Publication Search

74,467 articles from 724 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 266

Analytics

Elvira Dinda Kurniasari; Hanum Salsabilla; Fransiska Clarita Saputri Rani; I Made Suparta

Kemiskinan masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh Provinsi Jawa Timur. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial IPM memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur, sedangkan TPT berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, IPM dan TPT berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia melalui aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup yang layak dapat menjadi salah satu strategi dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur.

Fibrianti; Sajalia, Husniyati; Supini, R

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan masalah kesehatan di masyarakat. Penyakit ini banyak di derita oleh para perempuan di negara berkembang, Kanker serviks berawal dari adanya infeksi virus HPV yang terjadi karena pola perilaku hidup yang salah, penyebabnya adalah infeksi dari Human Vapiloma Virus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan seksual dan ditemukan pada 95% kasus Kanker serviks. untuk mengetahui Hubungan Faktor Predisposisi dan Fakor Reinforcing dalam pelaksanaan Deteksi dini Kanker serviks Dengan metode IVA Test Pada Wanita Usia Subur di Desa Tembeng Putik wilayah kerja Puskesmas Wanasaba. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya wanita usia subur, jumlah sampel 38 orang dengan teknik pengambilan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner, dan analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil uji statistik menunjukkan Faktor Predisposisi (tingkat pendidikan)  didapatkan nilai p-value = 0,234 (>?=0,05), factor reinforcing (dukungan suami,)didapatkan nilai p-value = 0,004 (<?=0,05), Tidak Ada hubungan antara Faktor Predisposisi (tingkat pendidikan) dengan pelaksanaan Deteksi dini Kanker serviks metode IVA Test. Ada Hubungan antara factor reinforcing (dukungan suami,) dengan pelaksanaan Deteksi dini Kanker serviks metode IVA Test.

Rahman; Mersatika H, Agnes Mersatika H; Wulandari, Windi; Tanzil, Zahra Sa’ada Fatiyyah; Damayanti, Yunita Dewi +1 more

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kesehatan mental mahasiswa merupakan aspek penting yang dapat memengaruhi prestasi akademik dan kualitas hidup secara keseluruhan. Tingginya tekanan akademis yang dialami mahasiswa berpotensi menambah tingkat stres serta berbagai masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, sangat penting untuk melaksanakan upaya pencegahan dan promosi melalui pendidikan mengenai kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek pendidikan kesehatan mental dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa di Universitas Halu Oleo, Kendari, tentang kesehatan mental dan stres yang berkaitan dengan akademik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pre-eksperimental yang melibatkan pendekatan pre-test dan post-test dalam satu kelompok dengan partisipasi sebanyak 76 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui aplikasi Quizizz, baik sebelum maupun setelah sesi edukasi kesehatan mental yang dilakukan secara online melalui Zoom Meeting, dengan dukungan materi dari PowerPoint dan diskusi interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan, dari 6,83 pada pre-test menjadi 8,71 pada post-test. Analisis menggunakan uji t berpasangan mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor yang diperoleh sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kesehatan mental melalui platform daring efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kesehatan mental serta tekanan akademik. Pembelajaran kesehatan mental bisa berfungsi sebagai salah satu pendekatan pendorong dan pencegahan yang mendukung pengembangan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa, dan dapat diperluas sebagai program yang berkelanjutan dalam konteks perguruan tinggi.

