Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 24

Analytics

Reni Isuntari

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine the level of regional financial independence and various financial ratios in assessing the performance of regency and city governments in the Special Region of Yogyakarta (DIY) for the 2019–2024 period. The method employed is a descriptive qualitative approach supported by quantitative data in the form of Budget Realization Reports (LRA). Performance measurement was conducted through several key indicators, including independence, effectiveness, efficiency, and growth ratios. The results indicate that the level of fiscal independence remains relatively low, characterized by a high dependency on transfer funds from the central government. On the other hand, the effectiveness ratio shows good achievement, as most regions were able to meet their revenue targets, particularly from Local Own-Source Revenue (PAD). However, the efficiency of expenditure management remains uneven across regions. Furthermore, the revenue growth ratio shows fluctuations influenced by economic conditions, including the impact of the pandemic. Overall, regional financial performance still needs to be improved, especially in strengthening fiscal independence and optimizing PAD potential.

Achmad Widodo; Izzuni Khoirun Nissa

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Perkembangan produktivitas tenaga kerja Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, di mana pada periode 2018–2022 produktivitas meningkat sebesar 4,8% dengan capaian tertinggi pada tahun 2022 mencapai Rp86,55 juta per pekerja per tahun. Potensi kelautan dan perikanan yang besar menjadi salah satu modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,9% hingga 5%, yang didorong oleh belanja publik yang terarah serta peningkatan investasi di berbagai sektor strategis. Pada tahun 2024, jumlah lapangan kerja diperkirakan mencapai 144,64 juta orang dengan pertumbuhan lapangan kerja baru yang berkontribusi terhadap penurunan tingkat pengangguran. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dari 71,92 pada tahun 2023 menjadi target 72,51 pada tahun 2025, yang mencerminkan perbaikan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat. Rasio Gini, sebagai indikator ketimpangan pendapatan, menurun menjadi 0,380 pada akhir tahun 2024, menunjukkan peningkatan pemerataan pendapatan. Dari sisi pelayanan kesehatan, data alokasi BPJS Kesehatan pada tahun 2024 mencatat 102,8 juta data sampel yang tersedia, mencerminkan cakupan layanan kesehatan yang luas. Sementara itu, dari sisi fiskal, total penerimaan pajak dalam APBN 2024 diperkirakan mencapai Rp2.309,86 triliun dengan realisasi sementara sebesar Rp869,50 triliun, di mana penerimaan pajak termasuk pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Belanja negara diperkirakan mencapai Rp3.325,12 triliun yang diharapkan mampu mendukung pemerataan dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Nisa Indri Yani; Ashari Sofyaun; Matyani

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The purpose of the study is to determine the position of financial ratios in forming profit growth in chemical sub-sector companies during 2019-2023 listed on the Indonesia Stock Exchange. This research approach uses secondary data types in the form of financial and annual reports. The findings of the partial research results Current Ratio and Total Assets Turnover does not affect profit growth, on the other hand the Debt To Equity Ratio and Net Profit Margin successfully influenced profit growth positively.  

Muhammad Nurul Amin Usman; Rusli Rusli; Sri Wahidah

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Increasing the growth of tilapia can be done by improving the quality of feed by adding multivitamins in the right amount. The purpose of this study was to determine the right dose of multivitamins for the growth and feed conversion ratio of nirvana tilapia (O. niloticus) in the biofloc system. This study was conducted from February to April 2024. This study used nirvana tilapia seeds measuring 4-5 g, with 5 treatments and 4 replications, namely 0 ml / kg of feed (control), 10 ml / kg of feed, 20 ml / kg of feed, 30 ml / kg of feed, 40 ml / kg of feed. The data was analyzed first using normality and homogeneity tests, then the data was analyzed using the analysis of variance test and the Least Significant Difference (LSD) further test. The results of the study showed a significant effect of multivitamin doses on the growth and feed conversion ratio of nirvana tilapia in the biofloc system, the optimal dose of multivitamins on the growth and feed conversion ratio of nirvana tilapia in the biofloc system was 40 ml/kg of feed with an absolute weight of 6.38 g, a specific growth rate reaching 1.53% and a feed conversion ratio of 1.08.

Muchayatin, Muchayatin; Apriliana, Lela Dewi; Priyambodo, Syahtri Wardana

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji pengaruh tekanan, peluang, rasionalisasi, dan stabilitas keuangan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2023. Menggunakan analisis regresi logistik biner pada sampel 53 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling, studi ini mengukur kecurangan laporan keuangan menggunakan F-Score, sedangkan variabel independen diukur melalui rasio leverage, pemantauan yang tidak efektif, perubahan auditor, dan perubahan aset. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tidak ada faktor yang diteliti yang secara signifikan mempengaruhi penipuan laporan keuangan, dengan nilai signifikansi 0,179 untuk tekanan, 0,360 untuk peluang, 0,250 untuk rasionalisasi, dan 0,676 untuk stabilitas keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan properti dan real estat mungkin menggunakan strategi alternatif untuk manajemen utang dan pertumbuhan aset tanpa menggunakan manipulasi laporan keuangan. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor risiko penipuan tambahan dan mempertimbangkan periode pengamatan yang lebih lama untuk menangkap pola siklus potensial. Badan pengatur harus meningkatkan mekanisme pemantauan di luar persyaratan kepatuhan formal, sementara investor harus memasukkan model deteksi penipuan yang komprehensif saat mengevaluasi keputusan investasi di sektor properti.

Sintiani Jerahu; Yusram Adi; Andi Herman Tellu

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine whether CR, DER, and ROA affect changes in profit. The data obtained using the quantitative descriptive method with the criteria (1) Consumer Goods Industry Companies listed on the Indonesia Stock Exchange and consistently exist during the 2019-2023 research period, (2) Consumer Goods Industry Companies that provide financial report data during the 2019-2023 research period and consumer goods industry companies do not generate negative profits. The results of the analysis show that the data used in this study meet the classical assumptions, which include: no symptoms of multicollinearity, autocorrelation, no symptoms of heteroscedasticity, and normally distributed data. From the results of the regression analysis shows that the most influential on the independent variable of profit growth is the profitability ratio. With the results shown that the profitability ratio has a positive and significant effect on profit growth.

