Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 7,171

Analytics

Ni Ketut Ayu Ulan Sari; Wayan Suryathi; I Nyoman Hendra Laksmana

JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study aims to analyze the implementation of efficiency, effectiveness, and consistency in the Standard Operating Procedure for goods procurement in the purchasing department of The Oberoi Beach Resort, Bali. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through semi-structured interviews, observation, and documentation. The informants included parties directly involved in procurement activities, namely the Purchasing Manager, Purchasing Supervisor, Purchasing Staff, Receiving Staff, and user departments. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings show that the goods procurement SOP has been implemented in a structured manner through Purchase Requisition submission, document approval, Purchase Order issuance, supplier ordering, and goods inspection by the receiving department. The SOP is effective in supporting hotel operational needs and relatively consistent because control stages are maintained even under urgent requests. However, efficiency has not been fully optimized because administrative and approval processes still rely on a manual paper-based system. Other barriers include inventory data input errors, supplier stock limitations, customs constraints, and weather-related distribution disruptions. This study recommends the implementation of e-procurement, stronger interdepartmental coordination, improved inventory data accuracy, and supplier diversification.

Rian Anggriani; Yeyen Suhaety; Firmansyah Firmansyah

JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study aims to analyze in depth the extent of the influence of content marketing and hedonic motivation on impulse buying in TikTok users, especially STIE Yapis Dompu students. This research illustrates a quantitative approach. The population of this study is all students who actively use the Tiktok Shop at STIE Yapis Dompu, the exact number of which is unknown. The number of samples used was 150. Non-probability sampling technique using the purposive sampling method. The data analysis in this study uses PLS-SEM Analysis. The results of the study showed that content marketing had a positive and significant effect on impulse buying, as evidenced by a t-statistical value of 3,116 > 1.96, and a p-value of 0.002 < 0.05. And hedonic motivation had a positive and significant effect on impulse buying, which was evidenced by a t-statistical value of 6,472 > 1.96, as well as a p-value 0.000 < 0.005. While the content marketing variable for hedonic motivation has a t-statistical value of 5,799 > 1.96, and a p-value of 0.000 < 0.05, content marketing has a positive and significant effect on hedonic motivation in STIE Yapis Dompu students.

Lathifah, Nabilah Nur; Kholifah, Afiyatun

Noor: Journal of Islamic Studies 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Pembelajaran SKI tidak hanya diarahkan pada penguasaan aspek kognitif berupa pengetahuan sejarah, tetapi juga memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai keteladanan. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu memahami, menghayati, serta meneladani perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan tokoh-tokoh Islam lainnya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pada tingkat SD/MI, materi SKI pada dasarnya telah disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala yang cukup berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Di MI Ar-Rahmah Karawang, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), permasalahan yang ditemukan meliputi dominasi metode ceramah, terbatasnya variasi media pembelajaran, serta rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap pemahaman siswa pada materi SKI yang cenderung bersifat historis dan abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang memengaruhi pembelajaran SKI serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru SKI, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pembelajaran terletak pada pemanfaatan media video yang membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Kelemahan utama terdapat pada dominasi metode ceramah yang menyebabkan pembelajaran kurang interaktif. Sementara itu, peluang muncul dari tingginya rasa ingin tahu siswa serta perkembangan teknologi pembelajaran, sedangkan ancaman berkaitan dengan kurangnya pengulangan materi yang menyebabkan siswa mudah lupa terhadap materi yang telah dipelajari. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran SKI di MI Ar-Rahmah masih memerlukan peningkatan pada aspek metode dan strategi pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan strategi PAIKEMI direkomendasikan sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, inovatif, dan bermakna.