Nur Indriyani, Nastiti; Rinaldi, Elma Ertian; Rahma, Dila

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Keamanan makanan dan minuman remaja sangat penting untuk kesehatan mereka, terutama mengingat peningkatan konsumsi makanan siap saji dan minuman berpemanis. Ketidaktahuan tentang kandungan gula dan keasaman minuman dapat meningkatkan risiko penyakit apabila dikonsumsi secara berlebihan. Melalui praktikum dan penyuluhan dasar literasi sains, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang makanan dan minuman yang aman untuk dikonsumsi. Di SMK Ma'arif NU 2 Ajibarang, kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan praktikum untuk mengidentifikasi gula menggunakan reaksi Fehling dan Benedict serta pengujian pH minuman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami konsep dasar keamanan pangan; mereka tahu bahwa minuman mengandung gula yang lebih sedikit; dan mereka tahu tingkat keasaman beberapa sampel minuman yang diuji. Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, dan SDG 12 tentang konsumsi yang bertanggung jawab, akan dilaksanakan melalui kegiatan ini. Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan program Asta Cita yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan kesehatan dan sains terapan. Kegiatan ini diharapkan akan membantu siswa menjadi lebih cerdas dalam memilih makanan dan minuman yang sehat dan aman untuk dikonsumsi setiap hari.

Ruth Maya Londong Palayu; Lusia Narsia Amsad; Nazih Sadatul Kahfi

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Literasi membaca merupakan kompetensi dasar yang penting dalam mendukung perkembangan akademik murid sekolah dasar, namun kemampuan membaca pemahaman, khususnya pada tingkat kalimat sederhana, masih menjadi permasalahan di berbagai satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan gerakan literasi membaca pemahaman melalui buku cerita dalam meningkatkan keterampilan membaca kalimat sederhana pada murid kelas III SD Inpres Anduam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 9 murid kelas III yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan membaca kalimat sederhana sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca murid, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 58,22 pada pretest menjadi 78,56 pada posttest (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa gerakan literasi membaca pemahaman berbasis buku cerita efektif dalam membantu murid memahami struktur dan makna kalimat sederhana. Penelitian ini merekomendasikan penerapan gerakan literasi membaca pemahaman secara berkelanjutan sebagai strategi pembelajaran membaca di sekolah dasar.

Popang, Christina Tien; Sulistiyowati, Anisa Nanang; Lestari, Dyan Puji

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Malaria selama kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemik dan berisiko menimbulkan dampak serius bagi ibu maupun janin. Penggunaan kelambu berinsektisida merupakan salah satu upaya pencegahan yang efektif, namun kepatuhan ibu hamil dalam penggunaannya masih rendah. Pendidikan kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan perilaku pencegahan malaria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam penggunaan kelambu berinsektisida. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental pretest–posttest pada satu kelompok. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Nabarua pada bulan September hingga Desember 2025 dengan sampel sebanyak 33 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi pendidikan kesehatan diberikan selama 30–45 menit. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon sesuai dengan distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil yang bermakna secara statistik setelah diberikan pendidikan kesehatan (p < 0,05). Kesimpulannya, pendidikan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dan perlu diintegrasikan secara rutin dalam pelayanan antenatal care di daerah endemik malaria.

Sinky, Sita Prasti; Luayyi, Sri; Fauziyah, Fauziyah

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2026 FEB Universitas Maritim Semarang

This study aims to analyze the effect of education level on the quality of financial statements based on SAK EMKM, with accounting information systems as a moderating variable, focusing on coffee shop micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Kediri City, Indonesia. A quantitative approach was employed using primary data collected through structured questionnaires distributed to 32 business owners or financial managers selected by purposive sampling. Data were analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, and Moderated Regression Analysis (MRA) with SPSS software.The results indicate that education level has a positive and significant effect on the quality of financial statements, suggesting that higher educational attainment enhances accounting understanding and compliance with SAK EMKM. However, accounting information systems were found to weaken this relationship, indicating that system complexity, limited digital literacy, and insufficient technical training may reduce the effectiveness of education in improving financial reporting quality. These findings highlight that improving financial reporting quality among MSMEs requires not only higher educational capacity but also appropriate technological support and continuous technical assistance. This study contributes to the accounting literature by emphasizing the contextual role of accounting information systems in shaping the relationship between human capital and financial reporting quality in MSMEs.