Kristiana Greta Calosa; Nur Fitroten Dian Sari; Marcella Aulia Jayadi; Cholis Hidayati

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze and compare the financial ratios of three mining companies, namely PT Aneka Tambang, PT Adaro Energy, and PT Baramulti Suksessarana, in assessing company stability and growth. The analysis was conducted using a qualitative descriptive approach by utilizing financial ratio data such as liquidity, activity, solvency, profitability, and market in the 2019-2023 period. The results show that PT Aneka Tambang excels in liquidity stability, PT Baramulti Suksessarana has high efficiency in asset utilization, and PT Adaro Energy offers great growth potential with significant fluctuations in profitability. This research provides strategic insights for investors in selecting mining companies according to risk profiles and investment objectives, as well as a reference for academics in understanding the dynamics of the financial performance of the mining sector

Anita Zahra; Dina Rizqa Ananda; Jantri Syahputra Pangaribuan; Zakiatun Maknun4; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya

Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

The beef cattle farming industry plays an important role in supporting food security and national economic growth. North Sumatra Province is an area with supportive geographical potential and great opportunities for developing this sector. However, several challenges such as low productivity, market competition, and infrastructure limitations still hinder its development. This study aims to analyze the potential and comparative advantages of North Sumatra Province in the development of beef cattle farming and to predict its growth in the future. The methods used are Location Quotient (LQ) analysis and the Growth Ratio Model (MRP). The data used are secondary data from the last three years (2020-2022) obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) of North Sumatra Province, the Directorate General of Livestock and Animal Health, and the North Sumatra Provincial Livestock Office. LQ analysis is used to identify leading commodities in the livestock sector, while MRP is used to predict the growth of the beef cattle industry. The analysis results show that several districts in North Sumatra, such as Deli Serdang, Simalungun, and Asahan, have an LQ greater than 1, indicating that beef cattle farming is a leading sector. Meanwhile, several districts, such as Langkat and Karo, have an LQ less than 1, indicating that this sector has not yet become a base for beef cattle farming. With an MRP of 4.0%, Simalungun shows the highest growth rate, followed by Deli Serdang and Asahan. This research provides an important overview of the potential and challenges of beef cattle farming in North Sumatra Province for appropriate policy-making and the future development of this sector.

Rindang Pertiwi; Johanis Padang; Meldilianus NJ Lenas

Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Rindang Pertiwi, 2024. This study aims to analyze Financial Ratios on Earnings Growth. The sample in this study were banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021-2023 The data used was purposive sampling. The results of this study indicate that simultaneously ROA, Sales Growth and ROE have an influence on profit growth. Meanwhile, partially only the ROE variable has a significant effect on profit growth and the ROA, Sales Growth variables show no significant effect on profit growth in banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021-2023.

Claudia, Devky Adelita; Suyati, Sri

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas keuangan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2021-2023. Rentang waktu penelitian adalah 3 tahun. Analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan rasio-rasio keuangan seperti utang terhadap ekuitas (DER), rasio utang terhadap aset (DAR), rasio lancar (current ratio), margin laba bersih (NPM), rasio perputaran asset (TATO), dan rasio pertumbuhan aset (ACHANGE) yang telah dihitung dan dianalisis dengan menggunakan analisis time series. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dan PT. Sekar Laut (SKLT) memiliki stabilitas yang paling baik, selain dapat meningkatkan kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan tersebut juga menandakan bahwa mereka dapat menjaga kinerja keuangan mereka secara konsisten.

Kalypso Digantari; Aulia rahman

Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

This research aims to evaluate financial performance in managing village funds with a focus on assessing efficiency and growth using certain ratios. This research method involves financial ratio analysis which includes liquidity ratios, profitability ratios, and growth ratios. The data used comes from village fund financial reports for a certain period. The results of the analysis will provide an in-depth understanding of the efficiency of village fund management and its impact on economic growth at the local level. This research can provide guidance for the government and related parties in improving village fund management policies to achieve sustainable development goals.

Ayu Safitri; Yuniatin Trisnawati D.K.W

Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to explore the relationship between financial ratios, financial distress, and sales growth rates. The population used is made up of all consumer products industry sector companies that are registered on the Indonesia Stock Exchange between 2018 and 2020. Purposive sampling was used to select and collect 39 company samples in total. The investigation hypothesis was evaluated using logistic regression analysis. This study shows how financial ratios and sales growth both have a significant impact on financial distress. Meanwhile, show to some extent that leverage and profitability have a significant influence on financial hardship, but liquidity and sales growth do not.

Desi Rahmawati; Dirvi Surya Abbas; Djenny Sasmita

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2023 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The purpose of this study was to determine the effect of solvency ratios, sales growth and total asset turnover on profit growth in Property and Real Estate Sub-Sector Companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The sampling technique used purposive sampling technique. Based on the predetermined criteria obtained 14 companies. The type of data used is secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange website. The analytical method used is panel data regression analysis. The results showed that sales growth had a significant positive effect on profit growth, the solvency ratio and total asset turnover had no effect on profit growth .  

Rosalina Tako; Agustinus Mantong; Helba Rundupadang

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

This study aims to determine the effect of the current ratio (CR), debt to equity ratio (DER), net profit margin (NPM), and total asset turnover (TAT) on the profit growth of PT. Garudafood Putra Putri Jaya, Tbk period 2017-2022. This type of research is descriptive quantitative using secondary data. Data analysis was performed by multiple linear regression analysis using the t test, f test and determination test (R2). The results showed that the value of the current ratio (CR) did not affect profit growth, debt to equity ratio (DER) had an effect on profit growth, net profit margin (NPM) has an effect on growth and total asset turnover (TAT) has no effect on profit growth. While simultaneously CR, DER, NPM and TAT jointly affect old growth.

