Publication Search

70,857 articles from 623 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Atika Riasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This empowerment was carried out bearing in mind that there are still many banana tree fronds that are not used and only become waste, therefore to overcome the large amount of banana frond waste in Marga Mulya Village. And to find out what the benefits of banana fronds are for processed products that are useful and have economic value, we make use of these banana fronds by making processed banana fronds chips that have high economic power by empowering housewives in Marga Mulya Village. This community empowerment is carried out every Saturday with four meetings. And it is hoped that the manufacture of banana chips which has been implemented in Marga Mulya Village can continue and help the economy of local residents.

Susanti, Susanti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Maos Lor Village, is one of the villages that has considerable agricultural potential and is one of the centers for banana production. However, the added value of banana cultivation in the village is not yet optimal. The selling price of bananas given is still quite low so that it has an impact on the level of economic development of the community which is still low when compared to the potential of the area owned. The objectives of this community service are to: 1) Increase knowledge in processing bananas into banana Dodol through training for community groups in the Maos Lor Village environment and 2) Improve community skills in increasing the added value of the Banana Dodol processed business. The activity was carried out in March-July (4 months) with several activities including socialization, training on making Calcium Dodol and post-production assistance. The results of this activity include the formation of a small business group of Banana Dodol "BAJA MAOS) which so far has been able to produce as much as 52 kg

Nurul Sugiarti Syam; Syamsuryanita; Nurul Ikawati

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

  Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada diri individu dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuh dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Suriyanti, S.ST Makassar. Desain Penelitian ini adalah eksperimen metode Pre Test-Post Test Control Group Design, populasi penelitian ini berjumlah 100 bayi di BPM Suriyanti, S.ST Makassar dan sampel berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang (50%) yang mendapatkan pijat bayi, terdapat 14 bayi (93,3%) yang motorik kasanya meningkat dan 1 bayi (6,7 %) yang tidak meningkat. Sedangkan yang tidak di lakukan pijat bayi sebanyak 15 bayi (50%), terdapat 2 orang motorik kasarnya meningkat (13,3%) dan 13 bayi (86,7%) yang tidak meningkat. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan wilcokxon, menunjukkan bahwa setelah diuji wilcoxon nilai ? Value pretest-posttest dari kelompok perlakuan adalah 0,000 (<0,05), sedangkan nilai ? Value pretes-posttest pada kelompok kontrol 0.039 (<0,05). Sedangkan setelah diuji Mann whitney didapatkan hasil ? = 0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ?<?, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan motoric kasar pada bayi usia 3-6 bulan

Dewi, Fransisca Amanda Sari; Wulandari, Yustina Wuri; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Snack bar adalah suatu makanan ringan yang berbentuk batang dan pada umumnya dikonsumsi sebagai makanan selingan. Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan adalah tepung gembili dan tepung pisang. Penggunaan gembili dan pisang ini dikarenakan kandungan karbohidrat yang terdapat di dalam kedua jenis produk pertanian ini cukup tinggi, selain itu belum adanya pemanfaatan kedua jenis produk pertanian ini secara bersamaan digabungkan dalam satu produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh dari beberapa variasi rasio tepung gembili dan tepung pisang serta tepung  variasi jenis pisang  pada snack bar serta mengetahui komposisi gizi dan sensoris snack bar berbasis tepung gembili dan tepung  variasi jenis pisang. Komposisi gizi yang dihasilkan oleh snack bar ini adalah kadar air sebesar 8.11 – 8.84%, kadar abu sebesar 2.29 – 2.81%,  kadar lemak sebesar 16.57 – 23.00%, kadar protein sebesar 6.35 – 7.98%, kadar karbohidrat sebesar 59.00 – 65.32% dan kadar serat pangan sebesar 8.46 – 13.72%. Hasil uji organoleptik terbaik parameter warna adalah pisang kepok putih rasio 60:40, parameter tekstur keras adalah pisang raja rasio 60:40, parameter rasa pisang adalah pisang kepok putih rasio 70:30, parameter flavor pisang adalah pisang kepok rasio 70:30, parameter kepadatan adalah pisang kepok putih rasio 50:50 dan parameter kesukaan keseluruhan adalah pisang kepok putih rasio 60:40.