Mbeleng, Maria Margret; Mitan , Wilhelmina; Rangga, Yoseph Darius Purnama

Jurnal Projemen UNIPA 2026 Universitas Nusa Nipa Maumere

The research was conducted at KSP Kopdit Obor Mas Maumere. The purpose of this study is to examine the effect of employees’education level and work experience on the effectiveness of the internal control system. The research method used is a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. The research result show that the Education Level variable does not have a significant effect on the Effectiveness of the Internal Control System, while the Work Experience variable has a positive and significant effect on the Effectiveness of the Internal Control System. Simultaneously, both independent variables have a significant effect on the Effectiveness of the Internal Control System. The coefficient of determination (R2) indicates that variations in the effectiveness of the internal control system can be explained by Education Level and Work Experience. These findings affirm that Work Experience plays is dominant role in enhancing the effektiveness of the intenal control system, whereas Education Level is not a key factor in the context of this study.

Dewi, Kirana Isna; Falasifa, Ima Muhimmah; Nafasya, Faren Tresandra; Dewi, Kirana Isna; Falasifa, Ima Muhimmah +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan. Salah satu implementasi kecerdasan buatan yang banyak digunakan adalah chatbot, program perangkat lunak yang dirancang untuk mensimulasikan percakapan melalui teks atau suara. Dalam pendidikan, chatbot berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara manusia dan sistem digital, yang sangat populer berkat kemajuan dalam kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, jaringan saraf, dan pemrosesan bahasa alami. Kondisi ini menunjukkan bahwa chatbot telah menjadi bagian penting dari transformasi pendidikan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren, topik, dan peran chatbot dalam pendidikan digital melalui pendekatan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah Grounded Theory Literature Review. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan dan menyeleksi artikel ilmiah berdasarkan kata kunci terkait chatbot dan pendidikan, kesesuaian tahun publikasi, topik, dan kelayakan sumber. Setiap artikel diekstraksi informasinya untuk memperoleh gambaran mengenai distribusi artikel sesuai tahun publikasi, metode penelitian yang digunakan, fokus tingkat pendidikan, perkembangan topik penelitian, serta peran chatbot dalam proses belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat terhadap penggunaan chatbot di berbagai jenjang pendidikan, terutama terkait pengetahuan umum, pembelajaran bahasa, pembelajaran daring, dan keterampilan kognitif. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memahami perkembangan chatbot sebagai bagian dari pendidikan digital dan memberikan implikasi bagi pengembangan teknologi pembelajaran yang lebih adaptif dan responsif.

Tazudin, Muhamad Ikhsan; Saomi, Fakhri; Noer, Hyuga Ramadhan; Adawiyah, Siti Fauziah; Dzulfikar, Helmy +5 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Pondok Pesantren Suryalaya telah memanfaatkan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) untuk mendukung kegiatan administrasi dan akademik di kampus. Namun, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa masih ada berbagai kendala, seperti lambatnya akses sistem pada jam sibuk, kesalahan dalam input data, serta kurangnya tindak lanjut terhadap keluhan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan dan kualitas layanan SIAKAD di IAILM dengan menggunakan kerangka kerja ITIL versi 4, yang berfokus pada dua domain utama, yaitu Manajemen Insiden dan Peningkatan Berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah mixed-methods, yang menggabungkan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner kepada 35 responden, yang kemudian dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan SIAKAD berada pada Level 3 (Defined) dengan nilai rata-rata 2,83, yang berarti proses telah berjalan cukup baik namun belum sepenuhnya terdokumentasi dan distandarisasi. Analisis kesenjangan (gap analysis) menunjukkan selisih 1,17 poin antara kondisi aktual dan ideal, yang mengindikasikan perlunya peningkatan pada aspek dokumentasi, pemantauan, dan konsistensi penerapan layanan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis berupa rekomendasi peningkatan sistem serta kontribusi teoritis dalam pengembangan evaluasi layanan teknologi informasi berbasis ITIL di lingkungan pendidikan tinggi. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan tata kelola layanan akademik yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Zalmi, Indah Oktavia; Faatin, Safinah; Yunardus, Yunardus; Sumanto, Sumanto; Budiawan, Imam +7 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Gaya hidup sehat (GHS) memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan fisik dan mental, khususnya pada kalangan mahasiswa dan pekerja. Namun, tren gaya hidup modern yang semakin bersifat sedentari telah secara signifikan meningkatkan risiko munculnya berbagai masalah kesehatan seperti stres, penurunan konsentrasi, obesitas, dan penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan individu berdasarkan profil gaya hidup dan kualitas tidur mereka menggunakan metode K-Means Clustering. Variabel yang dianalisis mencakup durasi tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, indeks massa tubuh (BMI), serta pola gangguan tidur. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan dataset Sleep Health and Lifestyle untuk mengungkap pola tersembunyi dalam kebiasaan perilaku dan kesehatan responden. Proses pengelompokan menghasilkan tiga kelompok utama, yaitu: (1) individu dengan gaya hidup sehat optimal yang ditandai dengan tidur yang cukup, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik teratur; (2) individu dengan risiko sedang yang memiliki kebiasaan hidup tidak teratur dan tingkat stres menengah; serta (3) individu berisiko tinggi yang dicirikan oleh kualitas tidur yang buruk, stres tinggi, dan kebiasaan hidup yang kurang sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma K-Means efektif dalam mengklasifikasikan individu ke dalam kelompok gaya hidup yang bermakna, sehingga mampu memberikan representasi yang akurat terhadap profil kesehatan populasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu lembaga pendidikan, organisasi kesehatan, dan tempat kerja dalam merancang program promosi kesehatan yang lebih terarah dengan menekankan pengelolaan tidur yang baik, nutrisi seimbang, serta aktivitas fisik rutin untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas secara keseluruhan.

