Publication Search

80,083 articles from 757 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Rahman; Mersatika H, Agnes Mersatika H; Wulandari, Windi; Tanzil, Zahra Sa’ada Fatiyyah; Damayanti, Yunita Dewi +1 more

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kesehatan mental mahasiswa merupakan aspek penting yang dapat memengaruhi prestasi akademik dan kualitas hidup secara keseluruhan. Tingginya tekanan akademis yang dialami mahasiswa berpotensi menambah tingkat stres serta berbagai masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, sangat penting untuk melaksanakan upaya pencegahan dan promosi melalui pendidikan mengenai kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek pendidikan kesehatan mental dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa di Universitas Halu Oleo, Kendari, tentang kesehatan mental dan stres yang berkaitan dengan akademik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pre-eksperimental yang melibatkan pendekatan pre-test dan post-test dalam satu kelompok dengan partisipasi sebanyak 76 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui aplikasi Quizizz, baik sebelum maupun setelah sesi edukasi kesehatan mental yang dilakukan secara online melalui Zoom Meeting, dengan dukungan materi dari PowerPoint dan diskusi interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan, dari 6,83 pada pre-test menjadi 8,71 pada post-test. Analisis menggunakan uji t berpasangan mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor yang diperoleh sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kesehatan mental melalui platform daring efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kesehatan mental serta tekanan akademik. Pembelajaran kesehatan mental bisa berfungsi sebagai salah satu pendekatan pendorong dan pencegahan yang mendukung pengembangan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa, dan dapat diperluas sebagai program yang berkelanjutan dalam konteks perguruan tinggi.

Pramudya, Dian; Alfianto, Ahmad Guntur; Kurniyanti, Mizam Ari

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kesehatan jiwa remaja, khususnya santri di pondok pesantren, menghadapi tantangan signifikan akibat tekanan akademik, religius, dan sosial serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mental. Pendidikan kesehatan melalui e-modul digital merupakan salah satu strategi inovatif yang berpotensi meningkatkan kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui e-modul digital terhadap kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri di Pondok Pesantren Darussalam. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group design yang melibatkan 80 santri yang dibagi menjadi kelompok intervensi yang menerima e-modul digital dan kelompok kontrol yang menerima media leaflet. Instrumen penelitian menggunakan Mindful Self-Care Scale untuk mengukur kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri dan dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan pada seluruh indikator perawatan diri dengan nilai p=0,000–0,001, sedangkan kelompok kontrol juga mengalami peningkatan dengan nilai p=0,001–0,002, namun dengan selisih rerata pretest dan posttest yang lebih kecil. Secara klinis, peningkatan pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul digital efektif meningkatkan kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri dan direkomendasikan untuk diterapkan luas di lingkungan pesantren serta layanan kesehatan komunitas.

Rahayu, Ririn Apriana; Lestari , Mustika Ayu; Apriani, Lia Arian

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Tidur yang cukup dan berkualitas merupakan kebutuhan dasar bagi remaja untuk mendukung pertumbuhan, fungsi kognitif, konsentrasi belajar, dan kesejahteraan psikologis. Namun banyak remaja mengalami gangguan tidur akibat kebiasaan malam yang tidak teratur, penggunaan gawai, serta tekanan akademik, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti terapi murottal Surah Al-Mulk untuk meningkatkan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi murottal Surah Al-Mulk terhadap kualitas tidur remaja putri di Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu tahun 2025. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design pada 38 responden yang dipilih secara random sampling dan dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2026. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur sebelum dan sesudah intervensi murottal selama 30 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur antara kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden pada kelompok intervensi mengalami peningkatan kualitas tidur menjadi kategori baik, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p = 0,000. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi murottal Surah Al-Mulk efektif meningkatkan kualitas tidur remaja putri di lingkungan pesantren secara signifikan dibandingkan kelompok tanpa intervensi

