Publication Search

72,210 articles from 652 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Zubair, Zubair; Anas Putra Pratama; Hayatul Jannah Ar-Rayyan; Ali Yustin

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Mahasiswa dapat menjadi profesional dan menyenangkan. Diharapkan mahasiswa memiliki etika dan kepribadian yang baik sebagai prasyarat untuk berkuliah di kampus dan memiliki jiwa profesionalisme yang baik berkat kegiatan pembinaan sikap dan etika mahasiswa yang dilaksanakan di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Buton. Pembentukan karakter diupayakan untuk mewujudkan negara yang berakhlak mulia dan memiliki sikap toleran serta adaptif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Metode dalam pengabdian ini yaitu menggunakan metode ceramah dan metode Tanya jawab. Metode ceramah akan digunakan dalam kegiatan ini. Secara khusus, memberikan penyampaian materi pelajaran teori, dimana materi disampaikan oleh narasumber, dilanjutkan dengan interaksi dengan mahasiswa dalam bentuk tanya jawab. Berdasarkan tingkat pemahaman materi membentuk karakter sikap dan etika mahasiswa yang responsif menunjukan bahwa 24 mahasiswa atau 54,54% menunjukan kategori tinggi, dan 18 mahasiswa atau 40,91% menunjukan kategori sedang, sedangkan 2 mahasiswa atau 4,55% menunjukan kategori sedang. Artinya mahasiswa dalam memahami materi membentuk karakter sikap dan etika mahasiswa yang responsive telah banyak yang memahami materi tersebut

Siti Rahmadhani Siregar; Sri Ramadhani; Amir Danis; Saut Mardame Simamora; Sugito, Sugito +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Profesi guru menuntut setiap individu yang berkecimpung di dalamnya untuk selalu berimprovisasi dalam meningkatkan profesionalisme guna meraih kualitas pengajaran yang lebih baik, salah satunya dengan melaksakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), namun sayangnya tidak semua guru secara rutin melakukan PTK dikarenakan kurangnya pengetahuan akan prosedur pelaksanaannya. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kepada guru SDN 060877 Medan khususnya dalam merencanakan, menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi untuk menunjang profesionalisme guru. Dengan pemberian pengenalan serta pendampingan penyusunan proposal, mitra mampu menghasilkan proposal Penelitian Tindakan Kelas sesuai dengan bidang masing-masing.  

Tri Lestari Hadiati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan, karena tanpa sumber daya manusia suatu kegiatan tidak dapat berjalan dengan baik. Untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat diperlukan berbagai aspek penting, seperti pelayanan prima, profesionalisme dan budaya kerja.  Tujuan  dari  penelitian ini  adalah  untuk  mengkaji  dan  menganalisis  pengaruh  pelayanan  prima, profesionalisme dan budaya kerja secara bersama-sama pada kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelayanan prima, profesionalisme dan budaya kerja pada kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Jadi dalam penelitian ini tidak menggunakan perlakuan terhadap variabel penelitian tetapi meneliti fakta-fakta yang telah terjadi dan telah dilakukan oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelayanan prima berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kepuasan masyarakat, profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kepuasan masyarakat, budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan pada peningkatan kepuasan masyarakat di Kecamatan Candisari Kota Semarang.

Zahrotil, Diana; Mahrusun, Mahrusun; Hidayat, Tauhid

Jurnal Faidatuna 2022 STAI Denpasar Bali

This research is motivated by the phenomenon that the role of headmaster supervision in improving the professionalism of teachers at MI Al Kalam Denpasar is not as expected that the head of the madrasah supervises there are still some teachers who teach not their scientific discipline, teachers who are concurrently madrasah leaders, service teachers who do not have a S1 diploma. This is very important in paying attention to professional competence for a teacher. The purpose of this study was to determine the role of headmaster supervision in improving the professionalism of teachers at MI Al Kalam Denpasar and to determine the inhibiting and supporting factors in improving teacher professionalism at MI Al Kalam Denpasar. This type of research is descriptive with a qualitative approach with three data collection techniques, namely: observation, documentation, and interviews. The results of this study are the role of supervision of madrasah principals to improve teacher professionalism at MI Al Kalam, namely leading teachers and other education personnel, to improve teaching including stimulating, selecting teachers' positions, selecting, and revising educational goals, teaching materials and teaching methods and teaching evaluation.

