Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-16 of 16

Analytics

Febrianti, Dina; Radjikan, Radjikan; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

ABSTRAK Perkembangan tata kelola digital di Indonesia mendorong berbagai instansi pemerintah, termasuk rumah tahanan negara (rutan), untuk mentransformasi sistem pelayanan publiknya melalui aplikasi berbasis digital. Rutan Kelas I Surabaya menginisiasi aplikasi RUSABAYA sebagai platform digital terintegrasi untuk mengelola pelayanan kunjungan tatap muka warga binaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi aplikasi RUSABAYA dalam meningkatkan kualitas pelayanan kunjungan warga binaan, mengidentifikasi hambatan implementasi di lapangan, serta merumuskan rekomendasi strategis perbaikan layanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara terbatas dengan petugas dan pengunjung, serta studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa RUSABAYA telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan ketertiban pelayanan kunjungan. Aplikasi ini memungkinkan pendaftaran kunjungan secara daring, pengelolaan antrean digital melalui tiket berbasis kode QR, penjadwalan berbasis sesi dengan kuota 80 orang per sesi, serta fitur riwayat kunjungan yang lengkap. Namun, dua hambatan kritis teridentifikasi: aplikasi tidak tersedia di platform distribusi populer seperti Google Play Store dan Apple App Store, serta sosialisasi penggunaan aplikasi kepada masyarakat belum optimal sebagaimana tercermin dari ketiadaan petunjuk penggunaan di loket pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas digitalisasi pelayanan publik tidak semata-mata ditentukan oleh kualitas teknis sistem, tetapi juga oleh aksesibilitas, dukungan literasi digital, dan komitmen institusional terhadap pelayanan yang inklusif.

Fira Fausila; Muhammad Akhir; Anzar Anzar

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

The development of digital technology has driven significant changes in learning practices, including Indonesian language learning, which increasingly utilizes online platforms such as YouTube. In this context, digital literacy is not only related to the technical ability to access information but also encompasses ethical, critical, and character-building aspects of students. This study aims to analyze the integration of digital literacy and character education values in online learning through Indonesian language educational videos on YouTube. The research employed a qualitative approach using content analysis methods. The research data consisted of Indonesian language learning videos selected purposively based on the relevance of the material, channel popularity, and consistency of educational content. The findings reveal that Indonesian language learning videos on YouTube contain various character education values, such as responsibility, academic honesty, hard work, independence, tolerance, and communicative attitudes. These values are integrated through the presentation of materials, the use of polite language, contextual examples, and reflective invitations that encourage students to think critically. In addition, aspects of digital literacy are reflected in the ability of video content to guide students toward the wise, selective, and responsible use of digital media. However, the study also identified several limitations, particularly the lack of systematic explicitness of character values and the suboptimal two-way interaction between educators and students.

Saskia Melia; Kireina Zaira Nur Alpiah; Zahraina Melati Resmaya; Sri Mulyeni

Jurnal Inovasi Pendidikan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to examine and compare various findings from previous research on the effectiveness of online learning among university students in higher education settings in order to obtain a comprehensive general conclusion. The research method employed is a literature review using a content analysis approach of scholarly publications published between 2019 and 2025. The data sources include relevant national and international journal articles focusing on online learning in higher education. The results of the review indicate that the effectiveness of online learning is influenced by three interrelated main factors. Psychological factors include learning motivation, students’ perceptions of online learning, and the emotional conditions experienced during the learning process. Pedagogical factors encompass lecturers’ creativity in designing learning activities, the selection of appropriate teaching methods, and the use of interactive and varied learning media. Meanwhile, technical or environmental factors include the availability and ease of access to learning platforms, the quality of internet connectivity, and supportive learning environments. Online learning offers several positive impacts, such as flexibility in learning time, cost efficiency, and enhanced student experience in utilizing digital technology. However, it also has the potential to generate negative effects, including boredom, stress, and difficulties in understanding course material when technical barriers are not resolved and learning activities are monotonous. Therefore, optimal management of psychological, pedagogical, and technical factors is essential to improve the effectiveness of online learning for university students.