Ni Putu Artanti; Nyoman Intan Permatahati Wiguna; Ni Luh Putu Pranena Sastri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Academic stress has become a significant psychological issue among university students, particularly during periods of high academic pressure such as examinations, intensive coursework, and academic performance demands. Excessive academic stress may negatively affect students’ psychological well-being, learning motivation, and academic performance. This study aims to explore in depth the experiences of academic stress and psychological responses among students during periods of high academic pressure. A qualitative descriptive approach with a phenomenological perspective was employed to capture students’ lived experiences. Data were collected through in-depth semi-structured interviews with six student participants selected using purposive sampling. The data were analyzed using thematic analysis, involving open, axial, and selective coding to identify emerging themes. The findings reveal that the main sources of academic stress include excessive academic workload, time management difficulties, high self-expectations, and external academic pressures. Students experienced varying levels of stress ranging from mild to severe, manifested through psychological responses such as anxiety, emotional instability, mental fatigue, decreased concentration, and reduced motivation. The study also found that students applied diverse coping strategies, including adaptive strategies such as time management, seeking social support, and self-reflection, as well as maladaptive strategies such as procrastination and emotional withdrawal. These findings highlight that academic stress is a complex and subjective experience influenced by individual perceptions and coping capacities. The study implies the importance of supportive academic environments and accessible mental health services in higher education institutions to promote students’ psychological well-being and resilience. The results may serve as a reference for developing preventive and promotive mental health programs for students facing academic stress..    

Ni’matuzzakiyah, Evi

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan, khususnya bagi santri di pondok pesantren yang menghadapi jadwal padat dan tuntutan akademik tinggi. Kajian ini mengusung tema “Belajar Mantap, Hidup Hebat” untuk menekankan bahwa pembelajaran yang konsisten dan berorientasi spiritual dapat mendorong keberhasilan baik dalam dimensi duniawi maupun ukhrawi. Motivasi dipahami melalui tiga ranah, yaitu intrinsik, ekstrinsik, dan religius, dengan dorongan agar santri mampu mengintegrasikan ketiganya sehingga motivasi belajar tidak hanya bersumber dari insentif eksternal, tetapi juga dari kesadaran diri dan niat yang tulus karena Allah SWT. Tantangan umum—seperti manajemen waktu, adaptasi dengan kehidupan kolektif, godaan teknologi, tekanan prestasi, serta masalah kesehatan fisik dan mental—dibahas bersama solusi praktis, termasuk penggunaan teknik Pomodoro sebagai strategi manajemen waktu yang efektif. Kajian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara usaha, doa, dan istiqamah dalam menuntut ilmu, dengan tujuan memberdayakan santri agar mampu mempertahankan motivasi, mengatasi hambatan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Erina Widyastuti Fatimah; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini menganalisis peran motivasi spiritual dalam meningkatkan ketahanan belajar siswa muslim di SD IT Ar Risalah Miri dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terhadap siswa kelas IV-VI, guru, dan manajemen sekolah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa motivasi spiritual berkontribusi fundamental terhadap pembentukan resiliensi akademik melalui empat dimensi utama: kesadaran menuntut ilmu sebagai ibadah, penerapan nilai kesabaran dalam menghadapi kesulitan pembelajaran, manifestasi ketekunan dalam konsistensi belajar, dan sikap tawakal yang mengurangi kecemasan akademik. Program pembiasaan keagamaan yang sistematis meliputi shalat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, hafalan berjenjang, dan mentoring spiritual personal terbukti efektif menginternalisasi nilai-nilai spiritual dalam perilaku belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dimensi spiritual tidak hanya meningkatkan motivasi intrinsik tetapi juga membangun fondasi psikologis untuk menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model pendidikan Islam terpadu holistik dan implikasi praktis bagi stakeholder pendidikan dalam merancang kebijakan berbasis spiritual untuk penguatan resiliensi akademik siswa muslim tingkat sekolah dasar.

