Publication Search

70,860 articles from 628 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 21

Analytics

Fusvita Sari

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan evolusi paradigma pembelajaran, sebuah konsep. Penerapan Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Blended Learning sebagai Model Pembelajaran untuk Abad 21. Proses pembelajaran tidak terlepas dari interaksi dengan teknologi, khususnya teknologi berbasis internet. Pelajar saat ini adalah generasi milenial dan generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi. Informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, guru perlu mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Blended learning adalah pendekatan inovatif yang mengkombinasikan metode pembelajaran tatap muka dan daring, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan perkembangan paradigma pembelajaran, sebuah konsep. Penerapan Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Blended Learning sebagai Model Pembelajaran di Abad 21. Proses pembelajaran tidak terlepas dari hubungan dengan teknologi, khususnya teknologi yang berbasis internet. Pelajar pada masa kini adalah generasi milenial dan generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi. Informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, pendidik  perlu mampu beradaptasi dengan situasi-situasi tertentu. Blended learning adalah pendekatan inovatif yang menggabungkan metode pembelajaran tatap muka dan daring, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan model blended learning di STAI Al-Azhary Mamuju dan dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran serta pengembangan kompetensi siswa di abad 21. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menganalisis data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara.Studi ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran campuran secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, sehingga berujung pada peningkatan hasil belajar. Di samping itu, model ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran blended learning tidak hanya mendukung peningkatan prestasi akademik tetapi juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan pekerjaan yang semakin yang kompetitif atau komplek.

Devita Vanessa Kurniawan; Kaira Naafila Zahra; Faja Alya Khoirunnisa; Yuvinta Putri Diana; Pricilla Dwinarni +5 more

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Perkembangan IPTEK dalam era digital saat ini telah berpengaruh pada berbagai sektor, termasuk pendidikan. Proses pembelajaran kini sering memanfaatkan teknologi seperti proyektor dan pembelajaran daring. Penggunaan teknologi dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif dan efektif, terutama untuk anak-anak usia dini. Melalui digital game based learning dan video animasi, teknologi digunakan untuk menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar terasa menarik dan interaktif. Tujuan sosialisasi pengabdian masyarakat ini adalah untuk menciptakan Generasi Emas 2045 yang berwawasan akan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tim pengabdi melakukan sosialisasi kepada peserta didik usia 7-12 tahun di RPTRA Citra Bangsa, Jakarta Timur. Dalam kegiatan ini, metode pelaksanaan dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test, pemaparan materi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi. Pemberian tes melalui website Quizizz bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan pemahaman siswa sebelum dan setelah dilakukannya pemaparan materi. Wawancara kepada pihak pengajar dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan ini telah mencapai tujuan yang diharapkan. Sosialisasi yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan memperkenalkan alat digital sebagai media pembelajaran kepada generasi dini merupakan langkah awal yang tepat untuk meningkatkan pemahaman teknologi pada anak-anak dan juga sangat efektif untuk menarik minat anak-anak dalam belajar.

Meylani Pristiwati Sitorus; Dewi Kurnia Putri; Sekani Niriyah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perubahan proses belajar dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi menuai berbagai macam respon pada mahasiswa, salah satunya adalah stres. Stres yang dialami dapat mempengaruhi hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres mahasiswa STIKes Hang Tuah Pekanbaru saat menjalani pembelajaran jarak jauh selama pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa/i program studi sarjana keperawatan yang berjumlah 242 mahasiswa dan dipilih 151 mahasiswa dengan propotionate random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner DASS-42. Hasil penelitian yang dilakukan di STIKes Hang Tuah diketahui bahwa mahasiswa memiliki tingkat stres berat yaitu sebesar 17,2% stres berat dan 11,9% stres sedang, kemudian pada penelitian ini umur rata-rata responden adalah 20 tahun, mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, dengan karakteristik responden berdasarkan tempat tinggal, mayoritas responden tinggal dengan orang tua, serta lokasi tempat tinggal mayoritas berada di luar Kota Pekanbaru. Dari hasil penelitian ini diharapkan mahasiswa dengan kondisi tingkat stres sedang dan berat untuk melakukan konsultasi dengan dosen pengampu atau ahli agar dapat beradaptasi dalam menghadapi situasi dan kondisi yang dapat menyebabkan stres.    

