Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 38

Analytics

Irawan, Feri

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). untuk menganalisis partisipatif sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia dalam Indeks Pelaporan Sosial Islam 2011-2012; 2). untuk menganalisis kinerja sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia dalam Islamic Reporting Indeks 2011-2012; dan 3) dan untuk menganalisis berbagai kinerja sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia dalam Indeks Pelaporan Sosial Islam 2011-2012. Penelitian tingkat partisipasi sosial menggunakan analisis studi banding.Analisis kinerja sosial menggunakan analisis rasio dan tabel Islamic Social Reporting (ISR).Untuk membedakan kinerja sosial perbankan syariah Indonesia, menngunakan ANOVA satu arah. Analisis tingkat kesepakatan antara tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) perbankan syariah dan analisis kinerja sosial bank Syariah yang tercantum dalam Indeks Pelaporan Sosial Islam.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Pengungkapan informasi Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia yang terkandung dalam Islamic Social Reporting Index 2011-2012 mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun dari ketiga objek tersebut yang melakukan sosialnya. Aktivitas sempurna (100%) berdasarkan model indeks ISR; 2) kinerja sosial Bank syar’i Indonesia telah meningkat pada 2011-2012. Bank Syariah Mandiri (BSM) memiliki tingkat kinerja sosial 81,58% pada 2011 dan meningkat menjadi 84,21% pada 2012. Bank Mega Syariah (BMS) memiliki tingkat kinerja sosial 76,32% pada 2011 dan meningkat menjadi 78,95% pada 2012. Bank Muamalat Indonesia (BMI) memiliki tingkat kinerja sosial 86,84% pada 2011 dan meningkat menjadi 89,47% pada 2012; 3) berdasarkan analisis kinerja sosial, terdapat perbedaan signifikan kinerja sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia.

Dewi, Ni Made Melati; Daryaswanti, Putu Intan

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Cognitive level is a mental process or physical or thought activity that leads to the role of perception, ability, memory and thought processes possessed by every human being. The incidence of cognitive decline in Indonesia in 2019 as many as 47% of elderly experience a decrease in cognitive level. The occurrence of changes and setbacks in the cognitive level in the future will have an impact on the health of the elderly one of which is, a decrease in memory and changes in memory. This study aims to determine the cognitive level in the elderly in the village of more Banjar Duur Kaja Gianyar in 2020. Method: This study used a descriptive research method with cross sectional approach, the measuring instrument used in this study was the MMSE (Mini Mental State Examination) questionnaire. The population in this study is the elderly who live in the village of more Banjar Duur Kaja Gianyar with a total sample of 47 samples. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Results: The results of the study of 47 elderly, the cognitive level of the elderly in the category of probable cognitive levels. Respondents with age > 60 are 18 elderly (45%) have a probable cognitive level. Respondents who were not educated 15 elderly (36.59%) had a probable cognitive level. Respondents who did not work 8 elderly (38.10%) had a probable cognitive level. 11 male respondents (44%) had a probable cognitive level. Conclusion: The cognitive level of the elderly in the village of more Banjar Duur Kaja Gianyar is in the category of probable cognitive level of 19 elderly (40.4%).    

Apnyana, Dewa Putu Eka Putra; Daryaswanti, Putu Intan

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Lactation management is all management and efforts made to help mothers achieve success in breastfeeding their babies properly. The lack of  proper management of lactation results in a decrease in the immune system of the baby, an increase in malnutrition and malnutrition rates that are at risk of increasing morbidity and mortality in infants. This study aims to determine the knowledge of mothers about lactation management in the Battalion Zeni Tempur 18 / YKR Gianyar Dormitory in 2020 Method: This research used descriptive research method with survey approach. The population in this study were mothers who had children under five in the Battalion Engineer Battalion 18 / YKR Gianyar Dormitory with a total sample of 37 samples. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Results: The results of 37 respondents, that is the knowledge of mothers about lactation management, mostly in the good category. Respondents aged 20-35 years were mostly 32 people (91.4%) had good knowledge. Respondents with a high level of education were mostly 24 people (92.3%) with good knowledge. Respondents who did not work were mostly 22 people (88%) who had good knowledge. Primiparous respondents mostly 22 (88%) had  good  knowledge about lactation management. Conclusion: The level of mother's knowledge about lactation management in the Battalion Engineer Battalion 18 / YKR Gianyar Dormitory is mostly in the good category of 34 people (91.9%)

