Putri, Gracia Esti; Pratiwi, Arum Dian; Afa, Jusniar Rusli
Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang dapat menurunkan produktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan kerja, khususnya pada lingkungan kerja smelting dengan suhu tinggi dan aktivitas fisik berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas yaitu lama kerja, paparan panas, beban kerja, keluhan subjektif gangguan pernapasan, dan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan variabel terikat yaitu kelelahan kerja pada pekerja smelting PT. Antam (Persero) Tbk. UBPN Kolaka Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja smelting sebanyak 120 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan alat ukur fatique Reaction Timer SLS-L77. Berdasarkan hasil uji normalitas, data penelitian tidak berdistribusi normal sehingga analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lama kerja dengan kelelahan kerja dengan nilai p-value sebesar 0,049 dan nilai korelasi (r) sebesar 0,180 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sangat lemah. Sementara itu, paparan panas memiliki nilai p-value 0,669 dan nilai korelasi (r) 0,039, beban kerja memiliki nilai p-value 0,363 dan nilai korelasi (r) -0,073, keluhan subjektif gangguan pernapasan memiliki nilai p-value 0,596 dan nilai korelasi (r) 0,049, serta MSDs memiliki nilai p-value 0,807 dan nilai korelasi (r) 0,023, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Disimpulkan bahwa lama kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja smelting PT. Antam (Persero) Tbk. UBPN Kolaka Tahun 2026