Izzani, Maghfira; Nellatul, Noer; Ismatul, Amelia; Hamdani, Ahmad; Izzani, Maghfira +3 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Perkembangan pesat teknologi informasi di bidang pendidikan tinggi telah secara signifikan meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan akademik. Namun, kemajuan ini juga membawa tantangan baru, terutama dalam memastikan keamanan dan perlindungan data institusi. Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Ibrahimy berfungsi sebagai platform utama untuk mengelola informasi sensitif terkait mahasiswa, dosen, dan kegiatan akademik, sehingga manajemen keamanannya menjadi aspek kritis dalam tata kelola institusi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi manajemen keamanan informasi dalam SIAKAD Universitas Ibrahimy dengan merujuk pada standar ISO/IEC 27001:2022. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan metode analisis kesenjangan melalui pengamatan simulasi sistem yang tersedia di https://siakad.ibrahimy.ac.id. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem mencapai tingkat kesesuaian sekitar 70% dengan persyaratan ISO/IEC 27001:2022. Beberapa kontrol, seperti mekanisme kontrol akses dan praktik enkripsi dasar, telah diterapkan dengan baik. Namun, beberapa aspek penting masih memerlukan perbaikan, termasuk pengembangan kebijakan keamanan formal, pelatihan berkala bagi staf, manajemen risiko yang terstruktur, dan prosedur tertulis untuk menangani insiden keamanan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Universitas Ibrahimy memperkuat tata kelola keamanan informasinya dengan menetapkan kebijakan komprehensif, meningkatkan program kesadaran pengguna, dan melaksanakan audit keamanan internal secara berkala. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, keandalan, dan ketahanan pengelolaan keamanan informasi SIAKAD dalam jangka panjang.

Idham Soamole; Windarti Rumaolat; Sahrir Sillehu; Zulfikar Lating; Siti Rochmaedah

Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Smoking behavior among adolescents remains a major public health issue due to its high prevalence and potential long-term effects on physical, psychological, and social health. One key factor influencing adolescent behavior is the family environment. A family approach that incorporates effective communication, parental supervision, role modeling, emotional support, and consistent enforcement of rules is believed to significantly impact the prevention and reduction of smoking behavior in adolescents. This study aims to analyze the effect of a family approach on smoking behavior in adolescents. Adolescents who experience open communication, good supervision, and emotional support from their families tend to exhibit stronger self-control and are more likely to resist peer pressure to smoke. The findings suggest that an optimal family approach is crucial in shaping healthy behavior in adolescents and serves as an effective strategy in smoking prevention efforts. This approach not only helps in reducing smoking behavior but also fosters overall well-being by creating a supportive family environment. In conclusion, family involvement plays an essential role in promoting healthier behaviors in adolescents and preventing smoking, contributing significantly to public health improvement

