Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Mastamah; Isfaizah

Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang 2021 Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Semarang

WHO (2018) prevalensi balita stunting di Indonesia berada pada peringkat ketiga di South-East Asian Region sebesar 36,4% belum mencapai target dunia 20%. Sedangkan di Jawa Tengah (2019) sebesar 34,4% dan di Puskesmas Leyangan sebesar 19,5%. Pengetahuan ibu yang kurang tentang gizi balita dan status pemberian ASI eksklusif akan mempengaruhi cara pemberian makanan pada balita yang menyebabkan stunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi balita dan pemberian ASI Eksklusif dengan stunting di Puskesmas Leyangan tahun 2020. Desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control Populasi seluruh ibu yang memiliki balita usia 24-59 bulan sejumlah 110 ibu. Sampel sebanyak 104 responden dengan perbandingan 1:1 secara Fixed–Desease Sampling. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner dan master tabel untuk tinggi badan dan berat badan balita. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan chi square. Analisa univariat pengetahuan ibu tentang gizi balita pada kelompok kasus sebagian besar kurang (65,4%) sedangkan kelompok kontrol sebagian besar baik (73,1%), pada kelompok kasus sebagian besar tidak memberikan ASI Eksklusif (88,5%) sedangkan pada kelompok kontrol sebagian besar memberikan ASI Eksklusif (80,5%). Analisis bivariat ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dan pemberian ASI Eksklusif dengan stunting (p <0,001,OR= 138.429, CI 95% = 17.437 s/d 1098.974) (p <0,001, OR = 32.200, CI 95% = 10.771s/d 96.267). Pengetahuan ibu yang kurang dan tidak memberikan ASI Eksklusif meningkatkan resiko stunting. Perlu adanya pendidikan kesehatan tentang manfaat pemberian gizi seimbang dengan isi piringku (karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah) pada ibu yang memiliki balita.

Nelawati Radjamuda; Ike Fitrah; Agust Laya

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Gizi buruk menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak. Salah satu masalah pertumbuhan pada balita adalah terhambatnya pertumbuhan tinggi badan anak sehingga anak tumbuh tinggi tidak sesuai dengan umurnya yang disebut dengan balita pendek atau stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran dan factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ollot tahun 2019. Desain pada penelitian ini menggunakan cross sectional dengan penelitian survey analitik. Sampel yang sebanyak 91 responden. Analisis yang digunakan chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini sebanyak 13% balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot yang berat lahirnya <2500gram BBLR, 75% berstatus infeksi penyakit (diare dan ISPA), 65% tidak mendapatkan ASI Eksklusif, dan 91% balita memiliki status imunisasi dasar lengkap. Dililihat dari hasil analisis terdapat hubungan beramakna antara faktor pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot Tahun 2019. Diharapkan Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten untuk dapat memberikan informasi secara luas melalui penyuluhan maupun pelatihan kepada masyarakat ataupun kader kesehatan mengenai status gizi balita khusunya stunting.    

Kusmiyati Kusmiyati; Dian Imam Saefulah; Dennis Guna Bawana

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Literature Review research aims to find out whether nutritional status influences physical fitness in students by using secondary data, namely previous research journal articles. The data collection technique uses the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) method. Searching for journal articles in literature reviews uses methodology with the criteria (1) Searching for journal article data to be reviewed according to the research title, (2) Research variables used according to writing needs, (3) Searching for articles with a time period of 2018-2022 or a period of 5 years, (4) The results of the research are measured validly, (5) Data analysis is analyzed appropriately. The database used by researchers was from Google Scholar Eric Journal and Taylor and Francis with keywords (the relationship between "nutritional status" and physical fitness). From the results of the literature review conducted, it shows that the results of the research show that the variables (1) nutritional status have a relationship with physical fitness in students, (2) there are significant results between nutritional status and physical fitness in students due to several influencing factors.

Nurannisa Fitria Aprianti; Siti Naili Ilmiyani; Nurlathifah N. Yusuf; Apriani Susmita Sari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kekurangan Energi Kronik merupakan keadaan seseorang yang menderita ketidakseimbangan asupan gizi (energi dan protein) yang berlangsung lama dan menahun. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energy kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Suela Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik dengan desain case control pada bulan Januari-Maret 2021.Jumlah sample dalam penelitian ini kelompok kasus sebanyak 53 orang dan Kelompok Kontrol sebanyak 53 orang total sampel sebanyak 106 pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dan instrument menggunakan form ekstraksi, pengambilan data menggunakan rekam medik, Analisa data menggunakan uji statistic chi squarre dan uji statistic multivariat dengan regresi logistic. Hasil: Hasil analisis statistic diperoleh Pekerjaan ρ=0,004, Umur ρ=0,001,  Paritas ρ value =0,000, Jarak Kehamilan ρ value =0,001, IMT ρ value =0,000,  Status Anemia ρ value =0,001 memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian KEK, sedangkan Pendidikan ρ= 0, 548 tidak berhubungan dengan kejadian KEK. Analisis statistic multivariat diperoleh factor yang paling dominan yaitu IMT p= 6,893, C.I.95% 2.232-21.287. Kesimpulan: Faktor Pekerjaan, Umur, Paritas, Jarak Kehamilan, IMT dan status anemia memiliki hubungan yang signifikan dengan KEK. Faktor paling dominan penyebab KEK yaitu IMT.    

Deni Arisandi; Reni Rohimah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Elementary school children aged around 7-13 years are the second most rapid growth period after toddlerhood. UKS data from SDN Warung Lega 01 in January, the results of a preliminary study on class V children, showed that 3 students were overnourished, 14 students had normal nutrition, 22 students were undernourished, and 1 student was malnourished. To find out about eating patterns, to find out nutritional status, to find out whether there is a relationship between eating patterns and children's nutritional status. Using a correlational descriptive method with a cross sectional approach. Sampling was carried out with a total sampling of 40 respondents. Data analysis in this study used bivariate techniques with rank spearmen. The spearmen rank test results were 0.058 > α (0.05) so Ho was rejected and Ha was accepted. This research shows that there is no relationship between eating patterns and the nutritional status of students at SDN Warung Lega 01. Description of eating patterns. More than half (57%) of respondents have a pattern of eat well, namely 23 respondents. Description of nutritional status More than half (55%) of respondents had poor nutritional status, namely 22 respondents. Relationship between diet and nutritional status. From the calculation results, a significance value of 0.058 > α is obtained, so the working hypothesis Ha is rejected, meaning that there is no relationship between diet and nutritional status. There is no significant relationship between eating patterns and the nutritional status of class V students at SDN Warung Lega 01

Muriyati Rokani; Andi Akifa Sudirman; Nur Ainnun K. Uba; Sri Yulianti Amara

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Nutritional status is an expression of a state of balance in the form of certain variables or the manifestation of nutrition in the form of certain variables. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting style and the level of parents’ economic income in improving the nutritional status of toddler during the COVID-19 pandemic in Barakati Village, Batudaa District, Gorontalo Regency. The research design used an analytical survey method with a cross sectional approach. the sampling technique uses purposive sampling. The results showed that there is a relationship between parenting style and the level of parents’ economic income during the COVID-19 pandemic with the nutritional status of toddler. The conclusion is that the majority of parents apply directive parenting with a low level of parental income, but this does not make parents’ attention to child nutrition neglected so that the average nutritional status of children is normal. Suggestions from this study are that parents can provide good parenting to children and pay attention to the nutritional status of children by utilizing food ingredients that are easily available but have good nutritional content.