Publication Search

95,212 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Ainun Majib; Mohammad Saat Ibnu Waqfin

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2025 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Metode merupakan cara yang digunakan oleh pendidik dalam menyampaikan materi. Metode juga salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran, dengan menggunakan metode yang tepat peserta didik dapat lebih bisa memahami dan mengingat pelajaran yang disampaikan oleh pendidik. Syawir ialah metode diskusi merupakan suatu cara penyajian bahan pelajaran dimana guru memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengadakan pembicaraan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan atas suatu masalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan implementasi metode Syawir dalam meningkatkan pemahaman nahwu di kelas IV Madrasah Diniyah Al-Ikhlas Bahrul ulum Tambakberas Jombang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui obeservasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru Nahwu dan peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Metode syawir diterapkan dalam bentuk diskusi kelompok. Guru membagi santri ke dalam beberapa kelompok kecil dan memberikan materi atau soal yang berkaitan dengan kaidah nahwu. Santri kemudian berdiskusi bersama dalam kelompoknya untuk memahami dan menyelesaikan soal tersebut, yang kemudian dipresentasikan kepada seluruh kelas. Guru bertindak sebagai fasilitator dan pengarah diskusi, bukan sebagai satu-satunya sumber informasi. 2. Kelebihan metode syawir mencakup peningkatan partisipasi santri, pemahaman materi yang lebih mendalam melalui diskusi, serta terbentuknya keterampilan sosial seperti kerja sama, mendengar, dan menyampaikan pendapat. Untuk Kekurangan metode syawir terletak pada ketimpangan peran dalam kelompok, di mana santri yang lebih aktif cenderung mendominasi diskusi, sementara yang lain kurang berpartisipasi.

Muhammad Fathul Mubarok

Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

This research is motivated by a field fact that shows that the syawir activities which are the obligation of students in Madrasah Diniyyah Al Asna, there is a decrease in enthusiasm in some classes in Madrasah Al Asna, which is marked by the lack of student activeness in leaving syawir, noisy classroom conditions far from conducive words that move researchers to find out more about the method of syawir supervision because indeed this method encourages students to be active, creative, enthusiastic in defending their arguments, concluding and refuting or refuting the arguments of other students. Based on the description above, the focus of the research is as follows: 1). How is the practice of implementing Syawir in increasing the enthusiasm for learning and understanding of students in class V-C MI Al Asna Pesantren Mahir Arriyadl Keling Kepung Kediri? 2). What are the advantages and disadvantages of Syawir activities in class V-C MI Al-Asna Pesantren Mahir Arriyadl Keling Kepung Kediri? The approach used is qualitative, to reveal and understand the realities that occur in depth with regard to the above pheno mena. data collection techniques and information is done through interviews, observation, and documentation. The implementation of syawir in Madrasah Al-Asna has a variety of learning methods, one of which is the supervisory syawir method, with this method the implementation of syair can run well so that maximum success is achieved and the strategies used in improving student discipline are Learning strategies, Internal strategies, External strategies.

Nanang Qosim; Muhammad Abdul Chakim

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan Penerapan, Dampak dan Evaluasi Pendidikan Akhlak bagi Santri pada Kitab Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak Jombang. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Penerapan pendidikan akhlak bagi Santri pada Kitab Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak Jombang adalah dengan menghormati guru sesuai materi kitab Washaya pada bab adab dalam menuntut ilmu dan membiasakan shalat berjama’ah sesuai materi kitab Washaya pada bab adab beribadah. Dampak pendidikan akhlak bagi Santri pada Kitab Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ adalah dengan mendengarkan ketika guru menerangkan pembelajaran kitab Washaya maka ilmu menjadi bermanfaat sesuai materi kitab Washaya pada bab adab dalam menuntut ilmu dan menghormati teman maka saling akrab antar teman sesuai materi kitab Washaya pada bab hak dan kewajiban terhadap teman. Evaluasi pendidikan akhlak bagi Santri pada Kitab Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’  adalah dengan kegiatan syawir sesuai materi kitab Washaya pada bab adab muthola’ah, berdiskusi dan berdebat.