Wahyu, Wahyu; Jumari, Jumari; Sudarsono, Sudarsono

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

MI Al-Muhajirin merupakan salah satu sekolah yang berada di wilayah denpasar yang tengah menerapkan proses pembelajaran melalui daring. yang mendasari penulis untuk melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Strategi Kepala MI Al-Muhajirin selama Masa Pandemi Covid-19, 2) Proses Pembelajaran melalui Daring di MI Al-Muhajirin Denpasar selama Masa Pandemi Covid-19, 3) Strategi Kepala Madrasah dalam Memperlancar Proses Pembelajaran melalui Daring di MI Al-Muhajirin Denpasar selama Masa Pandemi Covid-19 Adapun jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu akan dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Strategi kepala madrasah telah memfasilitasi keperluan dasar guru seperti menyiapkan kuota khusus untuk guru, menyiapkan media penunjang seperti camera, tripod, ruang khusus untuk membuat video pembelajaran. (2) Proses pembelajaran daring di MI Al-Muhajirin dapat dilihat dari nilai-nilai siswa mengalami peningkatan. (3) Strategi kepala madrasah dalam usaha memperlancar pembelajaran melalui daring telah diterapkan, yaitu dengan menyiapkan handphone khusus serta ruang kelas khusus.

Supartha, I Kadek Dwi Gandika; Pramawati, I Dewa Ayu Agung Tantri; Iskandar , Adi Panca Saputra; Andika, I Gede; Ariningsih, Kadek Ayu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Peningkatan kualitas pendidikan guru di bidang IT memegang peranan yang sangat penting, kemampuan guru sangat dituntut untuk mampu memberikan pelajaran disaat pandemi Covid-19 di Indonesia. Menyadari tugas dan tanggung jawab guru sebagai pendidik dalam menentukan keberhasilan proses belajar siswa, agar dalam menyampaikan pelajaran lebih efektif dan efisien dalam kondisi pandemi Covid-19 maka dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, melakukan observasi untuk mengetahui kondisi penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring pada mitra SDN 7 Kesiman Denpasar Timur. Selanjutnya pada akhir kegiatan pelatihan tim menyebarkan angket untuk mengukur dari 2 indikator yaitu pada indikator 1 penguasaan, penggunaan, dan Google Classroom sebagai media alternatif pembelajaran memperoleh hasil jawaban bisa sebesar 83% dan tidak bisa sebesar 17%. Dan indikator 2 video sebagai media alternatif pembelajaran memperoleh hasil jawaban bisa sebesar 87% dan tidak bisa sebesar 13%. Hasil tersebut menyatakan bahwa pelatihan yang dilakukan memperoleh respon yang baik dari para Guru di SD Negeri 7 Kesiman.

Peta Murni; M. Sahlan; Yostia Fatma; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Penelitian ini merupakan salah satu tugas pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab 3 di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Setiap guru yang mengikuti program ini harus melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang digunakan untuk melakukan penelitian terhadap permasalahan dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan adanya perubahan proses pembelajaran pada masa pandemic ini, dimana pembelajaran dilakukan secara daring mengakibatkan berbagai  permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Keterbatasan dalam proses  pembelajaran mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun sehingga banyak diantara peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil  belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan secara Blended Learning (Singkron-Asingkron). Proses penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus yang sebelumnya melakukan tindakan pada tahap pra siklus, setiap siklusnya meliputi 4 tahap yaitu : 1) tahap  perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian terlihat adanya peningkatan pada hasil belajar peserta didik, ini terlihat dari hasil yang diperoleh peserta didik dari mengerjakan lembar kerja peserta didik. Persentase tingkat keberhasilan peserta didik mencapai nilai di atas atau sesuai KKM pada aspek pengetahuan di Siklus I adalah sebesar 75% dan pada siklus II adalah sebesar 88% dan pada siklus III 90 %, dapat dilihat peningkatan presentasi pada siklus I ke siklus II adalah sebesar 13%. Sedangkan untuk peningkatan hasil belajar pada aspek keterampilan dapat dilihat dari hasil  belajar pra siklus yaitu sebesar 78% dan pada siklus II adalah 100%, terjadi  peningkatan sebesar 22% untuk hasil belajar aspek keterampilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian ternyata dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.  