Jihan Seprina Azzahara; Agus Lestari

Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 2026 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong perubahan besar dalam dunia pendidikan, sehingga pembelajaran abad ke-21 tidak hanya menekankan pemahaman materi, tetapi juga menuntut penguatan empat kompetensi inti atau 4C, yaitu berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Integrasi teknologi menjadi kebutuhan penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan mensintesis temuan dari sebelas artikel ilmiah yang membahas implementasi teknologi dalam mengembangkan keterampilan 4C pada pembelajaran modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah fokus, desain, serta hasil penelitian dari setiap artikel, kemudian mengintegrasikannya melalui analisis tematik untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai bentuk teknologi seperti platform pembelajaran digital, aplikasi mobile, media interaktif, kecerdasan buatan, serta perangkat kolaboratif mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan peserta didik. Teknologi terbukti memperkuat kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan analisis informasi dan pemecahan masalah berbasis digital; meningkatkan kreativitas melalui pembuatan konten multimedia dan eksplorasi ide; memperluas kemampuan komunikasi melalui diskusi virtual, presentasi digital, dan interaksi sinkron maupun asinkron; serta mendorong kolaborasi melalui proyek kelompok berbasis platform daring yang memudahkan koordinasi dan pembagian tugas. Secara keseluruhan, integrasi teknologi memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan 4C, meskipun keberhasilannya tetap sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan sarana, serta desain pembelajaran yang tepat. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital pendidik dan penguatan lingkungan belajar berbasis teknologi agar keterampilan 4C dapat dioptimalkan dalam pembelajaran abad 21. Kata kunci: Pembelajaran Abad 21; Keterampilan 4C; Integrasi Teknologi; Pembelajaran Modern; Literasi Digital

Alvian Dwi Ary Permana Putra; Rio Candra Pratama

Magang Industri (KPI) berfungsi sebagai media bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan akademis ke dalam lingkungan kerja nyata, khususnya melalui keterlibatan dalam proses rekrutmen. Penelitian ini dilakukan di PT. Asri Dharma Sejahtera, sebuah perusahaan milik daerah di sektor minyak dan gas, di mana Divisi Sumber Daya Manusia memainkan peran strategis dalam mendukung operasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi tahapan rekrutmen dan mentransmisikan efektivitas metode yang diterapkan. Data dikumpulkan secara kualitatif melalui wawancara dengan staf SDM dan observasi langsung terhadap kegiatan rekrutmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. ADS menerapkan proses rekrutmen yang sistematis, mulai dari perencanaan tenaga kerja, pengumuman lowongan pekerjaan, penyaringan aplikasi, tes, dan wawancara. Dua metode utama yang digunakan: bursa kerja dan platform dare, masing-masing dengan kelebihan dan keterbatasan yang berbeda. Bursa kerja efektif untuk interaksi pribadi dan merek pemberitaan kerja, sementara platform berani menawarkan jangkauan yang lebih luas dan efisiensi yang lebih besar. Kesimpulan menyimpulkan bahwa strategi rekrutmen hybrid mengoptimalkan kekuatan kedua metode, menghasilkan proses rekrutmen yang lebih efektif dan adaptif. Rekomendasi tersebut mencakup SOP pemeliharaan yang terperinci, penerapan sistem e-rekrutmen yang komprehensif, dan pelaksanaan evaluasi berkala guna meningkatkan transparansi, kualitas, dan daya saing perusahaan.

Tito Bagaskoro, Januar; Tito Bagaskoro, Januar; Sholikhan, Muhammad; Dwi Setiawan, Nuris

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Industri portal lowongan kerja daring mengalami persaingan ketat, menuntut platform seperti Toploker.com untuk membangun brand awareness yang kuat, di mana iklan video menjadi strategi promosi yang sangat efektif. Namun, produksi video konvensional menghadapi kendala biaya tinggi dan waktu pengerjaan yang lama. Kecerdasan Buatan (AI) menawarkan solusi dengan mengotomasi produksi konten, mulai dari penyusunan naskah hingga personalisasi audio-visual. Penelitian empiris menunjukkan bahwa iklan video berbasis AI dapat meningkatkan tingkat engagement hingga 6–9 persen poin lebih tinggi dibandingkan iklan baseline dan meningkatkan efektivitas persuasi hingga 12,5% lebih tinggi dalam hal ekspektasi pendapatan. Untuk memastikan proses pengembangan konten video promosi yang menarik, efisien, dan relevan bagi audiens digital Generasi Z, penelitian ini mengadopsi kerangka kerja Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup tahap Konsep, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Produksi, Pengujian, dan Distribusi. Tujuannya adalah merancang panduan teknis yang terstruktur untuk mengintegrasikan alat AI modern (seperti CapCut, Suno AI, dan Freepik AI) demi mengoptimalkan kualitas dan efisiensi produksi konten.

