SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

46,045 articles from 408 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Ragil Pangestu; Irfan Swanto Yusni; Syafrizal Aziz; Hudaidah; Risa Marta Yati

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The study of Islamic manuscripts contributes to understanding the development of thought, values, and social practices in Muslim communities, especially when texts are viewed as cultural artifacts. This research examines the Eid al-Adha sermon manuscript from the private collection of Mgs. Muhammad Jufri using a philological approach combined with value and da'wah analysis. The method is qualitative, applying philological stages such as inventory, description, transliteration, and textual criticism to produce a reliable text edition close to the original form. The analysis is strengthened by hermeneutics and da'wah studies to interpret meanings, values, and messages contextually. The findings show that the manuscript has a structured sermon format consisting of opening, main content, and closing, with strong rhetorical and religious functions. The text contains core values such as tawhid, obedience, sacrifice, social solidarity, and morality, as well as da'wah messages emphasizing piety, qurban practice, ukhuwah, and social awareness. Although limited by the absence of data regarding authorship and transcription time, the manuscript remains relevant as a source of Islamic values. This study shows that combining philology with interpretive approaches can enrich textual meaning and support Islamic studies development in contemporary society and strengthening cultural understanding among modern Muslim communities today worldwide context.

Sri Mayangsari; Ahmad Fakhruddin Fajrul Islam

Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The development of digital technology has brought a significant transformation in the method of delivering Islamic preaching, one of which is through TikTok social media. Habib Husein Ja'far Al-Hadar emerged as one of the young preachers who utilized this platform effectively with a unique and contextual approach. This study aims to analyze the content of the da'wah message delivered by Habib Husein Ja'far through the TikTok account @huseinjafar. This research focuses on two main problem formulations, namely how the content of the da'wah messages delivered and how the analysis of these messages in the context of da'wah communication. Through the qualitative content analysis method, it was found that Habib Husein Ja'far packaged his da'wah messages with a light approach, relevant to current trends, and used a communicative and inclusive language style. The messages contain moral, spiritual, and social values that are delivered in a brief but impactful manner, so as to attract attention and build closeness with the audience, especially the younger generation. The findings show that a social media-based da'wah strategy with an adaptive and communicative approach can increase the effectiveness of spreading Islamic values in a digital society.

Dinayatur Riza; Muhammad Nur Kholish Ar; Ahmad Asrof Fitri

Reflection : Islamic Education Journal 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The rise of Islamophobia worldwide is often fueled by ignorance and negative stereotypes about Islam. This situation calls for more effective educational efforts to counter misinformation and restore the image of Islam as a blessing for all, or Rahmatan lil 'Alamin. In response to this challenge, da'wah (Islamic preaching) through literature, especially novels, offers a way for readers to gain new perspectives and understand the complexities of religious life through engaging narratives that do not come across as patronizing. This study aims to identify the da'wah messages in Harlis Kurniawan's novel Bujang and Portuguese General and analyze the most dominant themes within the text. The novel serves as a potential medium for educating people, including non-Muslims, about the true teachings of Islam. The research employs a descriptive quantitative approach using content analysis. The data analysis involves categorizing the content, evaluating it through judges' assessments, and calculating the findings using Microsoft Excel and the Slovin formula, followed by interpretation of the results. The result of this study shows that the novel possesses 37.66% message of morality which is very dominant, 32.46% sharia messages, and of 29.88% aqida messages.

Annisa Fatihatul Ikhsan; Aida Ramadhani; Muhammad Haikal Fikri; Rendi Rendi

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In this modern era, preaching is not only done on the pulpit, but also through print and electronic media, especially social media such as Instagram. Many people are involved in spreading the preaching through these platforms. One form of interesting preaching content is motion graphic video, a combination of 2D animation representing moving infographics. Motion graphics combine elements of illustration, typography, photography, and videography with animation to strengthen the delivery of the message. This study aims to determine the preaching messages in the motion graphic videos uploaded by Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri through the Instagram account @muhammadnuzuldzikri, which include the themes of faith, morals, and Islamic law. The method used is descriptive qualitative with content analysis techniques and observation of 9 motion graphic videos uploaded from December 2024 to January 2025.

Vebby Adria Nengsih; Muhamad Fajri

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of this study is to analyze the content of the message of the dakwah Arnita Rodelina Turnip in Rukun Indonesia Youtube account. this study uses the theory of Da'wah message form of Da'wah message in the book Muhammad Qadaruddin Abdullah mecakupi problems of faith, Shari'ah, and morality. This research method uses qualitative research using a content analysis approach which involves the process of collecting data contained in Arnita's video on Rukun Indonesia's Youtube account. The subject of this study is a podcast sourced from Rukun Indonesia youtube account. data collection methods are observation and documentation. Content analysis was used to describe the content of Arnita Rodelina Turnip's dakwah message on Rukun Indonesia's Youtube account. The results of this study show the message of preaching arnita rodelina turnip video in rukun indonesia youtube account is the message of preaching the creed of belief in God, the message of preaching the Shari'ah about the obligatory prayers tahajud, and the message of preaching morals about tabayyun, Ta'aruf and tolerance.

