, serta dukungan sosial. Hasil menunjukkan bahwa pada lansia, didapatkan kadar apolipoprotein A rata-rata adalah 155.59 mg/dL dan apolipoprotein B rata-rata adalah 93.2 mg/dL. Sebanyak 59.1% lansia tidak mengalami depresi, sementara 20.4% mengalami depresi ringan, 9.7% depresi sedang, dan 10.8% depresi berat. Deteksi dini merupakan hal yang penting sehingga individu dapat mencari yang tepat dapat membantu mengelola kadar apolipoprotein, mengurangi risiko depresi, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup lansia.