Bambang Tresno Wahyudi

Majelis : Jurnal Hukum Indonesia 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The main objective of this study is to examine whether agreements reached in electronic transactions through online shopping platforms comply with the fundamental principles of contract law. The principles tested include the principle of freedom of contract, the principle of consensualism, the principle of pacta sunt servanda, and the principle of good faith. In addition, this study also aims to understand the legal protection framework for consumers in the context of digital transactions. The methodology applied in this study is normative law, using an approach that focuses on legislation and a conceptual approach. The legal material used consists of primary, secondary, and tertiary legal materials. The collection of legal material was carried out through a literature study, which was then analyzed using deductive logic.Based on the results of the research and data analysis, it was concluded that agreements formed in electronic transactions through online shopping sites have fulfilled the principles of freedom of contract, consensualism, pacta sunt servanda, and good faith. Legal protection for consumers in e-commerce transactions has been adequately provided through the regulation of Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions and Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection.

Zainuri Zainuri; Sebastiana Viphindrartin; Regina Niken W; Ra'iyatu Imadidin; Rachmania Nurul Fitri Amijaya +2 more

Jurnal Pengabdian Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Program pengabdian masyarakat bertajuk “Menenun Inovasi: Transformasi Kelembagaan dan Bisnis Digital Berkelanjutan bagi UMKM Batik Khas Jember di Desa Sumberpakem” bertujuan memperkuat daya saing UMKM batik melalui transformasi digital dan penguatan kelembagaan kolektif. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tiga tahapan terintegrasi: pelatihan Digital Marketing dan E-Commerce, penerapan Business Model Canvas (BMC) terpadu, serta inisiasi pembentukan Koperasi Batik Sumberpakem. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, kemampuan promosi daring, dan pengelolaan bisnis peserta. Seluruh UMKM mitra kini memiliki akun aktif di berbagai platform digital (Instagram, TikTok, dan Shopee) serta mampu menghasilkan konten promosi yang kreatif dan profesional. Selain itu, terbentuknya tim inisiator koperasi menjadi langkah konkret menuju kemandirian ekonomi kolektif yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya mendorong adaptasi teknologi, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM. Dampak keberlanjutan diarahkan pada pendampingan koperasi, penguatan jejaring pasar, serta peningkatan infrastruktur digital desa.

Ilham Septian; Samsuri Samsuri; Yuli Astuti

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The flipped classroom model emerges as an innovative pedagogical approach that fosters active student participation and cultivates personal responsibility for learning, particularly within the context of distance education. This method presents a valuable alternative for delivering practical-oriented courses such as Applied Ethnomusicology. In practice, the instructor’s role shifts from a traditional knowledge transmitter to a learning facilitator whose responsibilities include guiding, inspiring, and supporting students in achieving optimal learning outcomes. This study aims to analyze the effectiveness of implementing the flipped classroom model in the online learning of the rapa’i musical instrument at the Department of Performing Arts, Syiah Kuala University. Additionally, it seeks to describe the subjective perceptions and responses of both students and lecturers toward this instructional approach. Online learning was conducted using Zoom Meeting as the primary platform for synchronous interaction, supported by WhatsApp for content distribution and communication. A formative research methodology was employed, involving 20 students enrolled in the Applied Ethnomusicology course. Qualitative data were collected through observations of each flipped classroom phase and in-depth interviews with participants. Quantitative analysis was conducted to assess effectiveness via N-gain calculations. Results indicate that all stages of the flipped classroom model were successfully implemented, and the online learning process proceeded adequately despite challenges such as limited internet access and the scarcity of personal rapa’i instruments. Quantitatively, the model demonstrated moderate effectiveness, with an N-gain value of 0.3. Overall, students displayed high levels of enthusiasm and consistent engagement during each learning session, reflecting a significant increase in learning involvement.