Arya Ramadhan; Iskandar Sam; Fredy Olimsar

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Merangin Tahun 2018-2021 dilihat dari: (1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, (2) Rasio Efektivitas dan Efisiensi Pendapatan Asli Daerah, (3) Rasio Keserasian dan (4) Rasio Pertumbuhan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  deskriptif. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi. Teknik Analisis Data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan rumus: Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas dan Efisiensi Pendapatan Asli Daerah, Rasio Keserasian dan Rasio Pertumbuhan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin dilihat dari: (1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah pola hubungannya tergolong  dalam pola hubungan instruktif  karena rata-rata rasionya sebesar 8,14%. (2) Rasio Efektivitas dan Efisiensi Pendapatan Asli Daerah diketahui efektivitas PAD tergolong cukup efektif dengan rata-rata rasio sebesar 98% dan rasio efisiensi PAD tergolong tidak efisien dengan rata-rata rasio sebesar 102%. (3) Rasio Keserasian diketahui bahwa rata-rata belanja operasi daerah masih sangat tinggi dengan rata-rata sebesar 82% dibandingkan dengan rata-rata belanja modal sebesar 18% sehingga dapat dikatakan bahwa Kabupaten Merangin masih kurang memperhatikan pembangunan daerahnya. (4) Rasio Pertumbuhan diketahui bahwa pertumbuhan PAD secara rata-rata mengalami pertumbuhan positif namun masih dalam kategori rendah