Siti Fatimah; Jesi Alexander Alim; Zakiah Ulya

Jurnal Ilmu Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Stres akademik merupakan kondisi tekanan yang dialami mahasiswa akibat tuntutan akademik. Kondisi ini penting untuk diteliti karena dapat memengaruhi motivasi belajar, prestasi akademik, dan kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stres akademik yang dialami  mahasiswa PGSD semester V dalam menyelesaikan tugas kuliah dengan meninjau  aspek stres terkait ekspektasi akademik, stres terkait tugas dan ujian, serta stres terkait persepsi diri akademis. Metode  penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui  angket berbasis skala Likert yang disebarkan kepada 31 mahasiswa PGSD semester V. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif untuk melihat rata-rata,  presentase dan kategori stres akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban  tugas kuliah menjadi aspek dominan penyebab stres dengan kategori tinggi (mean 20, 19, 85,34%), diikuti ekspektasi akademik dalam kategori sedang (mean 16,10, 72, 58%), dan persepsi diri akademis dalam kategori sedang (mean 14, 32, 69,17%). Temuan  ini menegaskan bahwa mahasiswa PGSD semester V mengalami stres akademik pada level sedang hingga tinggi, yang dapat berdampak pada motivasi belajar, prestasi  akademik, dan kesehatan mental.

Wafi Abdul Majid; Suryanto Suryanto

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi komunikasi orangtua dalam membatasi penggunaan ponsel anak usia 8–10 tahun di Dukuh Kayon, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan lima informan orangtua dari latar belakang sosial ekonomi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi orangtua bervariasi antara otoritatif, permisif terbatas, dan dialogis. Pola komunikasi dialogis dengan pendekatan active mediation lebih efektif dalam menumbuhkan literasi digital serta membentuk disiplin belajar anak. Kendala yang dihadapi orangtua meliputi keterbatasan waktu, tekanan sosial dari lingkungan teman sebaya, serta tuntutan akademik berbasis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi dialogis yang konsisten, ditopang kolaborasi sekolah dan komunitas, dapat memperkuat pengasuhan digital dan meminimalkan dampak negatif penggunaan ponsel pada anak.

Syarifah, Anis Satus; Nurmalisyah, Fitri Firranda; Rodiyah; Panglipuringtyas, Eko Sih; Sugiyana, Laely Ufiz Tsani

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2025 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kesehatan menstruasi merupakan indikator penting bagi kesejahteraan reproduksi perempuan. Di lingkungan perguruan tinggi, mahasiswi menghadapi berbagai tekanan akademik dan lingkungan yang dapat bertindak sebagai risiko kesehatan kerja yang memengaruhi siklus menstruasi mereka.  Systematic review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor gaya hidup, psikososial, dan biologis yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi.  Menggunakan panduan PRISMA, pencarian sistematis dilakukan pada database PubMed dan Scopus untuk artikel yang terbit antara tahun 2021 dan 2026. Sebanyak 23 artikel studi cross-sectional dan case-control memenuhi kriteria inklusi dan disintesis dalam penelitian ini.  Temuan studi secara konsisten mengidentifikasi stres psikologis (stres akademik dan depresi) sebagai prediktor paling dominan terhadap gangguan menstruasi melalui gangguan pada aksis hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA). Selain itu, kualitas tidur yang buruk/insomnia, Indeks Massa Tubuh (IMT) ekstrem (terlalu kurus dan kelebihan berat badan/obesitas), gaya hidup sedenter, serta pola makan yang buruk (asupan lemak tinggi, kebiasaan melewatkan makan) secara signifikan meningkatkan risiko dismenore, siklus tidak teratur, dan Premenstrual Syndrome (PMS). Sebaliknya, konsumsi makanan kaya vitamin A memberikan efek perlindungan. Gangguan menstruasi di kalangan mahasiswi memiliki prevalensi tinggi dan bersifat multifaktorial. Promosi kesehatan di kampus perlu menerapkan program manajemen stres serta edukasi kebersihan tidur dan nutrisi guna mendukung kesehatan reproduksi mahasiswi.

