SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-11 of 11

Analytics

Dewi Nurul Artika; Sella Ayundari; Febry Ramadhani

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Ikan cupang merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang banyak diminati baik di pasar domestik maupun internasional (ekspor). Waktu yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah tanggal 13 Oktober 2022 Lokasi penelitian ini berada di Medan Johar. Pemijahan ikan cupang diawali dengan perawatan ikan cupang jantan yaitu mengeluarkan busa dari mulutnya kemudian diletakkan di permukaan sebagai sarang untuk bertelur. Setelah itu sang jantan akan mencari betina yang siap dijadikan indukan. mitra. Setelah ikan jantan mendapatkan pasangan yang cocok, ikan betina akan melepaskan sel telur yang diikuti dengan keluarnya sel sperma oleh ikan jantan. Telur yang telah dibuahi akan dibawa oleh pejantan ke buih yang ada di permukaan. Pada masa hingga menetas, ikan jantan akan menjaga telur-telur tersebut hingga benar-benar menetas. Bahkan hingga anakan cupang mandiri. Jika ada buih yang pecah maka mereka akan segera membuat buih yang sama agar telur benar-benar bisa menetas. Daun ketapang mengandung senyawa aktif berupa antosianin dan tanin, namun pigmen tanin lebih dominan yang berpotensi menjadi sumber zat warna. Kandungan tanin pada ketapang dapat menghasilkan warna coklat, sedangkan antosianin menghasilkan warna merah. Penggunaan daun ketapang dapat menurunkan pH air sekitar 5 pH dan membuat air menjadi lebih gelap dan kondisi ini dapat membantu reproduksi ikan.    

Hamdiyah Hamdiyah; St. Nurbaya; Syahriani Syahriani; Fitriani Fitriani; Ibrahim Ibrahim +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Teenagers are the next generation of the nation. Adolescent girls in their life cycle experience menstruation. Menstruation is a natural cycle that occurs in a woman's body. Some women experience disturbances in the process of the menstrual cycle. So that every woman should know the problems that occur in her body so that early detection of accompanying diseases can be carried out. This activity aims to provide information and increase youth knowledge about reproductive health and PCOS. This educational process uses the lecture method with the help of leaflets. The results obtained from this activity are that young women understand reproductive health, especially menstruation and PCOS and understand the importance of early detection. The assessment is based on the response and enthusiasm of the participants in receiving the material provided. Including the positive response of participants in answering questions correctly when asked questions by the speaker.

Marta Imelda Br Sianturi; Elvipson Sinaga; Khairunnisa Batubara

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Sosialisasi ini membahas tentang Sosialisasi Peran Mahasiswa Dalam Menyikapi Pengaruh Negatif Media Sosial untuk Kesehatan Reproduksi di Kelurahan Kemenangan Tani. Pada saat ini dampak negatif dari media sosial sangat banyak dialami oleh remaja. Tujuan dari kegiatan sosialisasi adalah untuk menyikapi bagaimana sebenarnya perkembangan media sosial saat ini terhadap kesehatan reproduksi khususnya pada remaja yang sangat berdampak pada pola pikir tetang kesehatan reproduksinya. Menyikapi semakin bebasnya penggunaan media sosial yang berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja. Maka dilakukan sosialisasi dengan tujuan untuk mengetahui peran mahasiswa dalam menyikapi pengaruh negatif dari media sosial untuk kesehatan reproduksi di kelurahan kemenangan tani. Hasil dari sosialisasi ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa pengaruh negatif yang timbul dari media sosial pada remaja kemenangan tani salah satunya adalah kurangnya niat untuk belajar, kurangnya interaksi sosial, adanya masalah pada reproduksi remaja, dan terjadinya perilaku yang menyimpang. Maka untuk menangulangi masalah tersebut yaitu dengan memberikan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pembatasan penggunaan media sosial, peningkatan peran keluarga dalam memberikan hal-hal yang positif. Oleh karena itu sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa kesehatan harus kita berikan pengetahuan lebih mengenai kesehatan reproduksi, supaya mereka dapat menyampaikan kepada remaja lainnya bahwa penggunaan media sosial yang salah dapat mengganggu kesehatan reproduksi.

