Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Adrian Yanuar P; Teresia Noiman Derung

Berkat : Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The digital era has brought significant transformation in the lives of young people, creating both opportunities and challenges for the expression of spiritual values. This study aims to identify and analyze the implementation of the values of Christus Vivit as a spiritual guide for young people in facing the challenges of the digital age. Through a literature review method, this research examines various sources related to Christus Vivit and its relevance to contemporary digital phenomena. The research findings identify four key values of Christus Vivit that are relevant for young people in the digital era: a personal relationship with the living Christ as a spiritual foundation in facing the influx of digital information; freedom and responsibility in the digital realm to filter information and adopt a critical attitude; solidarity and authentic community as an alternative to shallow virtual connections; and discernment and digital wisdom. These findings imply the need for the development of a spiritual mentoring model that integrates Christus Vivit values with digital competencies, so that young people can become wise users of technology while authentically practicing the Christian faith amid the complexities of the digital world.

Tantani Binti Longkiad

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2022 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Panggilan sebagai imam merupakan panggilan yang sangat istimewa. Panggilan imamat merupakan anugerah ilahi khusus di dalam rencana kasih dan penyelamatan Allah bagi seluruh umat manusia. Mereka dipanggil untuk tujuan yang luhur dan mulia; untuk menjadi teladan serta harapan dalam menjawab kebutuhan rohani kawanan domba-Nya melalui tugas pelayanan mereka sebagai ‘alter Christus’. Rahmat tahbisan yang diterima oleh para imam membuat mereka menjadi gambar Kristus sendiri, Sang Imam Agung. Sebagai imam mereka mengambil bagian dalam tridharma pokok Kristus, yaitu: “Mewartakan Sabda (nabi/guru), menguduskan umat Allah (imam), dan menggembalakan umat Allah (raja). Namun, karena kelemahan dan dosa, tidak sedikit imam yang telah terseret dalam arus dunia ini dan cenderung menjauhkan diri dari Allah sehingga merusak gambar Kristus dalam diri para imam. Berhadapan dengan tantangan para imam mencapai kekudusan sebagai ‘alter Christus’, penulis tertarik menulis paper ini untuk mencoba mengerti spiritualitas imamat dan mencari sarana terbaik dalam upaya mencapai kekudusan bagi para imam (calon imam).