Dwi Rismawati, Yulika; Rahardjo, Budi

Synergy: Journal of Collaborative Sciences 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Harga emas dunia merupakan faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi kinerja keuangan perusahaan pertambangan emas, namun hubungan keduanya tidak selalu bersifat linear mengingat kompleksitas struktur bisnis dan biaya perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif tren harga emas dunia dengan profitabilitas PT Aneka Tambang Tbk periode 2021–2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif tren. Data bersumber dari laporan keuangan konsolidasian audited PT Aneka Tambang Tbk tahun 2021–2025 serta data harga emas rata-rata tahunan yang diterbitkan oleh World Gold Council, dengan indikator profitabilitas Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga emas mengalami kenaikan akseleratif dari USD 1.793,38 menjadi USD 3.518,43 per troy ounce dengan pertumbuhan kumulatif 96,2%, sementara profitabilitas perusahaan bergerak fluktuatif dengan puncak tertinggi pada 2025. Analisis komparatif terhadap empat fase pergerakan menunjukkan hubungan yang tidak konsisten dan non-linear, di mana dua fase bergerak searah, satu fase berlawanan, dan satu fase bersifat parsial, yang disebabkan oleh fluktuasi volume penjualan, ekspansi aset yang belum produktif, dan lonjakan beban pokok pembelian logam mulia dari pihak ketiga. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa analisis profitabilitas perusahaan pertambangan perlu mempertimbangkan struktur biaya, strategi pengadaan, dan keputusan investasi secara simultan, tidak cukup bertumpu pada pergerakan harga komoditas semata.

Synda Lailatus Nadiva; Mulyono Mulyono; Choirul Anam

JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

The development of sustainable tourism villages requires the implementation of management practices that enhance environmental performance through environmentally oriented leadership, community participation, and stakeholder engagement in achieving sustainability goals. This study aims to examine the influence of green leadership and community involvement on green performance, with employee engagement serving as a mediating variable among the stakeholders and managers of Punten Tourism Village, Batu City. A quantitative approach with an explanatory research design was employed. The study involved all stakeholders and managers of Punten Tourism Village using a saturated sampling technique. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. The findings reveal that green leadership and community involvement have positive and significant effects on green performance. Both variables also significantly enhance employee engagement, which, in turn, positively and significantly influences green performance. Furthermore, employee engagement partially mediates the relationships between green leadership and green performance, as well as between community involvement and green performance. These findings suggest that improving the environmental performance of tourism villages requires the integration of green leadership, active community involvement, and stronger stakeholder engagement to support the implementation of sustainable tourism practices.

Marshanda Anindhita Sulistianti; Raisha Awaluna Gani; Muhamad Sugilar

JURNAL RISET MANAJEMEN DAN EKONOMI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

The implementation of Income Tax Article 22 on import activities plays a strategic role in securing state revenue and controlling international trade flows. However, corporate taxpayers frequently encounter substantial barriers regarding regulatory compliance and technical administrative procedures. This study aims to analyze the compliance level of corporate taxpayers concerning the collection and reporting of Income Tax Article 22 on import activities, while identifying the primary obstacles faced during the process. The research employs a qualitative descriptive method with a case study approach conducted at the Tax Allowance Office. Primary data were gathered through semi-structured interviews with corporate taxpayers and tax authorities, supplemented by secondary data from tax compliance reports and related documentation. The findings indicate that while formal compliance regarding timely reporting has significantly improved due to digital administrative transformations like the e-Bupot system, substantial challenges remain in material compliance. Corporate taxpayers routinely face difficulties in classifying import tariff codes accurately and interpreting the frequent updates to tax incentives. This study implies that the tax authority needs to intensify specialized socialization programs and optimize the integration of data systems between the Directorate General of Taxes and the Directorate General of Customs and Excise. These strategic improvements are crucial to minimizing administrative discrepancies and enhancing overall tax compliance.

Prabowo, Adi; Kertati, Indra; Karmanis; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan pendidikan dan promosi terhadap keputusan mendaftar menjadi mahasiswa di Politeknik Bumi Akpelni Semarang, sebuah institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang kemaritiman. Fenomena penurunan jumlah pendaftar dari 944 orang pada 2019 menjadi 352 orang pada 2023 menjadi latar belakang yang mendorong urgensi penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah 846 taruna aktif Politeknik Bumi Akpelni, dan sampel sebanyak 140 responden diperoleh menggunakan formula Hair. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mendaftar dengan koefisien regresi 0,453 dan nilai t hitung 5,853 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); (2) promosi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,376 dan nilai t hitung 4,855 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); dan (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 96,462 > F tabel 3,060 serta koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,579 atau 57,9%. Lingkungan pendidikan terbukti menjadi faktor dominan dibandingkan promosi. Penelitian ini berkontribusi mengisi kesenjangan literatur yang selama ini mengkaji kedua variabel tersebut secara terpisah, serta menambahkan perspektif spesifik pendidikan vokasi kemaritiman yang masih sangat terbatas. Implikasi manajerial mencakup peningkatan kualitas fasilitas kampus secara berkelanjutan dan transformasi strategi promosi menuju pendekatan digital yang lebih inovatif.  