Euis Kusumarini; Ahmad Syafie Adha

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat ini disusun dalam rangka pemecahan masalah: Bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada anak jalanan usia sekolah  dalam program Wajib Belajar Nasional dan Bagaimana cara membangun kesadaran dan motivasi  belajar bagi anak jalanan usia sekolah agar menjadi harapan masa depan sebagai kualitas dalam kemajuan pembangunan bangsa negara RI pada  baik bagi pihak peserta didik/ anak jalanan itu sendiri pun orang tua/wali, keluarga, pihak sekolah, pemerintah dan pihak lain  yang turut bisa mampu mendukung secara materil dan moril serta Diharapkan nantinya adalah bahwa dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat dan bisa berkelanjutan jika cukup berhasil akan hasilnya  untuk diharapkan dari para peserta didik yakni anak jalan usia sekolah terdapat perubahan sifat watak karakter dan nilai baik pengetahuan keterampilan dan perubahan sikap karakter yang dilihat dari adanya prestasi kecakapan keahlian yang bermanfaat bagi dirinya dan orang banyak dengan nyata sehingga tujuan dari Wajib Belajar Cukup berperan serta, segi adanya Bimbingan Konseling Belajar untuk Anak Jalanan Usia Sekolah adalah hal yang paling cukup efektif dan efisien dilakukan dengan prosedur dan proses yang benar sesuai kondisi dan komunikatif serta kemampuan ilmu pendidikan yang dimilki oleh Konselor dalam memberikan layanan Bimbingan Konseling tersebut. Serta kesadaran motivasi serta dukungan dari peserta didik anak jalanan usia sekolah tersebut orangtua/wali keluarga pihak pemerintah steakholder  dapat berhasil mensolusikan tingkat pengangguran kriminalitas dan buta huruf atau berkelanjutan pendidikan hingga pada Wajib Belajar Nasional dapat cukup terpenuhi.

Endang Dwi Wahyuningsih; Sudarman Sudarman; Hani Krisnawati; Mudjiyono Mudjiyono; Praditya Dewi A

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan yang semakin membaik, tidak diikuti dengan kesadaran warga dalam kepatuhan pembayaran pajak secara tepat waktu dan sesuai dengan penghasilannya. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kepatuhan wajib pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak di KPP Pratama Pekalongan yang masih kurang. Melihat visi misi Kabupaten Pekalongan, memberikan suatu dorongan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan potensi sumber daya yang ada, misalnya di bidang pertanian, perdagangan, perkebunan, bahkan di bidang pendidikan. Meningkatnya pemanfaatan potensi sumber daya akan menjadikan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan. Peningkatan pertumbuhan ekonomi berkaitan dengan kesadaran dan kepatuhan warga Kabupaten Pekalongan terhadap pajak. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diharapkan dapat memberikan pengenalan dan dorongan bagi para guru untuk mengenalkan dan menerapkan pentingnya melaksanakan kepatuhan perpajakan, baik terhadap sesama guru, pada siswa, maupun lingkungan sekitar.  

Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Ida Rahmawati; Rafidaini Sazarni; Mika Oktarina; Violita Siska Mutiara

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 memberikan dampak secara global pada perekonomian dan juga kesehatan, salah satunya masalah kesehatan ibu dan anak. Kehidupan masyarakat di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dengan tingkat perekonomian menengah kebawah secara tidak langsung menjadi kelompok yang terdampak akibat pandemic Covid-19. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dalam meminimalisir dampak dari Pandemi Covid-19 ini terhadap kesehatan ibu dan juga nutrisi anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat di Kelurahan Malabero untuk dapat meminimalisir dampak kesehatan akibat Covid-19 terhadap Ibu dan Anak. Metode: Metode yang digunakan yaitu pendampingan dengan penyuluhanmenggunakan leaflet dan brosur. Sasarannya adalah Ibu-Ibu yang tinggal di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Hasil: Peran aktif ibu-ibu pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak dari keaktifan ibu-ibu saat diskusi dan sesi tanya jawab. Simpulan: Harapannya dengan dilaksanakan kegiatan ini agar masalah kesehatan yang masih terjadi pada ibu dan anak-anak dapat diminimalisir seperti kasus kematian ibu, diare pada anak, stunting, dan lainnya. 