Lorin Br.Manik; Sisca Theresia Anindita Hasugian; Khatini Khatini; Risna Yasina Manik; Suriani Suriani +1 more

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa nifas (puerperium) yang berasal dari bahasa latin yaitu dari kata “puer” yang artinya bayi dan “parous” berarti melahirkan adalah masa seorang ibu saat persalinan setelah keluarnya placenta dan masa perubahan, pemulihan, penyembuhan sampai pengembalian alat-alat reproduksi pulih seperti sebelum hamil dan secara normal masa nifas berlangsung selama 6-8 minggu atau 40 hari, namun secara keseluruhan akan pulih dalam waktu 3 bulan(Walyani, 2015). Menurut World health organization(WHO) tahun 2015 menyatakan ibu meninggal akibat komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan dan nifas 97%, dan kejadian ini terjadi di Negara-negara berkembang. Termasuk Indonesia, di indonesia di Negara-negara berkembang resiko kematian ibu hamil dan ibu nifas sekitar 200 kali lebih besar di bandingkan resiko yang di hadapi ibu-ibu di Negara maju sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Tujuan Penelitian: yaitu diketahuinya Asuhan Kebidanan Fisiologis Pada Nifas Pada Ny.I  Di Klinik Pratama Niar Kecamatan Patumbak  Kabupaten Deli Serdang Tahun 2019. Metode Penelitian: ini menggunakan metode Deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara obyektif.HasilPenelitian menunjukkan setelah dilakukan asuhan sebanyak 4 kali yaitu pada kunjungan pertama ibu sudah mengerti dan mau melakukan semua asuhan yang diberikan. Pada kunjungan kedua keadaannya semakin membaik, ASI lancar keluar, bayi kuat menyusui, ibu selalu menyusui bayinya, tidak ada penyulit dan hanya memberikan ASI. Pada kunjungan ketiga keadaan ibu sudah sehat memberikan ASI ekslusif dan ibu mengatakan darah yang keluar dari kemaluannya sudah tidak berwarna kecoklatan namun berwarna kekuningan dan tidak berbau dan pada kunjungan keempat keadaan ibu sudah sehat, ASI lancer keluar sudah tidak ada darah yang keluar dari kemaluannya dan tidak ada keluhan saat ini.    

Julia Fitrianingsih; Ayu Lestari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hamil dan melahirkan merupakan peristiwa alamiah bagi seorang perempuan pada usia reproduksi. Walaupun dikatakan alamiah tetapi dalam perlangsungan kehamilan sering terjadi penyimpangan dari kondisi alamiah atau normal menjadi abnormal (20%) yang berujung pada risiko kematian ibu dan atau janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap penurunan komplikasi kehamilan dan persalinan. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu penelitian kualitatif. di gunakan secara bersama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga data yang di peroleh lebih komprehensif, valid, relieble dan Objektif. Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terarah di gunakan dalam penelitian kualitatif untuk mengumpulkan data kualitatif terkait dengan kemampuan bidan dalam pelayanan kesehatan ibu hamil, pengetahuan, sikap, motivasi dan akses fasilitas pelayanan dari informan. Hasil penelitian didapatkan Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan selama 1 hari tanggal 1 Agustus 2021 di puskesmas bara-barayya, FGD tersebut dilakukan kepada 16 orang yang terdiri dari 1 orang bidan koordinator, 5 orang bidan sebagai fasilitator,5 orang ibu hamil dan 5 orang keluarga ibu hamil (suami). Berdasarkan hasil FGD bidan ANC lingkup Puskesmas Bara-Barayya didapatkan hasil bahwa terkait masalah pelayanan kesehatan ibu hamil. Kelas ibu hamil perlu dilakukan perubahan model karena masih sebatas edukasi dan penyuluhan yang sifatnya keluhan fisik dan persiapan melahirkan(BF4).  