Nurmalasari, Siti; Durrotun Nasikha, Novita; Devian Lumban Gaol, Indra

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengelolaan keuangan desa yang bersifat transparan dan akuntabel adalah salah satu prinsip utama untuk mewujudkan pemerintahan desa yang baik. Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah desa agar menggunakan teknologi informasi dalam mengelola dan mempublikasikan keuangan desa dengan menerapkan Sistem Keuangan Desa atau SISKEUDES. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji seberapa efektif implementasi SISKEUDES dalam mendukung transparansi APBDes melalui media digital di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara semi terstruktur, observasi, dokumentasi, serta analisis isi terhadap media informasi digital desa. Narasumber dalam penelitian ini adalah Sekretaris Desa dan operator SISKEUDES di Desa Rahayu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SISKEUDES di Desa Rahayu telah berkontribusi pada peningkatan efisiensi pengelolaan keuangan desa, mempercepat proses administrasi dan pelaporan, serta mendukung transparansi informasi publik melalui website desa, media sosial, banner APBDes, dan papan informasi pembangunan desa. Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan desa tidak hanya berfungsi untuk alat administrasi, tetapi juga bagian dari transformasi digital dalam pemerintahan di tingkat desa. Namun, implementasi transparansi digital masih menghadapi beberapa tantangan seperti keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat yang rendah dalam komunikasi publik secara digital di desa. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas implementasi SISKEUDES dipengaruhi oleh kemampuan pemerintahan desa dalam menggabungkan sistem administrasi keuangan dengan media komunikasi publik yang berbasis digital.

Febrianti, Dina; Radjikan, Radjikan; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

ABSTRAK Perkembangan tata kelola digital di Indonesia mendorong berbagai instansi pemerintah, termasuk rumah tahanan negara (rutan), untuk mentransformasi sistem pelayanan publiknya melalui aplikasi berbasis digital. Rutan Kelas I Surabaya menginisiasi aplikasi RUSABAYA sebagai platform digital terintegrasi untuk mengelola pelayanan kunjungan tatap muka warga binaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi aplikasi RUSABAYA dalam meningkatkan kualitas pelayanan kunjungan warga binaan, mengidentifikasi hambatan implementasi di lapangan, serta merumuskan rekomendasi strategis perbaikan layanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara terbatas dengan petugas dan pengunjung, serta studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa RUSABAYA telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan ketertiban pelayanan kunjungan. Aplikasi ini memungkinkan pendaftaran kunjungan secara daring, pengelolaan antrean digital melalui tiket berbasis kode QR, penjadwalan berbasis sesi dengan kuota 80 orang per sesi, serta fitur riwayat kunjungan yang lengkap. Namun, dua hambatan kritis teridentifikasi: aplikasi tidak tersedia di platform distribusi populer seperti Google Play Store dan Apple App Store, serta sosialisasi penggunaan aplikasi kepada masyarakat belum optimal sebagaimana tercermin dari ketiadaan petunjuk penggunaan di loket pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas digitalisasi pelayanan publik tidak semata-mata ditentukan oleh kualitas teknis sistem, tetapi juga oleh aksesibilitas, dukungan literasi digital, dan komitmen institusional terhadap pelayanan yang inklusif.