M Rizky Ananda Hasibuan; Nurul Aini Harahap; Syarifah Khairatun Hisan

Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Examining how well college students grasp the concept of gender equality is the primary goal of this research. In order to achieve social justice and provide equal opportunity for all people, regardless of their gender, gender equality must be upheld. But there are still attitudes and actions that show gender disparity in the classroom. Students from different academic programs filled out questionnaires that were part of a descriptive quantitative research. The majority of pupils had a solid grasp of gender equality or its significance in the classroom, according to the data. Nevertheless, several respondents did not provide very detailed assessments of campus initiatives promoting gender equality.

Siahaan, Daniel Bienfield Manahan; Bagre, Estevina Carolina; Wanda, Jered Imanuel; Silahooy, Grisye; Sutejo, Heru +5 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Program KIP Kuliah bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi yang adil, namun seleksi manual di tingkat kampus kerap subjektif dan sukar diaudit. Penelitian ini menawarkan dukungan seleksi berbasis data menggunakan klasifikator Naive Bayes untuk membantu pengambilan keputusan di Universitas Sepuluh Nopember Papua. Tujuan penelitian adalah: (1) merancang dan mengimplementasikan model yang transparan dan replikabel untuk memprediksi kelayakan beasiswa, serta (2) mengevaluasi kinerjanya dengan metrik klasifikasi standar. Metode yang digunakan mengikuti alur KDD di RapidMiner, mencakup impor data, kendali mutu, imputasi nilai hilang, penetapan peran atribut, dan penyandian fitur; pelatihan model menggunakan smoothing Laplace. Dataset berisi 543 pendaftar periode 2024–2025 dengan atribut sosioekonomi (pekerjaan dan penghasilan orang tua, jumlah tanggungan, status DTKS, desil P3KE), sementara label target berupa kelayakan historis. Evaluasi dilakukan pada himpunan uji berukuran 50. Hasil menunjukkan akurasi 94% dengan matriks kebingungan TP=45, FP=2, FN=1, TN=2; untuk kelas Layak, presisi 95,74% dan recall 97,83%; AUC 0,891 mengindikasikan pemisahan kelas yang kuat. Temuan ini membuktikan pendekatan mampu mengenali kandidat layak secara andal, seraya menyoroti keterbatasan sensitivitas pada kelas Tidak Layak yang minoritas. Kontribusi penelitian adalah rancangan pipa analitik yang ringan dan dapat diaudit, yang mempercepat penyaringan, mengurangi subjektivitas, serta memperkuat akuntabilitas melalui keluaran terukur. Implikasinya, model dapat berperan sebagai filter tahap awal untuk memfokuskan telaah komite; peningkatan ke depan mencakup penyeimbangan kelas, penyetelan ambang, dan pelatihan ulang berkala demi menjaga keadilan dan efisiensi.