Sari, Anggi Novita; Sulartopo, Sulartopo; Kholifah, Siti

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Perkembangan media sosial telah mengubah strategi pemasaran digital secara signifikan, dengan TikTok Shop menjadi salah satu kanal e-commerce yang berkembang pesat untuk memperkuat keterlibatan merek dan loyalitas konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi pemasaran online, konten marketing, dan brand engagement terhadap loyalitas merek pada platform TikTok Shop dengan studi kasus merek lokal Shiyu Shopeu. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan desain survei potong lintang terhadap 120 responden yang dipilih secara purposive, mencakup konsumen aktif yang telah melakukan pembelian melalui TikTok Shop. Data primer diperoleh melalui kuesioner skala Likert lima poin, sedangkan analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan ketiga variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek (nilai F-hitung = 103,26; Sig. < 0,001), dengan brand engagement sebagai variabel dominan (t-hitung = 5,922; Sig. < 0,001), sementara nilai R² = 0,692 mengindikasikan bahwa 69,2% variasi loyalitas merek dapat dijelaskan oleh model. Temuan ini menegaskan pentingnya interaksi emosional dan keterlibatan aktif konsumen dalam membangun komitmen merek di lingkungan digital yang dinamis. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur pemasaran digital, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan komunikasi daring dan konten kreatif guna meningkatkan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.

Cici Kamalia; Nadine Elsya Irawati

JTI : Jurnal Teknologi dan Informatika 2025 STMIK Pesat Nabire

This study aims to analyze the effectiveness of online learning on student academic achievement using a mixed methods approach. Data were collected through questionnaires involving 25 students and in-depth interviews with lecturers and students from STMIK Pesat Nabire. Quantitative findings show that aspects such as interaction, learning motivation, assessment, and overall satisfaction were positively rated by most respondents (70%). However, the aspect of technological readiness and accessibility scored only 60%, indicating significant technical barriers. Qualitative findings supported these results, with major concerns related to limited learning platforms and distracting home environments. It is concluded that online learning is moderately effective but requires improvements in digital infrastructure and interactive teaching strategies. This research offers recommendations for higher education institutions to adapt teaching methods to be more responsive to current digital challenges.

Wisnu Wahyu Widayat; Sulastri Rini Rindrayani

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The purpose of this study was to understand the effect of using Canva-based learning media on the creativity of eleventh-grade students in economics. The background of this study stems from the low level of student learning creativity caused by the minimal use of innovative and engaging media in the learning process. Creativity is an important aspect in economics learning because it encourages students to think critically, create solutions, and understand abstract concepts more contextually. Static and monotonous learning media such as blackboards and textbooks often do not sufficiently stimulate student interest and participation. Therefore, a more interactive and visual approach is needed, one of which is using Canva. Canva is an online graphic design platform that allows teachers and students to easily create presentations, infographics, and other visual materials. Using Canva in learning can provide a more enjoyable learning experience and motivate students to be actively involved. This study used a quantitative method with a one-group pretest-posttest pre-experimental design. Data analysis was carried out by comparing creativity scores before and after treatment. Student creativity was measured using a test instrument that included aspects of fluency, flexibility, originality, and elaboration. The study subjects were 34 11th-grade students at SMAN 1 Tulungagung. The results showed a significant difference in scores between the pretest and posttest results, indicating that the use of Canva-based learning media had a positive impact on increasing student creativity. Students became more active in expressing ideas, more daring to experiment with concepts, and better able to present learning outcomes visually and attractively. These findings support constructivism theory, which states that effective learning occurs when students actively construct knowledge through meaningful experiences.

