Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Irma M. Yahya; Kristine Dareda; Musdhalifa Kilian

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Hipertensi merupakan gangguan pada sistem sirkulasi.Seseorang dikatakan hipertensi apabila keadaan tekanan darah mengalami peningkatan diatas normal yaitu ? 140 mmHg untuk tekanan sistolik dan atau ? 90 mmHg untuk tekanan diastolik secara terus-menerus. Penatalaksanaan dalam mengatasi hipertensi terbagi menjadi dua, yaitu pengobatan farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi non farmakologis yang relatif praktis dan efisien yaitu saalah satunya dengan cara pemberian aromaterapi bunga mawar. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh pemberian aroma terapi bunga mawar terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kombos Kota Manado. Penelitian dilakukan bersifat eksperimental menggunakan desain penelitian one group pretest-postest design. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 22 orang dengan menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0 untuk dianalisa menggunakan uji wilcoxon sign test. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebelum pemberian aroma terapi bunga mawar didapatkan rata-rata tekanan darah yaitu 151/90 mmHg. Setelah pemberian aroma terapi bunga mengalami penurunan rata-rata tekanan darah yaitu 136/81 mmHg. Data di uji dengan wilcoxon sign test. Dengan hasil nilai p value= 0,000 < ? = 0,05 dengan demikian H_0 ditolak dan H_aditerima.Artinya ada pengaruh pemberianaroma terapi bunga mawar terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kombos Kota Manado. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh pemberian aroma terapi bunga mawar terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kombos Kota Manado. Saran agar penelitian ini dapat menjadi tambahan informasi kepada mahasiswa tentang pengaruh pemberian aroma terapi bunga mawar terhadap tekanan darah pasien hipertensi danjuga dapat dijadikan sebagai bahan bacaan maupun pembelajaran bagi mahasiswa.

Iskandar Simbala; Fadly Syamsudin; Stevanny Polontalo; Tias R. Nahu

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia sangat rentang terkena penyakit hipertensi. Penatalaksanaan secara nonfarmakologis yang dapat menurunkan hipertensi adalah tanaman herbal salah satunya bawang putih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo. Desain penelitian quasi eksperimen dengan pre test-post test with control group. Populasi semua lansia di Griya Lansia Jannati sebanyak 23 lansia dan  di Panti Sosial Tresna Werdha Beringin Hutuo sebanyak 140 lansia. Sampel berjumlah 16 kelompok intervensi dan 16 kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi tekanan darah, tensimeter air raksa, stetoskop dan SOP seduhan bawang putih serta menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian kelompok perlakuan rata-rata tekanan darah pre-test 152.50/90 mmHg dan post-test 128.75/80 mmHg, sedangkan kelompok kontrol rata-rata tekanan darah pre-test 148.13/81.88 mmHg dan  post-test 147.50/80.63 mmHg dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan ada pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran  lansia dapat menerapkan terapi ini dalam menurunkan tekanan darah dengan cara yang mudah dan lebih terjangkau.