Cantikawanti, Aninda Putri; Widanti, Yannie Asrie; Suhartatik, Nanik

Agrobioteknologi 2025 Fakultas Teknologi dan Industri Pangan Unisri Surakarta

Nutritional problems during the growth phase of adolescent are mostly caused by consumption patterns. The most commonly used eating patterns during adolescent are foods that are high in calories, fat, sugar and salt. The habits of an unhealthy eating pattern can affect nutritional status. The foods most consumed by adolescent are often junk food and caffeinated beverages. All kinds of food and drinks are easily found around campuses surrounded by student. The purpose of this study was to determine the relationship between junk food consumption and caffeinated beverages to the nutritional status of students of the Faculty of Technology and Food Industry at Slamet Riyadi University, Surakarta. The respondents involved were students aged 18-24 years. Data was collected using a questionnaire and interview to the student. Data were analyzed using Chi-Square test. The results showed that factor affecting the nutritional status of student was mother’s education (p=0,000) and father’s education (p=0.000). Factors that do not affect nutritional status were energy intake (p=0.545), protein (p=0.085), fat (p=0.204) and carbohydrate (p=0.112), the amount of pocket money (p=0.310), the consumption level of junk food (p=0.671) and caffeinated drinks (p=0.535). The results showed that there was no significant relationship between the consumption patterns of junk food and caffeinated drinks on the nutritional status of students of the Faculty of Food Technology and Industry at Slamet Riyadi University, Surakarta. Permasalahan gizi yang terjadi saat pertumbuhan fase remaja lebih banyak disebabkan karena pola konsumsi.  Pola makan yang sering diterapkan pada masa remaja adalah makanan tinggi kalori, lemak, gula, dan garam. Pola makan yang tidak sehat dapat mempengaruhi status gizi seseorang. Makanan yang paling banyak dikonsumsi oleh kalangan remaja masuk dalam kategori junk food dan juga minuman berkafein. Makanan dan minuman kategori ini mudah ditemukan di sekitar kampus yang dikelilingi mahasiswa. Tujuan pada penelitian ini ialah menentukan hubungan pola konsumsi junk food dan minuman berkafein terhadap status gizi mahasiswa Fakultas Teknologi dan Industri Pangan di Universitas Slamet Riyadi, Surakarta. Responden yang terlibat ialah mahasiswa berusia 18-24 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara kepada mahasiswa. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi status gizi mahasiswa adalah pendidikan ibu (p=0.000) dan pendidikan ayah (p=0.000). faktor yang tidak mempengaruhi status gizi ialah asupan energi (p=0.545), protein (p=0.085), lemak (p=0.204) and karbohidrat (p=0.112), jumlah uang saku (p=0.310), tingkat konsumsi junk food (p=0.671) dan minuman berkafein (p=0.535). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi junk food dan minuman berkafein terhadap status gizi mahasiswa Fakultas Teknologi dan Industri Pangan Universitas Slamet Riyadi, Surakarta.

Rohmani, Rohmani; Maryorita, Blestina; Nasrah, Nasrah; Sulistiyani, Sulistiyani; Situmeang, Lamria +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Malaria menjadi target dunia untuk mencapai status eliminasi terutama bagi negara yang memiliki kasus tinggi. Pemerintah meluncurkan berbagai program dan peta jalan untuk mencapai target eliminasi malaria pada tahun 2030. Papua merupakan salah satu provinsi yang mempunyai endemis malaria tinggi dan menuju program eliminasi yang dilakukan oleh pemerintah. Agar eliminasi malaria tercapai harus dilakukan peningakatan pengetahuan pada Masyarakat melalui edukasi Kesehatan Tujuan Meningkatkan pengetahuan anak panti asuhan tentang penyakit malaria. Metode: Metode yang digunakan adalah Pendidikan Kesehatan tentang penyakit malaria yang disampaikan dengan teknik tanya jawab, diskusi serta memanfaatkan komik malaria Hasil: Hasil menunjukkan Tingkat pengetahuan peserta tentang malaria sebelum diberikan penyuluhan yaitu pengetahuan kurang berjumlah 20 orang (45,5%), pengetahuan cukup berjumlah 20 orang  (45,5%) dan pengetahuan baik berjumlah 4 orang (9%). Sedangkan pengetahuan peserta setelah diberikan intervensi edukasi malaria melalui komik malaria menjadi pengetahuan kurang berjumlah 5 orang (11,4%), pengetahuan cukup berjumlah 10 orang (22,7%) dan pengetahuan baik berjumlah 29 orang (65,9). Kesimpulan: Sebagian besar anak panti asuhan berpengetahuan baik setelah diberikan edukasi tentang penyakit malaria melalui media komik Malaria di Panti Asuhan Komba Sentani Jayapura.

