Publication Search

64,628 articles from 531 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Revaldi Revaldi; Fanny Agustina Hidayat; Ramdani Setiyariski

Jurnal Visi Manajemen 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This study aims to examine the influence of tourist behavior on interest in visiting historical tourist destinations in Bandung, with a focus on Generation Z as a growing potential tourist segment. Tourist behavior in this context is analyzed through four main factors, namely cultural, social, personal, and psychological factors that theoretically can influence tourist decisions in choosing a destination. This study uses a quantitative approach with a descriptive-verification method, where primary data is obtained by distributing questionnaires to respondents included in the Generation Z category and who have or have the potential to visit historical tourist destinations in Bandung. The data analysis technique used is Partial Least Square (PLS), because it is able to test the relationship between variables simultaneously and partially. The results show that tourist behavior simultaneously has a significant effect on interest in visiting historical tourist destinations. However, partial analysis shows that not all factors contribute equally. Social, personal, and psychological factors are proven to have a significant influence on the interest in visiting Generation Z. This indicates that social interaction, lifestyle, individual characteristics, and motivation and psychological needs are more dominant in encouraging Generation Z to choose historical tourism as a destination. On the other hand, cultural factors do not show a significant influence, indicating that cultural background is not a major consideration in Generation Z's travel decisions. This finding provides practical implications for managers of historical tourism destinations in Bandung City, namely the need to develop promotional strategies and service development that emphasize social aspects, personalization of experiences, and fulfillment of the psychological needs of Generation Z. Thus, the appeal of historical tourism can be improved and be more relevant to the preferences of the younger generation.  

Dyan Triana Putra

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pengembangan Wisata Alam lebih efektif dalam pengembangan, jika mengetahui karakteristik infrastruktur pendukung potensi daya tarik berdasarkan segmen wisatawan. Ambarawa Kabupaten Semarang memiliki potensi wisata yang perlu didukung, sehingga dapat memberikan pengaruh eksternal dalam kegiatan daya tarik wisata di kawasan Eling Bening. Salah satu bentuk dukungan yaitu penyediaan infrastruktur yang masih perlu untuk dilakukan pengembangan maupun peningkatan dalam mencapai tujuan, yaitu memberikan dukungan terhadap kegiatan wisata. Maka, di perlukan pengembangan infrastruktur pendukung wisata, dan segmen wisatawan. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif untuk mencari potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur pendukung dan segmen wisatawan. Peneliti ini menghasilkan potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur yang ada, Kondisi infrastrukur bermacam macam mulai dari kondisi tidak ada sampai ada, seperti infrastruktur yang sudah ada adalah kondisi jalan yang baik, namun belum adanya pengamanan di area jalan pendukung daya tarik wisata, tempat makan yang sudah baik, namun dalam kondisi tertentu tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal, tempat parkir yang luas, namun masih dijadikan satu dengan sarana parkir berkuda, rambu rambu petunjuk jalan dan arah sudah tersedia yang ada di pintu masuk Ambarawa, yang terakhir yaitu fasilitas amenitas yang berupa gazebo. tempat bermain, spot selfie dan wahana bkolam renang. Sedangkam untuk yang belum ada seperti pusat souvenir, kantor pusat informasi dan pelayanan, pos keamanan.