Ayu Puspitasari, Davita Dyah; Novita, Anggie; Faristiana, Andhita Risko

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

STRATEGI DAKWAH BIL HAL BERBAGI SAYUR GRATIS OLEH PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO DI KABUPATEN MAGETAN JAWA TIMUR Anggie Novita, Davita Dyah Ayu Puspitasari, Andhita Risko Faristiana Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Email : anggienovita8523@gmail.com, ayup1178@gmail.com, andhitarisko@iainponorogo.ac.id   ABSTRAK Sesuai dengan pergeseran sosial selama periode reformasi saat ini, di mana pidato lisan kadang-kadang berjumlah sedikit lebih dari hiasan bibir lipstik karena tidak ada bukti nyata, Oleh karena itu, dakwah perlu dilakukan dengan contoh positif untuk mendukung proses reformasi. Dakwah bil Hal merupakan jalan yang baik karena dakwah bil-hal mencakup semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan manusia, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan material, fisik, dan ekonomi. Seperti kegiatan berbagi sayur gratis oleh perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Winongo. Teknik pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang memungkinkan untuk produksi data deskriptif selanjutnya dalam bentuk kata-kata dan tulisan serta perilaku yang ditemukan melalui pengamatan subjek penelitian. Peneliti menggunakan strategi ini karena tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan penyebab di balik penyelenggaraan acara berbagi sayuran gratis. Menurut pemaparan pembahasan penelitian di atas dapat diperoleh kesimpulan dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis di Magetan Desa Duyung Takeran, adapun pelaksana dari kegiatan tersebut yaitu organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung. Tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah semata-mata karena munculnya rasa kepedulian kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 dengan membantu sedikit kebutungan ekonomi berupa bahan pangan yang berlanjut hingga tahun 2023.   ABSTRACT In keeping with the social shifts during the current reform period, where oral speech sometimes amounted to little more than lipstick lipstick decoration because there was no concrete evidence, therefore, da'wah needs to be done with positive examples to support the reform process. Da'wah bil Hal is a good way because da'wah bil-hal covers all matters related to human needs, especially those related to material, physical, and economic needs. Such as free vegetable sharing activities by the Persaudaraan Setia Hati Winongo pencak silat college. The technique of qualitative approach is used in the study, which allows for the subsequent production of descriptive data in the form of words and writing as well as behaviors found through the observation of the research subject. Researchers used this strategy because the purpose of the study was to determine the cause behind organizing free vegetable sharing events. According to the presentation of the research discussion above, conclusions can be obtained with the free vegetable sharing activity in Magetan, Takeran Duyung Village, as for the implementer of the activity, namely the Persaudaraan Setia Hati Winongo organization in Duyung Village. The purpose of holding this activity is solely because of the emergence of a sense of concern for the community during the Covid-19 pandemic in 2020 by helping a little economic struggle in the form of food which continues until 2023.   PENDAHULUAN Islam merupakan agama yang diturunkan Allah SWT kepada nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sebagai nabi dan rasul terakhir untuk dijadikan pedoman bagi seluruh manusia hingga akhir zaman (H. A.Kadir Sobur : 2013). Dimana agama Islam menugaskan umatnya untuk menyebarluaskan dan mensiarkan Islam kepada seluruh umat atau biasa disebut dengan agama dakwah. Islam tidak hanya menugaskan melainkan juga mengajak agar umatnya mampu menerima sekaligus melaksanakan ajaran-ajaran yang ada di dalam Islam, maka dari itu perlunya metode dakwah bil-hal yang tepat seperti tolong-menolong antar masyarakat dikarenakan manusia merupakan makhluk sosial yang artinya tidak bisa untuk hidup sendiri tanpa adanya bantuan orang lain. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:   وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ  ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْكُمْ وَاَنْتُمْ مُّعْرِضُوْنَ   (Ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari Bani Israil, “Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuatbaiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Selain itu, bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah shalat, dan tunaikanlah zakat.” Akan tetapi, kamu berpaling (mengingkarinya), kecuali sebagian kecil darimu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang. Al-Baqarah  [2]:83 Strategi dakwah merupakan suatu proses yang mengatur, mengarahkan, serta menentukan cara dan upaya apa yang dapat menghadapi sasaran dakwah pada situasi ataupun kondisi tertentu agar bisa menjadi tujuan dan sasaran dakwah yang tercapai secara maksimal (Syamsul Munir Amin;2008:165). Bentuk nyata strategi dakwah yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam saat di Madinah yaitu dengan membangun masjid sebagai pusat kegiatan dakwah, melakukan perjanjian dengan kaum Yahudi Madinah yang mana berisikan tentang memperkuat posisi kaum muslimin dari gangguan penduduk asli, Yahudi maupun bangsa Arab. Selanjutnya mempersaudarakan kaum Muhajirin dan anshor yang mana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menganjurkan kepada kaum Muhajirin dan Anshar untuk saling bersaudara dan menentang keras akan adanya kesukuan, bentuk strategi dakwah yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang terakhir yakni membangun ekonomi rakyat dengan mendirikan pasar di mana pasar ini dijadikan untuk sarana berdakwah yang pada umumnya pasar adalah tempat ramai para masyarakat atau kaum berkumpul untuk mencari kebutuhan atau keperluan. Dakwah adalah upaya untuk mengubah perspektif orang dari yang buruk ke yang baik. Dari kufur ke iman, dari kemiskinan ke kekayaan, dari perpecahan ke persatuan, dan dari kemaksiatan menuju ketaatan untuk menerima rahmat Tuhan (M.Qoddaruddin A. : 2019). Dakwah lebih menekankan pada inisiatif untuk meningkatkan motivasi daripada mempromosikan penghindaran tindakan yang dilarang oleh keyakinan agama. Perbuatan larangan suatu tindakan adalah tindakan hukum spasial. Dakwah dalam konteks sekarang bukan merupakan tindakan hukum, meskipun faktanya diakui bahwa dakwah dan hukum dapat hidup berdampingan. Tujuan dakwah adalah untuk membuat Islam dikenal orang-orang pada tingkat individu dan sosial untuk membuat kasih sayang Islam dikenal oleh semua makhluk hidup sebagai "Rahmat Lil'alamen" (Pimay, 2005: 35-38). Agar kesinambungan ajaran Islam dan penganutnya dari generasi ke generasi tetap terjaga, dakwah dapat menjaga nilai-nilai Islam di kalangan umat Islam dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fungsi dakwah lainnya adalah fungsi korektif, yang melibatkan meluruskan nilai-nilai yang bengkok, menghentikan kejahatan, dan menyelamatkan manusia dari kegelapan spiritual (Sayyid Quthub :1991). Metode dalam menyampaikan dakwah Islam dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu lisan, tulisan, dan perbuatan.  