SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Rispan Rispan; Yenni Samri Juliati Nasution

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The issue of nazir waqf, which is still traditional-consumptive due to lack of knowledge about waqf and poor human resources, is one of the obstacles in the implementation of waqf legislation. The problem of naziran will be discussed in this article, along with its definition, tupoksi, professional nazir standards, challenges, and solutions. The findings of this study lead to the conclusion that morality, management, and business, along with other additional information and insights, are necessary for professional nazirs. Professional Nazirs also need to have human skills, technical abilities, and interpersonal skills. Other challenges include expertise, coaching, recruitment, incentives, competencies, and supervision. In addition, the paradigm shift and the existence of Nazir are some of the solutions that can be applied, such as associations, the establishment of Nazir schools, and the improvement of Nazir welfare. The guidance and supervision of Nazir Waqf is carried out by the Minister and the Indonesian Waqf Board, with the aim of improving professionalism and ethics in the management of waqf. Improving the quality of professional nazir is expected to have an impact on increasing the productivity of waqf assets, increasing public trust, and making a real contribution to economic and social development.

Norhayati, Eko; Istiqamah, Istiqamah; Budi, Setia

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan primer bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di wilayahnya, termasuk pelayanan SDIDTK. Pelayanan Kesehatan harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran evaluasi program pelaksana pelayanan kesehatan balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batumandi. Metode penelitian kualitatif, subjek penelitian terdiri dari informan utama dan informan trianggulasi. Intrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian didapatkan aspek input meliputi man yaitu bidan desa, bidan Puskesmas, gizi, aparat desa dan kader yang bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing. Money berasal dari APBD, DAK dan dana desa. Material yaitu alat-alat pengukur timbangan, pemberian makanan tambahan dan permainan edukatif. Machines yaitu komputer/laptop dan jaringan internet. Method yaitu buku-buku pedoman terkait pelaksanaan program pelayanan kesehatan balita. Aspek proses program pelaksana pelayanan kesehatan balita meliputi perencanaan yaitu pelaksanaan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan sedangkan pelaksanaan sesuai dengan perencanaan dan jadwal yang telah ditentukan. Aspek output meliputi monitoring yaitu dengan melakukan rapat bulanan dan dilakukan secara berkala satu bulan sekali sedangkan evaluasi telah dilakukan dan mengalami kendala yaitu kekurangan tenaga kesehatan dan deteksi dini kesehatan balita.

Ade Fitri Arianti; Bunga Elvyan Br. Damanik; Istikhoma Rambe; Rehana Nugraha B.Sitorus; Quen Kholisa Purba +1 more

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Puskesmas as a provider of basic health services has a very important role in maintaining public health. If it functions properly, the puskesmas will be able to provide quality services for people in need. The success of puskesmas in carrying out their programs is determined by the availability of human resources (HR) that are balanced between medical personnel on one side and promotive and preventive personnel on the other. The relationship between ability, workload, work discipline, and work motivation with the performance of health workers is obtained that there is a relationship between ability, workload, work discipline, and work motivation with the performance of health workers. Research Objectives: The purpose of this study is to analyze the suitability of the main tasks and functions (tupoksi) with education and skills as well as means of supporting work. Research Methods: The author of this article uses a descriptive qualitative method that seeks to describe an object or subject of an inductive nature. Result: Inappropriate tupoksi due to limited health workers in puskesmas, especially limited skills based on the type of education. As a result, there are health workers who are in charge of programs that do not match their skills. Conclusion: The lack of health workers makes the tupoksi incompatible with the educational background of the staff in charge of the program at the Puskesmas.

Anatia Simamora; Rosalinda Manullang; Pedro Renardo Naibaho; Dyva Claretta

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Citra nama baik perusahaan merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga dan dikembangkan untuk mempermudah terbangunnya kepercayaan eksternal dan sehingga terjalin kerjasama yang dibutuhkan demi menunjang kesuksesan perusahaan. PT. Adiprima Suraprinta termasuk dalam anak perusahaan dari Jawa Pos Group. Dengan humas yang masih baru, perusahaan ini juga belum melakukan pembagian tupoksi terkait peran dan fungsi humas. Metode Penelitian yang digunakan peneliti pada riset ini adalah penelitian kualitatif, dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan narasumber dan memberi pertanyaan yang terperinci dan mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  bagaimana dan sejauh apa perkembangan Humas PT. Adiprima Suraprinta melihat dari kegiatan humas yang ada dan bagaimana mereka menjalankan fungsi dan peran humas itu sendiri, khususnya dalam menangani isu dan krisis.  Hasil yang ditemukan peneliti dalam penelitian ditemukan bahwa Humas dari PT. Adiprima Suraprinta terkena isu mengenai kerusakan lingkungan yang diasumsikan diakibatkan oleh kegiatan pabrik yang berlokasi dekat dengan warga. Keberadaan Humas yang baru ini kemudian menjadi perantara dalam menyampaikan informasi dan juga memberikan pengertian kepada masyarakat sekitar. Perusahaan PT. Adiprima Suraprinta kemudian menyadari pentingnya humas setelah perusahaan dilanda isu. Perusahaan perlu mengembangkan fungsi dan tugas dari humas perusahaan Sebaiknya Humas perusahaan berdiri sendiri dan terfokus hanya untuk menjalankan kehumasan agar lebih maksimal.

Agus Bahrudin; Wahyu Wirasati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Dalam rangka   mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, maka   keterlibatan perempuan menjadi   syarat mutlak . Peran perempuan dalam pembangunan telah diakomodir dalam berbagai peraturan berkaitan keterlibatannya yang sangat diperlukan bagi keberhasilan pembangunan diantaranya melalui program kampung KB. Peran perempuan dalam implementasi program Kampung KB di Desa Bumiayu dapat dilihat dari 4 aspek yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi . Peran perempuan dalam menyampaikan informasi dan menerapkan program kepada masyarakat dilakukan melalui sarana media sosial sebagai penyampaian informasi dimana setiap kegiatan yang dilakukan kelompok kerja Kampung KB disampaikan dalam bentuk foto ataupun video. Disamping itu  juga  memiliki SDM perempuan pelaksana handal yang terwadahi dalam kepengusan Pokja Kampung KB COE (Central Of Excellence) Bumi Sejahtera periode tahun 2021- 2025 dengan  SK Nomor 411.3/23/2021.  Disposisi  dan struktur  birokrasi    diwujudkan berupa  dukungan  dan  komitmen semua  pihak  dimana pelaksanakan tugas dilakukan  sesuai dengan tupoksi dan pembidangan kegiatan yang dijalankan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang ada, Adapun  faktor  penghambat  yang  dihadapi  perempuan  dalam  pelaksanaan  program adalah  sulitnya merubah paradigma masyarakat mengenai KB, anggapan banyak anak banyak rezeki, dan kurangnya pendanaan terhadap program KB   Sedangkan faktor pendukung adalah kesadaran yang kuat dari masyarakat   untuk lepas dari stigma kemiskinan