Fitrian Prila Wardani; Amalia Nurul Azizah; Fina Oktaviani

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui apa itu kain perca, kain sisa potongan yang sudah tidak terpakai tersebut ternyata masih bisa dimanfaatkan. Bahkan di tangan - tangan kreatif, kain perca dapat disulap menjadi barang-barang kerajinan yang trendi dan tentunya bermanfaat. Membuat kerajinan kain perca, ternyata tidak serumit yang kita bayangkan, cukup sedikit ketelitian dan kreatifitas kita saja.Pelaksanaan pelatihan pembuatan bross dengan kain perca sebagai bahan dasat menggunakan metode sebagai berikut : 1. Sosialisasi kegiatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran konsep-konsep ilmiah yang relevan terkait pemanfaatan dan pengelolaan kain perca menjadi kerajinan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi grup yaitu memberikan waktu untuk tanya jawab tentang materi yang telah diberikan. 2. Pendampingan pelatihan melalui beberapa metode. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan materi secara menyeluruh terkait kegiatan. Selain metode ceramah juga menggunakan metode demonstrasi dan latihan. Metode ini dilakukan dengan mempraktekkan dan memberikan pelatihan dalam pembuatan bross dari kain perca kepada masyarakat. Pelatihan dibimbing pemateri dan setiap kelompok juga berkesempatan untuk saling bertukar pikiran, ide dan mengadakan latihan bersama untuk berkreasi dalam menghasilkan bross dengan berbagai variasi. 3. Pendampingan pelatihan dan manajemen pengembangan usaha yang baik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, metode diskusi, dan latihan. Masyarakat yang hadir cukup antusias dalam mengikuti pelatihan pemanfaatan kain perca. Masyarakat menirukan apa yang dicontohkan oleh tim pelaksana, kebanyakan masyarakat belum pernah membuat bross dari kain perca. Namun, Alhamdulillah dengan adanya pelatihan, masyarakat dapat membuat bross dari kain perca bahkan salah beberapa masyarakat bisa membuat bross dengan sangat bagus sehingga tim pelaksana memberikan hadiah sebagai penghargaan dan apresiasi agar merangsang masyarakat untuk menekuni pemanfaatan kain perca untuk dijual, sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.Program Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan dunia pendidikan. Dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu "Pelatihan Pembuatan Bross dengan Bahan Dasar Kain Perca" dapat menambah pengetahuan, meningkatkan pemahaman, kreativitas, produktivitas dan keterampilan serta tingkat ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.