Pendekatan  bil lisan adalah dakwah yang berfokus pada kemapuan lisan. Pendekatan bil-risalah adalah dakwah melalui tulisan seperti buku, brosur, atau media elektronik. Selanjutnya dakwah dengan metode bil-hal yaitu dakwah yang berfokus pada aksi atau kreativitas perilaku da’i secara luas (perbuatan nyata). Da'wah bil hal juga dikenal sebagai dakwah bil Qudwah, yang mengacu pada dakwah yang sebenarnya melalui penggunaan Akhlaq Karimah. Menurut Buya Hamka, yang menyatakan bahwa "Akhlaq adalah sebagai alat dakwah, yaitu etika pikiran yang dapat dilihat orang, bukan dalam ucapan tulisan yang manis dan menarik tetapi dengan etika yang baik. luhur," ini sesuai dengan pernyataan (Suisyanto : 2002) Efek globalisasi di dunia dakwah adalah pengalaman yang sangat dirasakan karena kita memahami pentingnya. Semua Muslim memiliki tanggung jawab untuk melakukannya, terutama mereka yang memiliki pengetahuan tentang Islam. Sampai sekarang, lebih banyak dakwah telah dilakukan dengan menggunakan strategi lisan yang mencakup lebih banyak elemen kognitif. Sesuai dengan pergeseran sosial selama periode reformasi saat ini, di mana pidato lisan kadang-kadang berjumlah sedikit lebih dari hiasan bibir lipstik karena tidak ada bukti nyata, Oleh karena itu, dakwah perlu dilakukan dengan contoh positif untuk mendukung proses reformasi. Sangat penting bagi dakwah untuk memainkan peran positif menyiratkan bahwa fokus pada sikap perilaku afektif ditempatkan pada amal nyata serta aspek lisan, lebih tulus, dan kurang mendalam. Ini menunjukkan bahwa seruan hadir. Dakwah lisan juga diimbangi dengan sedekah konkret yang dapat diamati secara empiris dan dapat digunakan untuk memobilisasi kesadaran tujuan dakwah. Untuk melakukan itu, seseorang harus mempertimbangkan bagaimana gaya dakwah bil-hal dapat mengatasi masalah ini. Menurut Manual Dakwah (Harun, 10-14), dakwah bil-hal mencakup semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan manusia, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan material, fisik, dan ekonomi. Ini menempatkan fokus yang lebih besar pada pertumbuhan pribadi dan kesejahteraan masyarakat untuk meningkatkan standar hidup Anda sesuai dengan doktrin Islam. Pengembangan kegiatan dakwah dapat berupa: 1) kegiatan transmigrasi, 2) pelaksanaan pendidikan masyarakat, 3) kegiatan koperasi, 4) perbaikan gizi masyarakat, 5) pelaksanaan usaha kesehatan masyarakat, seperti rumah sakit, 6) penciptaan lapangan kerja, 7) pelaksanaan panti asuhan, dan 8) peningkatan pemanfaatan media komunikasi dan seni budaya. Untuk mencapai hasil yang diinginkan, Nabi Muhammad (saw) menggunakan dakwah bil hal di bidang amal. Dakwah menunjukan akan adanya organisasi dakwah untuk menjalankan fardhu kifayah disebut dakwah dan juga pelaksanaan dakwah perorangan terhadap hubungan dan juga kriteria disebut tabligh. Perlunya memiliki sikap berbagi antar sesama merupakan salah satu perilaku yang sangat baik diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Yang mana dapat membangun kesadaran pada masyarakat untuk berbagi pada sesama untuk bisa membantu walaupun hal tersebut tidak mudah untuk dijalankan, dilihat dari masih sedikit yang memiliki kesadaran untuk berbagi pada sesama manusia. Dalam hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi yang ada di Indonesia yang mana perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya berbagi dengan sesama, salah satu organisasi yang berperan dalam konsentrasi berbagi yaitu perguruan Persaudaraan Setia Hati Winongo dalam program berbagi sayur gratis. Kegiatan berbagi sayur gratis ini berawal dari mewabahnya virus Covid-19. Organisai PSHW di Desa Duyung ini termotivasi untuk mengadakan kegiatan berbagi sayur gratis karena melihat kondisi masyarakat yang terkena dampak dari virus Covid-19 dengan maksud membantu sedikit kebutuhan pangan masyarakat. Berdasarkan latar belakang di atas maka akan muncul masalah di mana peran perguruan Persaudaraan Setia Hati Winongo di kabupaten Magetan dalam menerapkan nilai-nilai dakwah bil hal melalui program berbagi sayur gratis. Dalam hal ini penulis melakukan penelitian lebih lanjut terhadap program berbagi sayur gratis dengan judul: “Strategi Dakwah Bil Hal berbagi sayur gratis oleh perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Winongo di Kabupaten Magetan Jawa Timur”. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur Indonesia. Alasan memilih tempat ini dengan pertimbangan bahwa peneliti tertarik dengan program kegiatan berbagi sayur gratis oleh organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo. Waktu penelitian dilaksanakan pada 28 Mei 2023. Teknik pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang memungkinkan untuk produksi data deskriptif selanjutnya dalam bentuk kata-kata dan tulisan serta perilaku yang ditemukan melalui pengamatan subjek penelitian (Sugiyono, 2017). Peneliti menggunakan strategi ini karena tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan penyebab di balik penyelenggaraan acara berbagi sayuran gratis. Berbeda dengan penelitian kuantitatif, temuan penelitian kualitatif dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, studi kasus, dan metode lain daripada dengan prosedur statistik atau jenis perhitungan lainnya. penelitian kualitatif semacam ini disebut fenomenologi kualitatif, sebuah atau metode yang menekankan filsafat untuk menyelidiki pengalaman peserta penelitian. Fenomenologi diartikan sebagai cara berpikir yang menggunakan tahapan-tahapan yang dilakukan secara rasional, kritis, dan tidak didasarkan pada spekulasi bias belaka untuk menghasilkan informasi baru atau mengembangkan pengetahuan yang ada. Data dapat dikumpulkan dengan dua cara: melalui metode pengumpulan data primer, dan melalui data sekunder. Data primer merupakan sumber data penelitian yang diterima langsung dari sumber asal, tanpa menggunakan perantara, menurut Nur Indrianto dan Bambang Supomo (2013: 142). Organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo, yang menawarkan acara berbagi sayuran gratis, dihubungi untuk penelitian pengumpulan data utama proyek menggunakan metodologi wawancara langsung. Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diterima peneliti secara tidak langsung melalui perantara (diperoleh dan didokumentasikan oleh pihak lain), menurut Nur Indrianto dan Bambang Supomo (2013-143). Untuk memeriksa laporan, tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau literatur. Literatur dan buku domuken yang relevan dengan penelitian ini dan dapat mendukung penelitian ini merupakan contoh sumber data sekunder yang memiliki sifat pendukung bagi proses penelitian dan memenuhi kebutuhan data primer.   