Justina Rindu Maria Pasaribu; Fitri Muliana Gulo; Khatina Khatina; Samiarni Sitohang; Nadilla Bretty Br Sembiring +1 more

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa nifas atau masa puerperium  adalah masa setelah persalinan selesai sampe 6 minggu atau 42 hari. Selama masa nifas, organ reproduksi secara perlahan akan mengalami perubahan seperti keadaan sebelum hamil. Perubahan organ reproduksi ini disebut involusio. Pada masa nifas ibu akan mengalami fase menyusui. Metode yang digunakan dalam penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif dilakukan untuk memperoleh gambaran fenomena kesehatan yang terjadi pada individu atau suatu populasi kelompok tertentu. Dalam penelitian yang menjadi subjek atau responden penelitian pada kasus ini adalah Ny.S P2 A0. Berdasarkan hasil asuhan pada saat kunjungan dilakukan ibu mengatakan Ibu mengeluh sakit pada Puting Susu, pada tanggal 20 Februari 2020 Pukul 15.10 WIB. Data obyektif yaitu Tanda Tanda Vital: TD: 110/80 mmHg, N : 82x/i, R : 20x/i, T : 36,0?C. Dari data pengkajian diatas tidak di dapatkan kesenjangan teori dan praktek.    

Sarwo Nugroho; Sarwo Nugroho; Agus Waryanto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat terlibat dengan seni di era selfie, perangkat digital, dan media sosial. Ini mengkaji pengalaman penonton pameran seni, di mana pengunjung didorong untuk menggunakan media sosial untuk berbagi pengalaman seni mereka, untuk memahami bagaimana pendekatan semacam itu dapat mengubah sifat keterlibatan pengunjung dengan seni. Bisa dibilang, selfie yang diambil di ruang seni memperkaya pengalaman dan keterlibatan pengunjung dengan seni dan berfungsi sebagai alat pemasaran bersama, memberdayakan, dan otentik untuk museum. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui observasi non partisipan (etnografi) dan netnografi di Museum Lawang Sewu Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih-alih mempromosikan pelepasan dari karya seni, selfie di ruang seni menjadi "keterikatan materi - diskursif jaringan" yang memberdayakan konsumen seni untuk bersama-sama menciptakan nilai dan organisasi seni untuk mengurangi jarak antar konsumen dan mereproduksi keaslian ikonik dari karya seni. karya seni di ruang maya. Artikel ini berkontribusi pada teori selfie dengan mengatasi pandangan tradisional tentang selfie sebagai manifestasi ekspresi diri narsistik. Sebaliknya, dalam mempromosikan interpretasi selfie sebagai sarana pemberdayaan dan demokratisasi yang digunakan oleh konsumen seni untuk mengembangkan narasi dan proyek identitas dalam konteks seperti museum di mana secara tradisional pengembangan narasi adalah karakter elit. Kontribusi lebih lanjut yang diberikan oleh penelitian ini berasal dari identifikasi kelompok pengunjung (yaitu, pelari realitas, pecinta seni, photoholics, dan pecinta selfie), ditempatkan pada kontinum nilai co-creation, yang perlu disadari oleh administrator seni sebagai memasuki era konsumsi seni yang lebih dinamis. Dengan menguraikan implikasi manajerial, penelitian ini memberikan refleksi awal tentang bagaimana manajer seni dapat menavigasi era yang muncul dari selfie .   Keywords: Selfie, Media Sosial, Interpretas

Yuni Astuti; Tuti Anggarawati; Afriza Prima Safira; Salsabila Lintang W; Riskha Esnawati +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menstruasi adalah masa perdarahan yang terjadi secara teratur setiap bulan yang disebabkan oleh pelepasan telur yang tidak dibuahi dari ovarium atau indung telur. Remaja putri yang sedang menstruasi harus menjaga kebersihan diri dan hygiene merupakan upaya untuk menjaga kebersihan diri dan kesehatan melalui perawatan diri. Perilaku hygiene saat menstruasi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh remaja SMP, jika remaja tidak melakukan personal hygiene saat menstruasi seperti tidak mengganti celana dalam saat mengganti pembalut, mengganti pembalut saat sudah penuh saja, dan jarang mandi dapat menimbulkan gangguan pada fungsi reproduksi. Hasil wawancara dengan salah pengurus PKK menyatakan bahwa siswa di RW 03 Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tembalang belum pernah mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang perilaku personal hygiene pada saat menstruasi. Kegiatan   pendidikan   kesehatan   ini   bermanfaat   bagi   pengembangan   pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya remaja putri pada saat mendapatkan menstruasi. Dari hasil kegiatan ini pengetahuan remaja putri meningkat dari 30% menjadi 70% sedangkan keterampilan meningkat dari 20% menjadi 80%. Saran untuk kegiatan ini dapat ditindaklajuti secara simultan dan melibatkan seluruh elemen yang ada di keluarga dan masyarakat.    

