Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Endan Hamdan Ridwan; Alfa Rohmatin; Imas Masitoh; Ahmad Sofiyulloh; Thia Aulia +1 more

Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Bullying remains a serious issue in the education sector, particularly at the junior high school level. The lack of students’ understanding regarding forms of bullying often leads to behaviors considered jokes, such as calling peers by their parents’ names, which can cause psychological harm. This community service program aimed to raise awareness among students of SMP Negeri 6 Pagelaran about the dangers of bullying and to build a collective commitment to its prevention. The method employed was Asset-Based Community Development (ABCD) through four stages: Discovery, Dream, Design, and Destiny. The results revealed that students developed a better understanding of the definitions, forms, and impacts of bullying. Active participation through discussions, games, and reflections encouraged students to design simple preventive strategies and establish class-wide agreements. The collective commitment generated by this program demonstrated that interactive educational approaches are effective in fostering awareness, empathy, and shared responsibility to create a safe, inclusive, and bullying-free school environment.

Chika, Gracie Beatrice; Sutrisna, Ayu

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SMP Negeri 2 Cianjur. Minat belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan observasi di kelas dan menggunakan google form sebagai media pengumpulan data. Responden dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Kristen kelas VII hingga IX dengan jumlah 8 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa tinggi. Para siswa menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan, khususnya ketika metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif dam kontekstual dengan kehidupan sehari-hari, siswa aktif bertanya di dalam kelas jika ada materi yang tidak dimengerti, siswa menunjukkan kedisiplinan dalam mengerjakan tugas belajar serta hadir ke sekolah tepat waktu. Dalam konteks pendidikan agama Kristen, minat belajar membantu siswa menghayati nilai-nilai iman, kasih dan tanggung jawab secara nyata dalam hidup.