setiawati, beta; setyowati, ratini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswa SMK Mandala Bhakti Surakarta harus diperbaiki. Salah satu indikator rendahnya kemampuan Bahasa Inggris para siswa adalah skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC rata-rata masih berkisar 200 sementara nilai maksimalnya adalah 990. Pada umumnya, para siswa belum mengetahui strategi dalam mengerjakan English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang terdiri dari tujuh bagian yang berbeda yaitu (1) Listening: photos (2) Listening: question and response (3) Listening: short conversation (4) Listening: short talks (5) Grammar: Incomplete sentences (6) Grammar: text completion (7) Reading comprehension. Pelatihan sangat diperlukan oleh para siswa karena TOEIC adalah tes yang sekarang ini banyak dipakai untuk kepentingan bekerja di perusahaan multinasional maupun internasional.       Masalah rendahnya skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC para siswa di SMK Mandala Bhakti Surakarta diminimalisir oleh tim dengan cara memberikan pelatihan intensif TOEIC preparation serta memberikan strategi jitu untuk mengerjakan soal-soal TOEIC dengan cepat dan tepat pada para siswa. Sebelum melaksanakan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan studi pendahuluan melalui observasi dan wawancara, baik dengan guru- guru Bahasa Inggris maupun siswa-siswa SMK Mandala Bhakti. Observasi dilakukan dengan cara memberikan pre-test English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC untuk memperoleh data tentang kondisi kemampuan Bahasa Inggris mereka dan langsung menganalisis tingkat kesulitan tertinggi pada rata-rata siswa sehingga tim dapat mengetahui kebutuhan materi yang akan digunakan untuk pelatihan. Tim juga akan melakukan wawancara terhadap guru-guru Bahasa Inggris untuk mengetahui latar belakang secara umum siswa-siswa di SMK Mandala Bhakti dan kondisi kemampuan Bahasa Inggris para siswa. Studi pendahuluan ini dilakukan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi pada siswa-siswa SMK Mandala Bhakti dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Bahasa Inggris khususnya dalam mengerjakan TOEIC dengan hasil yang optimal. Hasil dari studi pendahuluan digunakan oleh tim untuk menyusun rencana pengajaran, materi, serta metode pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan TOEIC.       Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua bulan dengan intensitas pertemuan satu kali seminggu dalam durasi 100 menit tiap pertemuan. Lama waktu yang dibutuhkan ini terkait dengan pertimbangan agar kegiatan pelatihan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Peserta pelatihan berjumlah 100 siswa kelas XI yang terdiri dari siswa program keahlian farmasi dan keperawatan.       Setelah pre-test, pelatihan TOEIC, dan evaluasi berlangsung, diharapkan siswa-siswa SMK Mandala Bhakti khususnya kelas Farmasi XII-2 dan XII-3 dan Keperawatan XII-1 dan XII-2 memiliki kemampuan penguasaan dalam mengerjakan soal-soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang memadai terutama dalam tiga kemampuan dasar yang dilatihkan yaitu listening, structure, dan reading comprehension. Di samping itu, pelatihan ini juga ditujukan agar siswa-siswa terbiasa dengan tipe-tipe soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC dan mengenali strategi cepat untuk menjawabnya dengan cepat dan tepat. Kemampuan ini diharapkan akan menunjang pencapaian tujuan sekolah yang menggunakan hasil tes English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC sebagai sertifikat pendamping ijazah bagi para lulusan sekolah tersebut. Kata Kunci: Pelatihan,TOEIC, strategi, pre-test

Siti Rochmaedah

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Pemilihan jenis kontrasepsi pada wanita usia subur tergantung pada status kesehatan, efek samping potensial, konsekuensi kegagalan atau kehamilan yang tidak diinginkan (Darmawati, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pengetahuan dan sosial ekonomi dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang di Puskesmas Air Besar Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode accidental sampling dengan besar sampel 68 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan 0,05 dan diperoleh hasil penelitian yaitu ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p= 0,000) dan ada hubungan sosial ekonomi dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p= 0,000). Dari hasil tersebut dapat disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan edukasi bagi calon maupun akseptor KB sehingga memperoleh informasi yang lebih menyeluruh tentang alat kontrasepsi khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang.

Saputri, Jessica Noni Estria Wicaksana Dwi; Wulandari, Yustina Wuri; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Flakes merupakan salah satu produk makanan sereal yang berbentuk serpihan. Penelitian ini menggunakan ubi ungu dan tepung gembili sebagai bahan dasar pembuatan  flakes. Ubi ungu kaya akan antioksidan yang dapat meningkatkan sifat fungsional  flakes, sedangkan gembili memiliki kadar inulin yang cukup tinggi. Penelitian ini juga menggunakan variasi lama pengovenan guna untuk mengetahaui tingkat kematangan flakes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan yang paling tinggi pada flakes ubi ungu tepung gembili dengan variasi lama pengovenan dan untuk mengetahui rasio konsentrasi ubi ungu : tepung gembili dengan variasi lama pengovenan yang disukai konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu perbandingan ubi ungu : tepung gembili dan variasi lama pengovenan. Faktor yang pertama perbandingan ubi ungu dan tepung gembili (85:15, 90:10 dan 95:5), sedangkan faktor kedua variasi lama pengovenan flakes (40 menit, 45 menit dan 50 menit). Hasil penelitian ini menjukkan rasio konsentrasi ubi ungu dan tepung gembili 90:10 dan lama pengovenan selama 40 menit merupakan formulasi flakes yang terbaik karena memiliki sifat fungsional yang diharapkan yaitu aktivitas antioksidan 23,571%, kadar air 6,788%, kadar abu 3,628%, kadar lemak 5,977%, kadar protein 5,757%, karbohidrat 77,850% serta uji organoleptik terhadap warna 3,306; flavor ubi ungu 2,867; kerenyahan 3,417 dan kesukaan keseluruhan 3,183.