HASIL DAN PEMBAHASAN Apa Itu Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW)? Pada tahun 1903 Ki Ngabehi Soerodwirdjo mendirikan perguruan pencak silat yang diberi nama Sedulur Tunggal Kecer atau STK yang bertempat diDesa Tambak Gringsing, Kota Surabaya. setelah itu pada tahun 1966 berdirilah Perguruan Setia Hati Winongo yang didirikan oleh Bapak Raden Djimat Hendro Soewarno yang merupakan murid kesayangan dari Ki Ngabehi Soerodwirdjo. Persaudaraan Setia Hati Winongo berada di Desa Duyung, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, nama persaudaraan pencak silat tersebuut diambil dari nama Desa letak didirikannya. Awal berdiri perguruan pencak silat ini diajarkan pelajaran pencak silat yang berasal dari para pendekar terkenal pada zaman Ki Ngabehi Soerodwordjo, Sasaran utama perguruan ini pada saat itu merupakan generasi-generasi muda. Dalam mencari generasi baru pada saat itu Persaudaraan Setia Hati Winongo menamai dengan “Tunas Muda”, yang memiliki arti “Setia hati yang akan bersinar Kembali” dimana Gerakan tunas muda tersebut pertama kali populer dan digunakan pada berdirinya Persaudaraan Setia Hati Winongo, yang mana diharapkan generasi muda dapat menjadi penerus yang berguna bagi kepentingan bangsa dan negara. Pada saat penerimaan anggota baru Tunas Muda Winongo harus diadakannya pengesahan terlebih dahulu dengan adanya pengesahan maka akan resmi menjadi warga atau anggota baru. Tidak hanya itu ilmu-ilmu setia hati hanya boleh diketahui oleh warga yang telah diresmikan dan dilarang bagi warganya untuk mengajarkan kepada selain warga. Adanya pelajaran tingkat lanjut mau diikuti atau tidak itu tergantung kesadaran dari warga dari Setia Hati winongo tersebut, karena dalam mengikuti peruguruan ini tidak ada unsur paksaan. Persaudaraan Setia Hati Winongo selain berada di Madiun, tidak pernah membuka cabang perguruan pencak silat dimanapun, kalaupun ada kemungkinan itu hanya dijadikan tempat berlatih ataupun juga kunjungan silaturahmi. Seseorang yang ingin bergabung pada perguruan ini baik dari luar madiun atau bahkan mancanegara tetap saja saat pengesahan dilakukan dimadiun, karena sebagai pusat awal berdirinya perguruan setia hati winongo. Hal tersebuut dilakukan agar tetap menjaga kemurnian aliran setia hati winongo dan karena hal ini juga yang mana menjadikan ikatan persaudaraan dalam perguruan ini sangat kuat antara satu warga dengan yang lain. Ajaran dasar mengeai kesetia hatian yang sangat erat dalam Persaudaraan Setia Hati Winongo, anggota yang baru masuk harus segera disahkan sebagai Warga agar ikatan emosional dan fisik yang bersangkutan dengan perguruan tidak terlepas, dari adanya ini menjadikan momen-momen yang mengikat solidaritas atau dapat menumbuhkan rasa kekompakan dengan seiring berjalannya proses pengesahan sehari semalam yang mana dapat membentuk kuatnya ikatan persaudaraan dan kesetiaan. Persaudaraan setia hati yang mana memiliki arti “satu rasa, satu jiwa, untuk saudara”, maka selain mengamalkan seni bela diri menggabungkan antara bela diri dengan peragakan seni tarinya, dalam Persaudaraan Setia Hati Winongo. Para peneliti telah menemukan bahwa mayoritas penganut Winongo Setia Hati mengikuti Persaudaraan Pencak Silat, lebih menyukai kekerabatan antara penganut Winongo Setia Hati daripada praktik seni bela diri, dengan tujuan menjalin ikatan persahabatan yang kuat untuk mencapai tingkat fanatisme yang sangat tinggi antara penganutnya dan Persaudaraan Hati Setia Winongo itu sendiri,  serta membangun harga diri untuk selalu dihormati dan disegani dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Berbagi Sayur Gratis Perguruan Setia Hati Winongo di Kabupaten Magetan Jawa Timur Pada saat adanya pandemic Covid-19 banyaknya masyarakat yang kesulitan sebab tidak diperbolehkannya keluar untuk beraktivitas yang mengakibatkan kondisi ekonomi mereka terpuruk. Pentingnya memiliki rasa peduli terhadap sesama untuk bisa saling membantu satu dengan yang lain. Menurut Hurlock (1980) Seseorang yang tindakannya bermanfaat bagi orang lain akan merasa sangat berarti di lingkungan mereka dan memiliki konsep diri yang positif atau ke atas. Namun, konsep diri seseorang akan condong negatif atau turun jika mereka percaya bahwa apa yang mereka kontribusikan kepada lingkungan mereka tidak ada artinya. Ketika orang terhubung dengan cara yang bermanfaat satu sama lain, mereka dapat memperoleh pengalaman yang mengubah cara mereka memandang diri mereka sendiri. Adanya pandemic Covid-19 yang mana dapat menumbuhkan rasa keperdulian antar sesama karena mengupayakan agar dampak yang terjadi tidak parah. Sepertinya halnya yang dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Winongo dikabupaten Magetan Jawa Timur. Yang mana tercetuskannya ide ini karena atas kesadaran sikap tolong menolong pada diri mereka masing-masing, dan mereka juga melihat pada daerah-daerah sekitar yang menerapkan hal ini lalu dimusyawarahkan dan dapat terealisasikan pada tahun 2020 yang mana masih berjalan hingga tahun 2023. Dalam kegiatan ini tidak adanya maksud ataupun tujuan lain selain ingin membantu masyarakat sekitar karena dampak dari pandemic covid-19 ini. Sebelum adanya pandemic Covid-19 Persaudaraan Setia Hati Winongo ini juga memiliki kegiatan-kegiatan lain seperti membersikan masjid yang ada dilingkungan sekitar, memotong rumput yang mana dapat bermanfaat juga untuk lingkungan sekitar. Untuk anggota dari kegiatan ini yang kebanyakan dari anak sekolah yang lama kelamaan mulai berkurang karena berjalannya waktu anak sekolah mulai mengikuti KBM. Awal dimulainya kegiatan ini menggunakan uang kas dari Persaudaraan Setia Hati Winongo dan juga keikhlasan dari setiap anggota, lalu seiring berjalannya waktu jalan untuk mencari donator, setelah itu banyak donator yang tau dan ikut berpartisipasi mulai dari sayuran atau bahan pangan dan ada juga yang menitipkan uang untuk dibelanjakan sayur, tidak sampai disitu saja jika ada kekurangan itu akan ada sumbangan seikhlasnya bagi para anggota. Untuk sayur yang dibagikan sendiri berupa bahan mentah yang awalnya hanya dibudget lima ribu rupiah perkantong lama kelamaan bisa bertambah karena banyaknya donator yang datang. Pada umumnya setiap kegiatan memang ada struktur kepanitiaan, akan tetapi untuk kegiatan ini karena berniat ikhlas dari hati ntuk menolong sesame jadi semua bertanggung jawab mengetuai diri sendiri dalam kegiatan ini. Beradasarkan wawancara yang penulis lakukan bahwa peminat dari sayur gratis ini hanya warga sekitar yang jumlahnya juga sudah lumayan banyak, misalkan ada pengendara yang melitas jika memang minat memang dipersilahkan walaupn bukan warga sekitar. Dikarenakan kegiatan ini memang dengan tujuan membantu sesama, tidak ada pengecualian untuk penerima dipersilahkan. Para anggota pun tidak hanya meletakkan satuyuran lalu pergi tetapi juga menawarkan agar semua bisa habis dan tidak mubazir. Kegiatan ini dilakukan pada jum’at pagi, yang mana tidak ada waktu pasti kapan jam pelaksanaan karena jika semua sudah selesai disiapkan maka para warga pun sudah antri.             Sumber : foto dari panitia                         Sumber: foto dari panitia Respon Masyarakat Terhadap Kegiatan Berbagi Sayur Gratis Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan kepada masyarakat Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jawa Timur, banyak respon dari masyarakat. Disini penulis akan menyebutkan beberapa narasumber. Pertama, yaitu wawancara kepada ibu Yuli salah satu warga penerima sayur gratis. Menurut penuturan beliau dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis tersebut sangat membantu keadaan ekonomi keluarga beliau dalam hal pangan. (Wawancara, 5 Juni 2023). Kedua, wawancara kepada Ibu Siti selaku pemasok tahu pada kegiatan berbagi sayur gratis tersebut. Menurut penuturan beliau kegiatan tersebut membantu beliau dalam menyalurkan sedekah kepada masyarakat dalam bentuk uang maupun bahan pangan. Sedekah bukan di nilai seberapa banyak tetapi ke ikhlasan hati untuk membantu sesama. (Wawancara, 5 Juni 2023). Ketiga, wawancara kepada Bapak Agus selaku salah satu panitia yang mengadakan kegiatan berbagi sayur gratis. Menurut penuturan beliau, kegiatan tersebut pada dasarnya adalah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dalam bidang pangan. Uang