Kurniawan, Rafi; Mulyawan, Budy; Widayat, Wisnu

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Indonesia, khususnya di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, masih menghadapi kesenjangan signifikan dalam implementasi prinsip pelayanan publik ramah Hak Asasi Manusia (HAM), termasuk hambatan fisik dan prosedural. Meskipun ada kebijakan afirmatif, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pemohon disabilitas masih mengalami kesulitan. Kendala ini mencakup aspek normatif, kelembagaan, sumber daya, infrastruktur, dan budaya pelayanan yang belum sepenuhnya menjadikan HAM sebagai inti orientasi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan penerapan prinsip ramah HAM dalam pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) untuk menggali dan menganalisis urgensi implementasi prinsip pelayanan publik ramah HAM, didukung oleh studi kasus kontekstual dari analisis kebijakan, laporan lembaga, dan publikasi daring. Penerapan prinsip keselamatan, kemudahan, kegunaan, dan kemandirian di Kantor Imigrasi Semarang menunjukkan arah positif dalam pelayanan paspor yang selaras dengan semangat pelayanan publik ramah HAM. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan standar teknis, kurangnya petugas terlatih, fasilitas fisik yang belum universal, dan orientasi kinerja yang fokus pada efisiensi administratif. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang telah berada pada jalur pelayanan publik yang inklusif dan berdimensi HAM, namun memerlukan penguatan melalui standar operasional eksplisit, pelatihan SDM berkelanjutan, penataan fasilitas universal, dan reformasi budaya pelayanan untuk mewujudkan pelayanan yang manusiawi dan nondiskriminatif.

Sinaga, Jesita

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital pada bidang perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan. Aplikasi SIPANDU dikembangkan sebagai inovasi pelayanan perizinan berbasis elektronik guna mewujudkan pelayanan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala teknis sistem, keterbatasan fitur pengaduan, serta belum meratanya kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas aplikasi SIPANDU dalam meningkatkan layanan perizinan di DPMPTSP Kota Medan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan melibatkan 13 informan yang terdiri dari pimpinan, pengelola sistem, dan masyarakat pengguna SIPANDU. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIPANDU secara umum cukup efektif dalam meningkatkan layanan perizinan di DPMPTSP Kota Medan, terutama pada dimensi manfaat bersih, kepuasan pengguna, kualitas informasi, dan kualitas layanan, meskipun masih terdapat kelemahan pada dimensi kualitas sistem dan penggunaan, khususnya terkait kemudahan penggunaan, keandalan sistem, waktu respons, kelengkapan informasi, pemerataan penggunaan aplikasi, dan fitur pengaduan. Dengan demikian, SIPANDU telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pelayanan publik, namun masih memerlukan penyempurnaan teknis dan operasional agar pelayanan perizinan dapat berjalan lebih optimal. Kata Kunci: efektivitas, SIPANDU, pelayanan perizinan, DPMPTSP, pelayanan publik, e-government, sistem informasi

Destriyani; Kusuma Anggraini, Nurti

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penggunaan fly ash sebagai bahan tambahan untuk menggantikan sebagian semen merupakan salah satu hal untuk mendorong penggunaan material alternatif. Penelitian ini mengkaji pengaruh persentase substitusi fly ash sebesar 10%, 30%, dan 50% dengan penambahan zat aditif superplasticizer sikament-NN (Tipe F) dengan dosis 1,2% terhadap kemudahan pengerjaan (workability) dan kekuatan tekan beton. Kinerja beton dianalisis berdasarkan kekuatan tekannya pada hari ke-28 dab kelancaran kerjanya berdasarkan slump. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kombinasi penggunaan fly ash dan superplasticizer sikament-NN (Tipe F) dapat meningkatkan kemudahan adukan, dengan nilai slump maksimum mencapai 14,3 cm pada presentase fly ash 50%. Namun, peningkatan kelacakan ini berbanding terbalik dengan kekuatan tekan yang konsisten menurun seiring dengan peningkatan penambahan fly ash. Nilai kuat tekan maksimum dicapai oleh campuran beton yang hanya menggunakan superplasticizer tanpa fly ash sebesar 320,50 kg/cm2, sementara nilai yang optimal ditemukan pada variasi persentase 10% dengan penambahan superplasticizer 1,2% menghasilkan kuat tekan sebesar 307,65 kg/cm2, sehingga penggunaan kombinasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi efisiensi bagi rekayasa sipil.