Annisa Annisa; Nassta Radhini; Syafa Dwi Putra; Zahira Arieta Tiskhania; Ahmad Fu'adin

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan penelitian ini adalah membahas apa saja pengaruh pembelajaran daring pada peserta didik pada minat dan pemahaman peserta didik pada pelajaran Matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dalam bentuk google form. Setelah dilakukan penelitian terhadap minat dan pemahaman peserta didik pada pelajaran Matematika dapat disimpulkan Berdasarkan survey dapat disimpulkan bahwa peserta didik pada umumnya (hampir 70%) tidak mampu memahami materi pembelajaran Matematika secara daring dengan baik. Para peserta didik juga tidak sepenuhnya paham dengan sumber-sumber yang diberikan oleh guru. Lalu hambatan para peserta didik dalam proses pembelajaran di rumah adalah kurangnya konsentrasi, kesulitan memahami pelajaran, tidak dapat bertanya langsung kepada guru, dan bosan. Dapat diketahui juga bahwa para peserta didik masih banyak yang menyetujui dan sadar bahwa Matematika merupakan ilmu yang penting dan perlu dipelajari, dengan persentase setuju lebih dari 80%. Namun para peserta didik juga menjadi malas jika soal yang dikerjakan sulit dan tidak membuahkan hasil. Berdasarkan semua indikator di atas, menunjukkan bahwa pada masa pandemi COVID-19 dengan menggunakan pembelajaran daring masih banyak yang harus diperbaiki oleh guru pengajar. Solusi yang dapat dijadikan alternatif adalah dengan menyajikan pembelajaran yang menarik, kreatif dan menyenangkan seperti membuat video pembelajaran yang menarik, menggunakan google site sebagai media pembelajaran yang kreatif, dan memanfaatkan fasilitas internet yang lain. Dengan begitu diharapkan siswa dapat memahami materi yang diberikan.

Arifin, Haris Nursyah; Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara pembelajaran daring dan luring MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini yaitu Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Guru, Siswa, Orang tua dan Komite MA Al-Amin Tabanan. Hasil dari penelitian ini yakni pembelajaran luring lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring dilihat dari keempat indikator efektivitas pembelajaran yaitu mutu pengajaran, tingkat pengajaran yang tepat, insentif dan penggunaan waktu belajar. Pembelajaran luring lebih efektif karena secara umum guru dapat mengontrol secara langsung proses pembelajaran di sekolah. Sedangkan pembelajaran daring kurang kontrol dari guru serta orang tua sehingga siswa kurang dalam menerapkan kedisplinan diri.

Titi Anjarini; Suyoto Suyoto

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Seluruh daerah Indonesia mengalami dampak dari covid-19 di semua sektor terutama sektor pendidikan. Pada saat ini telah memasuki pembelajaran pasca covid-19 yaitu new normal, yang memasuki pada pembelajaran secara tatap muka atau nomal serta tetap memadukannya dengan pembelajaran virtual / daring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Penerapan Blended Learning, memiliki lima kunci proses, antara lain: Live-Event yakni mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan jadwal pembelajaran luring dengan daring. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan pendidik agar peser terbiasa  dengan pembelajaran tatap muka dan tatap maya. Pendidik dapat mengemas dengan 2 cara  yaitu daring dan luring belum pendidik terlatih dalam menciptakan model pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara tatap muka secara langsung dan tatap muka maya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan dan angket. Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari. Hasil angket sebelum dilakukan pealtihan menunjukkan bahwa pemahaman peserta masih sangat kurang, sedangkan hasil angket setelah dilakukannya pelatihan menunjukkan pemahaman peserta sangat baik selama pelatihan. Dampak pelatihan ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peserta yaitu 1) Pendidik dapat mengemas pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara daring dan luring, 2) Pendidik menjadi terbiasa menerapkan model pembelajaran daring dan luring dengan baik.