Hieronymus Par

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penerapan pembelajaran aktif memberikan kesempatan bagi siswa untuk ikut terlibat secara aktif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik. Supervisi klinis yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap para guru dapat meningkatkan keterampilan mengajar dan sikap profesional guru. Latihan mengajar dengan supervisi klinis membantu guru untuk mengembangkan dirinya agar kesenjangan antara tingkah laku mengajar yang nyata dan tingkah laku mengajar yang ideal akan semakin mengecil. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengajar para guru SDI Ahuwair dalam  menerapkan pembelajaran aktif (active learning) melalui supervisi klinis. Penelitian tindakan sekolah ini melibatkan para guru SDI Ahuwair sebagai objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran aktif setelah supervisi klinis melalui kunjungan kelas dalam kategori baik; 2) setelah disupervisi melalui kunjungan kelas, prapembelajaran berupa kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran diikuti adanya  peningkatan kemampuan melaksanakan pembelajaran. Peningkatan kemampuan guru dalam pra pembelajaran/perencanaan pembelajaran tersebut sekaligus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran mencapai nilai rata-rata sebesar 71,35 pada siklus I dan 83,7 pada siklus II. Dengan demikian, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 12,35 %.

Sahruli Sahruli

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This School Action Research was carried out on the basis of field facts that the author found that there were still many madrasah teachers who were still unable and proficient in setting the Minimum Completeness Criteria (KKM) required in the implementation of the Madrasah Curriculum at MTs Al-Ma'arif Rancalutung. This condition can be seen as a finding when carrying out a teacher's duties, especially in carrying out learning evaluations, both end of semester exams and madrasa exams. The expected goal of this school action research is that teachers at MTs Al-Ma'arif Rancalutung can establish Minimum Completeness Criteria and this workshop can improve the ability of madrasa teachers in preparing KKM. This school action research was conducted at MTs Al-Ma'arif Rancalutung with a total of 15 subject teachers, while the implementation of this action research consisted of two cycles. The results of this study indicate an increase in the ability of teachers when setting Minimum Completeness Criteria and this workshop is effective as an approach used to increase teachers' abilities in setting minimum completeness criteria because teachers are more active and a growing sense of responsibility for setting minimum completeness criteria in each subject that taught.

Fiar, Ahmad Alfiar; Jaeni

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Forensic audits and investigative audits are used to uncover, detect and prevent fraud. In preventing fraud, the auditor is required to have competence, professionalism and spiritual intelligence to maximize fraud prevention. The population in this study were all auditors who worked at BPKP Representatives of Central Java. The sampling technique used convenience sampling and obtained a sample of 40 respondents. The method of collecting data is through a survey method using a questionnaire. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that forensic audits, investigative audits, and auditor competence have no significant effect on fraud prevention. while professionalism and spiritual intelligence have a significant positive effect on fraud prevention

Stefanus Rikardus Dhajo; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesionalisme guru agama katolik dalam kemampuan proses belajar mengajar serta meningkatkan hasil pembelajaran  yang baik. Penelitian   ini   merupakan   penelitian    yang   menggunakan   pendekatan penelitiaan  kuantitatif    dengan  metode  deskriptif.  Data  diperolah  menggunakan angket tertutup. Responden penelitian yaitu guru agama katolik yang mengajar di sekolah dasar negeri kota Palangka Raya berjumlah 5 orang. Dari  hasil  penelitian   yang  telah  dilakukan   oleh   peneliti  kepada  guru pendidikan agama katolik di Sekolah Dasar Negeri Kota Palangka Raya dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama katolik adalah baik.  Hal  tersebut  dilihat  dari  pencapaian  masing-masing  indikator  yaitu  pada indikator 1. kemampuan membuat perencanaan dan persiapan mengajar adalah 86,6% yang  masuk  pada  kriteria  baik.  Indikator  2.  penguasaaan  materi  yang  diajarkan kepada siswa adalah 65% yang masuk pada kriteria cukup baik. Indikator 3. penguasaan  metode dan  strategi  mengajar adalah  60%  yang masuk  pada kriteria cukup baik. Indikator 4. memberikan tugas-tugas kepada siswa adalah 73,3% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 5. kemampuan mengelola kelas adalah 75% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 6. kemampuan melakukan penilaian dan evaluasi adalah 80% yang masuk pada kriteria baik. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama Katolik dalam proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Kota Palangka Raya berjalan dengan baik.