Publication Search

74,541 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Saparwati, Mona; Trimawati Trimawati; Abdul Wahid; Ucta P

Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The growing use of smartphones among adolescents carries a high risk of addiction, which can negatively impact physical, mental, and social well-being. To address this issue, a community service program was implemented to conduct early detection of gadget addiction among high school students and provide educational health media to raise knowledge and awareness about excessive smartphone use. The program involved 240 students of SMA Negeri 1 Tuntang and was conducted in three stages: screening, development of educational materials, and health counseling. Screening used the short version of the Smartphone Addiction Scale and revealed that 90% of students were classified as addicted. Prior to counseling, 81.25% of students had low levels of knowledge regarding healthy gadget use, which significantly improved after the intervention, with 83.4% achieving high knowledge levels. Health counseling proved crucial in enhancing students’ understanding and promoting responsible smartphone habits. The program highlights the importance of collaborative efforts by schools, parents, and students to limit smartphone use, encourage physical activity, and foster face-to-face social interactions to support adolescent well-being.

Budhi, Wahyu Satyaning; Annisa Maharani

International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The soil in Kedungdandang Hamlet, Muncar, has previously been identified as expansive clay that is highly sensitive to changes in moisture content and exhibits significant shrink–swell behavior, which leads to a reduction in bearing capacity and structural damage such as cracking in floors and walls, therefore, soil improvement through stabilization is required. This study aims to determine the effect of adding cement and rice husk ash (RHA) on the mechanical properties of expansive clay soil by using 3% cement and 6%, 8%, and 10% rice husk ash based on the weight of the soil. The results of the unconfined compressive strength (UCT) test indicate that the natural soil has a qu value of 28.62 kN/m², which increases to 55.08 kN/m² with the addition of 3% cement and 6% RHA, to 62.66 kN/m² with 3% cement and 8% RHA, and reaches the highest value of 86.98 kN/m² for the mixture containing 3% cement and 10% RHA. This increase in qu value indicates that the stabilization process improves the mechanical properties of the soil through a pozzolanic reaction, resulting in a more stable soil structure and a higher bearing capacity.

Wahyu Arifki; Tigo Mindiastiwi

Jurnal Teknik Sipil 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Stabilisasi tanah merupakan upaya memperbaiki tanah dalam keadaan tertentu sehingga didapatkan karakteristik tanah yang diinginkan dengan menambah zat aditif untuk meningkatkan kekuatan tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis tanah asli, mengetahui pengaruh bahan stabilisasi tambahan terhadap tanah, dan perbandingan pada campuran optimal. Penelitian ini menggunakan bahan semen PCC dan semen instan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengujian laboratorium dengan uji kuat tekan bebas (UCT) dengan masing masing bahan aditif menggunakan komposisi campuran 0%,4%,8% dan 12%. Berdasarkan pengujian sifat fisis tanah asli memperoleh nilai berat jenis rata rata 2,595, (γb) 1,637 gr/cm³, dan termasuk jenis tanah lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi (OH). Berdasarkan sifat mekanis diperoleh dengan uji UCT tanah asli memiliki nilai kuat tekan bebas 0,677 kg/cm2 dengan Cu yaitu 0,338 kg/cm2. Untuk kuat tekan bebas tanah asli dan semen PCC paling tinggi didapat 1,776 kg/cm2 pada komposisi bahan stabilisasi semen PCC sebesar 8%, dan kuat tekan tanah asli dan semen instan paling tinggi didapat sebesar 1,967 kg/cm2 pada campuran semen instan 8%. Berdasarkan penelitian dapat disimpukan bahan paling optimal yaitu semen instan dengan komposisi campuran 8%. Perbandingan kuat tekan bebas dari tanah asli dibandingkan dengan semen PCC dan semen instan yaitu 0,677; 1,776;1,967.

Mindiastiwi, Tigo; Rizky Romadlon, Farisy

Jurnal Teknik Sipil 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Stabilisasi tanah didefinisikan sebagai usaha untuk memperbaiki karakteristik tanah dengan menambahkan bahan aditif untuk meningkatkan kekuatan tanah. Banyak bahan yang bisa digunakan sebagai bahan stabilisasi diantaranya yaitu, semen, kapur, bottom ash dan fly ash. Penelitian ini hanya menggunakan satu jenis bahan aditif yaitu kapur. Metode yang digunakan berupa pengujian labolatorium dengan uji tekan bebas/unconfined compression test (UCT) dengan kombinasi campuran kapur 0%,5%,7%,10% dan 12%. Berdasarkan pengujian sifat fisis, tanah asli di Kecamatan Gunungpati Kabupaten Semarang dikategorikan sebagai tanah lempung organik dengan nilai berat jenis tanah rata-rata (Gs) 2,44 dan berat volme tanah basah (γb) 1,594gr/cm³. Berdasarkan pengujian UCT tanah asli memiliki nilai kuat tekan bebas (qu) 0,345 kg/cm2 dan kohesi undrianed (Cu) 0,249 kg/cm2 termasuk kategori lempung lunak. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai qu dan Cu semakin meningkat sesuai dengan penambahan prosentase kapur, dengan nilai qu dan Cu maksimum pada campuran kapur sebesar 12%. Pada penelitian ini dihasilkan persamaan linier y=0,041x + 0,3288 R² = 0,9868, persamaan tersebut merupakan persamaan antara penambahan prosentase kapur dengan nilai qu maksimum pada prosentase kapur 0% 5%,7%,10% dan 12%.