Jannah, Riyadotul; Devi Maya Sofa

Studi ini dimaksudkan untuk mengevaluasi pengaruh tingkat bunga terhadap ekspansi ekonomi serta implikasinya pada pilihan investasi di Indonesia. Tingkat bunga, sebagai alat utama dalam strategi moneter, secara langsung membentuk perilaku investasi melalui perubahan ongkos modal, sedangkan ekspansi ekonomi menunjukkan kemampuan suatu negara untuk menghasilkan barang dan jasa secara berkelanjutan. Dengan menerapkan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), penelitian ini memeriksa artikel, buku akademik, dan sumber daring terpercaya yang terbit dalam lima tahun terakhir, dengan fokus pada interaksi dinamis antara tingkat bunga, ekspansi ekonomi, dan investasi. Temuan studi mengindikasikan bahwa peningkatan tingkat bunga dapat mempertahankan stabilitas mata uang dan mengurangi tekanan inflasi, namun cenderung menghambat investasi akibat naiknya ongkos modal. Sebaliknya, tingkat bunga yang lebih rendah mendorong investasi melalui pendanaan yang lebih terjangkau, yang berpotensi berkontribusi pada peningkatan ekspansi ekonomi. Ekspansi ekonomi yang kuat meningkatkan kepercayaan investor, sehingga merangsang investasi domestik maupun luar negeri yang pada akhirnya memperkuat perluasan ekonomi melalui penyediaan modal untuk sektor industri, infrastruktur, dan bidang produktif lainnya. Penelitian ini menegaskan adanya keterkaitan timbal balik antara tingkat bunga, ekspansi ekonomi, dan investasi, serta menekankan perlunya strategi moneter yang seimbang untuk menjaga stabilitas makroekonomi sambil menciptakan lingkungan investasi yang mendukung.

Suharmanto, Suharmanto

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2024 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Academic burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang dialami oleh mahasiswa atau siswa akibat tekanan akademik yang berkepanjangan. Hal ini mempengaruhi kualitas hidup mahasiswa. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan academic burnout dengan kualitas hidup mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Adapun lokasi penelitian adalah di Indonesia bulan Januari-Februari 2025. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah academic burnout dan kualitas hidup. Alat pengumpul data dalam penelitian ini antara lain adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah mencari persentase yang disajikan pada tabel distribusi frekuensi dan uji Chi Square. Sebagian besar responden tidak academic burnout (57,1%) dan mempunyai kualitas hidup yang baik (52,2%). Hasil penelitian mendapatkan bahwa sebagian besar responden yang kualitas baik adalah yang tidak mengalami academic burnout (59,0%) sedangkan sebagian besar yang kualitas hidup sangat buruk mengalami academic burnout (1,3%). Ada hubungan antara academic burnout dengan kualitas hidup mahasiswa.  

Agust Arthur laya

Jurnal Kesehatan Amanah 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Stres merupakan suatu kondisi yang paling sering dialami mahasiswa,stres adalah perasaan atau pikiran yang menggangu seseorang stres pada mahasiswa terjadi akibat tekanan baik akademik, sosial dan personal,kebiasaan berolah raga dapat memperbaiki emosi seseorang dengan adanya proses kimia di dalamotak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan berolah raga dengan tingkat stres mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Manado.Penelitian dilakukan menggunakan metode Cross Sectional, dengan sampel mahasiswa Semester II Program Studi S1 KeperawatanSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Manado berjumlah 80 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan  dengan cara pemberian kuesioner. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan progam computer SPSS versi16.0.Uji yang digunakan yaitu uji chi square dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini melalui hasil uji chi square didapat nilai p sebesar 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres.Berdasarkan hasil ini disarankan kepada peneliti selanjutnya meneliti faktor faktor lain yang dapat mempengaruh itingkat stres tidak hanya dari segi kebiasaan berolahraga.  

Budi NU, Santoso; Rahmat, Doris

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bentuk kekerasan fisik yang dilakukan oleh pasangan (suami) berisiko mengakibatkan efek psikologis bagi korban (istri/perempuan), diantaranya, mengalami peningkatan depresi, rendah diri, dan tekanan psikologis. Tingkat keparahan kekerasan fisik ini juga dapat memprediksi tingkat depresi pada korban. Rata- rata gangguan stres pasca trauma pada perempuan yang mengalami siksaan secara fisik cukup tinggi menyatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga yang dikaitkan dengan kuantitas kejadianya, kualitas peristiwa dan perilaku negatif anggota keluarga dapat menjerumuskan kepada kehancuran dan perceraian keluarga. Efek kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya menimpa perempuan yang menjadi korban. Kekerasan tersebut juga berakibat buruk pada anak, yaitu mengganggu perkembangan Anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, mengalami masalah psikologis, emosional, perilaku, masalah sosial dan akademik. Kekerasan sering kali terjadi pada perempuan disebabkan adanya pandangan masyarakat Kata kunci:Perlindungan, Kdrt