yang digunakan untuk menjalankan kegiatan ini awalnya dari kas organisasi, namu seiring berjalanya waktu bagi siapapun yang  ingin berbagi dengan ikhlas bisa ikut bersedekah. (Wawancara, 28 Mei 2023) Metode Dakwah Bil Hal Kata "dakwah" dikatakan berasal dari bahasa Arab "( )" (Shodiqin, 2011; Asror, 2018; Enjang, et al., 2009), yang berarti mengundang, memanggil, melayani, dan memanggil. Istilah "dakwah" juga digunakan dalam sumber-sumber lain untuk merujuk pada berbagai hal, termasuk: 1) propaganda dan penyiaran; 2) panggilan untuk merangkul, mengkaji, dan mengikuti ajaran Islam; dan 3) tumbuhnya agama di masyarakat. Irawan dan Suriadi (2019) menegaskan bahwa kata-kata lain, seperti tabligh, tabsyir indzhar, amar ma'ruf dan nahi munkar, mauidzoh hasanah, tarbiyah, ta'lim, wasyiyah, dan khotbah, juga dapat digunakan untuk memahami kata "dakwah". Tujuan dakwah, di sisi lain, adalah untuk meningkatkan status umat di semua bidang kehidupan dengan mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kehidupan pribadi, keluarga, dan komunitas seseorang (Mulkan, 1993). Apabila terdapat interaksi antara berbagai faktor yang saling mempengaruhi seperti yang ditunjukkan pada pembahasan sebelumnya, antara lain: pesan dakwah, mad'u, lingkungan, lingkungan, dan sarana/media dakwah, maka tujuan dakwah dapat terwujud dengan tepat (Attabik, 2014; Maghfiroh, 2016). Fungsi dakwah sebagai media pembinaan dan pengembangan, menurut Asmuni Syukir dalam Asror (2018), dapat terwujudkan secara optimal jika semua unsur terpenuhi. Pembinaan dalam dakwah berarti mempertahankan dan menyempurnakan suatu hal yang telah ada sebelumnya, sedangkan pengembangan berarti mengadakan atau membaharui suatu hal yang belum ada sebelumnya. Secara harfiah, dakwah bil-hal mengacu pada penyebaran prinsip-prinsip Islam melalui perbuatan. Definisi dakwah bil-hal yang diberikan oleh Rasyid et al. dalam Sagir (2015) adalah upaya untuk mendorong orang dan kelompok untuk mengembangkan diri dan masyarakat dalam rangka mewujudkan tatanan dan kebutuhan sosial ekonomi yang lebih baik sesuai dengan tuntunan Islam tentang isu-isu sosial seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Strategi dakwah bil-hal adalah cara untuk menyebarkan nilai-nilai agama melalui tindakan suri tauladan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa si penerima dakwah tidak akan mengikuti jejak si da'i sebagai juru dakwah. Dengan demikian, tidak hanya penyebaran pengetahuan tetapi juga penyebaran nilai-nilai, yang dimaksudkan untuk menjadi dakwah efektif dan efisien bagi mereka yang menerimanya (Zakiyyah & Haqq, 2018). Strategi dakwah bil-hal adalah cara untuk menyebarkan nilai-nilai agama melalui tindakan suri tauladan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa si penerima dakwah tidak akan mengikuti jejak si da'i sebagai juru dakwah. Dengan demikian, tidak hanya penyebaran pengetahuan tetapi juga penyebaran nilai-nilai, yang dimaksudkan untuk menjadi dakwah efektif dan efisien bagi mereka yang menerimanya (Zakiyyah & Haqq, 2018). Metode dakwah bil hal ini berkaitan dengan penelitian ini. Kegiatan berbagi sayur gratis di hari jumat yang diselenggarakan oleh organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk dari merealisasikan metode dakwah bil hal dalam bidang ekonomi. Berdasarkan penjelasan di atas bahwa awal mula kegiatan ini diadakan yaitu marak nya virus Covid-19 yang berdampak pada masyarakat salah satu nya ekonomi yang menurun. Berawal dari rasa peduli organisasi ini terhadap kondisi masyarakat yang tidak bisa bekerja maka kegiatan ini akhirnya didirikan dan berjalan hingga tahun 2023 dengan maksud bersedekah membantu masyarakat dalam hal kebutuhan pangan. Hal ini merupakan suatu bentuk terealisasikanya metode dakwah bil hal.   Kesimpulan Menurut pemaparan pembahasan penelitian di atas dapat diperoleh kesimpulan dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis di Magetan Desa Duyung Takeran, adapun pelaksana dari kegiatan tersebut yaitu organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung. Tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah semata-mata karena munculnya rasa kepedulian kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 dengan membantu sedikit kebutungan ekonomi berupa bahan pangan yang berlanjut hingga tahun 2023. Adapun uang untuk mengadakan kegiatan ini awalnya diambilkan dari uang kas anggota organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo. Namun, seiiring berjalanya waktu bagi siapapun yang berkenan untuk sedekah dipersilahkan. Kegiatan ini juga sudah mendaptkan beberapa sponsor/pemasok berupa sayuran, tahu, bahkan uang yang nantinya akan dibelikan sayur untuk dibagikan. Pelaksanaan berbagi sayur gratis ini yaitu satu minggu satu kali pada hari jumat. Dimulai kisaran pukul 6 sampai pukul 7 biasanya sudah habis. Dalam sehari sayur yang dibagikan yaitu 50 sampai 100 kantong. Setiap satu kantong sayur di budget 5000 rupiah. Kaitanya dalam hal berdakwah yaitu kegiatan tersebut masuk dalam kategori strategi dakwah bil hal atau dakwah dengan aksi langsung kepada masyarakat dalam bentuk membantu kebutuhan pangan. Hal ini bisa dijadikan suatu motivasi kepada kita semua, bahwa dalam berdakwah tidak hanya pemantapan dalam hal keimanan saja namun juga dalam bentuk dakwah bil hal yaitu dengan aksi terdahap kondisi masyarakat yang masih belum sejahtera di bidang ekonomi maupun di bidang pendidikan.       Daftar Pustaka   Abdullah, Muhammad Qadaruddin. Pengantar Ilmu Dakwah. Jakarta: Qiara Media, 2019.   Chosinawarotin, C., & Sudrajat, H. (2021, October). Sayur Berkah di Masa Pandemi. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung (Vol. 1, pp. 75-81).   Fadilah, A. (2011). Pengaruh penggunaan alat komunikasi handphone (hp) terhadap aktivitas belajar siswa SMP negeri 66 Jakarta Selatan.   A.Kadir Sobur, Tauhid Teologis, (Jakarta: Gaung Persada Press Group 2013), hlm. 5   Khaerunnisa, N. (2021, December). Efektivitas Dakwah Bil-Hal Melalui Gerakan Infaq Beras Bengkayang di Kecamatan Bengkayang. In Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication (Vol. 1, No. 1, pp. 28-31).   Kholis, N., Mudhofi, M., Hamid, N., & Aroyandin, E. N. (2021). Dakwah Bil-Hal Kiai sebagai Upaya Pemberdayaan Santri (Action Da'wah by the Kiai as an Effort to Empower Students). Jurnal Dakwah Risalah, 32(1), 112-129.   Mahanani, S. (2019). Efektivitas Kegiatan Jimpitan dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Masyarakat di Desa Karanglo Kidul Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN PONOROGO).   Martanti, D. E., Hartono, N. R., & Sunarsasi, S. (2021). FENOMENOLOGI “SAYUR GANTUNG” MASYARAKAT BLITAR SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN DAMPAK EKONOMI DI TENGAH COVID-19. AKUNTABILITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi, 14(1), 40-41.   Mulkan, AM, 1993; “Paradigma Intelektual Muslim”, Yogyakarta, Si Press   Putra, I. D. G. U., & Rustika, I. M. (2015). Hubungan antara perilaku menolong dengan konsep diri pada remaja akhir yang menjadi anggota tim bantuan medis janar duta fakultas kedokteran universitas udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 2(2), 198-205.   Shodiqin, Asep. (2011) Membingkai “Episteme” Ilmu Dakwah, Jurnal Ilmu Dakwah Vol.5  No 2   Sugiyono, F. X. (2017), Neraca pembayaran: Konsep, Metodologi dan Penerapan (Vol. 4). Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK) Bank Indonesia.      