Ekayanti Hafidah Ahmad; Erna Kasim; Magdalena Limbong; Nor Auliana Sari4; Dimas Riyadil Amin

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The number of women of childbearing age in Indonesia is the largest number of WUS in Southeast Asia. However, Indonesia is the largest user of contraception. The Covid-19 outbreak also affects the use of contraception. This outbreak was declared a global health emergency, requiring restrictions on physical and social activities and contacts, up to large-scale quarantine. This causes major changes in the social structure, which usually changes activities outside the home to activities at home. Apart from that, the pandemic has also increased sexual contact, thereby allowing an increase in the number of pregnancies. So it is necessary to strengthen knowledge on the use of contraception. The aim of this activity is to assist PUS in choosing the type of contraception during the Covid-19 pandemic in maintaining reproductive health using counseling methods on contraceptive selection. This community service activity has been successfully implemented. WUS in the Maccini Health Center area of Makassar City have also received information about contraception, especially during the Covid-19 pandemic. Judging from the EFA response, this activity was welcomed and considered to have provided positive benefits during the pandemic.

Ira Sukyati; Lucia Firsty; Merida Simanjuntak

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Adolescents are an age group that holds the baton for the development of a nation. For this reason, young people need attention. During the COVID-19 pandemic, teenagers are at risk of contracting COVID-19 because of their high activity and tendency to group. In Indonesia, there are 63% of adolescents who have had sexual contact with the opposite sex and 21% have had an abortion, as many as 93.7% of junior high and high school adolescents have done genital stimulation, kissing their partner and oral sex/ and 62.7% of junior high school teenagers who do not virgins Changes in daily activities for adolescents will have an impact on the physical and psychological aspects of adolescents due to social restrictions, such as lack of information related to reproductive health. The purpose of this community service activity is to provide information about adolescent reproductive health online using zoom so that adolescents understand and apply it to their next life. The result of this activity is an increase in the knowledge of adolescents about reproductive health. Through this activity the provision of information about adolescent health can be done periodically.

Dayaningsih, Diana; Septediningrum W.I

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Remaja perempuan mengalami serangkaian perubahan biologis, baik dari anatomis maupun fungsional. Salah satu perubahan biologis pada remaja perempuan adalah pada organ reproduksi yang dipengaruhi oleh perubahan hormon. Keputihan dapat bersifat normal dan tidak normal. Keputihan tidak normal perlu diwaspadai karena merupakan gejala suatu penyakit  reproduksi. Keputihan sering dianggap sebagai hal yang umum dan sepele bagi wanita apalagi remaja. Penyebab keputihan berkaitan dengan cara kita merawat organ reproduksi. Pengetahuan mengenai keputihan sangat diperlukan untuk menentukan sikap yang akan dilakukan. Pendidikan kesehatan perlu diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat mengubah sikap. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengetahuan dan sikap siswi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian operasional dengan rancangan penelitiannya adalah one-group pratest-posttest design. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebagai instrumen penelitian. Sampel penelitian ini meliputi 120 siswi di SMP Kristen Gergaji Semarang dengan menggunakan cluster sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Analisa data yang digunakan adalah analisa bivariat Wilcoxon Match Pair Test. Hasil Penelitian: menunjukkan peningkatan jumlah responden yang memiliki pengetahuan tinggi sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan sebesar 67,5% dengan p value 0,000, dan terdapat peningkatan jumlah responden yang memiliki sikap baik sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan yaitu sebanyak 40,83 % dengan p value 0,000. Hal ini menunjukkan pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap.