SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Yohanes Surya

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Saat ini, dengan munculnya e-commerce di Indonesia, orang hanya tinggal di rumah, membeli barang secara online dan mengirimkannya langsung ke rumah. Semua dapat dilakukan dengan beberapa klik atau ketukan. Dengan mempertimbangkan kemudahan ini, minat belanja online semakin meningkat. E-commerce di Indonesia tumbuh signifikan sejak beberapa tahun terakhir. Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Barometer Konsumen Google bersama toko online Elevenia, Jumlah transaksi online di Indonesia meningkat, 78% responden berbelanja online melalui gadget seluler. di Indonesia mencatat 41% penjualannya berasal dari Jakarta, namun enam bulan kemudian angka ini turun menjadi 22%. Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya konsumen di Jakarta yang rutin berbelanja online, konsumen di luar Jakarta juga memberikan kontribusinya terhadap pasar e-commerce di Indonesia, termasuk masyarakat di kota Semarang. Dengan semakin merabahnya perkembangan industri e-commerce Transmart berinovasi dengan meluncurkan Transmart Home Dilevery (THD) diharap mampu membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat terutama produk fresh food namun tetap meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Dengan semakin maraknya perkembangan perbelanjaan online Transmart hadir dengan memberikan pelayanan yang aman, praktis dan juga nyaman bagi pelanggan. Riset yang dilakukan oleh Association of E-commerce Indonesia (IDEA), Google Indonesia, dan TNS (Taylor Nelson Sofres) menemukan bahwa produk fesyen mendominasi pasar e-commerce sebagai produk yang paling sering dibeli, diikuti oleh gadget seluler, elektronik konsumen, buku dan majalah, dan bahan makanan. Dengan berkembangnya e-commerce, persaingan antar toko online menjadi semakin ketat. Banyak perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang berubah-ubah. Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, perusahaan harus memahami pentingnya kepuasan pelanggan. Pelanggan yang puas akan membeli produk lagi, membicarakan produk dengan baik kepada orang lain. Terutama di pasar e-commerce jika orang menemukan produk serupa dengan harga lebih rendah dan kualitas lebih tinggi, mereka dapat dengan mudah pindah dan membeli dari pesaing yang lebih gesit. Masalah belanja online lainnya adalah layanan pengiriman yang buruk yang mengakibatkan kedatangan produk terlalu lama atau bahkan rusak. Layanan pengiriman sangat penting dalam e-commerce, karena merupakan tahap terakhir dari proses pemenuhan pesanan dan dari sudut pandang konsumen, yang paling kritis. Pengiriman tepat waktu dan andal harus menjadi prioritas nomor satu dan sangat penting untuk keberhasilan setiap toko online. Penelitian ini mengambil obyek di Transmart Setiabudi Kota Semarang, karena masa pandemi COVID-19 ini meluncurkan layanan pesan antar Transmart Home Dailivery (THD) yang dapat diakses melalui website thd.transretail.co.id ataupun dengan cara scan QR code yang terdapat pada seluruh sosial media Transmart Carrefour. Peluncuran layanan pesan antar ini diharap mampu membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat terutama produk fresh food, namun tetap meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Permasalahan yang diangkat penelitian ini adalah bagaimanakah dampak online fresh product delivery service dan pakaging produk dalam upaya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini sesuai renstra Universitas 17 Agustus 1945 dalam topik tata kelola bisnis perusahaan.

Orno, Theosobia Grace; Yuniarty, Tuty

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Terdapat 240 zona merah covid-19 di seluruh Indonesia, dan terdapat 5 zona merah untuk Provinsi Sulawesi tenggara yaitu kota Kendari, kota Bau-bau, Kolaka, Muna dan Konawe. Berbagai regulasi diterbitkan oleh pemerintah dalam upaya penanggulangan covid-19 termasuk didalamnya adalah program vaksinasi yang diharapkan dapat membentuk kekebalan kelompok/ herd immunity. Salah satu indikator keberhasilan program vaksinasi adalah terbentuknya antibodi anti SARS-CoV-2 (IgM dan IgG). Tujuan kegiatan adalah melakukan kegiatan skrining berupa pemeriksaan antibodi SARS-CoV-2 sebagai salah satu indikator keberhasilan program vaksinasi covid-19 bagi siswa-siswi SMAN 1 Soropia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode imukokromatografi. Hasil skrining antibodi SARS-CoV-2 memperlihatkan hasil positif/reaktif sebanyak 32 orang (43%) yang tersebar menjadi reaktif IgM sebanyak 12 orang  (16%), IgG sebanyak15 orang (20%), IgM dan IgG sebanyak 5 orang (7%), serta hasil negatif/ non reaktif sebanyak 43 orang (57%). Seyogianya, program vaksinasi dikatakan berhasil jika dapat merangsang pembentukan antibodi dalam  tubuh, namun dalam kenyataannya lebih dari 50% subjek yang menunjukkan hasil negatif/ non reaktif. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti efikasi vaksin dan juga respon imun tiap orang.

Sjenny Tuju; Atik Purwandari; Irmasanti; Fredrika Losu; sandra Tombokan +2 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Vaksinasi COVID-19  untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19 dalam mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah.  Vaksinasi dilakukan pada masyarakat atau sasaran yang hendak melakukan vaksin dosis 1, dosis 2 dan booster yaitu untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi. Vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19. Tujuan Implementasi Kebidanan Komplementer Aromaterapi dan Hand Sanitizer  Lemon dan Pelayanan vaksinasi COVID-19 pada masyarakat khususnya pengunjung     Mall Manado Town Square 3 Kota Manado

Windarti Rumaolat; Idham Soamole

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang; Dunia saat ini tengah waspada dengan penyebaran sebuah virus yang dikenal dengan virus corona muncul dan menyerang manusia  dampak penyebaran virus corona menyebabkan banyak masyarakat yang mengalami kecemasan. Tujuan; mengeksplorasi Pengalaman kecemasan masyarakat pada masa pandemi COVID-19. Metode; Menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomonologi, dengan 5 orang partisipan, teknik penentuan sampel secara Snowball Sampling, pengelolaan dan Analisis data menggunakan Interpertasi Phenomenological Analysis (IPA). Hasil; ditemukan  2 tema besar, yaitu: pengalaman kecemasan yang dirasakan, dan gangguan sosial ekonomi. Pembahasan; Mayoritas responden menyatakan pengalaman dan tingkat kecemasan dalam menghadapi Covid-19 yaitu jika mereka kehilangan pekerjaan dan gangguan sosial ekonomi  karena sebagian besar masyarakat banyak yang tidak lagi bekerja atau berdagang. Kesimpulan; Sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan dalam menghadapi pandemic covid-19 dalam hal ini responden cemas akan kehilangan pekerjaan.  

Anggun Yuli Asih; Rini Novi Ambarwati; Eni Heni Hermaliani; Tuti Haryanti; Windu Gata

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Indonesia terkenal sebagai negara agraris karena memiliki sumber daya alam melimpah yang didukung dengan tanah subur sehingga masyarakatnya mayoritas bermatapencaharian sebagai petani. Salah satu hasil pertanian yang berkontribusi terhadap kemiskinan di Indonesia yaitu beras. Beras dengan mudah dapat ditemukan di pasar baik pasar tradisional maupun pasar modern, namun ditengah pandemi virus corona (COVID-19) sekarang ini membuat orang merasa takut untuk pergi ke pasar karena pasar merupakan salah satu klaster terbesar penularan covid-19. Salah satu inovasi teknologi yang telah banyak digunakan dalam dunia perniagaan yaitu vending machine (VM). VM merupakan sebuah mesin penjualan otomatis yang biasanya terdapat di tempat ramai dan strategis. Hal ini yang mendasari untuk pembuatan simulasi VM beras dan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pemutus penyebaran dan penularan covid-19. Simulasi VM beras ini dapat melakukan penjualan otomatis beras dengan masukkan berupa uang kertas atau dengan e-money dan keluarannya berupa struk bukti pembelian beras dan 5 jenis beras. Metode yang digunakan yaitu Finite State Automata (FSA) jenis Non-deterministic Finite State Automata (NFA) yang didefinisikan lima tupel, dengan rumus: M = (Q, Σ, δ, S, F). NFA dipilih karena dapat menjelaskan konsep kerja secara rinci sehingga mudah dipahami dan hasil dari FSA dapat dibuat konsep logika sederhana untuk implementasi.

Putri, Ervita Adelia; Trisiana, Anita; Dentatama, Jocellin; Widya, Kun; Jonggor, Yunuarius

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pada dini tahun 2020, Tanah air terkena virus ialah pandemic covid- 19( coronavirus disease 2019). Wabah ini sedang lalu membayang- bayangi beberapa negeri di bumi. Tidak lain Tanah air. Bila tadinya Tanah air jadi salah satu negeri yang belum terkena, saat ini Tanah Air telah mengonfirmasi permasalahan pertamanya. Tidak tanggung–tanggung, penderita yang terinveksi virus corona dikala ini telah terus menjadi banyak.Warga butuh berjaga- jaga serta melindungi kesehatan. Penguasa pula telah mulai beranjak menanggulangi wabah ini serta mulai memberi imbauan buat lockdown di sebagian tempat serta mengharuskan masyrakat buat melaksanakan sosisal distancing. Mengharuskan memakai masker, senantiasa membersihkan tangan memakai sabun serta melindungi kebersihan. Tetapi kunci dari seluruh merupakan pemahaman warga sendiri kepada endemi ini. Kedudukan alat sosial ataupun alat massa pula amat berarti sebab masyrakat bisa mengenali data mengenai covid- 19 serta mengenali mengenai penyebaran serta berpa yang telah terkena. Tata cara penelitian yang di maanfaatkan merupakan tata cara kualitatif ialah dengan mengakulasi informasi serta menyamakan dari bermacam pangkal. Hasil riset dipakai buat tingkatkan pemahaman khalayak buat memutuskan laju penyebaran covid- 19. Kata Kunci : : Covid- 19 ,  Kesadaran masyarakat, Media Massa

Nanang Khosim; Sonia Selviana; Afifah Kurniawati; Ainnur Rizqiana D; Figo Hendra N +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Virus Corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SARS 1. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian 2. Adapun penyebab secara pasti dari virus ini belum dapat diketahui secara pasti. Penyebaran virus ini dapat terjadi melalui sekresi dari manusia ke manusia, sekresi ini meliputi air liur, pernafasan atau droplet 3. Maka dari itu pemerintah mengambil  tindakan  tegas  dengan  melakukan  pembatasan  berskala  besar, seperti menutup tempat keramaian secara sementara. Namun saat ini dengan era “New Normal”, masyarakat sudah sedikit diberikan kelonggaran dalam melakukan aktivitas.   Kata Kunci : Covid 19, Refreshing, New Normal