Shella Bunga Slamet Lantini; Diffa Ayu Nindyatami Savitrri; Risma Wira Bharata

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Analisis kinerja keuangan desa dengan menggunakan rasio keuangan daerah menjadi sangat relevan dalam mengidentifikasi masalah keuangan, melihat kinerja desa, serta langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kinerja keuangan Desa Sarimekar menggunakan rasio keuangan daerah yang telah terstandarisasi. Dengan menggunakan rasio keuangan daerah, peneliti akan mengevaluasi tingkat kemandirian keuangan desa, efisiensi pengelolaan anggaran, dan efektivitas dana desa.Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan kualitatif dan kuantitatif. Sumber data pada penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Sarimekar tahun anggaran 2020-2022. Rasio keuangan daerah yang digunakan adalah Rasio Kemandirian Keuangan, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Belanja, dan Rasio Pertumbuhan.Dari hasil tabel perhitungan dapat dilihat bahwa rasio kemandirian Desa Sarimekar masih tergolong sangat rendah, Desa Sarimekar pada tahun 2020 sebesar 56,74% dalam hal ini efektivitas Desa Sarimekar tergolong tidak efektif dan pada tahun 2021-2022 rasio efektivitas sebesar 100% dengan kategori efektif, efisiensi Desa Sarimekar tergolong kurang efisien, belanja Desa Sarimekar tergolong kurang maksimal, dan rasio pertumbuhan tergolong kurang maksimal.Rasio Kemandirian sangat rendah dikarenakan belum maksimalnya pendapatan asli desa yang diterima terdapat beberapa sumber pendapatan yang pengelolaannya belum dilaksanakan secara maksimal dan pada tahun 2020 tidak efektif dan pada tahun 2021-2020 efektif karena telah mencapai target, pada setiap tahunnya tidak signifikan karena tidak ada pertumbuhan, pada tahun 2021 mengalami penurunan yang drastis sehingga tidak terjadi pertumbuhan di Desa Sarimekar.

Arista Puji Utami; Pramudya Wardana; Risma Wira Bharata

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja keuangan Yayasan Panti Yatim Indonesia Al Fajr tahun anggaran 2018 sampai dengan tahun 2021. Perhitungan ini dilakukan dengan memanfaatkan rasio keuangan yang meliputi rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio efisiensi, dan analisis pertumbuhan pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis rasio. Data sekunder yang digunakan dalam analisis ini yaitu Laporan Keuangan dari Yayasan Panti Yatim Indonesia Al Fajr Tahun 2018-2021. Berdasarkan hasil penelitian bahwa rasio kemandirian YPYI tahun anggaran 2018-2021 sudah baik, rasio efektivitas menunjukkan sangat efektif, rasio efisiensi menunjukkan kurang efisien, sementara analisis pertumbuhan pendapatan tahun anggaran 2018-2021 menunjukkan ketidakstabilan pada tahun anggaran tersebut.Yayasan Panti Yatim Indonesia Al Fajr diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan dengan meningkatkan potensi ekonomi daerah, kualitas sumber daya.  

Ahmad Syapari; Eja Armas Hardi; Ahmad Syahrizal

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

This research leads to the Effect of the Ratio of Roa, Roe on Profit Building in Mining Companies Listed in the Jakarta Islamic Index for 2018-2022. The benefit of this research is to find out whether there is an effect of the Roa, Roe Ratio on Profit Growth in Mining Companies Registered in the Jakarta Islamic Index for 2018-2022. The analytical method used in this study is panel data regression. and processed data used in this study by utilizing Eviews 12 and Microsoft Excel 2010 software. The sampling method used was purposive sampling, namely by considering several criteria specified in this research. The research results show that Roa has an effect on profit growth and Roe has no effect on profit growth, while together (simultaneously) Roa and Roe have an effect on profit growth in mining sector companies in JII 2018-2022Keywords: net income, total assets and share price

Moh Farhan Mahendra; Slamet Riyadi

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dari sebuah perusahaan dengan menggunakan metode balance scorecard dari perspektif keuangan,perspektif pelanggan,perspektif proses internal bisnis ,dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Sumber data dari penelitian ini adalah sumber primer yaitu data yang diolah dari annual report dan literatur lain sebagai sumber sekunder. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil analisa dengan balance scorecard didapatkan dari perspektif keuangan bahwa rasio asset bahwa perusahaan mampu membayar kewajiban jangka pendeknya. Berdasarkan perspektif pelanggan, didapatkan bahwa pelanggan mendapatkan kepuasan yang tinggi pada tahun 2017. Berdasarkan perspektif internal bisnis didapatkan bahwa perusahaan masih mampu untuk bertransaksi dengan jumlah penjualan yang lebih besar dari pembelian. Sedangkan, menurut perspektif pelatihan dan pembelajaran menunjukkan bahwa banyak karyawan yang dilatih namun jumlah karyawan menurun dibanding tahun sebelumnya.