Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,457 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Widiantara, I Wayan Andhika

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Ruang Terbuka Hijau mempunyai manfaat yang sangat penting bagi wilayah perkotaan. Salah satu manfaat yang dapat dirasakan yaitu melalui kenyamanan fisiknya yang tertata dengan baik, serta memiliki fungsi penunjang bagi warga kotanya. Bantaran sungai Banjir Kanal Barat Semarang merupakan salah satu potensi ruang terbuka hijau yang mampu dimaksimalkan melalui pemanfaatan ruang terbuka hijau sebagai sarana olahraga dan rekreasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana data diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi. Hasil dari studi ini adalah konsep perancangan ruang tebuka hijau dengan berdasarkan teori yang tellah dikaji lalu kemudian di intrepetasikan ke dalam sebuah gagasan desain perancangan sarana olahraga dan rekreasi. Green open space has very important benefits for urban areas. One of the benefits that can be felt is through physical comfort that is well organized, and has a supporting function for the citizens of the city. The Riverbank of Banjir Kanal Barat Semarang is one of the potential green open spaces that can be maximized through the use of green open spaces as a means of sports and recreation. This research uses a qualitative method where data is obtained by making direct observations at the location. The result of this study is a concept for designing green open spaces based on theories that have been studied and then interpreted into a design idea for designing sports and recreation facilities.  

Irvan Fadly; Muh Farras Rasyiq

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Dalam sebuah kota di Jawa, alun-alun umumnya merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan yang menjadi bagian salah satu elemen yang ada di setiap kegiatan manusia. Oleh karenanya setiap manusia baik secara individu dan kelompok kerapkali melakukannya. Hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia yang paling rumit sepanjang peradaban. Kota bisa dibilang sebagai tempat yang padat dan dihuni oleh orang-orang yang heterogen (beraneka ragam) baik dalam hal mata pencaharian, agama, adat, dan kebudayaan. Kota Blora memiliki ruang terbuka yang juga dimiliki oleh kota-kota lain. Alun alun Blora sendiri merupakan salah satu landmark yang ada di Blora. Berada pada tengah kota membuat alun alun Blora ini selalu ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kota karena hampir semua jalan terpusat ke Taman alun alun Blora ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara ruang fisik yang tercipta dan pengaruhnya terhadap perilaku yang berkelanjutan masyarakat yang menggunakannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan proses analisis studi kasus di Kota Blora. Penelitian ini menemukan elemen-elemen fisik yang ada sebagai penanda sebuah alun-alun kota dan beberapa kelompok penggunaan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, berupa aktivitas-aktivitas yang telah menjadi tradisi dan telah dikembangkan sesuai perkembangan ruang yang tersedia.

Elisabeth Wambrouw; Deasy Widyasatomo

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Map is a picture of the earth's surface that is displayed on a flat plane with a certain scale and the depiction of the earth's surface is reduced to a certain scale in the form of symbols that are selective in a certain projection system that is represented in two dimensions from a three-dimensional space. Various types of data can be described and explained in maps and provide information on the correlation of data to the geographical conditions (geospatial information) of an area which can then be used as a tool in policy formulation, in this case the customary area of ​​the Ayapo village in the East Sentani District. This research was conducted using a mapping method using spatial data based on satellite imagery from Google Earth Pro and community participation through field surveys through interviews. The data was then processed using ESRI ArcGIS software. The research was conducted in the Ayapo traditional village, Jayapura Regency, Papua Province. From the results of the information depiction carried out, it was obtained a map of the Ayapo village, a mapping of the distribution of indigenous peoples which included traditional leaders and tribal chiefs as well as a map of the structure of the customary space. Mapping also obtained the development of the ayapo village for 3 years, namely 2002, 2014, and 2021 which showed the growth of the village spread out along the coast of Lake Sentani in a linear form. This customary mapping becomes a source of information for the development of traditional traditional villages in Jayapura district.

Nur Hidayah

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the Arrangement of Term Waqf according to Article 6 of Law Number 41 of 2004 concerning Waqf. The results of this study indicate that Islamic Law on the Application of the Term of Waqf according to Article 6 of Law Number 41 of 2004 concerning Waqf is something that is very helpful in distributing some assets in the form of movable and immovable assets to be used as benefit and with the existence of term waqf. time expands the space in distributing part of the assets with a period of time agreed upon by the wakif and the recipient.

Sungguh Ponten Pranata; Husriani Husain

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Taruna Alqolam Islamic Boarding School carries out community service by holding mural-making activities on the Islamic boarding school's walls to spread important messages to the surrounding community. The murals created by the students function as decoration and as a reminder of the importance of environmental cleanliness, local wisdom, and religious values. Through this service, the students also provide knowledge and skills to the surrounding community and strengthen ties between the Islamic boarding school and the local community. Discussion of the results of the service opens up space for in-depth reflection on the values ​​contained in the work of art and how these messages can permeate people's daily lives. Taruna Alqolam Islamic Boarding School has created an environment that promotes sound values, increases awareness of important issues, and inspires behavior under religious and moral teachings. Thus, this service benefits the surrounding community and provides valuable experience for the students in terms of contributing to society and strengthening the role of Islamic boarding schools in building a better and more sustainable society socially, environmentally, and spiritually.

Aldin Bimo Wicaksono; Adi Sasmito

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Public space in the city center is an area that is very prominent in its growth, this is driven by various activities including: trade, entertainment/recreation, culture and government. Emotional attachment to a place or place attachment is important to understand, especially because of its potential role in developing public facilities, special places, and communities that work in those places, and also to anticipate conflicts that arise in the management of a place. The building, which was formerly known as Societeit Soekarame, was built during the Dutch government in the 1930s and was used as a place for the elite of Dutch colonialism to gather. During the war of independence, around 1947- 1948, Societeit Soekarame changed its name to Gedung Juang 45. Along with the times, Gedung Juang 45 was renovated with a concept that had been determined to become a Diorama Museumor an educational gallery entitled "Galeri Pati Mbiyen". This study shows that there are two factors driving place attachment in the Juan 45 Pati Building, namely the historical value attached to the building and the social value of society that grows in conjunction with space utilization activities 

Ema Hidayati; Agung Budi Sardjono

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Balai desa Weleri merupakan tempat untuk mewadahi kegiatan pelayanan masyarakat desa. Di area balai desa terdapat polindes yang merupakan fasilitas Kesehatan bagi masyarakat dan PAUD untuk kegiatan belajar anak – anak di desa Weleri. Dengan banyaknya kegiatan yang ada di balai desa pada waktu yang bersamaan sehingga ruang atau fasilitas yang ada di balai desa tidak maksimal untuk mewadahi kegiatan tersebut. Ini dikarenakan penataan layout dan sirkulasi ruang yang ada di balai desa belum terkendali dengan baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk memaksimalkan kebutuhan ruang dari kegiatan yang ada di balai desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menggunakan pendekatan studi kasus pada obyek yang dipilih dengan memperoleh data dari pihak yang dituju yang kemudian dikumpulkan menjadi sumber data. Sumber data kemudian diolah dengan dianalisa oleh penulis sehingga menghasilkan sebuah temuan atau solusi dari permasalahan. Pembagian zonasi pada denah Balai Desa dengan mengefektifkan kegiatan dengan sirkulasi ruang menghasilkan penambahan ruang pada zona tertentu yaitu, zona public terdapat ruang pelayanan, warung PKK, Cafetaria, aula, ruang belajar PAUD; zona privat terdapat ruang kepala desa, ruang sekertaris desa, ruang PKK, ruang guru PAUD; zona semi public terdapat ruang staff perangkat.