Wahyu, Wahyu; Jumari, Jumari; Sudarsono, Sudarsono

Jurnal Faidatuna 2022 STAI Denpasar Bali

MI Al-Muhajirin is one of the schools in the Denpasar area that is implementing an online learning process. which underlies the author to conduct research. The purpose of this study was to find out 1) the Strategy of the Head of MI Al-Muhajirin during the Covid-19 Pandemic, 2) the Learning Process through Online at MI Al-Muhajirin Denpasar during the Covid-19 Pandemic Period, 3) The Strategy of the Head of Madrasah in Streamlining the Learning Process Online at MI Al-Muhajirin Denpasar during the Covid-19 Pandemic This type of research uses a descriptive qualitative approach. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Data analysis was carried out interactively, namely starting from data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study reveal that: (1) The strategy of the madrasah principal has facilitated the basic needs of teachers such as preparing special quotas for teachers, preparing supporting media such as cameras, tripods, special rooms for making instructional videos. (2) The online learning process at MI Al-Muhajirin can be seen from the increase in student grades. (3) The strategy of the head of madrasah in an effort to facilitate online learning has been implemented, namely by preparing special cellphones and special classrooms.

Herlina Dewi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Melalui hasil Peneilitian Tindakan Sekolah (PTS) ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui pembinaan dan pelatihan memiliki dampak positif dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan bagi  guru produktif dalam rangka pengembangan sekolah menuju lulusan yang mampu berdaya saing di dunia usaha, hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman guru dan terhadap pembinaan yang disampaikan kepala sekolah   ketuntasan guru meningkat dari siklus I, II, dan III ) yaitu masing-masing 20% ; 60% ; 100%. Dan nilai rata-rata juga mengalami peningkatan yang signifikan, 68 pada siklus I menjadi 74 pada siklus II dan 86 pada Siklus III. Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas guru dalam meningkatkan kompetensinya guru dalam proses pembelajaran daring pada setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap capaian mutu guru, yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata guru pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan. Dari analisis data di atas bahwa pembinaan kompetensi kewirausahaan bagi guru produktif oleh kepala sekolah melalui pembinaan dan pelatihan penerapan model pembelajaran Berbasis Proyek efektif diterapkan dalam upaya meningkatkan capaian mutu guru, yang berarti proses pembinaan kepala sekolah lebih berhasil dan dapat meningkatkan mutu guru dalam proses pembelajaran,khususnya SMK Negeri 5 Telkom, oleh karena itu diharapkan kepada para kepala sekolah dapat melaksanakan pembinaan melalui work shop secara berkelanjutan.

Karningsih Karningsih

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Proses belajar mengajar tidak bisa terlepas dari berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi dan menunjang keberlangsunganya. Salah satu penunjang adalah, adanya motivasi belajar bagi peserta didik yang terstruktur dan terkonstruksi dengan baik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan menyenangkan. Pada awal tahun 2020 dunia pendidikan dihadapkan pada kehadiran Coronavirus   atau biasa disebut COVID-19, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran, semua satuan pendidikan mengembangkan berbagai bentuk pembelajaran kreatif melalui   daring. Metode ini   dikembangkan secara khusus untuk mengelola pembelajaran online,dan mendistribusikan materi kepada peserta didik, dengan sistem ini dosen berada terpisah dengan mahasiswanya.   Perubahan   metode pembelajaran dari tatap muka   ke online (daring), mempengaruhi motivasi belajar dan prestasi belajar mahasiswa. Pembelajaran daring menjadi delema bagi dosen dan mahasiswa, salah satu permasalahan pembelajaran daring adalah kemandirian belajar mahasiswa di rumah tidak sepenunya dapat terlaksana dengan baik sehingga motiasi belajar mahasiswa ada kecenderungan menurun., dengan   pembelajaran daring ada mahasiswa yang  terkendala signal hal ini menyebabkan materi pembelajaran tidak sepenuhnya diterima dengan baik dan prestasi belajar ada kecenderungan menurun.

