SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

35,802 articles from 393 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Riskiana Rahma Syifa; Isne Susanti; Eka Oktavia

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Infant mortality rates (IMR) at the global and national levels occur mostly during the neonatal period. One way to reduce infant mortality is to provide the best food, namely breast milk. The breastfeeding process can be hampered due to several problems, one of which is the occurrence of breast milk dams. The purpose of the study was to determine the relationship between mothers' knowledge about breastfeeding techniques and breast milk dams at PMB Pratiwi Agustian. The research method used was a quantitative analytic study with a cross sectional design. The research sample was 28 respondents using total sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using the chi-square test. The results showed that the majority of breastfeeding mothers with good knowledge of breastfeeding techniques did not experience breast milk dams as many as 5 people (71.4%), 13 people (76.5%) did not experience breast milk dams in the moderate category, and 4 people (100.0%) experienced breast milk dams in the poor category. Correlation analysis showed that there was a relationship between knowledge of breastfeeding techniques and breast milk dams in nursing mothers at PMB Pratiwi Agustian with a significant value of p = 0.015. Lack of knowledge about proper breastfeeding techniques can increase the risk of breast milk dams in mothers. Therefore, improving mothers' knowledge and skills in breastfeeding through proper education and counseling is crucial to prevent or reduce the incidence of breast milk dams.

Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Fransiska Widyawati

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Ibu post partum kesulitan memberikan ASI kepada bayinya, hal ini dikarenakan posisi menyusui dan perlekatan yang kurang tepat, menyusui dengan teknik yang salah sehingga menimbulkan puting susu menjadi lecet dan ASI tidak keluar secara optimal dan dapat mempengaruhi produksi ASI akibatnya bayi tidak mau menyusu. Sebuah metode pembelajaran teknik menyusui dapat diaplikasikan dengan pengetahuan, psikomotor, afektif secara sistematis, hal ini sering kali disebut dengan metode Bedside teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bedside teaching Teknik menyusui yang benar terhadap keberhasilan ibu menyusui di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya. Metode: Desain penelitian pre-eksperimental jenis one group pre test-post test design menggunakan teknik Sampling Incidental, one group berjumlah 15 responden. Hasil: Sebelum dilakukan bedside teaching teknik menyusui dilakukan pretest pada 15 responden dengan hasil nilai pre test mean 5,20 kemudian dilakukan 2x pertemuan bedside teaching  dan di dapatkan nilai post test mean 8,40 sehingga terjadi peningkatan uji statistik dengan rentang mean 3,20. Hasil uji statistik wilcoxon p value = 0,001 atau tingkat signifikasi p < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh antara hasil efektivitas bedside teaching teknik menyusui yang benar terhadap keberhasilan ibu menyusui antara pre-test  dan post-test yang dilakukan pada ibu post partum di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya. Sebagai tenaga kesehatan sebaiknya memberikan metode pembelajaran bedside teaching teknik menyusui kepada ibu post partum minimal 2x pertemuan selama 45 menit sesuai SOP yang telah dibuat.

Sulastri; Heni Purwaningsih; Nurul Fajriyah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan Pre Eksperimental design dengan pendekatan One Group Pretest Posttest, Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu melahirkan spontan dan primipara yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar sebanyak 15 responden Prosedur pengambilan sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  non-probability dengan Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. 

M.Kep, Yuni Astuti; Tuti Anggarawati; Arifa Nur Khasanah; Dwi Riyanti

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Breastfeeding is an activity that can bring happiness to mothers. Breastfeeding benefits by helping the mother from the delivery process, making the uterus contract quickly and prevent bleeding. Postpartum often have problems in the process of breastfeeding, especially mothers with caesarean section. Post SC delay in breastfeeding is caused by a lack of knowledge about how to breastfeed because the mother does not have adequate knowledge, the mother does not understand how to breastfeed properly, the benefits of breastfeeding and also the impact if the mother does not breastfeed her baby. One of the efforts to increase knowledge about breastfeeding is by providing health education. Giving information to post partum SC is very important in the success of mothers in providing exclusive breastfeeding. The purpose of knowing the effect of health education on breastfeeding techniques is correct in post partum SC. The research design will be conducted using pre-experimental (One group pre-posttest design) and sample selection using purposive sampling. The results of the influence of health education on breastfeeding techniques to increase knowledge of postpartum SC mothers with a p value of 0.001