Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Annisa Mustika; Gita Amelia Oktaviana

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Qoutes merupakan kutipan dari sebuah buku, film, sosial media yang mengandung kata kata bijak atau biasa di sebut dengan kata kata motivasi untuk para penonton atau pembaca. Qoutes sangat populer di semua kalangan, terutama kalangan para remaja hingga orang dewasa, biasanya qoutes mudah dijumpai pada buku, film, dan yang paling banyak adalah di sosial media. Ada beragam macam sosial media seperti Facebook, instagram, Twitter, pinterest dll. Qoutes biasanya di beri tanda kutip (") tanda kutip berguna untuk pembeda antara qoutes dengan kata kata lainnya .

Chiara Nursyifa; Fitria Nurainni

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Media sosial Instagram kini sudah banyak di gunakan oleh seluruh masyarakat, tidak mengenal tuda dan muda. Fitur yang di berikan juga kini begitu beragam dan berhubungan dengan profil para penggunanya.  Fenomena kesalahan  berbahasa dalam media sosial terutama bahasa Indonesia itu sendiri, dapat menyebabkan pergeseran makna. Sangat perlu dibina dan dimasyarakatkan oleh setiap warga negara, karena di era globalisasi ini di perlukan bangsa Indonesia yang tidak terbawa arus oleh pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia itu sendiri. Salah satu pengaruh besar dalam mempertahankan jati diri negara Indonesia adalah alat komunikasi yang begitu canggih. Para selebriti juga dapat berpengaruh, terutama bagi kaum remaja dan anak-anak yang kini sudah melek akan kecanggihan teknologi saat ini. Konten atau postingan yang mereka unggah di jejaring sosial media, bisa diikuti oleh siapapun. Maka dari itu artikel ini akan menganalisis penggunaan bahasa Indonesia dalam postingan Jerome Polin Sijabat. Analisis digunakan dengan metode kualitatif.

Muhammad Fahreza Alfa Sina Mustof; Ahmad R. Pratama

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan COVID-19 pandemi di awal 2020, dan itu tiba di Indonesia pada Maret 2020. Tidak semua orang di dunia, termasuk Indonesia, memandang pandemi dalam cara yang sama. Menganalisis postingan Facebook Covid-19 adalah cara yang baik untuk mengukur opini publik tentang pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sentimen publik di Indonesia terkait wabah penyakit Covid19 dengan menganalisis reaksi terhadap Postingan Facebook, terutama yang berasal dari yang terverifikasi rekening pemerintah, yang akan dibandingkan dengan akun dari portal berita. Dengan bantuan CrowdTangle, 1211 postingan Facebook yang berisi kata "wabah covid-19" dari 10 pemerintah pejabat dan 10 portal berita dikumpulkan antara 21 Januari 2020, dan 21 Januari 2021, untuk ini belajar. Boxplot dan visualisasi cloud kata, sebagai serta uji statistik, digunakan untuk mengkonfirmasi sentimen yang berbeda dalam posting oleh berbagai jenis akun, serta reaksi publik yang berbeda. Postingan dari pejabat pemerintah, di sisi lain, cenderung menjadi lebih positif, sedangkan posting dari portal berita cenderung lebih negatif. Selanjutnya, posting oleh pejabat pemerintah cenderung menerima lebih positif reaksi, terlepas dari sentimen mereka, dibandingkan dengan posting oleh portal berita, yang menerima berbagai reaksi publik tergantung pada sentimen.