Nurun Nadhifah

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penyusun mendeskripsikan tentang kinerja karyawan tas pada Home Industry Omah Kreasi Tas Puncanggading Mranggen, Demak dan mendeskripsikan tentang analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen, Demak. Hasil penelitian ini pertama adalah Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak sudah menerapkan kinerja karyawan tas dengan baik. Karena Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen sebelum memulai kegiatan produksi seluruh sumber daya alam atau bahan baku memproduksi tas merupakan alat atau barang yang bersih. Kedua analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak: 1).Kekuatan: proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin dan memiliki karyawan yang banyak dan dilakukan dengan beberapa tahapan yang terarah. 2). Kelemahan: Dengan tingkat pendidikan yang rendah menjadi kelemahan Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen untuk dapat memajukan perusahaan. 3). Peluang: Adanya loyalitas konsumen terhadap perusahaan. 4). Ancaman: Banyak pesaing perusahaan yang bergrak dibidang produksi tas baik didalam maupun diluar.

Maria Marlina Dewi; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peran  Pendidikan  Agama  Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean. Kepribadian yang buruk tidak hanya pada orang dewasa akan tetapi telah menjalar pada generasi muda. tingkat kematangan dan pengaruh lingkungan yang dialami serta merosotnya nilai- nilai moral dalam kehidupan masyarakat seperti tindak kekerasan, meningkatnya perilaku merusak diri, rendahnya rasa hormat kepada orang tua, rendahnya rasa tanggung jawab individu,  ketidakjujuran,  rasa  ketidakpedulian,   kurang  bersyukur,   dan   kebenciaan terhadap sesama juga marak terjadi di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan  mengunakan  teknik  wawancara  dan  dokumentasi  dengan  9  informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data display (penyajian data), dan Conclusion/Verification (penarikan kesimpulan). Hasil peneititan ini menunjukkan bahwa peran Pendidikan Agama Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean sudah cukup baik. Dengan adanya pembelajaran Pendidikikan Agama Katolik membimbing dan membantu memperbaiki kepribadian peserta didik menjadi lebih baik. Pendidikan Agama Katolik menjadi pedoman dan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian peserta didik dan mengembangkan kepribadian peserta didik dengan menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab, peduli, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama lain.