Hasib, Mochamad Naufal; Wijianto, Wijianto; Winarno, Winarno

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) Mengembangkan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik studi pada fase F di SMA Batik 2 Surakarta; (2) Menguji kelayakan produk bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik studi pada fase F di SMA Batik 2 Surakarta. Metode yang digunakan adalah metode penelitian RnD (Research and Development) dengan pendekatan model Sukmadinata melalui tiga tahapan, yaitu studi pendahuluan, Pengembangan produk, dan pengujian produk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan studi dokumen. Uji validitas data kualitatif dengan triangulasi sumber dan metode, sedangkan data kuantitatif menggunakan uji validasi para ahli yaitu validator ahli materi, dan validator ahli media. Teknik analisis data meliputi analisis kualitatif dari hasil pengumpulan data dan analisis data kuantitatif dari uji N-Gain. Hasil penelitian Pengembangan ini yaitu (1) Pengembangan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik Dilakukan dengan tiga tahap yaitu studi pendahuluan untuk mengethaui bahan ajar yang digunakan, kemudian tahap pengembangan produk dimulai dengan Menyusun modul, Menyusun instrument, mengembangkan produk, dan dilakukan validasi kepada validator ahli, tahap terakhir pengujian produk dilakukan di kelas XI di SMA Batik 2 Surakarta; (2) Produk Pengembangan diuji validasi oleh para ahli dengan hasil validator materi sebesar 87% (Sangat layak), dan validator ahli media sebesar 98,33% (Sangat layak). Dari hasil validator materi maupun validator media dapat disimpulkan sangat layak sebagai bahan pembelajaran di dalam kelas. Setelah produk dinyatakan valid, kemudian dilakukan uji coba terbatas dan uji lapangan. Dari hasil uji N-Gain di kelas XI.1 didapatkan nilai sebesar 0,58 yang termasuk kategori efektif tingkat sedang. Kemudian di kelas XI.2 didapatkan nilai sebesar 0,63 yang termasuk kategori efektif tingkat sedang. Dari hasil Uji N-Gain uji lapangan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik masuk dalam kategori efektif sedang. Kata kunci: Bahan ajar, Pendidikan Pancasila, Media pembelajaran, Komik

Tegar Purnama Nurul Hakim; Susy Olivia Lontoh

Jurnal Siti Rufaidah 2025 PPNI UNIMMAN

This study aims to describe the relationship between age, education, and occupation with the participation of Couples of Reproductive Age (PUS) in the Family Planning (KB) program in Desa Gandu, Majalengka. The study design used is a descriptive observational design with a cross-sectional approach. The sample of this study consisted of 440 PUS recorded in the village administration and Puskesmas between January and June 2025. The results of the study showed that older age (25-34 years), lower education, and the occupation of housewives (IRT) were associated with higher participation in the KB program. Most respondents with low education (SD and SMP) showed high participation in the KB program, while those with higher education showed lower participation. These findings indicate the importance of a community-based approach that involves housewives (IRT), as well as the need to improve KB counseling programs for higher-educated groups and formal workers. This study suggests that KB programs in Desa Gandu should focus more on the younger age group, formal workers, and those with higher education who still have lower participation rates.

Marthen Mau

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2025 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Christian religious education (Christian Religious Education) teaching still lacks the capacity to facilitate students' development of LOTS and HOTS. Therefore, students need to be actively involved in the learning process. Students are unable to complete difficult-level questions due to their low-level thinking skills, but they still tend to complete lower-level questions. This study aims to integrate low-level and high-level thinking skills into the Christian Religious Education (Christian Religious Education) learning process. Using qualitative research with a library approach, the results revealed students' ability to understand Christian Religious Education material through the integration of low-level (LOTS) and high-level (HOTS) thinking skills. The study concluded that LOTS and HOTS can be integrated into Christian Religious Education (Christian Religious Education) learning, enabling students to answer both easy and difficult questions when given by educators in classroom assessments and solve problems encountered in real life. Therefore, Christian religious education needs to focus on developing these two thinking skills in order to improve the overall quality of learning.