Zahra Asyidda Najibullah; Silmi Aulia; Budiyanto Budiyanto; Irfan Khairudin; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dakwah merupakan usaha untuk mengajak manusia ke jalan Allah. Secara istilah dakwah bisa dipahami dengan perintah mengadakan seruan kepada manusia untuk Kembali dan hidup sepanjang ajaran Allah yang benar, dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan nasehat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan yang terkandung dalam penyampaian dakwah di Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” serta bentuk pesan yang dipergunakan dalam menyampaikan nasihat supaya dapat diterima oleh mad’u nya terkhususnya mad’u yang masih muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) adalah penelitian yang objek kajiannya menggunakan data Pustaka berupa buku – buku sebagai sumber datanya. Membaca, menelaah dan menganalisis berbagai literatur yang ada berupa Al Qur’an Haidst, kitab, maupun hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kandungan pesan dakwah dalam Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat  Gambaran Hari  Kiamat” menyebutkan bahwa konten tersebut mengandung unsur pesan dakwah nasihat tandzir yaitu sebuah pesan dakwah dengan menyebutkan peristiwa akhirat dalam penyampaian dakwahnya, dengan menyebutkan berbagai peristiwa seperti tanda – tanda, azab neraka sehingga objek eksperimen dapat menggambarkan seperti apa yang dimaksud dengan peristiwa akhirat.  

Ula Muvida Toyiba; Alfiah Aulia Ilmiana; Azis Mayardhi; Hudedi Hudedi; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Islam adalah agama dakwah, yaitu agama yang menyeru dan mengarahkan pemeluknya untuk selalu menyebarkan dan mengirimkan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia. Kemudian, kegiatan dakwah berkembang dengan dinamika yang berbeda dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Dakwah harus dilakukan sesuai dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini. Karena konversi dakwah mempengaruhi penyerahan agama dan sebaliknya, dakwah lambat menyebabkan disintegrasi agama. Karena hubungan timbal balik inilah, Islam membebankan kewajiban berdakwah kepada setiap orang beriman. Dalam Q.S Al Baqarah ayat 256 berbunyi “LaaIkrooHafiddiin” yang berarti tidak ada paksaan dalam konteks keberagamaan yang diyakininya. Kemudian Q.S Al Imran ayat 19 yang berisi “bahwa Allah SWT bertanya kepada orang-orang buta huruf (sudahkah kamu masuk islam) jika mereka masuk islam, berarti mereka telah mendapatkan petunjuk. Namun jika mereka berpaling dari hal tersebut maka kewajiban kita hanyalah menyampaikan. Dalam dua konteks pembahasan tersebut maka kita tidak diperbolehkan untuk memaksa orang lain masuk islam atau memaksa ikut meyakini agama selain islam. Seperti halnya Ketika ada masyarakat yang terkena musibah, kita kirimkan sembako namun mewajibkan mereka untuk bersyahadat terlebih dahulu walaupun konteksnya mereka sedang berdakwah, maka berdosalah ia. Adapun para ulama yang membolehkan dan tidak membolehkannya dalam pengucapan tersebut. Para ulama yang melarang mengucapkan Selamat Natal karena berdasarkan interpretasi QS. Maryam ayat 23-26. Dalam ayat ini, Jibril menyuruh Maryam yang melahirkan Isa al-Masih untuk meraihnya akar kurma dan mengambil buah yang matang untuk dimakan. Tanggal tersebut menunjukkan bahwa Isa al Masih tidak lahir pada musim dingin, jadi tanggal 25 Desember bukanlah kelahiran putra Maryam. Adapun para ulama yang membolehkan Selamat Natal didasarkan pada QS. Al Mumtahanah ayat 8. Allah swt. Dalam ayat ini Allah tidak melarang berbuat baik kepada orang yang tidak memerangi umat Islam. Oleh karena itu, mengucapkan Selamat Natal adalah hal baik kepada non muslim, maka perbuatan tersebut diperbolehkan. Penerapan ini dijamin oleh undang-undang Negara pasal 29 ayat 2 yang berbunyi “Negara menjamin tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut agama dan kepercayaan itu”. Jadi ibadah di islam itu indah dan dapat berupa larangan.