SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

23,540 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Jane Wilda Irmawati Sirait

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Immunization is an act of providing immunity to children against diseases that can be prevented by immunization before the age of 12 months, namely tuberculosis, polio, hepatitis B, diphtheria, pertussis, tetanus and measles. Complete and regular basic immunization by receiving all types of basic immunization when children are less than 11 months old can reduce morbidity and mortality rates for toddlers by around 80-95%. Incomplete basic immunization, maximum can only provide 25-40% protection. The role of a mother in the immunization program is very important, because the use of health facilities by babies/children is related to factors that influence the mother. The aim of this study was to determine the relationship between factors that influence mothers on basic immunization status in babies aged 12-24 months. This research uses a descriptive correlation design with a cross sectional approach. The number of samples in this study was 40 people. Sampling was taken using the total population. This research was conducted in Nauli Village, Sigumpar District, Toba Regency in 2023. The instrument in this research was a questionnaire. Data analysis used chi-square. From the research results, it was concluded that there was a significant relationship between maternal age with a value of p=0.001, education with a value of p=0.004, employment with a value of p=0.001, number of children with a value of p=0.000, and knowledge with a value of p=0.000 on basic immunization status . From this research, it is hoped that health workers will improve the quality of health services, health promotion efforts in the form of social support, namely improving the quality of health education, providing motivation in utilizing health services, especially immunization.

Andi Ernawati Manuntungi; Andi Kamal

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menurut Kementerian Kesehatan, kasus pneumonia pada bayi yang terjadi pada tahun 2018 berjumlah 160.908 jiwa dan dibagi menjadi dua klasifikasi yaitu pneumonia ringan dan pneumonia berat. Pada kasus Pneumonia ringan Sulawesi Tenggara menduduki peringkat 14 tertinggi dengan jumlah penderita Pneumonia sebanyak 1.088 orang, Jawa Barat (60.941), Jawa Timur (25.951), DKI Jakarta (13.564), NTB (8.238), Banten ( 7.893), Jawa Tengah (5.307), Sumatera Selatan (4.425), Kalimantan Selatan (3.632), Sumatera Barat (3.571) Pneumonia adalah infeksi akut jaringan paru (alveoli). Penyebabnya adalah bakteri, virus, jamur, paparan bahan kimia atau kerusakan fisik dari paru-paru dan efek tidak langsung lainnya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol yaitu mempelajari hubungan antara faktor penelitian atau pajanan dengan penyakit dengan membandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol berdasarkan status pajanan. Hasil analisis bivariat pada SPSS menggunakan chi-square menunjukkan = 0,06 yang berarti ada hubungan antara umur bayi, pemberian ASI eksklusif, status imunisasi dan lingkungan dengan kejadian pneumonia pada bayi di RSUD Kab.Mamuju, sehingga disarankan kepada ibu untuk memberikan Asi Eksklusif pada bayi, pemberian imunisasi dan menjaga kebersihan lingkungan Ada hubungan antara umur dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan antara lingkungan dengan kejadian pneumonia pada balita.