Armiati, Armiati; Kusjuniati, Kusjuniati; Kurniawati, Kurniawati

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

Dalam pengelolaan zakat profesi mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan terutama dalam menghimpun dan menyalurkan zakat profesi tentu yang menjadi tujuan utama adalah terciptanya pemerataan dan kemaslahatan umat. Meningkatkan kepuasan serta komitmen muzakki dapat mempertahankan kepercayaan dan loyalitas muzakki berzakat sehingga terciptanya kesadaran untuk senantiasa menyisihkan sebagian harta untuk memberdayakan golongan tidak mampu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) Pengelolaan zakat profesi dalam meningkatkan loyalitas muzakki di Baznas Kota Denpasar. 2) Tingkat loyalitas muzakki di Baznas kota Denpasar. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan terdiri dari 12 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data yang diperoleh berdasarkan fakta dan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh: (1) Analisis pengelolaan zakat profesi Baznas Kota Denpasar dalam hal ini menggunakan langkah-langkah yaitu perencanaan, berkaitan dalam menetapkan, merumuskan, mengidentifikasi, dan mengembangkan. Pengorganisasian, dalam hal ini menggunakan persepsi dan sikap yang diharapkan dapat memaksimalkan tujuan pengelolaan. Pelaksanaan, berkaitan dengan kinerja pengelola zakat yang selama ini menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengawasan, berkaitan dengan kondisi pengelolaan zakat profesi yang masih stabil. (2) Tingkat loyalitas muzakki ditinjau dari kepuasan, komitmen, serta kesukaan produk muzakki dapat dinilai dari besarnya pernyataan rasa puas dan bentuk kepedulian muzakki terhadap sesama dalam berzakat di Baznas Kota Denpasar   ABSTRACTIn the management of professional zakat starting from planning, organizing, implementing, and supervising, especially in collecting and distributing professional zakat, of course the main goal is the creation of equality and the benefit of the people. Increasing the satisfaction and commitment of muzakki can maintain the trust and loyalty of muzakki to tithe so as to create awareness to always set aside some of the assets to empower the poor. The research objectives were to determine: 1) Management of professional zakat in increasing muzakki loyalty at Baznas Denpasar City. 2) The level of muzakki loyalty at Baznas Denpasar city. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. The informants consisted of 12 people who were selected using a purposive technique. Collecting data obtained based on facts and data through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results obtained: (1) Analysis of the professional zakat management of Baznas Denpasar City in this case uses the steps, namely planning, related to determining, formulating, identifying, and developing. Organizing, in this case using perceptions and attitudes which are expected to maximize management objectives. Implementation, related to the performance of zakat managers who have been using Standard Operating Procedures (SOP). Supervision, related to the condition of professional zakat management which is still stable. (2) The level of muzakki loyalty in terms of satisfaction, commitment, and liking of muzakki products can be assessed from the magnitude of the statement of satisfaction and the form of muzakki's concern for others in tithing at Baznas Denpasar City.

Ema Hidayati; Sumarwanto; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Tingkat kesibukan yang tinggi dan problematika kehidupan sehari-hari membuat wanita menjadi merasa tertekan yang berujung menjadi stress. Keadaan yang seperti itu yang membuat mereka perlu melakukan kegiatan yang dapat membuat santai, segar dan siap untuk kembali melakukan kegiatan sehari-hari. Hal yang umumnya dilakukan antara lain beristirahat, berolahraga, mencari hiburan seperti berkumpul dengan teman-teman terdekat, dan melakukan perawatan diri, sehingga hasil akhirnya mereka menjadi prima, cantik, dan bugar serta siap kembali pada kesibukan aktifitasnya sehari-hari. Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita di Semarang yang dapat mewadahi kebutuhan sebagai gaya hidup wanita zaman modern menyediakan pelayanan berupa perawatan tubuh, kecantikan dan kebugaran untuk mendapatkan kesehatan yang menyeluruh bagi tubuh, pikiran, dan jiwa dengan memperhatikan tingkat privasi yang tinggi. Konsep arsitektur yang dipergunakan Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita adalah bangunan yang direncanakan menggunakan konsep arsitektur modern dengan menampilkan bentuk bangunan yang sederhana sesuai dengan fungsi bangunan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian ini membahas orang muda dapat menjadi pioneer dalam dialog interreligius. Hal ini dapat menjadi dialog interreligius yang khas. Fokus penelitian ialah relasi antara Orang Muda Katolik (OMK) dengan teman-teman Muslimnya. OMK terpanggil untuk dialog ini karena penduduk Indonesia mayoritas Muslim. Saat ini media sosial banyak memberitakan isu intoleransi yang menimbulkan prasangka diantara agama dan dapat membahayakan keberagaman Indonesia. Sejarah mencatat bahwa gerakan para pemuda Bangsa Indonesia dalam keragamannya dapat bersatu dan peduli pada persatuan bangsa. Peristiwa seperti Sumpah Pemuda tahun 1928 dan Gerekan Reformasi tahun 1998 menjadi kepedulian pemuda Indonesia yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini ialah menelusuri cara pandang iman Kristen untuk relasi OMK dalam dialog interreligius. Anjuran Apostolik Christus Vivit dapat meneguhkan pertemanan OMK dengan cara pandang inklusif dalam dialog interreligius. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi berdasarkan pengalaman berpastoral dengan anak muda. Penelitian ini memberikan sumbangan sederhana pada tingkat akar rumput masyarakat yaitu dialog interreligius orang muda. Temuan penelitian ini ialah OMK memandang teman Muslimnya bukan semata-mata sebagai teman tetapi sebagai saudara, menurut pemikiran Kristin-awanama dari Karl Rahner.