Hendy Dwi Mulyono; Tri Lestari Hadiati

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini menganalilis pengaruh pelayanan administrasi,   pembelajaran daring   terhadap kinerja guru MI di Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan. Tipe penelitian ini adalah tipe penelitian eksplanatori yaitu berguna untuk menjelaskan sebab akibat variabel yang melatar belakangi suatu keadaan sosial tertentu dan menilai pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan pertama sebagian besar responden, yaitu 56% menyatakan pelayaan administrasi dilakukan dengan baik sekali, sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 88.91% memiliki pengertian bahwa pelayanan administrasi  untuk kebutuhan para siswa, para guru dan kepala sekolah yang dilakukan sangat baik. Kedua menunjukan bahwa, sebagian besar responden, yaitu 64 % menyatakan bahwa Pembelajaran dilakukan dengan lancer, karena wilayah di setiap sekolah sudah ada fasilitas internet yang terjangkau, yang mampu menunjang pembelajaran secara online. Sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 85.33 % memiliki pengertian bahwa pembelajaran daring yang dilakukan sudah bagus, terutama dalam hal proses belajar mengajar melalui PC, laptop, dan smartphone. Ketiga menunjukan bahwa sebagian besar responden, yaitu 64% menyatakan selalu dapat menyelesaikan jumlah pekerjaan sesuai dengan standar Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah. Kinerja Guru MI termasuk dalam bagus, terutama dalam hal mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, mengavaluasi siswa. Keempat menunjukan bahwa tingkat pengaruh antara variabel bebas Pelayanan Administrasi,   Pembelajaran Daring dengan variabel terikat Kinerja Guru sebesar 0,932,  bermakna tingkat pengaruh tersebut masuk kategori sangat kuat.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas masa pandemi covid-19 MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi kepada siswa kelas XII MA Al-Amin Tabanan. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas ini adalah sangat antusias. Dengan pembejaran tatap muka terbatas ini siswa dapat kembali ke sekolah dan berinteraksi dengan teman sebayanya, dapat langsung menerima pembelajaran dari guru, serta dapat berdiskusi terkait pembelajaran yang dipelajari. Hal ini menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa siswi MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran yang disampaikan oleh guru lebih mudah dipahami karena guru menjelaskan secara langsung tidak sebatas pemberian tugas sehingga pembelajaran tatap muka terbatas ini merupakan solusi yang tepat dari permasalahan yang dihadapi siwa selama belajar daring.

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi pembelajaran daring (dalam jaringan) di MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Informan pada penelitian ini yaitu Kepala Madrasah dan Dewan Guru MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran daring MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2020/2021 telah berjalan kurang lebih satu tahun dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Hasil evaluasi dari pembelajaran daring Tahun Pelajaran 2020/2021 yakni Pembelajaran daring MA Al-Amin Tabanan secara umum berjalan dengan cukup baik. Hal ini dikarenakan masih terdapat kendala saat proses pembelajaran daring berlangsung. Kendala yang ditemui yakni permasalahan sinyal, keterbatasan kuota yang diberikan orang tua, sulitnya mengontrol siswa saat belajar, keterlambatan dalam mengumpulkan tugas sehingga berpengaruh kepada hasil pembelajaran yang menurun dibandingkan saat pembelajaran berjalan secara luring atau tatap muka.

Pratiwi, Rina Hidayati; Sulistyaniningsih, Endang; Syahid, Syahid

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Faktor utama permasalahan mitra adalah belum memaksimalkan sepenuhnya media pembelajaran berbasis aplikasi google teknologi informatika atau komputer yang seharusnya sudah bisa diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran terutama di masa pandemi seperti saat ini. Dari alasan tersebut, maka tujuan dari studi ini ialah untuk mengetahui seberapa pentingnya aplikasi google bagi kebutuhan para guru dalam memberikan pembelajaran secara daring di tengah pandemi Covid-19. Metode yang ditawarkan berupa pelatihan sekaligus pendampingan intensif selama 3-5 kali tatap muka berupa penguasaan beberapa aplikasi google di komputer atau telepon selular untuk seluruh guru-guru/ staf pengajar di sekolah, selanjutnya diberikan kuesioner dan evaluasi. Dari peserta guru sebagai sampel kuesioner pembelajaran daring, hanya 11,11% yang menyatakan bahwa aplikasi google tidak atau kurang membantu mereka dalam menyelesaikan tugas/pekerjaan di kegiatan belajar dan pembelajaran. Namun hanya sebanyak 55,55% yang menyatakan tidak menemukan kesulitan dalam penggunaan aplikasi google, itu pun yang sifatnya familiar. Hal tersebut diduga karena seringnya menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga akhirnya terbiasa dan menjadi mudah. Jadi, berdasarkan hasil kuesioner ini disimpulkan bahwa para guru masih perlu diberikan pelatihan terkait sosialisasi penggunaan aplikasi google karena masih banyaknya aplikasi google yang belum familiar digunakan sebagai media untuk pembelajaran daring