Muhammad Fodhil; M. Balya Asfihan Fajaron

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Adapun Fokus masalah yang diteliti : pembelajaran dan peningkatan pemahaman Fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar dan Faktor Pendukung serta penghambatnya. Adapun Tujuan Penelitianya adalah untuk mendiskripsikan pembelajaran Fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar. Dan untuk mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar. Hasil penelitian menunjukan, bahwa pembelajaran Fiqih pada pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar adalah : Pembelajaran mata pelajarn fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Pembelajaran fiqih di Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang ini sangat besar peranannya dalam memberikan pemahaman kepada santri tentang agama Islam, dan dalam praktek di kehidupan sehari-hari santri, serta dapat membentuk watak, perilaku dan kepribadiannya Pernyataan informan di perkuat dengan hasil observasi peneliti yang melihat sendiri proses kegiatan pembelajaran Kitab Fiqih di Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar. Proses Pembelajaran Kitab Fiqih dengan menggunakan metode bandongan, tahasus, syawir atau musyawarah, dan sorogan.

Imam Junaris

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Penelitian ini bertolak dari fenomena yang terjadi pada pesantren yang masih belum kuat mengembangkan budaya literasi dalam menciptakan generasi yang unggu melalui kepemimpinan pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk budaya literasi bagi santri, fasilitasi literasi bagi santri dan dampak budaya literasi bagi santri di pondok pesantren Sirojut Tholibin Plosokandang.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode diskusi. Gerakan literasi berbasis pondok dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaraan. Bentuk kegiatan pengembangan gerakan literasi berbasis pondok pesantren, yaitu (1) Program Tahfidzul Qur’an, (2) kajian kitab kuning, (3) kegiatan muhadarah, dan (4) kegiatan jurnalistik.  Literasi berbasis pondok pesantren adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga pondok (kyau, ustad, ustadzah, pengurus, santri, orang tua/wali murid) dan masyarakat. Pelaksanaan gerakan literasi diwujudkan melalui tiga tahap, yaitu pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. ketiga tahapan dilaksanakan secara bertahap sehingga prosesnya dapat berjalan sebagaimana mestinya.  Gerakan literasi yang ditawarkan untuk lingkungan pondok juga menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Santri yang belajar di pondok pesantren Sirojut Tholibin diajarkan literasi dengan sistem yang unik supaya bisa mempersiapkan diri dalam kehidupan masyarakat kelak, seperti khitobah, kajian kitab kuning, syawir, muhafadzoh, dan mutola’ah. Kehidupan bermasyarakat disini menjadi penting untuk digaris bawahi, sebab santri akan menjadi tumpuan dan menjadi tokoh pembangunan yang senantiasa berguna dan digunakan dalam kehidupan sosial. Hal itu dapat tercermin ketika seorang santri memimpin kegiatan keagamaan, menjadi pembawa acara suatu kegiatan, bahkan tidak jarang berhubungan dengan hal-hal lain. seolah hal tersebut menjawab keraguan yang ada dimasyrakat, bahwa seorang santri yang mondok bisa segalanya. Berbagai kegiatan yang dapat diimplementasikan di atas diharapkan dapat membuat para santri memiliki kemampuan menyaring informasi sehingga mampu menjadi insan kamil yang berilmu dan berakhlakul karimah.   

Udriansyah, Udriansyah; Zaifatur Ridha

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan dalam penlitian ini adalah rendahnya tingkat pemahaman siswa sehingga perlunya peningkatan pemahaman hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini: Pertama untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran syawir dikelas VII MTs Pondok Pesantren Modern Babussalam. Kedua untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VII MTs Pondok Pesantren Modern Babussalam sebelum menerapkan metode syawir. Ketiga untuk mengetahui metode syawir dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas VII MTs Pondok Pesantren Modern Babussalam. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK), Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII. Metode pengumpulan data dengan cara  tes dan non tes. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa metode syawir dalam meningkatkan hasil belajar siswa tergolong baik dengan hasil penelitian rekapitulasi skor rata-rata siswa pada siklus I sebesar 56% dan siklus II 100%  sedangkan nilai PKK siswa setelah menerapkan metode syawir sebesar 78% meningkat menjadi 88.4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode syawir dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran FIQIH tergolong baik. Sebagai akhir penelitian, penulis menyimpulkan bahwa metode syawir sangat baik digunakan dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa karena metode syawir melibatkan seluruh siswa sehingga siswa menjadi aktif.