Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,457 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Ahmad Ahmad; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Industri manufaktur pangan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam pengendalian biaya akibat ketidakefisienan operasional dan manajemen waktu yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi operasional dan manajemen waktu proyek terhadap pengendalian biaya pada PT. Macro Prima Pangan Utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, mengintegrasikan analisis kuantitatif (regresi linear berganda, n=50) dan kualitatif (wawancara mendalam, n=15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya (β = 0,478; p < 0,01), demikian pula manajemen waktu proyek (β = 0,362; p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,602, mengindikasikan bahwa 60,2% variasi pengendalian biaya dapat dijelaskan oleh model. Temuan kualitatif mengkonfirmasi bahwa praktik preventive maintenance, standarisasi proses, dan monitoring jadwal produksi merupakan faktor kunci keberhasilan pengendalian biaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen operasi di negara berkembang dan memberikan rekomendasi praktis bagi industri pangan untuk meningkatkan daya saing melalui efisiensi operasional dan manajemen waktu yang efektif.

Dian Rahayu; Dhini Aminarti; Alya Salsabila Oktaviranda

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Acute Respiratory Infection (ARI) is one of the most common health problems among elementary school-aged children and contributes to a high morbidity rate. One of the contributing factors to ARI is the low implementation of Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) as an early preventive measure. This community service activity was conducted at State Elementary School 18 Dewantara, Aceh Utara District, targeting 10 fifth-grade students. The method used in this activity was health education through interactive lectures and discussions, accompanied by a pre-test and post-test evaluation using questionnaires. The materials provided included the definition of ARI, risk factors, and the implementation of CHLB such as proper handwashing, personal hygiene maintenance, and correct coughing and sneezing etiquette. The results showed an increase in students’ knowledge after the educational session, with the average score rising from 78% to 88%, indicating an improvement of 10%. This demonstrates that the educational method used was effective in improving students’ understanding of ARI prevention. This activity is expected to foster clean and healthy habits among elementary school students and support promotive and preventive health efforts in the school environment.