Rahmad Purwanto Widiyastomo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian  ini  mendekripsikan tentang  penjabaran  dan  konsistensi  kebijakan  antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan tentang kesejahteraan lanjut usia.  Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia sebagai batu penjuru kebijakan bagi daerah dan implementasinya di Kota Surakarta.  Pemerintah  Kota  Surakarta  berkomitmen  mewujudkan  lanjut  usia (dalam Bahasa   Jawa   disebut   Adi   Yuswo)   sebagai   aset   dan   potensi pembangunan   tetap kesejahteraan. Komitmen tersebut diwujudkan dalam regulasi kebijakan, kelembagaan, pemberdayaan dan partisipasi pemangku kepentingan pada umumnya. Penelitian ini menggunakan      data      sekunder,      menggambarkan      penjabaran      regulasi      dan pelaksanaan   program kesejahteraan lansia di Kota Surakarta. Peningkatan kesejahteraan lansia  merupakan  kerja  bersma perangkat  daerah  secara  lintas  perangkat  daaerah, menguatkan wadah lembaga dan partisipasi masyarakat di tingkat lokal.

Ibrahim Paneo; Firmawati Firmawati; Muhlis Tahir; Nofiyanto Nofiyanto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kinerja seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sistem perusahaan dalam hal ini pendapatan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kinerja dengan tingkat pendapatan perawat honorer di RSUD Toto Kabila.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perawat honorer di RSUD Toto Kabila yang berjumlah 87 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 87 orang perawat honorer terdapat 11 orang perawat honorer yang memiliki kinerja kurang dengan pendapatan yang sudah sesuai berjumlah 7 orang (64%) dan terdapat 76 orang perawat yang memiliki kinerja baik  dengan pendapatan yang sudah sesuai. Hasil analisa chi square menunjukkan bahwa nilai chi square sebesar 8,129 dengan tingkat signifikan sebesar 0.004 yang lebih kecil dari ? = 0.05 artinya bahwa terdapat hubungan antara kinerja dengan tingkat pendapatan perawat honorer di RSUD Toto Kabila. Saran dari penelitian ini yakni bagi perawat honorer dapat meningkatkan kinerja yang sudah baik dan bagi manajemen RSUD Toto dapat memperhatikan kinerja perawat dan memberikan beban kerja yang sesuai dengan pendapatan yang diterimakan.

Wiwi Piola; Andi Nur Aina Sudirman; Sri Devi Padang; Ananda Rizki

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan bentuk penyakit tidak menular, penyakit ini tergolong penyakit yang menahun tidak dapat disembuhkan akan tetapi dapat dicegah tingkat keparahannya, pencegahan keparahan penyakit ini berasal dari dalam diri penderita dan keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tugas kesehatan keluarga dengan kejadian hipertensi.Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 31 orang, penentuan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden mengalami hipertensi kategori sedang dengan tugas kesehatan keluarga kurang, analisis data uji chi square hitung > chi square tabel (14,280 > 0,3550) atau  p=0.006 < 0.05. Kesimpulan pada penelitian ini Ha diterima yang berarti terdapat hubugan tugas kesehatan keluarga dengan kejadian hipertensi di Desa Timbuolo Tengah Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango. Saran untuk keluarga agar melaksanakan tugas kesehatan keluarga yaitu mengenal masalah kesehatan, membuat keputusan tindakan kesehatan yang tepat, merawat keluarga yang sakit, memberihkan lingkungan rumah dan menggunakan fasilitas kesehatan untuk pengobatan.