Wowor, Hana Aviela Fedria; Putri, Kinkin Yuliaty Subarsa

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efetktif atau tidakkah komunikasi dalam perkuliahan online pada mahasiswa Manokwari. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa di Manokwari. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling jenis purposive sampling yang mana sampel yang dicari adalah mahasiswa di Manokwari yang sedang menjalani perkuliahan secara daring atau online. Pengumpulan data yang dilakukan berupa survei dengan cara membagikan kuesioner berisi pertanyaan dengan skala Likert. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS, disajikan dalam bentuk tabel dan diagram, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi dalam perkuliahan online mahasiswa Manokwari berjalan cukup efektif dan perkuliahan online berjalan dengan baik. Dalam kelancaran proses belajar online perlu adanya metode yang menarik, jadwal tetap, memiliki bahan belajar, ada ruang diskusi, dan tugas. Komunikasi yang efektif juga menjadi pendukung jalannya proses belajar yang lancar. Efektivitas komunikasi dinilai dari proses penyampaian informasi atau materi pembelajaran oleh dosen dan pemahaman mahasiswa, serta adanya interaksi yang baik, seperti tanya-jawab atau diskusi antara dosen dan mahasiswa.

Winarti, Puji

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar mahasiswa PGSD UNDARIS dalam perkuliahan konsep dasar IPA Fisika secara daring, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Subjek penelitian adalah 16 mahasiswa PGSD UNDARIS semester genap tahun akademik 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada tahap identifikasi kesulitan belajar mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan belajar mahasiswa untuk seluruh indikator capaian adalah sebesar 60,90 %. Jika di lihat dari karakteristik indikator capaian yang mahasiswa memiliki tingkat kesulitan dengan prosentasi tinggi adalah capaian indikator yang membutuhkan percobaan/ pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar konsep dasar IPA Fisika yang dialami mahasiswa PGSD Undaris adalah faktor internal berupa faktor motivasi dari dalam diri mahasiswa serta faktor eksternal yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, faktor ekonomi keluarga, faktor penyajian perkuliahan oleh dosen,faktor ketersediaan sarana dan prasarana penunjang serta karakteristik materi perkuliahan. Selanjutnya upaya dosen untuk mengatasi kesulitan mahasiswa adalah membangkitkan motivasi mahasiswa dengan penyajian perkuliahan yang dinilai menarik dan mengganti bahan dan alat praktikum dengan alat dan bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar mahasiswa.

Mahmudah, Mahmudah; Rusmayani, Rusmayani; Arifin, Haris Nursyah

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

The world of education in indonesia is currently experiencing a change in services due to the covid 19 pandemic and is required to make changes to the way of teaching, and other administrative services in the context of the indonesia education world, the massive changes in services resulting from the impact of the covid 19 pandemic have greatly disturbed students, teachers and parents. They are required to make changes to the way of teaching and learning and guide quickly and accurately.The role of the teacher is now very important because the learning prosess cannot be faceto-face anymore. The teacher must really do everything possible so that students can understand the material presented online.This study aims to determine:( 1) the role of teachers in improving PAI learning outcomes during the covid 19 pandemi at SD No. 1 Seminyak for the 2019/2020 school year, (2) learning outcomes during the covid 19 pandemi at SD No. 1 Seminyak 2019/2020 academic year, (3) inhibiting and supporting factors in the implementation of online learning in Islamic education subjects during the covid 19 pandemic at SD No. 1 Seminyak in the school year 2019/2020.This type of research is descriptive kwalitatif, the informan is determined by purposive method, while the key informants are the principel, religion teacher, home room teacher, students, student guardians and the data committee is analyzed by data reconstruction stages, data presentation, and verification conclusion.The results showed; (1) teachers are require to play a deeper role in online learning during the covid 19 pandemi, the online learning process delivered material through learning videos in the whatsap grop, make google absences from monitoring students to memorize short surahs via whatsapp or video calls to provide motivation and encouragement to students. (2) Pai's study results during the covid-19 pandemic are less than maximal because teachers cannot monitor students directly and many obstacles in online learning. (3) supporting factors in the implementation of online learning, namely, the availability of mobile quota and internet networks. While the inhibiting factor in online learning, namely, aconomi limitations, internet network is sometimes not as stable.