Ikliluddin, Muhammad Fildzayatan; Dwikiprastya, Hanif Daffa; Nugraha, Davin Setya

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan retribusi Tempat Khusus Parkir (TKP) di kawasan Taman Apsari Kota Surabaya berdasarkan teori implementasi kebijakan George Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, juru parkir, dan pengguna jasa parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan retribusi parkir di kawasan Taman Apsari belum berjalan secara optimal. Pada aspek komunikasi, pemahaman masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai masih terbatas. Pada aspek sumber daya, keterbatasan pengawasan, sumber daya manusia, dan kendala jaringan masih menjadi hambatan implementasi. Pada aspek disposisi, masih terdapat juru parkir yang lebih mengutamakan pembayaran tunai meskipun sistem pembayaran digital telah diterapkan. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi, koordinasi dan pengawasan antar pelaksana kebijakan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi sistem parkir digital guna meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan retribusi parkir di Kota Surabaya.

Haryanto, Tiara Julianti; Titania, Rahma; Widiyatmoko, Faris

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai inovasi pelayanan yang terintegrasi dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsivitas, efektivitas dan efisiensi, serta partisipasi pada Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, laporan kinerja instansi pemerintah, dokumen resmi DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, serta berbagai sumber literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip transparansi telah diterapkan melalui penyediaan berbagai kanal informasi dan pengaduan yang mudah diakses masyarakat. Prinsip akuntabilitas tercermin dari capaian kinerja organisasi yang seluruh indikatornya mencapai target dengan predikat sangat berhasil. Responsivitas diwujudkan melalui sistem pengelolaan pengaduan berbasis quick response. Efektivitas dan efisiensi terlihat dari tingginya indeks kepuasan masyarakat serta optimalisasi pelayanan berbasis digital. Sementara itu, prinsip partisipasi diwujudkan melalui pelibatan masyarakat dalam evaluasi pelayanan melalui Survei Kepuasan Masyarakat. Dengan demikian, penerapan prinsip-prinsip good governance pada PTSP DKI Jakarta secara umum telah berjalan dengan baik dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sabilla Eka Wahyuningsih; Sungging Widagdo; Sri Prastiti Kusuma A.

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

Cultural values are life principles that guide Javanese society in acting. This article aims to analyze how Javanese cultural values are contained in the novel Sumirat Ing Mripat. The approach used is a semiotic approach from the perspective of Rolland Barthes. The analytical method used is Rolland Barthes’ semiotic theory. This analytical method consists of denotation, connotation, and myth. The analysis is carried out by linking the results of the interpretation of signs to five cultural value relationships. The semiotic approach is used to reveal the meaning and signs of Javanese cultural values. The novel Sumirat Ing Mripat was taken as a data source in this study. The results show that the novel Sumirat Ing Mripat represents cultural values. These values are the value of rationality in the relationship between humans and themselves, the value of piety in the relationship between humans and God, the value of non-rationality in the relationship between humans and others, the value of harmony in the relationship between humans and nature, and the value of deliberation in the relationship between humans and society. This study confirms that literary works function as a representation of the system of Javanese cultural values.

Halawa, Elna; Nugraheni, Krisnawati Setyaningrum

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2026 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Employee performance is a critical element in organizational success, particularly in labor-intensive industries such as garment manufacturing. This study aims to analyze the effect of work stress (X1) and work environment (X2) on employee performance (Y) in garment industry companies in Semarang Regency. A quantitative descriptive approach with multiple linear regression analysis was employed. The population and sample comprised 96 employees using total sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire (1–5) with 10 items per variable. All classical assumption tests (normality, multicollinearity, heteroscedasticity) were satisfied. Reliability tests yielded Cronbach's Alpha of 0.866 (work stress), 0.941 (work environment), and 0.937 (employee performance), confirming instrument reliability. Results indicate: (1) work stress has no significant partial effect on employee performance (t = 1.581; sig. = 0.117); (2) work environment has a significant positive partial effect on employee performance (t = 9.618; sig. = 0.000); (3) simultaneously, both variables significantly affect employee performance (F = 56.630; sig. = 0.000) with a coefficient of determination (R²) of 54.9%. These findings confirm that optimizing the work environment both physical and non-physical is the primary strategic priority for enhancing employee performance in the garment industry.