Putri, Ervita Adelia; Trisiana, Anita; Dentatama, Jocellin; Widya, Kun; Jonggor, Yunuarius

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pada dini tahun 2020, Tanah air terkena virus ialah pandemic covid- 19( coronavirus disease 2019). Wabah ini sedang lalu membayang- bayangi beberapa negeri di bumi. Tidak lain Tanah air. Bila tadinya Tanah air jadi salah satu negeri yang belum terkena, saat ini Tanah Air telah mengonfirmasi permasalahan pertamanya. Tidak tanggung–tanggung, penderita yang terinveksi virus corona dikala ini telah terus menjadi banyak.Warga butuh berjaga- jaga serta melindungi kesehatan. Penguasa pula telah mulai beranjak menanggulangi wabah ini serta mulai memberi imbauan buat lockdown di sebagian tempat serta mengharuskan masyrakat buat melaksanakan sosisal distancing. Mengharuskan memakai masker, senantiasa membersihkan tangan memakai sabun serta melindungi kebersihan. Tetapi kunci dari seluruh merupakan pemahaman warga sendiri kepada endemi ini. Kedudukan alat sosial ataupun alat massa pula amat berarti sebab masyrakat bisa mengenali data mengenai covid- 19 serta mengenali mengenai penyebaran serta berpa yang telah terkena. Tata cara penelitian yang di maanfaatkan merupakan tata cara kualitatif ialah dengan mengakulasi informasi serta menyamakan dari bermacam pangkal. Hasil riset dipakai buat tingkatkan pemahaman khalayak buat memutuskan laju penyebaran covid- 19. Kata Kunci : : Covid- 19 ,  Kesadaran masyarakat, Media Massa

Fitriani, Eka Suci; Agrosamdhyo, Raden; Mansur, Ely

Dalam membantu masyarakat yang terdampak akibat dari pandemi wabah Covid-19, Baznas melakukan operasi pengelolaan ZIS dengan strategi penghimpunan dan penyaluran ZIS dalam bentuk program penyaluran Sembako untuk masyarakat yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui Strategi Penghimpunan ZIS Dan Penyaluran ZIS Dalam Program Sebar Sembako Pada Masa Pandemi Covid-19 di Baznas Provinsi Bali. Metode penelitian ini dengan kualitatif deskriptif. Informan 10 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi serta kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi penghimpunan ZIS oleh Baznas meliputi Sosialisasi kepada Instansi pemerintah tingkat I, lembaga keuangan, dan majelis ta’lim, mengirimkan laporan pertanggung jawaban keuangan, mempromosikan program melalui tiga media yaitu media cetak, media sosial, dan media elektronik, memberi pelayanan pembayaran ZIS dengan cara pembayaran langsung, jemput zakat, membentuk UPZ di lembaga pemrintahan dan swasta, membuka rekening di beberapa Bank, scan barcode dan menjalin hubungan yang baik dengan muzaki/donatur, (2) Strategi penyaluran ZIS meliputi kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan sesuai dengan UU, mengikuti protokol penanganan Covid-19 dengan physical distancing, social distancing, dan penggunaan masker, pendekatan penyaluran antara push approach dan pull approach, memberikan surat tembusan kepada gugus tugas Covid-19.   ABSTRACTIn assisting the affected communities as a result of the Covid-19 pandemic, Baznas carried out ZIS management operations with a ZIS collection and distribution strategy in the form of a basic food distribution program for people directly affected by the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out the strategy of ZIS Collection and Distribution of ZIS in the Distribution of Grocery Programs during the Covid-19 Pandemic Period in the Bali Provincial Baznas. This research method uses descriptive qualitative method. 10 informants were selected using a purposive technique. Data collection through observation, interviews and documentation. While data analysis techniques use data reduction, data presentation, inference and verification as well as final conclusions. The results of the research show that: (1) ZIS collection strategies by Baznas include socialization to government level I institutions, financial institutions, and majelis ta ‟lim, sending financial accountability reports, promoting programs through three media namely print media, social media, and media electronic, providing ZIS payment services by direct payment, picking up zakat, forming UPZ in government and private institutions, opening accounts in several banks, scanning barcodes and establishing good relationships with muzaki / donors, (2) ZIS distribution strategies include compliance with regulations sharia and in accordance with the law, following the Covid-19 handling protocol with physical distancing, social distancing, and the use of masks, the distribution approach between push approach and pull approach, giving a copy to Covid-19 task force.