Suwari, Dewi Ratna; Hidayati, Nurtriana

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten di bidang analitik data dan pemrograman, khususnya bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model klasifikasi guna mengidentifikasi kecenderungan mahasiswa sebagai Data Analyst atau Programmer menggunakan algoritma Naive Bayes. Sebanyak 220 data dikumpulkan melalui kuesioner daring, dengan indikator penilaian yang dikelompokkan dalam dua dimensi: kemampuan analis data dan kemampuan pemrograman. Data kemudian dilabeli berdasarkan skor per dimensi dan diolah menggunakan model Complement Naive Bayes pada platform Google Colab. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan dua kelas mayoritas (Data Analyst dan Programmer) dengan baik, ditandai dengan akurasi keseluruhan sebesar 80,30% dan nilai precision, recall, serta f1-score yang tinggi. Namun, performa model terhadap kelas minoritas (Netral) masih rendah akibat ketidakseimbangan distribusi data. Penelitian ini menyarankan penggunaan teknik lanjutan seperti resampling, class weight, atau model ensemble untuk mengatasi bias terhadap kelas mayoritas. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pembimbingan akademik dan pengembangan kurikulum berbasis potensi mahasiswa.

Atria Windi Syarifah; I’anatul Khofifah; Farizka Aziza Ramadhani; Muhammad Fahda Mahasin; Ahmad Ma’arijul Amri +3 more

Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Speech acts are communication activities that occur when someone delivers a speech to an interlocutor in a certain context and situation. Understanding the context and situation is very important to understand the intent of the speech. However, misunderstandings can occur, especially in indirect communication through digital media, such as YouTube channels. This study focuses on illocutionary speech acts that appear in 5 dare learning videos on the Ruangguru platform. Illocutionary speech acts contain the intent and function of speech, with various variations. The purpose of this study is to analyze the intent of speech in various illocutionary speech acts contained in the video. This study uses theoretical and methodological methods, with a qualitative descriptive approach. Data were collected by watching videos and recording illocutionary speech which was then analyzed. The results of the study showed five types of illocutionary speech acts: (1) assertive, (2) commissive, (3) directive, (4) expressive, and (5) declarative. These findings provide an understanding of the intent of the utterances spoken, so that the speaker's message can be understood well by the interlocutor.

Muhammad Makmur Hasan; Joy Nashar Utamajaya

Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

YouTube telah menjadi platform utama dalam berbagi dan mengakses video dengan berbagai informasi yang tersedia kapan saja dengan koneksi internet. Di era Revolusi Industri 4.0, integrasi teknologi digital dalam pendidikan semakin penting, khususnya dalam pembelajaran bahasa Inggris, yang merupakan bahasa internasional. Pandemi COVID-19 menambah kompleksitas pembelajaran daring, menuntut adaptasi pada sarana, media, dan metode pengajaran. YouTube, sebagai media pembelajaran, menawarkan berbagai keuntungan seperti aksesibilitas, kemudahan penggunaan, dan interaktivitas, yang sesuai dengan kebutuhan generasi digital yang cenderung mencari metode belajar yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi YouTube sebagai alat pembelajaran, mengidentifikasi tantangan dan manfaatnya, serta memberikan rekomendasi untuk penerapannya dalam konteks pendidikan modern. Temuan menunjukkan bahwa YouTube dapat menjadi sumber belajar yang efektif jika dikelola dengan baik, dengan memperhatikan konsistensi dan relevansi konten. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa YouTube memiliki peran signifikan dalam mendukung pembelajaran peserta didik di era digital, terutama di masa pandemi.

Imam Mualim; Nuari Anisa Sivi; Najla Asyila; Oriza Panduwinata

Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi 2023 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The development of information technology provides opportunities for educators to create more efficient and interactive learning evaluation media. This study aims to design and develop a computer-based test media using Wondershare Quiz Creator as a tool to support online learning. The research method used is Research and Development (R&D) with a waterfall model, which includes the stages of needs analysis, design, development, testing, and implementation. The results show that the developed test media is capable of providing various types of questions, such as multiple choice, short answer, true-false, and matching, and is equipped with features such as automatic feedback, time settings, and exportable test results. User testing indicates that the media is easy to use, responsive, and effective in supporting the learning evaluation process in online learning. In addition, educators can quickly create, manage, and distribute tests through digital platforms without requiring advanced technical skills. Thus, the use of Wondershare Quiz Creator has proven to be an alternative solution for providing practical and interactive computer-based test media that supports improving the quality of online learning. This research is expected to serve as a reference for educators in utilizing technology to enhance the effectiveness of learning evaluation