Risti Puspita Sari Hunowu; Hunowu, Risti Puspita Sari; Siska Udilawaty; Hinta, Mohammad Rizki Putra

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Studi ini menganalisis elemen desain dan semiotika visual konten Instagram pada akun @disparekrafpora_gorontaloprov milik Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo sebagai media komunikasi visual dalam membangun identitas pariwisata daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode semiotika Roland Barthes pada tiga tingkat makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Objek penelitian adalah konten visual pada akun Instagram dengan 1.989 unggahan dan 5.643 pengikut per Mei 2026, yang dipilih secara purposif berdasarkan kategori foto destinasi alam, infografis promosi, dan konten budaya/agama. Analisis berfokus pada elemen desain termasuk tipografi, warna, tata letak, dan fotografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten secara konsisten menggunakan palet warna hijau-putih yang mewakili alam Gorontalo, tipografi sans-serif yang berani yang memproyeksikan modernitas, dan fotografi destinasi (pantai, air terjun, hiu paus, Masjid Baiturrahim) yang membentuk narasi mitologis Gorontalo sebagai surga tersembunyi dan 'Serambi Madinah' Sulawesi. Elemen-elemen desain ini bekerja secara sinergis untuk membangun identitas pariwisata Gorontalo di ruang digital.

Jusliana; Amransyah; Rizkiawan; Mursalin, Andi

Journal of Business Innovation 2026 Seoul Publisher

This study aims to analyze the influence of work motivation and supervision on employee performance through job satisfaction at the Population Control and Family Planning Office (DPPKB) of East Kutai Regency. A quantitative approach was employed using census sampling technique involving 84 employees. Data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS software. The results reveal that: (1) work motivation positively and significantly affects job satisfaction (β = 0.263, p = 0.039); (2) supervision has a stronger positive effect on job satisfaction (β = 0.409, p = 0.000); (3) work motivation does not directly affect employee performance (β = 0.136, p = 0.248); (4) supervision does not directly affect employee performance (β = 0.140, p = 0.186); (5) job satisfaction is the strongest predictor of employee performance (β = 0.565, p = 0.000); (6) job satisfaction does not significantly mediate the work motivation–performance relationship (β = 0.149, p = 0.056); and (7) job satisfaction fully mediates the supervision–performance relationship (β = 0.231, p = 0.001). These findings suggest that improving public-sector employee performance requires a humanistic supervisory approach centered on employee psychological well-being.

Eliasari, Febri; Amransyah; Rizkiawan; Aulia Hidayah, Risky

Journal of Business Innovation 2026 Seoul Publisher

This study aims to analyze the effect of liquidity and profitability ratios on stock returns through Price to Book Value (PBV) in coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2020-2024. The research uses secondary data analysis from financial reports of the companies collected through documentation techniques, and the data is analyzed using Partial Least Squares (PLS) based on Structural Equation Modeling (SEM). The results show that profitability significantly influences stock returns and PBV, while liquidity has a negative but insignificant effect on PBV and stock returns. Moreover, PBV does not mediate the relationship between liquidity and stock returns or profitability and stock returns. This study recommends that companies focus on improving profitability to enhance stock returns, while investors should consider profitability performance when making investment decisions. Recommendations for future research include adding other independent variables such as leverage or macroeconomic factors and expanding the sector and period coverage for greater generalization.

Suhaini; Rizkiawan; Prihatiningsih, Endang

Journal of Business Innovation 2026 Seoul Publisher

This study aims to analyze the effect of career development and organizational culture on employee productivity through job satisfaction at the Office of Community and Village Empowerment (DPMD) in East Kutai Regency. The research employs a quantitative explanatory approach using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. Total sampling was applied, involving all 90 employees of the office as respondents. Data were collected through questionnaires with Likert scale measurements. The results demonstrate that career development has a significant positive effect on job satisfaction (coefficient = 0.295, T = 2.532, p = 0.011), and organizational culture has a significant positive effect on job satisfaction (coefficient = 0.441, T = 4.071, p = 0.000). However, career development, organizational culture, and job satisfaction do not have a significant direct effect on employee productivity (H3 through H7 rejected). The coefficient of determination for job satisfaction is 43.1%, indicating that both independent variables explain 43.1% of job satisfaction variance. These findings suggest that although career development and organizational culture successfully improve job satisfaction, mechanisms beyond satisfaction are needed to translate that satisfaction into measurable productivity at DPMD.